Anda di halaman 1dari 15

Perkembangan IPTEKDOK

Pada Zaman Pra-sejarah


Pada awalnya, sebagian masyarakat
zaman pra-sejarah jarang terkena penyakit
karena pada saat itu penduduk mereka
sangat sedikit, tempat tinggal yang
terisolasi, dan mobilitas rendah yang dapat
melindungi diri mereka dari berbagai
macam penyakit.pengobatan pada zaman
ini masih menggunakan tumbuhtumbuhan herbal untuk menghilangkan
dan menetralisir efek penderita ,hewan
untuk tindakan pengobatan,dan kekuatan
roh untuk menjelaskan penyebab dan
mengidentifikasi penyakit.mereka percaya
bahwa kekuatan roh dapat mengobati

Gambar zaman pra-sejarah

Pada Zaman Kuno


Ilmu kedokteran berangsur-angsur berkembang di
berbagai tempat terpisah yakniMesir kuno,Tiongkok
kuno,India kuno,Yunani kuno,Persia, dan lainnya.
Sekitar tahun 1400-an terjadi sebuah perubahan
besar yakni pendekatan ilmu kedokteran
terhadapsains. Hal ini mulai timbul dengan
penolakankarena tidak sesuai dengan fakta yang
adaterhadap berbagai hal yang dikemukakan oleh
tokoh-tokoh pada masa lalu (bandingkan dengan
penolakanCopernicus pada teori Ptolomeus.
Beberapa tokoh baru sepertiVesalius(seorang
ahlianatomi) membuka jalan penolakan terhadap
teori-teori besar kedokteran kuno seperti
teoriGalen,Hippokrates, danAvicenna. Diperkirakan
hal ini terjadi akibat semakin lemahnya
kekuatangerejadalam masyarakat pada masa itu.

Di Mesir dan Mesopotamiaterlihat sebagai pengobatan yang


bersifat transisi, berorientasi kepada kekuatan ilmu gaib dan agama.
Untuk pertama kalinya ilmu klinik dan terapi dipertahankan,
disebarluaskan dan diabadikan lewat tulisan. Dikenal
adasumhu(terpelajar) penyembuhan biasa +wabu(pendeta).
Penulisan ilmu kedokteran di India dimulai pada zaman Vedic
1500-1800 S.M. berisi nyanyian yang disebut Atharta Veda,
kemudian berkembang ke sistem yang lebih rasional disebut Ayur
Veda yang tujuannya ke arah kesempurnaan moral. Kedokteran
Hindu Kuno dikumpulkan dalam buku Caraka. Kesehatan dilihat dari
keseimbangan elemen dalam tubuh (Dhatus), Mental sehat
(Prasana). Bila tidak seimbang menimbulkan sakit. Tridhoshas
Dhatus (angin, air empedu, phlegm).
Sejarah pengobatan Cina dimulai pada zaman kerajaan
Shang (1763-1123 S.M.). Sakit: hukuman dari nenek moyang. Wu
adalah orang yang memiliki keahlian menghilangkan penyakit.
Kedokteran Cina dimulai pada Dinasti Han yang ditandai dengan
tulisan Huang Ti Nei Ching. Prinsipnya keseimbangan dua prinsip
berdasarkan alam yaitu Ying dan Yang dan skema pertukaran energi
yang kompleks.

Gambar ilmu kedokteran


pada zaman kuno

(a) Ilmu kedokteran di


mesir

(b) Ilmu kedokteran di india

Abad 20-21
Kini,ilmu genetikatelah mempengaruhi ilmu
kedokteran. Hal ini dimulai dengan
ditemukannyagenpenyebab berbagai penyakit
akibat kelainan genetik, dan perkembangan
teknikbiologi molekuler. Ilmu herbalisme
berkembang menjadifarmakologi. Masa modern
benar-benar dimulai dengan penemuanHeinrich
Hermann Robert Kochbahwa penyakit disebarkan
melaluibakteria(sekitar tahun1880), yang kemudian
disusul penemuanantibiotik(sekitar tahun 1900-an).
Antibiotik yang pertama kali ditemukan adalah
obatSulfa, yang diturunkan darianilina. Penanganan
terhadap penyakit infeksi berhasil menurunkan
tingkat infeksi pada masyarakat Barat. Oleh karena
itu dimulailahindustriobat.

Ilmu kedokteran umumnya dianggap memiliki


berbagai cabang spesialis, daripediatri(ilmu
kesehatan anak),ginekologi(ilmu penyakit
pada wanita),neurologi(ilmu penyakit saraf),
hingga melingkupi bidang lainnya
sepertikedokteran olahraga, dan kesehatan
masyarakat.Kedokteran veterineratau yang
lazim disebutkedokteran hewanadalah
praktik kesehatan yang dikhususkan untuk
spesies hewan dan merupakan ilmu
kedokteran lainnya selain untuk manusia.

Pengembangan Teknologi
Kedokteran

Super Komputer
Superkomputer ini menjadi puncak teknologi
kedokteran, sebuah profesi yang tumbuh cepat
berkat komputer dalam 50 tahun terakhir.
Pencapaian ini diperoleh terutama dalam bidang
diagnostik. Hal ini sudah dimulai sejak abad ke-19
oleh Emil Heinrich du Bois-Reymonds dalam
"Research on Animal Electricity" pada tahun 1842.
Dari percobaan yang dilakukannya pada ikan, ia
menemukan bahwa aktivitas otot dalam tubuh
dikendalikan oleh arus listrik. Karya ini kemudian
berjasa dalam penemuan electrocardiogram (EKG)
pertama 40 tahun kemudian.

kemudian du Bois-Reymonds meneliti


keberadaan elektrik dalam tubuh
manusia, secara kebetulan muncul
penemuan lainnya. Pada November
1895, Wilhelm Rntgen melakukan
eksperimen untuk menghentikan sinar
katoda yang menerpa dinding aluminium.
Namun, dinding tersebut malah terlukis
oleh sinar yang kemudian disebut
sebagai sinar Rntgen.

perkembangan teknologi kedokteran semakin


cepat. Muncul Computer Tomography, MRI
Scan, dan disusul laser mata pertama. Pada
tahun 1995, untuk pertama kalinya DNA dari
sebuah sel hidup dapat diurutkan walaupun
hanya pada bakteri. Jika sebelumnya proses
tersebut bisa memakan banyak biaya dan
menyita waktu, kini hal tersebut dapat
dilakukan lewat pocket computer hanya
dalam beberapa jam

Telemedicine dan
Nanochip
Tahun lalu, robot telepresence pertama di AS
yang bernama RP-Vita diuji. Robot ini
mampu mengumpulkan data pasien dan
mengambil alih tugas kunjungan dokter ke
rumah sakit. Melalui layar, dokter yang tidak
sedang di tempat dapat berbicara de-ngan
pasien, menyusun diagnosis, atau
menjelaskan pertanyaan pasien. Ini langkah
awal era Telemedicine ketika dokter dan
pasien tidak bertemu secara fisik.

Di masa depan, Telemedicine menuntut


transparansi. Oleh karena itu, saat ini
banyak penderita penyakit yang
bergabung di berbagai forum online untuk
melakukan self-help dan saling bertukar
informasi. Mereka nantinya dapat
bertukar data yang dikirimkan melalui
nanochip yang ditanam dalam darah.
Tentara AS berencana menggunakan chip
tersebut ketika bertugas di luar negeri.