Anda di halaman 1dari 2

SOP PEMELIHARAAN ALAT KESEHATAN

Nomor Dokumen:

Nomor Revisi:

Halaman :
1/3

PUSKESMAS
DUMBAYABULAN
Tim Penyusun :

Tanggal Terbit :

Tangggal Revisi :

Kepala Puskesmas Dumbayabulan

Felmy S Kude, SKM


Dr. Rahayu Tulen

Revisi Ke :

Felmy S Kude, SKM

NIP. 19670825 198901 2 001


A. TUJUAN PROSEDUR

Sebagai acuan untuk pemeliharaan alat medis dan keperawatan


B. PENJELASAN SINGKAT TENTANG PROSEDUR

Melaksanakan pemeliharaan alat-alat keperawatan dan alat-alat kedokteran dengan cara


membersihkan, mendesinfekstan, mensterilkan dan menyimpannya
C. PERATURAN DAN KEBIJAKAN INTERN TERKAIT PROSEDUR INI

1. Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan


Nasional
2. Undang - Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang
Perencanaan dan Penganggaran Bidang Kesehatan
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang
Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 tentang Petunjuk
Teknis Bantuan Operasional Kesehatan
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2015 tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
D. PROSEDUR

Pemeliharaan Peralatan dari Logam


1. Membersihkan dan disinfektan:
a. Peralatan :
Alat kotor
Larutan desinfektan, gelas pengukur
Bak/ ember tempat merendam
Air mengalir
b. Prosedur
Memakai sarung tangan
Membersihkan alat dari kotoran yang melekat di bawah air kran mengalir
Dikeringkan (setelah kering dimasukan ke sterilisator)
2. Menyeterilkan dan Penyimpanan Alat Logam
a. Peralatan :
Alat-alat Logam
Sterilisator panas kering
Kain pembungkus bila perlu
b. Prosedur :
Memakai panas kering (sterilisator)
Menyusun alat-alat ke dalam bak instrument dalam keadaan bersih/ kering
Membungkus bak instrument berisi alat dengan kain
Memasukkan alat ke dalam autoclave (sentral) selama 30 menit untuk yang

dibungkus, 20 menit untuk yang tidak dibungkus


Mengangkat alat dari sterilisator dan menyimpan dalam tempatnya

Pemeliharaan Tensi Meter


1. Mengunci air raksa setelah pemakaian alat
2. Mengguung kain beserta manset dan disusun/ di masukkan ke dalam bak tensimeter
3. Menutup tensimeter dan menyimpan pada tempatnya

4. Kain manset dicuci bila kotor atau satu kali seminggu


5. Perhatikan kaca pengukur harus tetap dalam keadaan bersih dan mudah dibaca
Membersihkan dan Mendesinfeksi serta Menyimpan Pispot
1. Peralatan :
Pispot + urinal kotor
Sarung tangan
Larutan desinfektan (bayclin)
Bak septik tank
Keranjang sampah
Bak/ ember tempat merendam
Lap bersih dan kering
Sikat bertangkai
2. Prosedur
Membawa ispot yang kotor ke dalam spoel hoek
Memakai sarung tangan
Membuang tissue bekas pakai ke keranjang sampah, dengan memakai korentang spoel

hoek
Membuang kotoran ke bak septik tank, kemudian mengalirkan air kran supaya kotoran
masuk tangki septik tank. Membilas alat dari kotoran yang masuk, melekat dengan

memperunakan sikat betangakai


Larutan desinfektan sampai semua permukaan pispot terendam
Membersihkan pispot dengan cara menyikat memakai air sabun/ detergen
Membilas pispot di bawah air mengalir
Merendm pispot I bak/ ember tempat perendam yang berisi bayclin
Mengeringkan pot dengan kain lap
Menyimpan pot dalam tempatnya

E. KETERLIBATAN PIHAK LAIN DALAM PELAKSANAAN PROSEDUR

1. Petugas Poli Umum


2. Petugas Rawat Inap
3. Petugas Poned
F. FORMULIR, DOKUMEN ATAU BLANGKO

Jadwal Pemeliharaan dan Jadwal Petugas


G. LAPORAN YANG DIHASILKAN

H. KAITAN DENGAN PROSEDUR LAIN

SOP Asuhan Persalinan Normal, SOP ANC, SOP Pengkajian, SOP Kegawatdaruratan
I. LAMPIRAN
J. REFERENSI