Anda di halaman 1dari 19

NYERI PERUT

Kelompok 8
Ghea Gestivani Safari
Ichka Siti Aisyah
Muhammad Suhanda
Nuchty Ambarsari
Putri Laura
Rizki Yanies
Robby Nur Zam-zam
Suwendo
Unique Pratiwi Hardiyanti

Nyeri Perut
Seorang laki-laki usia 20 tahun datang ke IGD

dengan keterangan rujukan dari Puskesmas nyeri


abdomen. Pasien mengeluh nyeri perut sejak 2
hari yang lalu. Keluhan ini disertai demam, mual
muntah, nafsu makan, menurun dan sulit buang
air besar sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan keadaan umum tampak
kesakitan, tekanan darah 110/70 mmHg, denyut
nadi 108 x/menit, frekuensi pernapasan 20
x/menit, suhu 39oC. Pada pemeriksaan abdomen
ditemukan nyeri tekan dan nyeri lepas di semua
region abdomen, bising usus 4x/menit.

Klarifikasi Istilah
Nyeri abdomen : Nyeri yang dirasakan didaerah abdomen yang

bersifat subyektif dan dapat terjadi karena masalah


bedah ataupun non-bedah.
Mual
: Perasaan ingin muntah.
Muntah
: Pengeluaran dari isi lambung yang kuat yang
didahului kontraksi dari otot-otot respiratori dan
abdomen.
Nyeri tekan
: Perasaan nyeri yang dirasakan ketika
ditekan saat palpasi.
Nyeri lepas
: Perasaan nyeri yang dirasakan ketika
tekanan jari pemeriksa dilepas saat palpasi.
Bising Usus
: Gerakan peristaltik usus, normalnya 535x/menit.

Pembahasan

Pembahasan
Q: Mengapa pada
pemeriksaan tedapat
nyeri tekan dan nyeri
lepas pada semua regio?
A: Lokasi nyeri berkaitan
dengan organ.
Nyeri lepas dan nyeri
tekan berkaitan dengan
adanya kelainan pada
peritoneum.

Pembahasan
Q: Apa hubungan nyeri abdomen dengan gejala lain pada
kasus ini?
A: Sulit BAB kontraktilitas peristaltik usus menurun.
Demam : terdapat infeksi
Nafsu makan : karena mual muntah
Mual muntah : terdapat iritasi di saluran pencernaan
Bising usus menurun konstipasi

Pembahasan
Q: Mengapa terjadi penurunan bising usus
pada kasus ini?
A: Hal yang mempengaruhi motilitas usus,
diantaranya :
obstruksi
makanan kurang serat
invaginasi usus
Saluran pencernaan ada gangguan
motilitas usus menurun

Penyebab Nyeri Abdomen


Penyebab Nyeri Intraabdomen

Penyebab Nyeri

Penyebab metabolik

Penyebab

Inflamasi peritoneum parietal

Ekstraabdomen
Thoraks : pneumonia, oklusi

Eksogen : gigitan serangga,

neurogenik
Organik : tabes

(Kontaminasi bakteri, Iritasi kimiawi)

koroner

keracunan, dll.

dorsalis, herpes
zooster, kausalgia

Obstruksi mekanik dari visera berlumen

Esofagus

Endogen : uremia, ketoasidosis

(usus halus atau usus besar, cabang-

diabetik, faktor alergi

cabang bilier, ureter)

(defisiensi vitamin C),


porphiria.

Gangguan vaskuler :Emboli atau

Jantung

trombosis, Ruptur vaskuler, Oklusi


akibat tekanan atau torsi, Anemis bulan
sabit
Dinding intrabdomen : Distorsi atau

Spina : radikulitis akibat

traksi dari mesenterium, Trauma atau

artritis

infeksi otot
Distensi permukaan visera, misalnya
kapsula hepar atau renal

Genitalia

Fungsional

Mekanisme Nyeri Abdomen


Stimulus

Macam-Macam Nyeri Abdomen


Nyeri Viseral
Penyebab : Iskemia, Stimulus kimia, Spasame viskus

berongga, Distensi berlebihan pada viskus berongga,


Peradangan visera
Lokasi sesuai regio/kuadran abdomen tempet refleksi organ

tersebut. Nyeri sulit dilokalisasikan.


