Anda di halaman 1dari 12

Pedoman Magang dan Penelitian Industri

LATAR BELAKANG
Pembangunan industri dan perdagangan Indonesia dihadapkan pada persaingan yang semakin
tajam sebagai dampak globalisasi. Kemajuan teknologi yang semakin pesat tersebut menuntut
kompetensi sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional di bidangnya. Perguruan tinggi
sebagai salah satu lembaga pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia memiliki peranan
dan tanggung jawab strategis dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga kerja yang
profesional. Hal itu dapat dicapai oleh lembaga pendidikan formal maupun nonformal melalui
peningkatan kualitas pendidikan dengan memberikan dukungan sarana dan prasarana serta sistem
pendidikan yang menunjang ke arah tersebut.
Politeknik Negeri Bandung (semula Politeknik ITB), merupakan perguruan tinggi negeri yang
menyelenggarakan pendidikan terapan yang berorientasi pada kebutuhan industri, untuk mendukung
pengembangan industri baru serta memperbaiki mutu dan kinerja industri yang sudah ada.
Program Studi D3 TEKNIK KIMIA merupakan pendidikan vokasi di perguruan tinggi di
Indonesia yang memfokuskan mahasiswa agar mampu menerapkan teknologi proses dengan konsep
produksi bersih dalam konteks kemampuan pada berbagai aspek mencakup perencanaan, problem
solving, perancangan alat, managerial, dan pengembangan dalam kegiatan industri.
Proses belajar-mengajar mahasiswa D3 TEKNIK KIMIA didasarkan pada kurikulum 2011 yang
tersusun secara terstruktur dan diproyeksikan pada sebaran matakuliah dalam 6 semester. Pemahaman
teori dan konseptual secara baik diperlukan oleh mahasiswa melalui proses belajar-mengajar di
perkuliahan dan praktik di laboratorium di dalam kampus. Pada semester V terdapat tiga mata kuliah
Magang Industri, Proposal Penelitian dan Penelitian Industri yang diperlukan mahasiswa untuk
dilakukan proses belajar di industri.
Mata kuliah Magang Industri memiliki bobot 3 SKS atau rata-rata 24 jam praktek/minggu,
dimana mahasiswa melakukan magang di industri dengan kegiatan belajar proses dan turut bekerja di
industri.
Mata Kuliah Penelitian Industri memiliki bobot 3 SKS atau rata-rata 12 jam/minggu, dimana
mahasiswa melakukan penelitian dengan mengangkat permasalahan yang ditemui pada kegiatan
Magang Industri. Keseluruhan waktu pelaksanaan kegiatan magang industri dan penelitian industri
adalah 612 jam atau 75 hari kerja efektif atau sekitar 15 minggu dengan beban total 36 jam/minggu
yang meliputi kegiatan pembimbingan di industri dan di institusi Polban, yang dilaksanakan pada
semester 7. Sebelum pelaksanaan magang dan penelitian industri departemen Teknik Kimia
memberikan pembekalan kepada mahasiswa tentang kuliah etika profesi, seperti bekerja sama dalam
tim.

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 1

II. MAKSUD DAN TUJUAN MAGANG & PENELITIAN INDUSTRI


Kegiatan magang dan penelitian industri secara langsung di lapangan akan menambah
pengetahuan dan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam penerapan ilmu di bidang teknologi dan proses
produksi. Mahasiswa Program Studi D3 diharapkan mampu menguasai ilmu dan teknologi untuk
memanfaatkan sumber daya yang tersedia dalam bidang teknologi proses.
Maksud dan tujuan pelaksanaan magang dan penelitian industri adalah mendukung kompetensi
lulusan D3 yang siap kerja, terampil dan mempunyai wawasan tentang sektor industri proses di
Indonesia secara lebih komprehensif. Secara garis besar tujuan pelaksanaan kegiatan magang dan
penelitian industri diuraikan sebagai berikut :
2-1 Tujuan Magang
a. Memberikan kesempatan bagi mahasiswa menerapkan pengetahuan yang diperoleh di
bangku kuliah untuk memahami proses produksi dan segala sarana penunjang yang ada di
industri proses.
b. Memberi kesempatan mahasiswa dapat merasakan dan beradaptasi dengan budaya dan
lingkungan industri secara lebih awal sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja di
industri setelah lulus.
c. Mengembangkan wawasan dan pengetahuan secara langsung di lapangan dan pengenalan
masalah industrial.
d. Mengetahui gambaran sistem kerja di lapangan dan situasi organisasi struktural serta
interaksinya dalam perusahaan.
e. Identifikasi permasalahan industrial yang berkaitan dengan aspek produksi bersih serta
alternatif pemecahannya.
f. Memperluas wawasan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
2-2 Tujuan Penelitian Industri
Mahasiswa mampu menerapkan teknologi proses dengan konsep produksi bersih
mencakup evaluasi kinerja peralatan industri proses, problem solving, modifikasi proses
dan perancangan alat, serta pengembangan dalam kegiatan industri.

