Anda di halaman 1dari 24

USUSLAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
PUDAR:PEMANFAATAN UNDUR-UNDUR DARAT (Myrmeleon sp) SEBAGAI
ANTI DIABETES BAGI MASYRAKAT PESISIR DI KELURAHAN TORONIPA,
KECAMATAN SOPROPIA, KABUPATEN KONAWE, SULAWESI
TENGGARA.
BIDANG KEGIATAN:
PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

1.
2.
3.
4.
5.

DIUSULUKAN OLEH:
MARDANIA
J1A1 14 130
INDRI ASTUTI
J1A1 14 103
MARSAYANA TARUM
J1A1 14 090
RAHMAT RAMADAN
K1A1 15 108
ANDI TENDRI DEWI AYU
O1A1 14 143

UNIVERSITAS HALU OLEO


KENDARI
2015

2014
2014
2014
2015
2014

ii

DAFTAR ISI
A.HALAMAN SAMPUL..i
B.LEMBAR PENGESAHAN...ii
C.DAFTAR ISIiii
D.RINGKASAN..iv
BAB I PENDAHULAUAN.1
BAB II GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN...2
BAB III METODE PELAKSANAAN.3
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN. 6
LAMPIRAN

iii

RINGKASAN
Undur-undur atau binatang yang memiliki nama latin Myrmeleon Sp ini
memiliki khasiat untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Undur-undur
merupakan binatang yang mengandung zat sulfonylurea yang mampu melancarkan
kerja pankreas dalam memproduksi hormon insulin.
Kandungan sulfonylurea dalam undur-undur ternyata memiliki kinerja yang
sama dengan obat diabetes melitus buatan yang kini banyak beredar. Sulfonylurea
dalam bentuk anti-diabetik oral hanya cocok digunakan untuk mengobati diabetes
melitus tipe 2 karena cara kerjanya memperbaiki pankreas dalam mensekresikan
insulin.
Dari hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Tyas Kurniasih dari
Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat
(Myrmeleon sp) 2006 yang menyatakan bahwa undur-undur darat (Myrmeleon sp)
dapat digunakan sebagai obat anti diabetes maka kami dari tim PKM-M universitas
halu oleo ingin mengembangkan sumber daya alam yang bermanfaat ini agar dapat di
kelolah langsung oleh masyarakat di pesisir pantai toronipa kelurahan toronipa
kecamatan soropia kabupaten konawe sebagi obat anti diabetes yang dapat diproduksi
oleh masyrakat sendiri dan melatih masyarakat.Agar tercipta masyarakat yang
mandiridan produktif dalam kesehatannya.
Kata Kunci: pemanfaatan undur-undur (Myrmeleon Sp),mengurangi penderita
diabetes millitues,Desa toronipa.

