Anda di halaman 1dari 6

FHC BLAST UTS

1) Sebutkan 7 tahap investigasi migas berdasarkan Magoon dan Dow, 1994


1. (Penentuan) Sedimentary Basin
2. (Penentuan) Petroleum System
3. (Penentuan) konsep play eksplorasi
4. Prospect generation
5. Deliniasi
6. Development
7. Produksi
2) apa beda play, lead, dan prospek
Play - kombinasi reservoir, seal, source dan trap yg terbukti akumulasi
hidrokarbon
Lead - struktur yang mungkin ada hidrokarbon
Prospek - lead yang sudah di bor dan di evaluasi
3) sebutkan 5 elemen dan 4 proses petroleum system terbentuk
Elemen : source rock, migration route, reservoir rock, seal rock, trap
Proses : generation, migration, accumulation, preservation
4) sebutkan 4 fase proyek operasi oil dan gas dan teknologi nya
1. Eksplorasi - utk pembuktian Petroleum system dan konsep play, informasi
resource dan reserves - teknologinya: geofis8ka, konsep geologi dan
pengeboran
2. Deliniasi - utk menghitung total cadangan volume hidrokarbon, batas
reservoir minyak, deliverability - Geofisika. Konsep geologi, pengeboran, dan
reservoir
3. Development - kompartmentalisasi, bypass oil, lokasi sumur
pengembangan - geofisika, pengemvangan geologi, pegeboran, dan
reservoir.
4. Produksi - kejenuhan hidrokarbon dan perubahan tekanan, batas aliran produksi, reservoir, dan geofisika.
5) beda resource dan reserves
Berdasarkan AAPG dan WPC (world petroleum congress)

Resource - cadangan yang mempunyai potensi utk dikembangkan pada masa


depan seusai dengan status pelaksanaan proyek migas.
Reserves - penemuan cadangan migas yg telah terakumulasi dgn status
proyek telah berproduksi, dalam thap pngmbangan ataupun yg sedang
direncanakan.
Proved reserved : jumlah migas yg sudah dapat ditentukan dgn kepastian
bisa diperoleh scara komersil pada rentang waktu tertentu. (Sudah di bor dan
di deliniasi.
Probable reserved : tambahan cadangan yg mengindikasikan brapa bnyk yg
dapat terambil namun kmgknan kurang dri proved reserved, ttapi lbih dri
possible reserves.
Possible reserve : cadangan yg kmgknannya lbih sdikit utj dapat diperoleh
pada probable reserves.
On production : sdang produksi dan menjual petroleum ke pasar
Approved for development : smua persetujuan tlah ditetapkan, pendanaan
dan modal telah disetujui dan sedang berjalan.
Justified for development : untuk pengembangan proyek selanjutnya
6. Sebutkan tantangan eksplorasi dan produksi migas saat ini
1) pemetaan kembali cekungan di indonesia;
2)Menentukan kembali P.S dan konsep ekplorasi play stiap sub cekungan di
Indonesia
3) menentukan cadangan migas di seluruh basin di indonesia
4) membuktikan resource menjadi reserves, termasuk da3rah dimana seismik
tidak bekerja
5) membangun model reservoir secara akurat.
6) memantau sifat dibamis dari reservoir hingga terminasi lapangan
7) mengoptimalisasi produksi dan menambah Recovery factor
8) mengurangi emisi CO2
7. Sebutkan tahapan interpretasi kuantitatif migas menggunakan tool
geofisika
1) pengetahuan geologi
2) poststack amplitudo dan pembawaan atribut seismik

3)
4)
5)
6)
7)
8)

pengondisian data pre stack


lihat keberadaan migas dri AVO dan atribut impedansi
kalibrasi well dengan seismik (well seismik tie)
pemodelan seismik
pemodelan btuan dan prediksi tekanan pori
analisis data sumur

8. Apa sjaa paradigma eksplorasi minyak dan pengembangnnya selama ini ?


1) aplikasi geofisika hnya utk eksplorasi
2) kerjaan geofisika, geologist dan engineer sangat berbeda (seharusnya
berintegrasi)
3) Ngansos / individual work
4) pemisahan department (LDR)
5) komunikasi satu arah (di read doang)
6) metode komunikasi tidak efisien
9. Apa itu DHI ?
Direct hidrocarbon indeks - anomali di data seismik yang menunjukan adanya
keberadaan hidrokarbon, Akustik impedansi dari batuan berpori berkurang
saat ada hidrokarbon di dalamnya yg menggantikan, menyebabkan DHI.
Ada anomalu amplitudo, refleksi kontak fluida, dan penyocokan dgn kontur
struktur
10. Apa peran geologi di fase Appraisal (pendekatan) / (A.F), fase planning
(perencanaan), pengembangan, dan manajemen reservoir ?
AF - penentual lingkungan pengendapan, petrografi, paleontologi
- utk tahu OOIP dan OGIP
PF - mengorelasikan zona, keselarasan reservoir pay, dan shales perencanaan optimum, lokasi dan angka sumur dan platform yg dbutuhkan
DF - continuity pay, distribusi dan dimensi shale
RMF - update penampang, menganlisis kerja yang lama
11. Apa peran geologi di tahap pengembangna lnjut ?
Pemetaan bypass oil, pencarian possible reserves,

