Anda di halaman 1dari 3

RS.

BAPTIS BATU
Jl. Raya Tlekung
No. 1
Batu

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

PENGERTIAN

TUJUAN

PELAYANAN PASIEN TIDAK AKUT DAN


GAWAT
Halama
No Dokumen
No. Revisi
n
01.01.
07
0
1/2
Ditetapkan
oleh,
Tangga
Direktur RS. Baptis Batu
l
21 Mei 2013
dr. Arhwinda Pusparahaju A,Sp. KFR,
MARS.
Pasien tidak akut dan gawat adalah pasien yang
mengalami sakit lama,
tidak mengancam nyawa (false
emergency).
Pelayanan gawat darurat untuk pasien tidak akut dan
gawat dilayani
setelah kasus akut dan gawat terlayani. Kriteria gawat
pasien akut dan
:
a Terganggu sistem
. pernapasan.
b. Terganggu sistem aliran
darah.
c Terganggu sistem
. kesadaran.
d. Kasus kasus kecelakaan
Sebagai acuan petugas dalam memberikan pelayanan
kepada pasien
secara tepat dan benar sesuai dengan tingkat
kegawatdaruratannya.
1 UndangRepublik Indonesia Nomor 44
. Undang
Tahun 2009
tentang Rumah Sakit.
2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36
. Tahun 2009
tentang Kesehatan.
3 Peraturan Pemerintah No 32 tahun 1996
. tentang Tenaga
Kesehatan.
4 Peraturan Menteri Kesehatan Republik
. Indonesia Nomor.
340/Menkes/PER/III/2010 Tentang Klasifikasi
Rumah Sakit.
5 Peraturan Menteri Kesehatan Republik
. Indonesia Nomor
HK.02.02/MENKES/148/I/
Tenta
Izi
2010
ng
n
Dan

KEBIJAKAN

PROSEDUR

RS. BAPTIS BATU


Jl. Raya Tlekung
No. 1
Batu

STANDAR

Penyelenggaraan Praktik
Perawat.
6 Peraturan Menteri kesehatan Republik
. Indonesia Nomor
1464/MENKES/PER/X/201 Tentan
0
g
Izin
Dan
Penyelenggaraan Praktik
Bidan.
7 Peraturan Menteri kesehatan Republik
. Indonesia Nomor
1796/MENKES/PER/VIII/2 Tentang
011
Registrasi
Tenaga
Kesehatan.
8 Keputusan Menteri Kesehatan No. 129 Tahun
. 2008 Tentang
Standar Pelayanan Minimal Rumah
Sakit.
9 Keputusan Ketua Badan Pengurus Yayasan Baptis
. Indonesia
Nomor 047/YBI/VII/2011 tentang Struktur
Organisasi Rumah
Sakit Baptis
Batu.
1. Pelayanan diberikan terlebih dahulu kepada pasien
yang mengalami
penyakit akut dan gawat True Emergency bukan
berdasarkan urutan
kedatangan
pasien.
2. Kasus-kasus yang tidak tergolong akut dan gawat
False Emergency
di luar jam kerja akan mendapatkan pelayanan
setelah kasus gawat
darurat
terlayani.
3. Pada jam kerja (Pk. 07.00 14.00) setiap hari Senin
Jumat, kasuskasus false emergency akan dialihkan ke
poliklinik, atau
PELAYANAN PASIEN TIDAK AKUT DAN
GAWAT
No
Halama
Dokumen
No. Revisi
n
01.01.07
0
2/2
Ditetapkan
oleh,
Direktur RS. Baptis Batu
Tanggal
21 Mei
2013

PROSEDUR
OPERASIONAL

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

dr. Arhwinda Pusparahaju A,Sp. KFR,


MARS.
4. Dokter
dimintakan bantuannya untuk melayani
poliklinik
pasien
false
emergenc
di IGD bila Dokter IGD sedang
y
menangani pasien
true
emergenc
y.
1. Instalasi Rawat Jalan/ Poliklinik
2
. Instalasi Rawat Inap
3
. Instalasi Rekam Medik
4
. Instalasi Laboratorium
5
. Instalasi Radiologi
6
. Dokter dan Perawat