Nyeri viseral terjadi bila terdapat tarikan, regangan organ,

atau terjadi kontraksi yang berlebihan pada otot


organ/struktur dalam rongga perut.
Ujung serabut nyeri serabut saraf nyeri kecil tipe C

medula spinalis jaras paleospinatalamikus batang otak


dan thalamus persepsi nyeri.

Macam-macam Nyeri Abdomen


Nyeri Somatik (Nyeri parietal)

Nyeri somatik dibawa oleh ujung saraf perifer tipe A,


bersifat terlokalisir.
Letak
Abdomen kanan atas

Organ
Kandung empedu, hati, duodenum, pancreas,

Epigastrium

kolon, paru, miokard


Lambung, pancreas, duodenum, paru, kolon

Abdomen kiri atas

Limpa, kolon, pancreas, ginjal, paru

Abdomen kanan bawah

Apendiks. Adneksa, sekum, ileum, ureter

Abdomen kiri bawah

Kolon, adneksa, ureter

Suprapubik

Vesica urinaria, uterus, usus halus

Periumbilikal

Usus halus

Pinggang/punggung

Pancreas, aorta, ginjal

Bahu

Diafragma

Macam-Macam Nyeri
Abdomen
Nyeri Alih
Nyeri alih terjadi jika suatu segmen persarafan melayani

lebih dari satu daerah.


Organ atau struktur

Saraf

Tingkat persarafan

Bagian tengah diafragma

N. frenikus

C3-5

Tepi diafragma, lambung,

Pleksus seliakus

Th.6-9

Apendiks, kolon proksimal,

Pleksus mesenterikus

Th.10-11

dan organ panggul


Kolon distal, rectum, ginjal,

N. splanknikus kaudal

Th.11-L1

ureter, dan testis


Vesica urinaria, rektosigmoid

Pleksus hipogastrikus

S2-S4

pankreas, kandung empedu,


usus halus

Macam-Macam Nyeri
Abdomen
Nyeri Proyeksi: Nyeri yang disebabkan oleh rangsangan

saraf sensorik akibat cedera atau peradangan saraf.


Contohnya pada herpes zoster.
Hiperestesia: Terjadi jika ada peradangan pada rongga di

bawahnya.
Nyeri Kontinu: Nyeri akibat rangsangan pada peritoneum

parietal yg dirasakan terus-menerus.


Nyeri Iskemik: Nyeri hebat, menetap, dan tidak menyurut;

tanda adanya jaringan yang terancam nekrosis.


Nyeri Pindah : Nyeri berubah sesuai perkembangan

patologi. Misalnya pada tahap awal apendisitis, nyeri


dirasakan di sekitar epigastrium. Setelah radang terjadi di
seluruh dinding termasuk peritoneum viseral, nyeri
dirasakan di perut kanan bawah.

Diagnosis Nyeri Abdomen


Lokasi Nyeri
Epigastrium

Penyebab

Deskripsi Nyeri

Ulkus peptikum dan

Letak: epigastriumKualitas: bervariasi

dispepsia

Saat terjadinya: intermiten.


Makanan serta antasid dapat mengurangi rasa nyeri

Epigastrium

Kanker pada lambung

Letak: epigastrium. Kualitas: bervariasi. Nyerinya secara khas lebih


singkat dibandingkan pada ulkus peptikum. Rasa nyerinya persisten
dan progresif secara perlahan-lahan. Nyeri sering kali saat makan,
nyeri tidak berkurang oleh makanan atau antasid.

Epigastrium

Pankreatitis akut

Letak: epigastrium, dapat menjalar ke punggung atau bagian


abdomen yang lain; mungkin rasa nyerinya tidak terlokalisasi dengan
jelas.
Nyeri biasanya menetap, awitan akut, rasa nyerinya persisten. Nyeri
bertambah dengan berbaring terlentang, mereda saat memiringkan
tubuh ke depan dengan fleksi batang tubuh.

Diagnosis Nyeri Abdomen


Lokasi Nyeri
Epigastrium

Penyebab
Pankreatitis kronis

Deskripsi Nyeri
Letak: epigastrium, menjalar ke punggung. Nyeri menetap, dalam.
Perjalanannya kronik atau kambuhan.

Epigastrium

Kanker pada pankreas

Letak: epigastrium dan abdomen kuadran atas; sering menjalar ke


punggung. Nyeri menetap, dalam. Nyeri persisten; sakitnya berjalan
progresif tanpa henti.

