Anda di halaman 1dari 25

Apa itu Terapi Musik?

Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental


dengan rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni,
timbre, bentuk dan gaya yang diorganisir sedemikian rupa hingga
tercipta musik yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental.
Musik memiliki kekuatan untuk mengobati penyakit dan meningkatkan
kemampuan pikiran seseorang. Ketika musik diterapkan menjadi
sebuah terapi, musik dapat meningkatkan, memulihkan, dan memelihara kesehatan
fisik, mental, emosional, sosial dan spiritual.
Hal ini disebabkan musik memiliki beberapa kelebihan, yaitu karena musik bersifat
nyaman, menenangkan, membuat rileks, berstruktur, dan universal. Perlu diingat bahwa
banyak dari proses dalam hidup kita selalu ber-irama. Sebagai contoh, nafas kita, detak
jantung, dan pulsasi semuanya berulang dan berirama.
Terapi musik adalah terapi yang universal dan bisa diterima oleh semua orang karena
kita tidak membutuhkan kerja otak yang berat untuk menginterpretasi alunan musik.
Terapi musik sangat mudah diterima organ pendengaran kita dan kemudian melalui saraf
pendengaran disalurkan ke bagian otak yang memproses emosi (sistem limbik).
Pengaruh musik yang besar bagi pikiran dan tubuh kita. Contohnya, ketika Anda
mendengarkan suatu alunan musik (meskipun tanpa lagu), seketika Anda bisa
merasakan efek dari musik tersebut. Ada musik yang membuat Anda gembira, sedih,
terharu, terasa sunyi, semangat, mengingatkan masa lalu dan lain-lain.
Salah satu figur yang paling berperan dalam terapi musik di awal abad ke-20 adalah Eva
Vescelius yang banyak mempublikasikan terapi musik lewat tulisan-tulisannya. Ia
percaya bahwa objek dari terapi musik adalah melakukan penyelarasan atau harmonisasi
terhadap seseorang melalui vibrasi. Demikian pula dengan Margaret Anderton, seorang
guru piano berkebangsaan Inggris, yang mengemukakan tentang efek alat musik
(khusus

untuk

pasien

dengan

kendala

psikologis)

karena

hasil

penelitiannya

menunjukkan bahwa timbre (warna suara) musik dapat menimbulkan efek terapeutik.

Apakah Semua Jenis Musik Bisa Dijadikan Terapi?


Pada dasarnya hampir semua jenis musik bisa digunakan untuk
terapi musik. Namun kita harus tahu pengaruh setiap jenis
musik terhadap pikiran. Setiap nada, melodi, ritme, harmoni,
timbre, bentuk dan gaya musik akan memberi pengaruh
berbeda kepada pikiran dan tubuh kita. Dalam terapi musik,
komposisi musik disesuaikan dengan masalah atau tujuan yang
ingin kita capai.

Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu
beat, ritme, dan harmony. Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa,
sedangkan harmony mempengaruhi roh.
Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh adalah dalam konser
musik rock. Bisa dipastikan tidak ada penonton maupun pemain dalam konser musik
rock yang tubuhnya tidak bergerak. Semuanya bergoyang dengan dahsyat, bahkan
cenderung lepas kontrol. Kita masih ingat dengan "head banger", suatu gerakan
memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Dan tubuh itu
mengikutinya seakan tanpa rasa lelah.
Jika hati kita sedang susah, cobalah mendengarkan musik yang indah, yang memiliki
irama (ritme) yang teratur. Perasaan kita akan lebih enak dan enteng. Bahkan di luar
negeri, pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu
penyembuhan para pasiennya. Itu suatu bukti, bahwa ritme sangat mempengaruhi jiwa
manusia.
Sedangkan harmony sangat mempengaruhi roh. Jika kita menonton film horor, selalu
terdengar harmony (melodi) yang menyayat hati, yang membuat bulu kuduk kita berdiri.
Dalam ritual-ritual keagamaan juga banyak digunakan harmony yang membawa roh
manusia masuk ke dalam alam penyembahan. Di dalam meditasi, manusia mendengar
harmony dari suara-suara alam di sekelilingnya.
Terapi Musik yang efektif menggunakan musik dengan komposisi yang tepat antara beat,
ritme dan harmony yang sesuaikan dengan tujuan dilakukannya terapi musik. Jadi
memang terapi musik yang efektif tidak bisa menggunakan sembarang musik.

Dua Macam Terapi Musik


Dalam dunia penyembuhan dengan musik, dikenal 2 macam terapi musik, yaitu:
1. Terapi Musik Aktif.
Dalam terapi musik aktif pasien diajak bernyanyi, belajar main menggunakan alat musik,
menirukan nada-nada, bahkan membuat lagu singkat. Dengan kata lain pasien
berinteraksi aktif dengan dunia musik. Untuk melakukan Terapi Musik katif tentu saja
dibutuhkan bimbingan seorang pakar terapi musik yang kompeten.
2.Terapi Musik Pasif.
Inilah terapi musik yang murah, mudah dan efektif. Pasien tinggal mendengarkan dan
menghayati suatu alunan musik tertentu yang disesuaikan dengan masalahnya. CD

Terapi Musik dari www.terapimusik.com termasuk jenis Terapi Musik Pasif. Hal terpenting
dalam Terapi Musik Pasif adalah pemilihan jenis musik harus tepat dengan kebutuhan
pasien. Oleh karena itu, kami membuat puluhan jenis CD Terapi Musik yang disesuaikan
dengan kebutuhan Anda.