iv

BAB I. PENDAHULUAN
1.latar belakang
Penyakit kencing manis adalah gangguan metabolisme tubuh yang
sifatnya kronis.Penyakit ini dalam dunia medis dikenal dengan Diabetes Melitus
(DM). Penyakit jenis ini biasanya terjadi pada orang dewasa (untuk diabetes tipe 2),
namun anak-anakpun bisa saja mengidap penyakit ini diusia dini karena pola hidup
yang tidak sehat / kegemukan. Pada tahun 2013 Indonesia tercatat sebagai negara
penderita diabetes terbanyak ke-4 di Asia dan ke-7 di level dunia. Hal ini sungguh
memprihatinkan, ada sekitar 8,5juta penderita diabetes pada tahun tersebut dan
diproyeksikan meningkat hingga 12 juta penderita pada tahun 2020 karena banyaknya
anak muda yang terserang penyakit diabetes melitus.
Di daerah Toronipa, Sulawesi tengara merupakan daerah rawan terhadap
diabetes. daerah ini merupakan daerah dengan potensi hewan undur-undur cukup
tinggi, karena wilayahnya yang dekat dengan pesisir, yang dipercaya dapat mengobati
penyakit Diabetes. Tetapi karena kurangnya pengetahuan akan pemanfaatan sumber
daya yang ada maka di daerah toronipa pemanfaatan hewan undur-undur sebagai
bahan pengobatan penyakit Diabetes militus tidak digunakan, oleh karena itu
pelatihan ini selain bisa mengurangi penderita Diabetes didaerah tesebut pelatihan ini
juga sebagai cara untuk mencegah meningkatnya penderita diabetes didaerah
tersebut. Berdasarkan penelitian yang diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas
Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp)
2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea. Undur-undur adalah sebutan
untuk kelompok serangga dari familia Myrmeleontidae (kadang-kadang salah dieja
sebagai Myrmeleonidae). Hewan yang hidup di sekitar halaman dengan beralaskan
pasir ini ternyata memiliki khasiat dan manfaat yang luar biasa untuk mengobati
penyakit kronis. Karena memiliki sulfonylurea dalam tubuhnya maka cara Kerja
sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam
memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun
sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan.
sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabet (kencing manis). Oleh karena itu
kami tim PKM-M dari Universitas Halu Oleo dalam program pengabdian masyarakat
mengadakan pelatihan terhadap masyarakat sekitar khususnya penedrita Diabetes di
daerah Toronipa,Sulawesi tenggara untuk pemanfatan undur-undur Darat
(Myrmeleon sp) sebagai alternative pengobatan penyakit Diabetes.

2.RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang diatas, tim PKM-M merumuskan kegiatan ini yang
mendasar yaitu:
1. Bagaimana cara masyarakat memahami pemanfaatan undur-undur Darat
(Myrmeleon sp) untuk pengobatan Diabetes Militus bagi warga di kelurahan
Toronipa, Kecamatan soropia , Kabupaten Konawe.
2. Bagaimana cara mengolah Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) sebagai obat
Diabetes Militus di kelurahan Toronipa, Kecamatan soropia , Kabupaten
Konawe.
3. Bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan sumber daya alam yang ada di
sekitaran kelurahan Toronipa, Kecamatan soropia , Kabupaten Konawe.

3. TUJUAN PROGRAM
Tujuan dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKMM) ini adalah sebagai berikut:
1. Masyarakat memanfaatan Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) sebagai obat
Diabetes Militus
2. Masyarakat mengetahui cara mengelolah Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp)
sebagai obat Diabetes Militus di kelurahan Toronipa, Kecamatan soropia ,
Kabupaten Konawe.
3. Masyarakat mampu memanfaatka sumber daya alam yang ada di sekitaran
kelurahan Toronipa, Kecamatan soropia , Kabupaten Konawe.

4.

LUARAN YANG DIHARAPKAN


Dari Pelatihan ini luaran yang diharapkan adalah sebagai berikut :
1. Dengan selesainya pelatihan pemanfaatan Undur-Undur Darat (Myrmeleon
sp). ini peserta akan mendapatkan soft skill yang baik.
2. Masyarakat yang masih menderita Diabete Militus akan mendapatkan
alternative baru dalam pengobatan karena telah mengikuti pelatihan ini
3. Membuka pemikiran masyarakat akan pentinganya kesehatan bagi dirinya .
4. Dari program ini diharapkan memberikan pengembangan ketrampilan bagi
mahasiswa untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam
kaitan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

5.

KEGUNAAN PROGRAM
Kegunaan program dari pelatihan pemanfaatan Undur-Undur untuk pencegahan
penyakit Diabetes terhadap masyarakat dalam PKMM ini adalah:
1. Dari sisi ekonomi dapat mengurangi pengeluaran pembelian obat generik
untuk mengobati penyakit yang terjadi dimasyarakat .
2. Dari sisi sosial dapat menambah kreativitas dan pengalaman baru untuk
memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitarnya.
3. Dari sisi Psikologis dapat membantu meningkatkan motivasi para penderita
diabetes untuk bangkit dari keterpurukan penyakit tersebut .
4. .Dari program ini diharapkan memberikan pengembangan keterampilan bagi
mahasiswa untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam
kaitan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

BAB II.GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN


Desa toronipa merupakan desa yang terletak kec soropia kabupaten konawe
Sulawesi tenggara yang berbatasan langsung dengan kota kendari. Potensi dari Desa
ini adalah biota laut yang sangat indah dan sumberdaya alam yang memadai. Akan
tetapi,sebagian dari mereka tidak memanfaatkan potensi tersebut. Beberapa
masyarakatnya memanfaatkan potensi tersebut hanya untuk kebutuhan makan mereka
bukan untuk menambah penghasilan. Hal tersebut disebabkan bukan karena mereka
tidak
kreatif
akantetapi
karena
tingkat
kreativitas
mereka
tidak
berkembang/meningkat .
Dengan letak wilayah yang sebagian besar merupakan daerah pesisir , maka di
daerah ini kaya akan sumber daya alam salah satunya adalah Undur-Undur Darat
(myrmeleon sp). Namun karena kurangnya pemahaman dan pengetahun masyarakat
akan pemanfaatan undur-undur darat sebagai anti diabetes belum mampu
menaggulangi masalah kesehatan masyrakat dalam hal ini penyakit Diabetes
millitues.
Berdasarkan kondisi secara umum masyarakat Toronipa, memiliki jenis
penyakit yang beragam mulai dari penyakit akut sampai dengan penyakit kronis.
Sedangkan diketahui bahwa undur-undur memiliki populasi lebih banyak didaerah
sekitaran pantai. Maka Tim kami terbesit keinginan untuk memanfaatkan kedua hal
tersebut untuk memberdayakan masyarakat dengan pemanfaatan undur-undur sebagai
alternative pengobatan dari penyakit yang dialami oleh masyarakat pesisir pantai Kel.
Toronipa, Kec. Soropia, Kab. Konawe.

Gambar 2.1 Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp)

BAB III. METODE PELAKSANAAN


Kegiatan ini dilakukan selama 3(tiga) bulan atau 90 hari . proses kerja
program ini bertempat di Desa Toronipa Kabupaten Konawe.Program ini merupakan
kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa
lintas fakultas yaitu: Fakultas Kesehatan Masyarakat,Fakultas Kedokteran dan
Fakultas Farmasi,Universitas Halu Oleo.melalui Program Kerativitas Mahasiswa
dalam bidang Pengabdian Kepada Masyarakat yang berjudul PUDAR:Pemanfaatan
Undur-Undur Darat (Myrmeleon Sp) Sebagai Anti Diabetes Bagi Masyrakat Pesisir
Di Kelurahan Toronipa, Kecamatan Sopropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi
Tenggara.ditempuh melalui tahap-tahap.
PERSIAPAN DAN PEMBAGIAN
TIM KERJA

