Anda di halaman 1dari 1

LUNTURNYA IDENTITAS NASIONAL DI KALANGAN PEMUDA PADA ERA

DIGITAL
Identitas Nasional pada hakikatnya merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang
tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu nation (bangsa) dengan ciri-ciri
khas, dan dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam
hidup dan kehidupannya.(Wibisono Koento:2005). Identitas Nasional Indonesia tercantum
dalam konstitusi Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar 1945 dalam pasal 35-36C.
Sebagai bangsa, pedoman di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah
pancasila yang aktualisasinya tercermin dalam penataan kehidupan kita. Dengan demikian,
nilai-nilai budaya yang tercermin di dalam identitas nasional tersebut adalah sesuatu yang
terbuka yang cenderung terus-menerus bersemi karena adanya hasrat menuju kemajuan yang
dimiliki oleh masyarakat.
Pemuda dalam kaitannya dengan penjagaan identitas bangsa, memiliki peranan yang
sangat penting. Dalam hal kebudayaan, faktor yang paling penting adalah rasa kepemilikan
dan rasa bangga yang menjadi pondasi bagi pemuda untuk bisa mencinta budayannya
sendiri.Pengklaiman beberapa budaya bangsa Indonesia oleh Malaysia dapat dijadikan contoh
bahwa kita belum seratus persen memiliki rasa kepemilikan terhadap budaya bangsa.
Di Era Globalisasi tentunya dengan media digital, pergaulan antar bangsa semakin
kental. Pergaulan antar bangsa yang semakin kental ini menyebabkan banyak hal negatif
penyebab lunturnya Identitas Nasional meskipun tidak dipungkiri era digital juga membawa
dampak positif. Dampak negatif itu diantaranya :
a. Terjadi proses alkulturasi, saling meniru dan saling mempengaruhi antara budaya masingmasing.
b. Akses masyarakat terhadap nilai-nilai asing yang negatif semakin besar.
c. Intensitas hubungan masyarakat antara satu negara dengan negara yang lain menjadi
semakin tinggi.
d. Nilai barat yang tidak sesuai dengan budaya timur di adopsi mentah-mentah.
e. Godaan gaya hidup yang notabennya buah dari globalisasi (dampak proses alkulturasi).
Peran Lingkungan Sekitar Untuk Mengembalikan Nasionalisme Bangsa :
1. Peran Keluaga
2. Peran Pendidikan
3. Peran Pemerintah
Upaya Dalam Meningkatkan Rasa Nasionalisme Bangsa
Mengikuti upacara bendera dengan khidmat.
Dengan mewajibkan masyarakat Indonesia untuk mengibarkan bendera merah
putih secara serentak pada saat perayaan hari kelahiran bangsa Indonesia.
Dengan menyetel lagu dri berbagai daerah pada tempat permainan anak ataupun
penitipan anak di mall.