AVO (Amplitude Variation With Offset) merupakan suatu istilah


umum yang mengacu pada hubungan nilai seismik attribute, amplitudo,
dengan jarak antara sumber dan receiver (offset). Analisa AVO merupakan
sebuah cara yang dilakukan pada data seismik untuk menentukan
(pengindikasi hidrokarbon).
CDP (Common Deep Point) adalah istilah dalam pengambilan data
seismik untuk konfigurasi sumber-penerima dimana terdapat satu titik
tetap dibawah permukaan bumi. Untuk kasus reflektor horisontal (tidak
miring) CDP kadang-dagang dikenal juga dengan CMP (Common Mid
Point).
AVO atribut:
Intercept (A) , Atribut ini merupakan intercept dari grafik amplitudo.
Atribut ini sebagai besarnya amplitudo refleksi pada zero offset at
au koefisien refleksi sudut datang normal
Gradient (B), menyatakan perubahan amplitudo sebagai fungsi dari
offset. Gradient ini menunjukkan adanya anomali amplitude pada CDP
gather maupun gradient stack.Gradient biasa juga disebut seagai variasi
amplitudo terhadap offset.
Product (A*B), perkalian dari intercept (A) dan gradient (B). Hasil
perkalian positif menunjukkan adanya peningkatan amplitudo terhadap
offset (anomali AVO positif), hasil perkalian intercept dan gradient yang
positif dapat diinterpretasikan keberadaan gas pada sekuen batupasir
Rutherford dan Williams (1989) mengklasifikasikan respon AVO untuk tipe
top gas sand yang berbeda menjadi tiga kelas (I, II, dan III)

Respon AVO kelas I akan tampak pada reservoar yang di overlay oleh
batuan dengan impedansi yang lebih rendah, misalkan hard sand atau
limestone yang terisi dengan gas.
Respon AVO kelas II dikarakteristikan dengan nilai intercept kecil dan
gradien negatif. Jika amplitudo positif kecil kemudian mengecil dengan
bertambahnya offset hingga menjadi negatif maka disebut kelas IIp.
Sedangkan jika amplitudo negatif kecil kemudian semakin negatif sesuai
dengan bertambahnya offset (gradien negatif) maka disebut kelas II.
Untuk AVO kelas II ini, nilai impedansi antara reservoar dengan batuan
di atasnya memiliki kontras beda impedansi yang kecil. Seringkali pada
penampang seismik terlihat sebagai
dim spot atau reflektor negatif lemah. Contoh kasus untuk kelas IIp
adalah oil sand yang di overlay oleh shale.
Gas sand kelas III memiliki IA lebih rendah dibandingkan batuan
penutupnya ditandai peningkatan amplitudo secara drastis terhadap
bertambahnya offset
Digambarkan dengan amplitude negatif namun akan menjadi kurang
negatif sesuai dengan bertambahnya offset. Anomali AVO kelas IV ini
akan terlihat sebagai dimspot pada gradient stack dan terlihat
negatif brighspot pada seismik stack
Menurut Sukmono, Seismik inversi adalah suatu teknik untuk membuat
model bawah permukaan dengan menggunakan data seismik sebagai
input dan data sumur sebagai kontrol. Sedangkan menurut (Russel,
1998) Inversi geofisika meliputi pemetaan sifat fisik objek bawah
permukaan dengan menggunakan pengukuran yang dilakukan di
permukaan, bila mungkin dengan kontrol data sumur. Dengan kata lain,
proses inversi merupakan pembalikan dari upaya pengambilan data
seismik (forward modelling).
Seismik inversi adalah proses pemodelan geofisika yang dilakukan
untuk memprediksi informasi sifat fisis bumi berdasarkan informasi
rekaman seismik yang diperoleh.
Upaya inversi merupakan kebalikan (inverse) dari upaya pengambilan

data seismik (forward modeling).


Sebagaimana yang kita ketahui forward modeling adalah operasi
konvolusi antara wavelet sumber dengan kontras impedansi akustik
bumi (koefisien refleksi).
Proses inversi merupakan proses 'pembagian' rekaman seismik
terhadap wavelet sumber yang diprediksi.
Secara umum konvolusi didefinisikan sebagai cara untuk
mengkombinasikan dua buah deret angka yang
menghasilkan deret angka yang ketiga. Didalam dunia seismik deretderet angka tersebut adalah wavelet
sumber gelombang, reflektivitas bumi danrekaman seismik.

Wavelet
Adalah gelombang mini atau pulsa yang memiliki komponen
amplitude, panjang gelombang, frekuensi dan fasa. Dalam istilah praktis
wavelet dikenal dengan gelombang yang merepresentasikan satu
reflektor yang terekam oleh satu geophone
Pada proses forward modeling terjadi operasi konvolusi antara wavelet
sumber dengan kontras impedansi akustik bumi sehingga didapatkan
suatu penampang seismik yang berisi informasi batas batuan bawah
permukaan bumi. Sedangkan pada proses seismik inversi (impedansi
akustik) merepresentasikan sifat fisis internal batuan. Atau lebih
jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini :