Anda di halaman 1dari 5

WHISTLEBLOWING SYSTEM

(WiSe)

WiSe
LAHIRNYA WiSe

Maraknya pemberitaan mengenai dugaan korupsi di lingkungan


Kementerian Keuangan, Inspektorat Bidang Investigasi (IBI) diminta
oleh Menkeu untuk membuat tata cara atau petunjuk teknis
pelaporan pelanggaran

IBI, bekerjasama dengan Inspektorat I, Biro Bantuan Hukum dan


Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Sekretariat Jenderal,
menyusun peraturan yang memuat tentang bagaimana agar
penanganan pengaduan dapat terintegrasi untuk seluruh
Kementerian Keuangan

Pada tanggal 10 Mei 2011 diterbitkanlah Keputusan Menteri


Keuangan Nomor 149/KMK.09/2011 tentang Tata Cara Pengelolaan
dan Tindak Lanjut Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing) serta
Tata Cara Pelaporan dan Publikasi Pelaksanaan Pengelolaan
Pelaporan
Pelanggaran
(Whistleblowing)
di
Lingkungan
Kementerian Keuangan

WiSe
PENGENALAN WiSe KE MASYARAKAT

Direktorat
Jenderal Pajak
Internal
Sosialisasi
Eksternal

Direktorat
Jenderal Bea dan
Cukai
Masyarakat

Pengelolaan Whistleblowing System


(WiSe)
Sesuai dengan KMK 149 tahun 2011:
Laporan merupakan Pengaduan yang dapat disampaikan secara langsung maupun
tidak langsung kepada Unit Kepatuhan Internal, Unit Tertentu, dan/atau Inspektorat
Jenderal.
jawaban/respon atas pengaduan yang disampaikan wajib diberikan dalam kurun
waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak pengaduan diterima.
Untuk respon yang disampaikan tertulis melalui surat dapat diberikan bila sang
pelapor mencantumkan identitas secara jelas (nama dan alamat koresponden).
Untuk respon dari media pengaduan lainnya akan disampaikan dan diberikan sesuai
identitas pelapor yang dicantumkan dalam media pengaduan tersebut.

Harapan Kementerian Keuangan


Menciptakan tata kelola yang bersih dan akuntabel, sehingga
meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kementerian Keuangan.
Mempermudah upaya pencegahan serta pemberatasan tindak
pidana korupsi.
Mewujudkan efesiensi dan efektivitas dalam pengawasan untuk
mendukung good governance.
Mewujudkan sistem pengawasan yang paperless.
Memudahkan pelaksanaan kajian dan pelimpahan kasus akibat
aplikasi yang terintegrasi pada seluruh unit eselon I Kementerian
Keuangan.
5