Anda di halaman 1dari 3

NAMA

: ANDI ANGGRAENI RAMLI

NIM

: C121 121 105

STRATEGI PELAKSANAAN DALAM KOMUNIKASI TERAPEUTIK


Nama Klien

: Tn. M. A

Umur

Pertemuan

:X

Hari/Tgl

: 28 April 2016

Ruangan

: Lontara 2 Bawah Belakang

A. Proses Keperawatan
1.

Kondisi Klien :

Pasien merasakan nyeri pada lengan kiri

Pasien mengatakan alergi

Linen belum diganti selama 2 hari

2. Diagnosa Keperawatan

: Kesiapan meningkatkan rasa nyaman

3. Tujuan Khusus

: Meningkatkan rasa nyaman

4.

Intervensi Keperawatan

: Bed Making

B. Strategi Komunikasi Dalam Pelaksanaan Tindakan Keperawatan


1. Orientasi
a. Salam

Assalamualaikum bapak dan selamat pagi, nama saya Anggi, saya mahasiswa
Keperawatan Unhas yang sementara praktek di ruangan ini, kalau boleh tahu
nama bapak siapa?
b. Evaluasi/ validasi:
Bagaimana keadaan bapak hari ini? Apakah bapak masih gelisah?
c. Kontrak: (topic, waktu, tempat)
1) Topik:
Baiklah, saya akan mengganti tempat tidur bapak yah. Bagaimana pak? Tempat
tidurnya diganti sekitar 15 menit yah pak. Saya akan mengganti tempat tidur
bapak diruangan ini yah pak. Yah jadi pak nanti saya akan bawa ke kamar ini
tempat tidur yang dilengkapi dengan pembatas yah pak supaya bapak tidak jatuh

kalau banak banyak gerak, kemudian saya akan ganti sepreinya bapak supaya
bapak tetap merasa nyaman ketika tidur. Bagaimana bapak? apakah bapak
mengerti? Atau ibu ada yang perlu ditanyakan tentang hal ini?
Baiklah, kalau ibu sudah mengerti saya akan segera mengambil tempat tidur dan
sepreinya.
2. Fase Kerja
No

Tindakan

Memeriksa status klien tentang kondisi umum pasien apakah ada


keterbatasan pasien atau tidak

Inform consent, menjelaskan prosedur tindakan ke klien

Memindahkan alat atau barang-barang yang tidak diperlukan

Tutup tirai atau pintu kamar

Cuci tangan

Turunkan penghalang tempat tidur, mengatur tinggi tempat tidur, dan


mengatur posisi baring klien
Miringkan klien kearah yang berlawanan dengan posisi perawat

Lepaskan lipatan alat tenun yang terdapat di bawah kasur dari kepala ke kaki
tempat tidur

Seprei pengangkut dilipat bentuk kipas kearah pasien kemudian dorong


sedekat mungkin ke arah pasien

Bersihkan dan gulung perlak ke arah pasien

10

Seprei bawah dilipat bentuk kipas kearah pasien

11

Pasang seprei baru yang bersih yang dilipat bentuk kipas secara memanjang
pada batas atas setengah tempat tidur dimana lipatan berada pada bagian
tengah ranjang

12

Pindahlah ke sisi sebelah pasien dan menyuruh pasien berbalik ke posisi.

13

Longgarkan bagian pinggir seprei kotor dari bawah matras

14

Angkat seprei pengangkut dengan melipatnya menjadi buntalan dan letakkan


kedalam kantung linen. Angkat seprei bawah dan letakkan dalam kantung
linen

15

Tarik dan selipkan seprei bawah kepala matras. Buat sematan. Tarik bagian
tepi sprei dan selipkan dibawah tepi matras

16

Bantu pasien bergulir kembali ke posisi terlentang dan atur kembali posisi
bantal

17

Ganti sarung bantal dan rapikan

18

Buang seprei kotor ke dalam kantung linen dan cuci tangan

3. Fase Terminasi
a. Evaluasi subjektif
Bagaimana perasaan bapak setelah tempat tidurnya diganti? apakah bapak merasa
nyaman?
b. Evaluasi objektif
Tampaknya bapak tidak perlu khawatir akan jatuh karena tempat tidur bapak
sudah aman yah pak
c. Rencana tindak lanjut
Baiklah bapak penggantian tempat tidur sudah dilakukan, jika ada yang
dibutuhkan kembali silahkan keluarga melapor ke nurse station. Atau ada yang
bapak mau tanyakan.
d. Kontrak yang akan datang
Baiklah bapak, karena tempat tidur bapak telah diganti, saya akan kembali lagi
nanti untuk mengganti cairan bapak yang sebentar lagi akan habis yah pak? saya
akan datang lagi kurang lebih 30 menit, karena 30 menit lagi cairan bapak akan
habis. Saya akan menggantinya di tempat tidur bapak saja yah pak.Terima kasih
bapak atas kerjasamanya, nanti saya datang lagi.. assalamualaikum