III. RUANG LINGKUP MAGANG & PENELITIAN INDUSTRI


Pelaksanaan magang dan penelitian industri dilakukan di industri yang melibatkan proses fisika
dan / atau kimia dan biologi untuk pengubahan bahan baku menjadi produk dengan skala komersial
(massal). Daftar industri yang dapat dijadikan tempat Magang dan Penelitian Industri disajikan di
Lampiran 1.
3.1

Ruang Lingkup Magang Industri, meliputi :


a.

Bahan Baku dan Bahan Penolong serta Hasil Produksi

Materi yang perlu dipelajari oleh mahasiswa, antara lain :

Deskripsi bahan, fungsi, kapasitas dan sifat-sifat fisika, kimia dan biologi (untuk
bioproses),
Cara pengadaan dan penyimpanan bahan baku dan produk,
Sistem penanganan dan transportasi bahan.

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 2

Jika memungkinkan mahasiswa membawa contoh bahan baku dan produk serta
dilampirkan di laporan

b.

Sistem Proses

Mahasiswa harus dapat memahami sistem proses yang terjadi di pabrik dan dapat membaca
dan menceritakan kembali Engineering flow-sheet yang dilengkapi dengan:

prinsip proses, tujuan yang ingin dicapai,


kondisi operasi,
neraca massa dan energi,
batasan atau kendala operasi,
cara pengaturan kondisi operasi,
cara pemeliharaan dan masalah-masalah yang sering timbul di sistem proses yang
ada.
Dalam setiap uraian proses produksi harus dilengkapi dengan block diagram proses yang
sudah dimodifikasi atau disederhanakan.
c.

Peralatan Proses
Mahasiswa mempelajari peralatan utama proses produksi yang meliputi :

d.

Gambar teknis disertai dimensi peralatan proses dan bagian pendukungnya

Fungsi masing-masing bagian alat

Jenis bahan kontruksi

Peralatan instrumentasi yang ada


Utilitas
Mahasiswa mempelajari sistem utilitas yang meliputi :
Air Baku

Asal dan debit air yang dibutuhkan

Proses pengolahan air (neraca air)

Air Pendingin dan chiller

Cara pengolahan air make-up untuk cooling tower

Jenis dan cara kerja cooling tower dan chiller

Distribusi aliran air pendingin

Steam

Cara pengolahan air umpan boiler dan persyaratannya

Jenis dan kapasitas steam yang digunakan (Low Pressure Steam, Medium Pressure
Steam

Spsifikasi boiler yang digunakan

Listrik

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 3

Asal dan kebutuhan tenaga listrik

Udara Tekan

Cara pengadaan udara tekan

Kegunaan tekan

Sistem Pemvakuman

Peralatan yang digunakan dan cara operasional udara tekan

Kegunaan

Bahan Bakar

e.

Jenis dan jumlah kebutuhan bahan bakar

Spesifikasi bahan bakar

Manajemen Industri
Mahasiswa mempelajari dan memahami aspek managemen di industri yang meliputi :
1. Susunan organisasi
2. Tenaga kerja (meliputi jumlah dan komposisi latar belakang pendidikan) dan aturan
ketenaga kerjaan secara ringkasan.

f.

Tata Letak Pabrik


Mahasiswa mempelajari tata letak pabrik melalui gambar lay out berskala yang antara lain
berisi tentang distribusi penggunaan lahan pabrik seperti :

g.

