Anda di halaman 1dari 2

RS BHAYANGKARA

TULUNGAGUNG

STERILISASI PANAS BASAH


Nomor Dokumen
SPO/

/I/2016

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor revisi

Halaman

0/0

DITETAPKAN
KEPALA RS BHAYANGKARA
TULUNGAGUNG

1 Januari 2016

Dr. Sumarsono, Sp.Rad., M.M


AKBP NRP 72010472

PENGERTIAN

Sterilisasi adalah suatu proses pengelolaan alat atau bahan


yang bertujuan untuk menghancurkan semua bentuk mikroba
termasuk endospora.

TUJUAN

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam upaya untuk


mendapatkan kondisi steril alat / bahan yang siap pakai.

KEBIJAKAN

Prinsip sterilisasi panas basah sesuai dengan Pedoman Pelayanan


Instalasi CSSD harus dilakukkan oleh seluruh staf CSSD RS
Bhayangkara TK III Tulungagung guna menghasilkan alat yang steril
dan siap pakai. (Keputusan Karumkit Nomor : / / /2016 tentang
pemberlakuan Pedoman Pelayanan Instalasi CSSD)

PROSEDUR

1; Petugas Instalasi CSSD melakukan cuci tangan


2; Petugas Instalasi CSSD memakai APD (sarung tangan tahan
3;
4;
5;
6;

7;
8;
9;
10;

UNIT TERKAIT

panas,masker dan topi)


Petugas Instalasi CSSD mengecek mesin sterilisasi panas basah
apakah dalam kondisi siap pakai debgan indikator bowie-dick.
Petugas Instalasi CSSD mengeluarkan
keranjang
pada
chamber dengan menggunakan trolly chamber.
Petugas Instalasi Pusat CSSD melakukkan mengelompokkan
berdasar jenisnya (Instrumen logam dan linen)
Setelah semua
sudah ditata, petugas Instalasi CSSD
memasukan keranjang chamber ke dalam chamber dengan
menggunakan trolly chamber (kapasitas maksimal alat adalah
75% dari total space mesin)
Petugas Instalasi CSSD menutup mesin sterilisasi
Petugas CSSD melanjutkan prosedur sterilisasi sesuai petunjuk
operasional mesin sterilisator uap basah yang dipakai
Setelah selesai proses, petugas CSSD mempatkan alat steril di
ruang penyimpanan alat steril
Petugas CSSD melakukan cuci tangan.

CSSD