Anda di halaman 1dari 8

TINJAUAN YURIDIS

PENERBITAN IZIN REKLAMASI


BERDASARKAN PRINSIPPRINSIP PELESTARIAN
HUKUM LINGKUNGAN

LATARBELAKANG

Reklamasi kawasan perairan merupakan upaya pembentukan suatu kawasan


daratan baru baik di wilayah pesisir pantai ataupun di tengah lautan. Tujuan
utama reklamasi ini adalah untuk menjadikan kawasan berair yang rusak
atau belum termanfaatkan menjadi suatu kawasan baru yang lebih baik dan
bermanfaat untuk berbagai keperluan ekonomi maupun untuk tujuan
strategis lain.

Dengan melalui undang-undang nomor 12 tahun 2008 bahwasanya izin


melakukan reklamasi adalah memalui kewenangan pemerintahan daerah
sebagaimana diatur mengenai penataan ruang wilayah didalamnya.
Sehingga dalam hal ini aspek lingkungan sangat berkaitan langsung, yang
mana dalam proses penertiban izin reklamasi tersebut apakah sudah sesuai
kedalam aturan undang-undang no 32 tahun 2009 yang mengatur mengenai
prinsip-prinsip hukum lingkungan didalamnya

RUMUSAN MASALAH

MENGAPA PENERBITAN IZIN REKLAMASI HARUS SESUAI DENGAN


PRINSIP-PRINSIP PELESTARIAN HUKUM LINGKUNGAN?

APA FAKTOR PENGHAMBAT PENERTIBAN IZIN REKLAMASI DAN


BAGAIMANA SOLUSINYA?

Tinjauan Pustaka
Reklamasi
Reklamasi lahan adalah proses pembentukan lahan baru di pesisir atau bantaran sungai.
Sesuai dengan definisinya, tujuan utama reklamasi adalah menjadikan kawasan
berair yang rusak atau tak berguna menjadi lebih baik dan bermanfaat. Kawasan
baru tersebut biasanya dimanfaatkan untuk kawasan permukiman, perindustrian,
bisnis dan pertokoan, pelabuhan udara, perkotaan, pertanian, serta objek wisata.
Izin reklamasi
Dalam pelaksanaan reklamasi, haruslah berpedoman terhadap undang-undang yang ada
dalam hal ini (UU wilayah pesisir, perpres (undang-undang no. 27 tahun 2007) ,
pedoman umum reklamasi, permen KP nomor 17 mnegenai perizinan reklamasi dan
pulau-pulau kecil)

Prinsip hukum lingkungan


bertitik tolak pada amanat UUD 1945 prinsip HL yang harus dikembangkan adalah:

Prinsip tanggung jawab Negara, hak atas LH adalah bagian dari HAM,

Prinsip konservasi;

Prinsip keterkaitan, berkelanjutan, pemerataan, Sekurity dan Risiko Lingkungan,


Pendidikan dan komunikasi yang berwawasan lingkungan;

Prinsip Kerja sama internasional.

Aturan penerapan hukum lingkungan


Penerapan reklamasi haruslah menitikberatkan ada aturan hukum lingkungan,
karena didalamnya telah diatur dalam pasal 32 tahun 2009 yang harus
memperhatikan pada ekosisitem alam serta konservasi alam, sehigga ada hubungan
timbal balik dengan pelaksaannya guna mencapai manfaat didalamnya.

Penerbitan izin reklamasi


Permohonan :
Pemerintah
Persoorangan
Badan hukum

Pasal 2 PERMEN KP No. 17 Tahun 2013


Persyaratan

SURAT IZIN PELAKSANAAN

GUBERNUR/
BUPATI/
WALIKOTA

SURAT IZIN
LOKASI

PERMASALAHAN PENERBITAN IZIN REKLAMASI

1.

Kajian Dampak Lingkungan Sesuai AMDAL

2.

Kondisi ekosistem pesisir

3.

Akses public

4.

Penataan ruang kawasan reklamasi

5.

Keberlanjutan kehidupan dan penghidupan

DITOLAK
DITERIMA

METODE PENELITIAN

Untuk membahas permasalahan yang penulis ajukan dalam penelitian ini, pendekatan
yang dilakukan adalah yuridis normatif yaitu penelitian yang menggunakan pendekatan
normatif dengan cara meneliti bahan pustaka dengan mempelajari dan menelaah teori
teori, konsep konsep serta peraturan yang berkaitan dengan permasalahan. Pendekatan
yang digunakan
1. Pendekatan Perundang-undangan
2. Pendekatan Konseptual

PENERBITAN IZIN REKLAMASI BESERTA


DAMPAK HUKUM LINGKUNGAN

HUKUM
LINGKUNGAN

PERPRES 122 TAHUN


2012
UUU NO. 27 TAHUN
2007
PERMEN KP NO 17

UU. N0 32 TAHUN
2009

TERDAPAT IZIN PELAKSANAAN REKLAMASI

PELAKSANAAN REKLAMASI TERHADAP PRINSIP LINGKUNGAN

HAMBATAN TERHADAP PENERBITAN IZIN REKLAMASI

PENERBITAN IZIN TERHADAP REKLAMASI SESAUI DENGAN PRINSIP LINGKUNGAN