Ruang produksi

Ruang gudang bahan baku dan produk

Ruang fasilitas penunjang

Lahan pengembangan

Sistem drainage dan saluran lmbah

Lahan parkir

Sistem lalu lintas bahan baku dan produk

Pengelolaan Lingkungan
Mahasiswa diharapkan memahami aspek pengelolaan lingkungan yang sedang dijalankan
atau harus dijalankan oleh perusahaan sesuai peraturan perundangan lingkungan yang ada
sertav melakukan analisis potensi bersih. Hal ini berkaitan dengan:

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 4

3.2

Identifikasi proses yang menghasilkan / mengeluarkan limbah meliputi karakteristik


limbah, jumlah, dan proses pengolahan

Identifikasi limbah B3 yang dikeluarkan oleh pabrik

Karakteristik limbah sebelum dan setelah diolah

Bahan air penerima limbah

Peluang penerapan produksi bersih di industri

Kebijaksanaan perusahaan terhadap masyarakat setempat atau


Development (Comdev) dan Corporate Social Responsibility (CSR)

Community

Ruang Lingkup Penelitian Industri

Ruang lingkup penelitian industri meliputi kajian tentang:

Evaluasi kinerja suatu sistem proses (audit energi, efisiensi sistem proses/ pemroses)

Modifikasi proses (alternatif pemakaian bahan baku, bahan pendukung proses, bahan bakar
alternatif)

IV.

a.

Prosedur Dan Pelaksanaan Magang serta Penelitian Industri

Masa pelaksanaan Magang dan Penelitian Industri


Alokasi waktu pelaksanaan magang dan penelitian industri adalah :

b.

1 minggu persiapan

7 minggu pelaksanaan magang di industri

2 minggu bimbingan dengan dosen pembimbing di kampus dan seminar (magang dan
proposal penelitian industri)

4 minggu pengambilan data dan pengolahan data di industri

1 minggu penyelesaian laporan TA dan seminar akhir

Tata Cara Pengusulan Magang dan Penelitian Industri


Angkatan mahasiswa yang akan melaksanakan kerja praktik akan diberikan pengarahan oleh
koordinator Magang dan Penelitian Industri 3 bulan sebelum pelaksanaan. Tahapan pelaksanaan
Magang dan Penelitian Industri disajikan di diagram berikut.
Mahasiswa yang telah memilih calon tempat Magang dan Penelitian Industri harus meminta Surat
Permohonan Magang dan Penelitian Industri (Lampiran) ke Administrasi TK dan mengirimkan ke
pihak Industri dan selalu memantau jawaban dari surat tersebut. Permintaan Surat Permohonan

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 5

Magang dan Penelitian Industri baru akan diberikan jika jawaban surat yang lama sudah diterima
oleh Administrasi TK secara tertulis.
Setelah ada kepastian industri tempat Magang dan Penelitian Industri, Koordinator Magang dan
Penelitian Industri bersama team yang ditunjuk oleh Departemen akan menentukan pembimbing
Magang dan Penelitian Industri atas dasar kompetensi (contoh surat pada lampiran...). Mahasiswa
sebelum berangkat Magang dan Penelitian Industri harus sudah melakukan kegiatan
pembimbingan dengan pembimbing Magang dan Penelitian Industri untuk persiapan. Surat Tugas
Magang dan Penelitian Industri (Lampiran ...) akan diberikan jika proses pembimbingan sudah
selesai dengan ditandai pemberian paraf pembimbing di Surat Tugas Magang dan Penelitian
Industri yang akan ditanda tangani oleh ketua Departemen Teknik Kimia Polban.

Proses

Pelaksana

Pengajuan Topik

Mahasiswa

Tim Pengarah Penelitian

Evaluasi Topik

Topik
Disetujui

Penyusunan Proposal

Tim Pengarah Penelitian

Mahasiswa disupervisi
oleh Pembimbing
- Mahasiswa
- Pembimbing
- Penguji
- Administrasi

Seminar

Pelaksanaan Penelitian

Mahasiswa
pembimbing

dibimbing

dosen

Mahasiswa dibimbing oleh pembimbing


Penyusunan laporan TA

Pengajuan form seminar


TA dan draft laporan ke
koordinator TA
Revisi Laporan/ TA

Pelaksanaan
Penelitian

Seminar

Mahasiswa + administrasi
- Mahasiswa
- Pembimbing
- Penguji
- Administrasi

Pembimbing + tim penguji

Tidak
Kelulusa
n Ya

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 6

Gambar ..Skema alur proses pelaksanaan dan penyusunan laporan penelitian industri