PENGADAAN ALAT DAN


BAHAN

PELAKSANAAN PROGRAM
KEGIATAN

SOSIALISASI
PROGRAM

EVALUASI PROGRAM

PELAPORAN HASIL
KEGIATAN

GAMBAR 1. Skema alur kegiatan PKM-M

3.1 PERSIAPAN DAN PEMBAGIAN TIM KERJA


Tahap ini adalah tahap awal atau tahap pondasi terlaksananya kegiatan yang
dilakukan TIM PKM-M Universitas Halu Oleo Kendari. Sosok seorang pembimbing
dalam kegiatan ini sangat penting yang berperan langsung memberikan motivasi dan
petuah dari Beliau memberikan semangat dan pedoman bagi TIM PKM-M dalam
perancangkan dan pelaksanakan sistematika kegiatan ini.
Untuk melengkapi terlaksananya kegiatan ini maka pembagian kerja dan tugas
bagi masing-masing anggota di perlukan.dalam hal ini kekompakan dan kerja sama
dalam tim sangat di perluakan agar terlaksanya kegiatan dengan baik.Tim dibagi
dalam berberapa tugas dimna setiap anggota berkewajiban mensosialisasikan maksud
dan
tujuan
kegiatan
yang
akan
dilaksanakan
kepada
masyarakat
setempat,melaksanakan kegiatan,evaluasi kegiatan serta menyusun laporan akhir
kegiatan.
3.2 PENGADAAN ALAT DAN BAHAN
Dalam tahap ini,Tim mempersiapakan bahan dan alat yang diperlukan dan
yang akan digunaka dalam pelaksanaan program.tahap ini dilakukan guna untuk
tercapinya program.Dengan adanya tahap ini akan semakin matang persiapan yang
dilakukan Tim PKM-M.
3.3 PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN
Metode dalam pelaksanaan program ini dilakukan dalam tiga tahap agar
tercapainya program secara efektif yaitu, mengadakan mitra kerja kepda salah satu
waraga didesa Torinipa, sosialisasi langsung kepada masyrakat setempat serta
pembagian buku yang mengacu pada penyakit Diabetes Millitues, serta warga
setempat diajarkan tahap dasar pemanfaatan Undur-Undur Darat (Myrmeleon Sp)
sebagai anti Diabetes Millitues.
Output dari semua kegiatan pengabdian kepada Masyarakt ini kemudian didesain oleh tim PKM-M dalam bentuk bagaimana masyarakat mampu
membuduidayakan sumber daya alam yang ada secara berkualitas.
3.4 PELAPORAN HASIL KEGIATAN
Pelaporan hasil kegiatan merupakan Output dari kegiatan ini yang telah dilaksanakan
selama 3 (tiga) bulan,pada tahap ini bertujuan untuk melihat tingkat keberhasilan dan

pencapaian program.Dalam hal ini untuk melihat tingkat keberhasilan dan pencapaian
Tim akan mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis dengan bantuan Tim medis
setempat untuk melihat tingkat kepuasan dari program yang telah
dilaksanakan.setelah menyelesaikan semua tahapan maka Tim akan menyusun
laporan akhir yang dibantu oleh Dosen Pendamping.

BAB IV. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


A. ANGGARAN BIAYA
Dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat (PKMM) ini biaya
keseluruhan yang diusulkan ke DIKTI adalah
No
1
2
3
4

B.

Jenis pengeluaran
Peralatan penunjang
Bahan habis pakai
Perjalanan
Lain-lain
Jumlah

Biaya (Rp)
Rp. 3.150.000,00,Rp. 5.924.000,00,Rp. 1.850.000,00,Rp. 1.400.000,00,Rp. 12.324.000,00,-

JADWAL KEGIATAN
Bulan

No
1.
2.
3.
4.

5.
6.

Jenis Kegiatan
Persiapan Tim
Sosialisasi
Program
Pelaksanaan
kegiatan
Evaluasi hasil
kegiatan
Diskusi tim
tentang Hasil
Kegiatan
Pelaporan
hasil kegaitan

10

11

12

13

14

15

Lampiran 2.Jusrifikasi Anggaran

1. Peralatan penunjang
No.

Material

1.

Sewakamera
digital
Sewa LCD
Sound
System
Dana
kebersihan
Layar

2.
3.
4.
5.

Justifikasi
pemakaian

Kuantitas

Hargasatuan

Keterangan

Dokumentasi
Penyuluhan
Penyuluhan

2 buah
1 buah
1 unit

Rp. 400.000
Rp. 750.000
Rp. 800.000

Rp. 800.000
Rp.750.000
Rp.800.000

Penyuluhan

6 orang

Rp.100.000

Rp.600.000

penyuluhan
Sub total

1 unit

Rp. 200.000

Rp.200.000
Rp.3.150.000

2. Bahan habis pakai


No.

