Anda di halaman 1dari 2

"4 Jangan" dalam memelihara

burung lebih dari satu


Posted by Om Kicau in TIPS DAN REFERENSI

Banyak penghobi burung yang menanyakan bagaimana hukumnya


memelihara burung lebih dari satu agar semua burung terjaga
performanya. Hal ini sebenarnya pernah saya tulis di banyak jawaban
atas pertanyaan teman-teman. Namun ada baiknya saya tulis lagi
review-nya.
1. Jangan menempatkan sesama burung fighter dalam satu rumah.
Yang termasuk burung fighter (petarung) murni adalah murai batu, kacer
(poci/skoci maupun hitam), sulingan/tledekan, dan decu. Risikonya,
salah satu di antarnya akan ngedrop atau malah kedua-duanya ngedrop.
Dengan demikian, kalau terpaksa memelihara burung fighter lebih dari
satu, dipisah jauh sampai keduanya sama-sama merasa tidak diserang
wilayah teritorialnya.
Hal ini memang kadang tidak berlaku untuk burung-burung fighter yang
sama-sama dipelihara sejak keduanya belum dewasa/bunyi. Kalau
burung dipelihara sejak masih sama-sama belum memiliki klaim teritory
tertentu, keduanya bisa saling bertoleransi dan tidak saling menyerang.
Juga misalnya antara indukan dan anak-anak gerenasi penerusnya
selama keduanya tidak pernah berpisah dalam waktu lama. Kalau sudah
dipisah

lama,

kalau

dipertemukan

lagi

akan

tetap

tarung

memperebutkan wilayah teritory (wilayah kekuasaan).


2. Jangan menempatkan burung apapun yang masih muda/belum gacor
di dekat burung apapun yang sudah gacor. Kalau untuk tujuan
pemasteran,

burung

yang

ditempel/gantang berdekatan.

muda

dikerodong

dan

jangan

3. Jangan menempatkan burung yang sedang mabung di dekat burung


apapun yang gacor. Sama denga poin kedua di atas, kalau untuk tujuan
pemasteran,

burung

yang

mabung

dikerodong

dan

jangan

ditempel/gantang berdekatan.
4. Jangan memelihara burung-burung bersuara setan atau suara mati
untuk jenis burung lainnya. Termasuk yang dikenal sebagai suara mati
untuk burung yang lainnya adalah suara aseli cucak hijau, cucak rowo,
perkutut dan suara bervolume rendah lainnya. Jika murai ataukacer
Anda bersuara lagu aseli cucak hijau atau cucak rowo, maka dia sering
dianggap punya suara setan/tidak disukai. Lain misalnya cucakrowo
dimaster suara cucak rowo karena itu adalah lagu yang diharapkan.
Cucakrowo yang punya lagu kicauan suara lovebird misalnya, ya akan
disebut CR dengan bersuara mati.
Jadi apa yang disebut suara setan adalah suara/lagu yang lazim
dianggap jelek di dunia lomba untuk dimikiki burung-burung jenis
tertentu lainnya.
Dengan demikian, kalau Anda memelihara burung dalam jumlah lebih
dari satu, selama tidak menyalahi 4 jangan di atas, secara umum tidak
masalah. Enjoy saja.
Semoga bermanfaat.