Pemantauan Pelaksanaan Magang dan penelitian Industri


Pemantauan pelaksanaan Magang dan penelitian Industri dilakukan oleh masing-masing
pembimbing dengan cara :

Pembuatan Daftar Kegiatan Harian

Konsultasi mahasiswa dengan pembimbing via telepon/email

Koordinasi dengan koordinator Magang dan penelitian Industri

Selama pelaksanaan magang di industri mahasiswa wajib mengisi Daftar Kegiatan Harian yang
diverifikasi oleh pembimbing pabrik atau yang mewakili. Daftar Kegiatan Harian harus dilaporkan ke
dosen pembimbing setiap minggu dengan mengisi Formulir Pembimbingan (Lampiran..). Daftar
kegiatan dan Formulir Pembimbingan akan disertakan sebagai lampiran laporan Magang.
c.

Persyaratan Administrasi
Persyaratan administrasi yang harus dipersiapkan oleh mahasiswa sebelum berangkat ke industri :

Surat Tugas dari Departemen TK

Persyaratan lain sesuai dengan permintaan pihak industri

Persyaratan administrasi yang harus dipersiapkan oleh mahasiswa setelah selesai Magang:

d.

Tanda Terima Penyerahan Laporan dari industri (asli)

Lembar Penilaian dari pembimbing lapangan (asli)

Lembar Penilaian dari dosen pembimbing (asli)

Presentasi Laporan
Setelah draft laporan disetujui oleh dosen pembimbing, mahasiswa wajib melakukan presentasi
laporan yang dikoordinasi dengan dosen pembimbing dan koordinator Magang dan Penelitian
industri. Mahasiswa angkatan TS+1 wajib mengikuti presentasi minimal 3 kali yang dibuktikan
dalam Daftar Hadir Presentasi Magang dan akan menjadi persyaratan untuk mengajukan
permohonan Magang dan Penelitian industri pada tahun berikutnya.

e.

Peraturan Pelaksanaan Magang dan Penelitian Industri

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 7

Selama kegiatan magang mahasiswa harus mentaati peraturan, antara lain:


1. Melakukan kegiatan di industri secara benar dan serius sesuai arahan dosen pembimbing
Prodi maupun pembimbing lapangan
2. Mentaati peraturan perusahaan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan di industri
bersangkutan
3. Dilarang tidak masuk kerja praktik tanpa persetujuan tertulis dari pembimbing lapangan yang
ditembuskan ke pembimbing kampus dan koordinator Magang dan Penelitian industri
4. Tidak melakukan hal-hal yang dapat mencemarkan nama baik Departemen Teknik Kimia
Polban
Pelanggaran atas ketentuan-ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi administrasi atau sanksi
akademis.

IV.

a.

PETUNJUK PENULISAN LAPORAN

Format Laporan
Warna halaman muka

: Biru tua, tulisan kuning emas

Jenis jilid

: Hard cover

Format halaman muka

: Lihat contoh di Lampiran

Format halaman pengesahan

: Lihat contoh di Lampiran

Ukuran kertas

: Times new roman font 12

Ejaan

: Sesuai EYD

Penulisan daftar pustaka

: Sesuai aturan EYD

Isi laporan terdiri dari :


- Lembar judul
- Lembar pengesahan
- Kata pengantar
- Daftar isi
- Daftar tabel
- Daftar gambar
- BAB 1
: pendahuluan
kelayakan industri

berisi

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 8

tentang

latar

belakang

tempat
proses yang relevan,

pelaksanaan

magang

sebagai

industri

waktu dan tempat magang, dan ruang lingkup


magang
- BAB 2

: Bahan Baku/Penolong Dan Hasil Produksi

- BAB 3

: Peralatan proses

- BAB 4

: Utilitas

- BAB 5

: Manajemen industri

- BAB 6

: Tata Letak Pabrik

- BAB 7

: Pengelolaan Lingkungan

:
- Daftar Pustaka
- Daftar Lampiran : A : Daftar notasi
B : data pendukung (a.l.flowsheet lengkap)
C : Formulir pembimbingan
D : Formulir daftar kegiatan harian
E : Contoh bahan baku atau produk
Catatan : Sertakan penerapan dan potensi produksi bersih
pada bab 2,3,4,6 dan 7 yang ada di industri tempat magang

b. Jumlah Laporan
Laporan yang telah disetujui oleh pembimbing industri, pembimbing
dosen (kampus), dan Ketua Departemen TK Polban harus sudah
diserahkan ke koordinator magang paling lambat dua minggu sejak
akhir pelaksanaan Magang di industri. Laporan diserahkan ke :
- Pihak industri sejumlah 1 eksemplar (atau atas permintaan industri)
yang disertai bukti penerimaan laporan asli
- Dosen pembimbing sejumlah 1 eksemplar
- Departemen TK Polban sejumlah 1 eksemplar

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 9

V.

