Anda di halaman 1dari 3

Tugas Personal ke-5

Minggu 9

Buatlah paper tentang persuasi dan negosiasi. Paper dibuat dalam 1


halaman.

Indikator Penilaian Paper


Indikator
Penilaian
(1)
Memuat
pengertian
mengenai
persuasi dan
negosiasi
(2)
Memuat
perbedaan
persuasi dan
negosiasi

(3)
Memuat
alasan
mengapa
ketrampilan
persuasi dan
negosiasi
penting
dimiliki

85-100

Indikator 1,2,3
terpenuhi
dengan tepat
dan detail

Nilai
75-84

Hanya 2 dari 3
indikator yang
tepat dan detail

65-74

Indikator 1,2,3
tidak terpenuhi
dengan tepat
dan detail

1. Negosiasi adalah suatu proses perundingan antara para pihak yang berselisih atau
berbeda pendapat tentang sesuatu permasalahan. Kadang kala, negosiasi bukan hanya
mengenai penyelesaian sebuah masalah, namun juga tentang pencapaian sebuah
kesepakatan antar dua belah pihak, atau lebih. Atau suatu Proses tawar menawar dengan
jalan berunding untuk memberi atau menerima guna mencapai kesepakatan antara satu
pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain;

Negosiasi juga merupakan Proses komunikasi antara dua orang atau lebih guna
mengembangkan solusi terbaik yang paling menguntungkan bagi pihak-pihak yang
terlibat. Selain itu, negosiasi juga sebuah proses dimana dua pihak atau lebih melakukan
pertukaran barang atau jasa dan berupaya menyepakati nilai tukarnya.

Persuasi adalah influence yang dibatasi dengan hanya komunikasi, baik komunikasi
verbal (dengan menggunakan kata-kata), maupun komunikasi non-verbal (engan
menggunakan gerakan atau bahasa tubuh)

Persuasi merupakan suatu teknik mempengaruhi manusia dengan


memanfaatkan/menggunakan data dan fakta psikologis maupun sosiologis dari
komunikan
yang hendak dipengaruhi atau bisa juga Persuasi adalah ajakan kepada seseorang dengan
cara memberikan alasan dan prospek baik yang meyakinkannya; bujukan halus: mereka
percaya dapat meyakinkan orang lain dengan apa saja;berupa imbauan; karangan yg
bertujuan membuktikan pendapat. Pada dasarnya, persuasi adalah teknik komunikasi
yang bertujuan untuk mempengaruhi adopter dengan pandangan yang dimiliki orang yang
melakukan persuasi.
Persuasi dan negosiasi adalah dua bentuk dari jenis komunikasi yang bertujuan untuk
memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak yang saling menguntungkan
tentunya. Untuk lebih jelasnya, berikut pengertian dari persuasi dan negosiasi.

2. Perbedaan Persuasi dan Negosiasi


Meskipun memiliki tujuan yang sama yaitu mendapatkan keuntungan, namun persuasi
dan negosiasi memiliki beberapa perbedaan yakni :

1. Persuasi lebih kepada memberikan pengaruh yang dilakukan salah satu pihak,
sedangkan negosiasi lebih kepada keputusan yang dilakukan karena hasil keputusan dari
kedua belah pihak tanpa ada unsur pemaksaan atau pengaruh.
2. Persuasi membiarkan orang lain (persuadee) bebas melakukan apapun yang mereka
inginkan setelah persuader berusaha meyakinkan mereka, sedangkan negosiasi tidak
diberikan kebebasan karena sudah memutuskan apa yang harus dilakukan berdasarkan
kesepakatan bersama
3. Persuader harus mengumpulkan informasi dan fakta sebelum melakukan persuasi
dengan orang lain, sedangkan negosiasi tidak membutuhkannya karena mereka akan
berhadapan langsung dan mengeluarkan apa saja yang bisa dijadikan sebagai bahan
pertimbangan dalam sebuah negosiasi.

3.

Komunikasi bisnis pada level komunikasi kelompok dan interpersonal dapat

berlangsung dalam bentuk persuasi dan negosiasi. Persuasi merupakan kegiatan yang
berupaya agar segala sesuatu berjalan tidak melalui kekuasaan melainkan melalui
persuasi. Sedangkan negosiasi adalah :

proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama


antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak lain.

penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yang


bersengketa.

langkah untuk membangun kesepahaman terhadap suatu permasalahan.

pembicaraan antara dua pihak atau lebih baik individual maupun kelompok untuk
membahas usulan-usulan spesifik guna mencapai kesepakatan yang dapat diterima
bersama.

Baik Persuasi maupun negosiasi merupakan kegiatan yang sangat membutuhkan


keterampilan komunikasi. Keterampilan komunikasi tersebut mencakup mulai dari
menulis, meneliti, mengilustrasikan sampai berbicara. Ini sejalan dengan apa yang
dikatakan pakar komunikasi, apabila kita ingin mengubah dunia maka kita harus
menguasai keterampilan berkomunikasi.