Anda di halaman 1dari 1

Menurut Hudak & Gallo, (2006) hidrop

neumotoraks dapat dibagi berdasarkan atas beberapa hal, yaitu : a.

Berdasarkan kejadian 1)

Pneumotoraks spontan primer Pneumotoraks yang ditemukan pada penderita


yang sebelumnya tidak menunjukkan tanda-tanda sakit. Umumnya disebabkan
oleh pecahnya suatu bleb sub pleura yang biasanya terdapat di daerah apeks
paru. Factor resiko utama adalah merokok. Pada beberapa kasus faktor herediter
juga memegang peranan, umumnya penderita berpostur tinggi dan kurus 2)

Pneumotoraks spontan sekunder Pneumotoraks yang ditemukan pada penderita


yang sebelumnya telah menderita penyakit, mungkin merupakan komplikasi dari
pneumonia, abses paru, tuberkulosis paru, asma kistafibrosis dan karsinoma
bronkus. Terjadi sebagai komplikasi penyakit paru dasarnya (underlying lung
disease). Beberapa penyakit yang sering menjadi penyebab pneumothoraks
antara lain PPOK tipe emfisema dan tuberkulosis paru 3)

Pneumotoraks traumatika Pneumotoraks yang timbul disebabkan robeknya


pleura viseralis maupunpleura parietalis sebagai akibat dari trauma. 4)

Pneumotoraks artifisialis Pneumotoraks yang sengaja dibuat dengan


memasukkan udara ke dalamrongga pleura, dengan demikian jaringan paru
menjadi kolaps sehingga dapat beristirahat. Pada zaman dulu pneumotoraks
artifisialis sering dikerjakan untuk terapi tuberkulosis paru.