Anda di halaman 1dari 10

PENELITIAN TAPAK

1. TUJUAN
Mendapatkan gambaran yang spesifik tentang tapak (site) baik potensi yang dimiliki
maupun masalah yang ada, yang secara keseluruhan relevan dan terkait dengan masalah
perancangan arsitektur/ tapak
2. SYARAT-SYARAT PENYAJIAN DATA
Harus bersifat informatif
Bentuk penyajian diusahakan dalam bentuk visual yang segera dapat

diinterpretasikan
Biasanya bentuk penyajian tersebut bias berupa :
- Peta
- Diagram
- Tabel-tabel
- Foto
- Sketsa
- Tulisan/ keterangan singkat

3. PENYAJIAN
3.1 FAKTOR ALAM
a. TOPOGRAFI
Pemetaan Transis (garis ketinggian) dengan skala tertentu. Jarak garis ketinggian
tergantung dari beda tinggi yang diinginkan. Makin kecil beda tinggi gambar
transis, maka jarak transis makin sempit (rapat) dan mendekati keadaan
sebenarnya.

b. GEOLOGI
Menunjukkan susunan (struktur) lapisan tanah dan daya dukung tanah (Tanah)

c. HIDROLOGI

Data sumber air yang ada diluar tapak dan didalam tapak (diatas permukaan
tanah dan didalam tanah)
- Jenis
- Kapasitas
Kedalaman air tanah
Aliran air diatas permukaan tanah
Daerah genangan banjir

d. Vegetasi dan Satwa


Data penyebaran tanaman dan ploting pohon-pohonan di dalam tapak dan di luar

tapak
Daftar jenis pohon yang dianggap penting
Data jenis satwa yang ada di dalam dan di luar tapak dan karakteristik

Jenis

Dimensi
Tinggi

Lebar

Keterangan

e. Iklim
Matahari
Letak tapak terhadap
garis lintang yang paling mendekati
Posisi/orientasi tapak terhadap sumbu bumi dan garis edar matahari
Sudut pembayangan matahari pada site

Bulan

Lintang Utara

Sudut

Lintang Selatan

Sudut

Angin
Data arah angin dan kekuatannya

Bulan

Arah kekuatan-nya

Hujan
Data curah hujan

Bulan

Jumlah

Lama

Tinggi

Keterangan

Suhu

Bulan

Maksimal

Minimal

Keterangan

3.2 Faktor Kultur


a) Lokasi
Penyajian dalam bentuk peta yang menunjukkan keberadaan tapak (tempat), dengan
informasi-informasi penting yang mampu memberi petunjuk terhadap letak tapak.
Letak tapak dalam wilayah provinsi
Letak tapak dalam wilayah kabupaten
Letak tapak dalam wilayah kota
Letak tapak dalam lingkungan

b) Peraturan
Penyajian dapat berupa peta atau bagian peta yang berisi :
Peruntukan (tata ruang)
Peraturan kepadatan (KDB, KLB)
Peraturan jumlah lantai atau ketinggian bangunan
Peraturan garis sempadan (jalan, pagar, sungai, jurang, pantai, pura dst)
Penampilan bangunan
Penyediaan fasilitas

c. Batas, Luas dan Bentuk Tapak.


Peta (gambar) tapak berisi informasi tentang:

Batas tapak

Luas tapak
Bentuk tapak.

- Pagar
- Sungai
- Jalan dll.
-dimensi tapak (panjang dan lebar)

d. Penggunaan Lahan
Peta yang memberininnformasi tentang penggunaan lahan di dalam tapak dan di luar
tapak.

e. Fungsi Bangunan
Peta yang memberi informasi tentang pengggunaan bangunan di dalam tapak dan di luar
tapak.

f. Kondisi Bangunan dan Kepadatan

g. Jaringan Jalan, Sirkulasi dan Kepadatan.

Fungsi dan klas jalan


Dimensi jalan, kondisi dan konstruksi
Arah sirkulasi, jenis kendaraan dan kepadatan
Tempat-tempak terjadinya kemacetan lalu lintas

h. Suara (Kebisingan/Noise).

Data kekuatan suara dinyatakan drengan ukuran db dari luar tapak atau dari dalam
tapak.

Nilai - nilai budaya lainnya seperti :


Tat ruang, tata bangunan, kepercayaan masyarakat berkaitan dengan bangunan (gambar
sketsa atau catatan singkat)

3.3 FAKTOR ESTETIKA


a. View (pemandangan)
Data view (pemandangan) meliputi :
o Arah dan kualitas view dari dalam tapak keluar tapak (Foto/sketsa)
o Arah dan kualitas view dari luar tapak ke dalam tapak (Foto/sketsa)
o Pola pola ruang
o Kualitas : baik, sedang, buruk
b. Tampak lingkungan
Data tampak lingkungan di sekitar tapak dalam bentuk gambar sketsa/foto
c. Sequence (urutan urutan pemandangan)
Data urutan urutan pemandangan dalam bentuk gambar tiga dimensi yang diambil dari jalur
jalan secara berurutan yang memperlihatkan kondisi lingkungan di sekitar kiri/kanan jalan.
(gambar sketsa atau foto)