Material

Small Note
Book
Pulpen
Komsumsi

Kuantitas

Hargasatuan

Keterangan

150

Rp. 5.300

Rp.795.000

150
150
10 dos
400 biji
30 pcs
15 pcs

Rp. 3.000
Rp. 12.000
Rp. 20.000
Rp. 2000
Rp. 30.000
Rp. 50.000

Rp. 375.000
Rp. 1.800.000
Rp. 200.000
Rp. 800.000
Rp. 900.000
Rp.750.000

Penyuluhan
Nasikotak
Air mineral
Snack
Cangkangkapsul Penyuluhan
Sarungtangan
penyuluhan
(latex)
Tissue
Penyuluhan

10 pcs

Rp. 10.000

Rp. 100.000

7.

Plastic obat

Penyuluhan

4 pcs

Rp. 10.000

Rp. 40.000

Print

Proposal

150 lbr

Rp. 1.000

Rp. 150.000

9.

Materai 6000

Proposal

2 buah

Rp. 7.000

Rp. 14.000

2.
3.

4.
5.

Justifikasi
pemakaian
Penyuluhan

Sub total

Rp. 5.924.000

16

3. Perjalanan
No.
1
2
3.

Material

Justifikasi
pemakaian
Survey lokasi
Survey
Penyuluhan
Transportasi
penyuluhan
Transpostasipendamping Transportasi
penyuluhan
Sub total

Kuantitas

Hargasatuan

Keterangan

5 orang
6 kali

Rp. 100.000
Rp. 150.000

Rp. 500.000
Rp. 900.000

1 orang
(tiga kali)

Rp. 150.000

Rp. 450.000
Rp .
1.850.000

4. Lain-lain
No.

Material

Laporan
kemajuan
Pembuatan
3 bulan
laopran akhir
Evaluasi
3 bulan
kegiatan
Biayatak
3 bulan
terduga
Sub total

2.
3
4

Justifikasi
pemakaian
2 bulan

Kuantitas

Hargasatuan

Keterangan

1 paket

Rp. 300.000

Rp.300.000

1 paket

Rp. 300.000

Rp.300.000

1 paket

Rp. 400.000

Rp.400.000

1 paket

Rp. 547.000

Rp.547.000
Rp.1.547.000
Rp. 12.471.000

17

LAMPIRAN 3.SUSUNAN ORGANISASI TIM DAN PEMBAGIAN TUGAS


NO

NAMA

1.

MARDANIAH
(KETUA)

2.

3.

4.

5.

PROGRAM
ALOKASI WAKTU
STUDI
ILMU
2 X 60
KESEHATAN
MENIT/PENYULUHAN
MASYARAKAT

URAIAN TUGAS

MEMBERITAHUKAN
TUJUAN
DARI
PROGRAM YANG DI
JALANI
(PERKENALAN)
INDRI ASTUTI ILMU
1X60
MENGAJAK
(ANGGOTA 1) KESEHATAN
MENIT/PENYULUHAN MASYARAKAT
MASYARAKAT
UNTUK
IKUT
BERPARTISIPASI
DALAM KEGIATAN
YANG
AKAN
DILAKSANAKAN
MARSYANA
ILMU
1X60
MEMBERIKAN
TARU M
KESEHATAN
MENIT/PENYULUHAN MOTIVASI KEPADA
(ANGGOTA 2) MASYARAKAT
MASYARAKAT
YANG
TERKENA
DIABETES
RAHMAT
ILMU
1X60
MELAKUKAN
RAMADAN
PENDIDIKAN
MENIT/PENYULUHAN SOSIALISASI
(ANGGOTA 3)
DOKTER
KEPADA
MASYARAKAT
MENGENAI
MANFAAT UNDURUNDUR
ANDI TENDRI FARMASI
2X60
MENGAJARKAN
DEWI AYU
MENIT/PENYULUHAN KEPADA
(ANGGOTA 4)
MASYARAKAT
CARA
PENGELOLAAN
UNDUR-UNDUR

18

Lampiran 4. Surat pernyataan ketua panitia

19

Lampiran 5. Surat pernyataan kerja sama mitra

20

Lampiran 6. Denah detail lokasi program