Kuadran kanan atas

Kolik bilier

Letak: epigastrium atau abdomen kuadran kanan atas; dapat menjalar


ke skapula dan bahu yang kanan. Awitan cepat selama beberapa
menit, kemudian berlangsung satu hingga beberapa jam, dan mereda
secara berangsur-angsur. Sering kambuhan.

Kuadran kanan atas

Kolesistisis akut

Letak: daerah abdomen atas atau kuadran kanan atas; dapat menjalar
ke daerah skapula kanan. Nyeri menetap, seperti rasa pegal.
Awitannya berangsur-angsur, perjalanannya lebih lama dibandingkan
pada kolik bilier.

Kuadran kiri bawah

Divertikulitis akut

Letak: di kuadran kiri bawah. Awalnya dapat bersifat seperti kram,


tetapi lalu menetap. Awitannya berangsur-angsur. Dapat disertai
demam, konstipasi. Pada permulaannya terjadi diare yang singkat.

Diagnosis Nyeri Abdomen


Lokasi Nyeri
Kuadran kiri bawah

Penyebab
Apendisitis akut

Deskripsi Nyeri
Letak: Diawali nyeri periumbilikalis yang lokasinya tidak jelas sifatnya
ringan tetapi terus meningkat, mungkin dengan keluhan seperti kram;
dan biasanya diikuti dengan nyeri kuadran kanan bawah dengan sifat
nyerinya menetap dan lebih berat.

Periumbilikal

Obstruksi mekanis

Letak: Nyeri akibat obstruksi usus halus: periumbilikalis atau abdomen atas,

intensitas akut (ileus

nyeri seperti kram. Paroksismal; dapat menurun ketika mobilitas usus

obstruksi)

terganggu. Dapat disertai muntah getah empedu dan mukus (obstruksi


tinggi) atau bahan feses (obstruksi rendah). Terjadi obstipasi.

Periumbilikal

Iskemia mesenterikum

Letak: Nyeri awal dapat terjadi di daerah periumbilikal, kemudian difus.


Awalnya terasa nyeri seperti kram, kemudian menetap. Biasanya awitannya
mendadak, kemudian persisten.

Epigastrium

Gastritis

Rasa pedih, berdenyut, mendadak setelah makan

Perut kanan atas

Hepatitis

Letak: Nyeri tumpul atau perasaan tidak enak di perut kanan atas.

Dinding tubuh

Herpes Zoster

Letak: Nyeri panas terbakar di dinding dada, segmental sebelah badan

SIMPULAN
Nyeri abdomen dapat disebabkan oleh kelainan pada

organ-organ intraabdomen atau organ-organ


ekstraabdomen yang memiliki persarafan yang berkaitan
dengan organ intraabdomen. Kelainan yang mungkin
menjadi penyebab nyeri abdomen diantaranya inflamasi
pada organ intra atau ekstraabdomen, obstruksi organ
berongga pada intra atau ekstraabdomen, trauma atau
tumor pada organ intra atau ekstraabdomen. Macam-macm
nyeri abdomen dapat berupa nyeri visera, nyeri
parietal/somatik, nyeri alih, nyeri pindah, hiperstesia, nyeri
proyeksi, nyeri kontinu, dan nyeri iskemik. Diagnosis untuk
penyakit yang memberikan gejala nyeri abdomen dapat
ditentukan dengan menentukan lokasi nyeri dan deskripsi
nyeri lewat anamnesis dan pemeriksaan fisik.

DAFTAR PUSTAKA
Bickley, L.S. 2009. BATES Buku Ajar Pemeriksaan Fisik dan

Riwayat Kesehatan Ed 8. Jakarta: EGC


Guyton, A.C dan Hall, J.E. 2008. Buku Ajar Fisiologi

Kedokteran Ed 11. Jakarta: EGC.


Hadi, S. 2002. Gastroenterologi. Bandung: PT.Alumni.
Isselbacher, K.J dkk. Prinsip-Prinsip Ilmu Penyakit Dalam

Harrison Vol 1. Jakarta: EGC. 1999.


Sjamsuhidajat, R dan de Jong, W. 2005. Buku Ajar Ilmu

Bedah Ed 2. Jakarta: EGC.


Sudoyo A.W, dkk. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid

I Ed V. Jakarta: Interna Publishing.

Sekian
Terimakasih
Wassalam

Sakit Perut