Anda di halaman 1dari 4

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Kerangka konsep
Berdasarkan kerangka teori pada BAB II bahwa perilaku dipengaruhi oleh
beberapa faktor, antara lain faktor predisposisi terdiri dari pengetahuan, sikap,
kepercayaan, keyakinan, nilai, motivasi, persepsi dan faktor pemungkin yang
terdiri dari tersedianya fasilitas atau sarana kesehatan, akses sarana kesehatan,
masyarakat atau pemerintah serta faktor pendorong keluarga, petugas kesehatan
dan tokoh masyarakat. Dalam penelitian ini tidak semua faktor diteliti dengan
alasan faktor kepercayaan, keyakinan, nilai, niat, merupakan perilaku tertutup
yang tidak dapat dilihat secara langsung. Selain itu alasan meneliti pengetahuan,
sikap merupakan faktor yang dominan mempengaruhi perilaku kesehatan dan
merupakan fenomena masalah yang

ditemukan dilapangan. Secara skematis

kerangka konsep dalam penelitian ini sebagai berikut:


Bagan 3.1
Kerangka Konsep
Variabel Independen
-

Pengetahuan

Sikap

Variabel Dependen

Deteksi dini
kanker serviks

B. Rancangan penelitian
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.
Metode penelitian deskriptif adalah suatu metode penelitian yang dilakukan
dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu

24

25

keadaan secara obyektif (Notoatmodjo, 2012). Metode yang digunakan adalah


survey.
C. Populasi dan sampel atau subyek
1. Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti
(Riyanto. 2011). Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh wanita usia subur
di Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muara Jambi.
2. Sampel
Sampel adalah objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh
populasi (Notoatmodjo. 2012), Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian
wanita usia subur di desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muara
Jambi. Besar sampel yang diambil dalam penelitian ini menggunakan teknik
acidental sampling, Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode
perhitungan sampel minimal dengan rumus jika populasi diketahui < 1000,
maka sampel bisa diambil 10-30%. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu
bersalin di Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muara Jambi.
Jadi besarnya sampel dalam penelitian ini adalah:
n = 10 % x P
n= 10 % x 865 = 86,5 = 87
Keterangan :
P

: Populasi ibu yang melahirkan di seluruh wanita usia subur di Desa


Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muara Jambi
berjumlah 865 orang.

: Jumlah sampel

Dengan demikian jumlah sampel penelitian sebanyak 87 orang.


Dengan kriteria sampel:
a. Wanita usia subur dengan usia 35 tahun atau lebih
b. WUS menikah atau pernah menikah.
c. Bersedia untuk menjadi responden

26

d. Dapat di ajak berkomunikasi dan kooperatif.


D. Pengumpulan data
1. Sumber data
a. Data primer
Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung pada saat
berlangsungnya penelitian melalui kuesioner yang terdiri dari pertanyaan
mengenai pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang visual asam
asetat terhadap deteksi dini kanker serviks.
b. Data sekunder
Data sekunder pada penelitian ini adalah data penunjang atau pelengkap
yang diambil dari Dinas Kesehatan Kota Jambi.
2. Cara pengambilan data
Teknik sampling dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik accidental
sampling. Sehingga dalam teknik sampling di sini peneliti mengambil
keseluruhan responden di Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi.
3. Instrument/ alat pengukuran data
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berisi
sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh data atau
informasi yang berkaitan dengan penelitian. Kuesioner penelitian diadopsi
dari Yuni (2009).
E. Pengolahan data
1. Editing
Melakukan pengecekan kelengkapan data diantaranya kelengkapan ketentuan
identitas pengisi, kelengkapan lembar kuesioner dan kelengkapan isian.
Ternyata setelah dilakukan editing data yang diisi oleh responden sudah
lengkap.
2. Coding
Setelah dilakukan editing, langkah selanjutnya adalah melakukan pengkodean
data untuk memudahkan pengolahannya. Untuk variabel pertanyaan
pengetahuan dan dukungan keluarga jika jawaban yang benar diberi nilai (1)
dan untuk jawaban salah diberi nilai (0).
3. Pengelompokan data

27

Merupakan kelanjutan langkah coding untuk mengelompokkan data kedalam


suatu data tertentu menurut sifat-sifat yang dimiliki sesuai dengan tujuan
penelitian.
4. Tabulating
Memasukkan data yang sudah dikelompokkan ke dalam tabel-tabel agar
mudah dipahami.
F. Analisis data
Untuk memperoleh hasil penelitian, peneliti melakukan analisis dengan
menggunakan analisis Univariat. Analisa Univariat menggambarkan variabelvariabel penelitian secara tersendiri yaitu variabel pengetahuan dan sikap tentang
visual asam asetat.
G. Definisi operasional
Variabel
Pengetahuan

Sikap

Tabel 3.1
Defenisi Operasional
Defenisi Operasional
Cara/Alat/Skala/Hasil Ukur
Hasil penginderaan
Cara : Pengisian Kuesioner
Alat : Kueisoner
manusia, atau hasil
Hasil :
tahu seseorang
2. Baik, Jika jumlah jawaban 76%terhadap visual asam
100%
asetat sebagai deteksi
1. Cukup, Jika jumlah jawaban
dini kanker serviks.
56%-75%
1. Kurang, Jika jumlah jawaban
<56%
Skala : Ordinal
(Wawan, 2011)
Segala sesuatu yang Cara : Pengisian Kuesioner
dilakukan ibu tentang Alat : Kuesioner
visual asam asetat Hasil :
1. Positif, Jika jumlah jawaban >
sebagai deteksi dini
mean /median
kanker serviks
1. Negatif, Jika jumlah jawaban
mean /median
Skala : Ordinal
(Arikunto 2006 dalam Wawan, 2011)