Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN

POKOK BAHASAN

: PERAWATAN LUKA POST SC

SUB POKOK BAHASAN

: PERAWATAN LUKA POST SC

WAKTU

: Kamis, 06 Mei 2016

SASARAN

: PASIEN POST SC

TEMPAT

: RUANG PONEK, RSUD NGUDI WALUYO, WLINGI

1. TUJUAN UMUM
Setelah mengikuti penyuluhan tentang perawatan luka post SC diharap ibu dapat lebih mengerti dan
memahami cara merawat luka post operasi.
2. TUJUAN KHUSUS
Setelah di berikan penyuluhan tentang perawatan luka post SC diharapkan ibu dapat mengetahui
cara merawat luka post SC setelah sampai di rumah:
3. KEGIATAN
No

Tahap

Pembukaan

Pelaksanaan

Waktu
09:00

Kegiatan penyaji
Memperkenalkan
diri

Memperhatikan
penyaji

Menjelaskan tujuan

Memperhatikan
materi
dari
penyaji

09:00
Menjelaskan materi
melakukan
jawab

Tanya Audience
bertanya tentang
keluhannya

Mengevaluasi
kembali materi

Penutup

Kegiatan
Audience

Audience
mengerti tentang
cara merawat luka
post SC

Media
-leaflet

4. METODE
a. Ceramah
b. Diskusi dan Tanya jawab
5. EVALUASI
a. Standar Persiapan

: media,materi dan tempat telah dipersiapkan

b. Standar Proses

: pelaksanaan berlangsung selama 20 menit

c. Standar hasil

: ibu da

operasi
6. LAMPIRAN
a. Leaflet
b. Materi

pat mengerti tentang perawatan luka bekas

Lampiran

PERAWATAN LUKA POST OPERASI CAESAR (SC)


Luka operasi merupakan luka bersih sehingga mudah untuk perawatannya, namun jika
salah dalam merawat, maka akan bisa berakibat fatal.
1. Setiap satu minggu kasa harus di buka
Idealnya kasa yang dipakai diganti kasa baru setiap satu minggu sekali. Tidak terlalu
sering agar luka cepat kering, jika sering dibuka luka bisa menempel pada kasa sehingga sulit
untuk kering. Maka mintalah kepada keluarga untuk membukanya selama satu minggu sekali.
2. Bersihkan jika keluar darah dan langsung ganti kasa
Jika luka operasi keluar darah, maka segeralah untuk mengganti kasanya agar tidak
basah atau lembab oleh darah. Kerena darah merupakan kuman yang bisa cepat menyebar ke
seluruh bagian luka.
3. Jaga luka agar tidak lembab
Usahan semaksimal mungkin agar luka tetap kering karena tempat lembab akan
menjadikan kuman cepat berkembang. Misalkan suhu kamar terlalu dingin dengan AC yang
membuat ruangan lembab. Bisa jadi luka anda pun ikut lembab. Hindari ruangan lembab.
4. Menjaga kebersihan
Agar luka operasi tidak terkena kotoran yang mengakibatkan cepat berkembangnya
kuman, maka kebersihan diri dan lingkungan sekitar semaksimal mungkin harus dijaga.
Jauhkan luka dari kotoran, untuk itu seprei dan bantal harus selalu bersih dari debu.
5. Gunakan bahan plastik atau pembalut yang kedap air (Opset)
Jika mau mandi atau aktifitas yang mengharuskan bersentuhan dengan air, gunakan
bahan plastik atau pembalut yang kedap air (opset) untuk melindungi luka bekas operasi agar
tidak terkena air. Upayakan agar luka tidak sampai basah, karena bisa mempercepat
pertumbuhan kuman.
6. Makan dan minum sesuai dengan kebutuhan
Hidup sehat dengan minum air putih. Atur minum anda dengan 8-9 gelas standar per
hari. Anggapan salah jika minum air putih bikin luka sulit mengering. Tidak demikian halnya,
karena jika tubuh sehat luka akan cepat mengering dan sembuh. Hindari makan makanan yang
mengandung bahan kimia dan pedas.
7. Makan makanan bergizi

Makanan bergizi terdapat pada sayuran hijau, lauk-pauk dan buah. Konsumsi sayur
hijau seperti bayam, sawi, kol dan sayur hijauh lainnya menjadi sumber makanan bergizi.
Untuk lauk pauk bisa memilih daging, ayam, ikan, telur dan sejenisnya.