EVALUASI MAGANG INDUSTRI

Evaluasi Magang dilakukan oleh Pembimbing Lapangan di industri,


Dosen Pembimbing Teknik Kimia Polban, dan Koordinator Magang. Aturan
penilaian oleh Pembimbing Lapangan diserahkan ke masing-masing
industri.
a. Parameter Penilaian
Konsultasi/komunikasi sebelum dan selama magang
Kedisiplinan Pembimbingan

10%

Kerjasama Tim

15%

Penguasaan materi saat pembimbingan

25%

Kelengkapan cakupan materi

25%

Pelaporan

15%

b. Penilaian Proposal Penelitian


Pembimbing industri

40%

Dosen pembimbing kampus

20%

Presentasi

20%

c. Penilaian Penelitian
Pembimbing industri
-

Perencanaan kerja

Penguasaan materi

Disiplin & kesungguhan kerja

Kreatifitas

Ketaatan pada peraturan

Pembimbing Prodi
-

Perencanaan kerja

Penguasaan materi

Disiplin & kesungguhan kerja

Kreatifitas

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 10

10%

Ketaatan pada peraturan

Tata Tulis & Sistematika

Kelengkapan Cakupan Materi

Ketajaman Penulisan Materi

Dosen pembimbing memberi nilai dalam bentuk angka sesuai formulir


terlampir, ditanda tangani dan diberi tanggal lalu diserahkan ke
koordinator magang.
Penilaian Magang dan Penelitian Industri meliputi nilai dari pembimbing
jurusan (35%), nilai dari pembimbing lapangan (35%), nilai presentasi
dan laporan (30%).

VI. PENGELOLAAN MAGANG

Koordinator Magang dan Penelitian Industri ditunjuk dan mendapat Surat


Tugas selama satu semester oleh Ketua Departemen Teknik Kimia Polban.
Tugas Koordinator Magang dan Penelitian Industri, antara lain :
1. Memberi pengarahan tentang pelaksanaan Magang dan Penelitian
Industri kepada mahasiswa
2. Memilih tempat Magang dan Penelitian Industri yang layak
dijadikan obyek Magang dan Penelitian Industri
3. Berkoordinasi dengan pembimbing lapangan di pabrik tentang
aturan dan ruang lingkup pelaksanaan magang dan penelitian
industri
4. Menyelenggarakan urusan administrasi
pelaksanaan Magang dan Penelitian Industri

untuk

mendukung

5. Menentukan dosen pembimbing Magang dan Penelitian Industri


bagi mahasiswa (bersama Team Magang dan Penelitian Industri)
6. Bersama Team Magang dan Penelitian Industri mengevaluasi
alternatif topik penelitian yang diajukan oleh mahasiswa dan telah
disetujui pembimbing Prodi
7. Membuat aturan pelengkap pedoman pelaksanaan Magang dan
Penelitian Industri yang tidak tercakup dalam pedoman Magang
dan Penelitian Industri
8. Mengumpulkan persyaratan administrasi Magang dan Penelitian
Industri dari mahasiswa
Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK
Page | 11

9. Mengumpulkan dan mengumumkan nilai akhir Magang dan


Penelitian Industri dari dosen pembimbing dan pembimbing
lapangan
10. Memberikan sanksi akademis dan administratif terhadap
mahasiswa dan dosen pembimbing yang melanggar Pedoman
Pelaksanaan Magang dan Penelitian Industri
11. Koordinator Penelitian Industri bersama pembimbing memonitor
kegiatan Penelitian dan magang mahasiswa, mencakup finalisasi
topik penelitian yang akan dilakukan, kemajuan pengambilan dan
pengolahan data selama mahasiswa melakukan kegiatan di
industri

Pedoman Magang dan Penelitian Industri D3 TK


Page | 12