Anda di halaman 1dari 14

SOP

PENCABUTAN GIGI
PERMANEN AKAR TUNGGAL
Nama
NIM

: Mirza Fahmi Maulana


: P1337425114094

SOP
1.

Melakukan identifikasi kasus sesuai dengan indikasi pencabutan


gigi permanen akar tunggal dengan anastesi infiltrasi.

2.

Memposisikan pasien dengan posisi mendatar diatas Dental Unit/


meja datar.

3.

Melakukan

komunikasai

terapeutik

untuk

pencabutan

gigi

permanen akar tunggal dengan anastesi infiltrasi.


4.

Melakukan anastesi infiltrasi pada mukosa sekitar gigi yang akan


dicabut.

5. Melakukan pencabutan gigi permanen akar


tunggal.
6. Meletakkkan tampon dengan antiseptik pada
luka bekas cabutan.
7. Memberikan instruksi sesudah pencabutan
gigi.

Chairside Assistant (CSA)


1.

Asisten mempersiapkan alat, bahan, dan diri.

2.

Asisten mempersilahkan pasien duduk di Dental Chair.

3.

Asisten mengatur posisi pasien.

4.

Asisten memanggil operator.

5.

Asisten menyerahkan kaca mulut dan sonde.

6.

Operator menerima kaca mulut dan sonde, lalu memeriksa gigi


dan operator menjelaskan tindakan selanjutnya.

7. Operator menyerahkan kaca mulut dan sonde, asisten menerima


sonde dan kaca mulut.
8. Asisten membuka ampul lidokain dan menyiapkan jarum injeksi,
lalu memberikan jarum injeksi yang berisi cairan lidokain kepada
operator.
9. Operator menerima jarum injeksi yang berisi lidokain, dan operator
menganastesi mukosa sekitar gigi yang akan dicabut.

10. Operator menyerahkan jarum injeksi kepada asisten, dan


asisten menerima jarum injeksi tersebut. Lalu, asisten
menyerahkan tang pencabutan gigi permanen tunggal.
11. Operator menerima tang pencabutan gigi permanen akar
tunggal, dan operator mulai melakukan pencabutan gigi
permanen akar tunggal.
12. Operator menyerahkan tang pencabutan gigi permanen akar
tunggal dan asisten menerimanya. Lalu, asisten memberikan
tampon yang sudah ditetesi antiseptik.

13. Operator menerima tampon yang ditetesi antiseptik dan


meletakkan tampon pada luka bekas cabutan.
14. Asisten memberikan instruksi pada pasien.
15. Asisten menurunkan Dental Chair dan mempersilakan pasien
keluar.

SOP
PENCABUTAN GIGI SULUNG GOYANG
DERAJAT 2 (DUA) ATAU LEBIH

SOP
1.

Melakukan identifikasi kasus sesuai dengan indikasi pencabutan


gigi sulung goyang derajat dua atau lebih.

2.

Memposisikan pasien dengan posisi mendatar diatas Dental Unit/


meja datar.

3.

Melakukan komunikasi terapeutik untuk tindakan pencabutan gigi


sulung goyang derajat dua atau lebih.

4. Melakukan anastesi topikal pada mukosa sekitar gigi yang akan


dicabut.
5. Melakukan pencabutan gigi.
6. Meletakkan tampon dengan antiseptik pada luka bekas cabutan.
7. Memberikan instruksi sesudah pencabutan.

Chairside Assistant (CSA)


1.

Asisten mempersiapkan alat, bahan, dan diri.

2.

Asisten mempersilahkan pasien duduk di Dental Chair.

3.

Asisten mengatur posisi pasien.

4.

Asisten memanggil operator.

5.

Asisten menyerahkan kaca mulut dan sonde.

6.

Operator menerima kaca mulut dan sonde, lalu memeriksa gigi


dan operator menjelaskan tindakan selanjutnya.

7.

Operator menyerahkan kaca mulut dan sonde, asisten menerima


sonde dan kaca mulut.

8.

Asisten mengambil benzokain dengan menggunakan cotton roll


yang dijepit dengan menggunakan pinset, lalu memberikan
kepada operator.

9.

Operator menerima cotton roll beserta pinset yang berisi


benzokain dan meletakkan cotton roll pada mukosa di sekitar gigi
yang akan dicabut.

10. Operator menyerahkan pinset kepada asisten, lalu asisten


menerimanya. Dan asisten menyerahkan tang pencabutan gigi
sulung kepada operator.
11.

Operator menerima tang pencabutan gigi sulung, lalu melakukan


pencabutan gigi sulung.

12. Operator menyerahkan tang pencabutan gigi sulung dan asisten


menerimanya. Lalu, asisten memberikan tampon yang sudah
ditetesi antiseptik.

13. Operator menerima tampon yang ditetesi antiseptik dan


meletakkan tampon pada luka bekas cabutan.
14. Asisten memberikan instruksi pada pasien.
15. Asisten menurunkan Dental Chair dan mempersilakan pasien
keluar.