Anda di halaman 1dari 5

KOMPRES

Kompres dingin dengan es


Pengobatan kompres dingin paling sering
digunakan untuk mengatasi cedera yang baru
terjadi (akut) atau tiba-tiba
Jika cedera baru terjadi (dalam waktu 48 jam
terakhir) yang lalu timbul pembengkakan, maka
bisa mengompresnya dengan es membantu
meminimalkan pembengkakan di sekitar cedera
dan mengontrol nyeri
Kompres es juga bisa digunakan untuk keseleo
pergelangan kaki, cedera berlebihan pada atlet
atau luka memar membatasi aliran darah
sehingga menimbulkan mati rasa yang membantu
mengurangi tekanan dalam tubuh dan rasa sakit

Jangan letakkan es langsung pada


luka, tapi tempatkan dalam kantong
plastik atau handuk, baru diterapkan
pada luka
Letakkan kompres pada luka, jika
kulit berwarna pink cerah maka
angkat kompres dan letakkan
kembali setelah warna kulit kembali
normal. Sebaiknya digunakan dalam
jangka waktu 20 menit, karena jika
terlalu lama bisa menyebabkan
radang dingin

Kompres hangat
Penggunaan kompres panas biasanya untuk luka
lama, kondisi kronis yang mana bisa membantu
membuat rileks, mengurangi tekanan pada jaringan
serta merangsang aliran darah ke daerah tersebut
Bukan untuk cedera akut atau yang tiba-tiba.
Sebaiknya kompres panas dilakukan sebelum
melakukan kegiatan dan jangan digunakan setelah
aktivitas
Hal ini karena jika sebelum aktivitas akan membantu
daerah tersebut menjadi rileks dan mengatur aliran
darah sehingga siap untuk melakukan aktivitas

Kompres ini bisa menggunakan bantal


pemanas atau handuk hangat
Bila menggunakan alat pemanas
sebaiknya berhati-hati, kalau perlu
gunakan pelapis sehingga pemanas tidak
langsung mengenai kulit dan jangan
pernah meninggalkan kompres dalam
jangka waktu lama seperti saat tidur
Sebaiknya menggunakan kompres panas
selama 20 menit