Apa Saja Manfaat Terapi Musik?


Ada banyak sekali manfaat terapi musik. Jika disebutkan satu per satu semuanya, tentu
saja butuh banyak waktu. Di bawah ini kami sebutkan sepuluh manfaat utama terapi
musik menurut para pakar terapi musik.

1.

Relaksasi,

Mengistirahatkan

Tubuh

dan

Pikiran

Manfaat yang pasti dirasakan setelah melakukan terapi musik adalah perasaan rileks,
tubuh lebih bertenaga dan pikiran lebih fresh. Terapi musik memberikan kesempatan
bagi tubuh dan pikiran untuk mengalami relaksasi yang sempurna. Dalam kondisi
relaksasi (istirahat) yang sempurna itu, seluruh sel dalam tubuh akan mengalami reproduksi, penyembuhan alami berlangsung, produksi hormon tubuh diseimbangkan dan
pikiran

2.

mengalami

penyegaran.

Meningkatkan

Kecerdasan

Sebuah efek terapi musik yang bisa meningkatkan intelegensia seseorang disebut Efek
Mozart. Hal ini telah diteliti secara ilmiah oleh Frances Rauscher et al dari Universitas
California. Penelitian lain juga membuktikan bahwa masa dalam kandungan dan bayi
adalah waktu yang paling tepat untuk menstimulasi otak anak agar menjadi cerdas. Hal
ini karena otak anak sedang dalam masa pembentukan, sehingga sangat baik apabila
mendapatkan rangsangan yang positif. Ketika seorang ibu yang sedang hamil sering
mendengarkan terapi musik, janin di dalam kandungannya juga ikut mendengarkan.
Otak janin pun akan terstimulasi untuk belajar sejak dalam kandungan. Hal ini
dimaksudkan agar kelak si bayi akan memiliki tingkat intelegensia yang lebih tinggi
dibandingkan

dengan

anak

3.

yang

dibesarkan

tanpa

diperkenalkan

Meningkatkan

pada

musik.
Motivasi

Motivasi adalah hal yang hanya bisa dilahirkan dengan perasaan dan mood tertentu.
Apabila ada motivasi, semangat pun akan muncul dan segala kegiatan bisa dilakukan.
Begitu juga sebaliknya, jika motivasi terbelenggu, maka semangat pun menjadi luruh,
lemas, tak ada tenaga untuk beraktivitas. Dari hasil penelitian, ternyata jenis musik
tertentu bisa meningkatkan
seseorang.

motivasi,

semangat

dan meningkatkan

level energi

4.

Pengembangan

Diri

Musik ternyata sangat berpengaruh terhadap pengembangan diri seseorang. Hati-hati,


karena musik yang Anda dengarkan menentukan kualitas pribadi Anda. Hasil penelitian
kami menunjukkan bahwa orang yang punya masalah perasaan, biasanya cenderung
mendengarkan musik yang sesuai dengan perasaannya. Misalnya orang yang putus
cinta, mendengarkan musik atau lagu bertema putus cinta atau sakit hati. Dan hasilnya
adalah masalahnya menjadi semakin parah. Dengan mengubah jenis musik yang
didengarkan menjadi musik yang memotivasi, dalam beberapa hari masalah perasaan
bisa hilang dengan sendirinya atau berkurang sangat banyak. Dan jika Anda mau, Anda
bisa mempunyai kepribadian yang Anda inginkan dengan cara mendengarkan jenis
musik
5.

yang
Meningkatkan

tepat.
Kemampuan

Mengingat

Terapi musik bisa meningkatkan daya ingat dan mencegah kepikunan. Hal ini bisa terjadi
karena bagian otak yang memproses musik terletak berdekatan dengan memori.
Sehingga ketika seseorang melatih otak dengan terapi musik, maka secara otomatis
memorinya juga ikut terlatih. Atas dasar inilah terapi musik banyak digunakan di
sekolah-sekolah modern di Amerika dan Eropa untuk meningkatkan prestasi akademik
siswa. Sedangkan di pusat rehabilitasi, terapi musik banyak digunakan untuk menangani
masalah kepikunan dan kehilangan ingatan.

6.

Kesehatan

Jiwa

Seorang ilmuwan Arab, Abu Nasr al-Farabi (873-950M) dalam bukunya ''Great Book
About Music'', mengatakan bahwa musik membuat rasa tenang, sebagai pendidikan
moral, mengendalikan emosi, pengembangan spiritual, menyembuhkan gangguan
psikologis.

Pernyataannya

itu

tentu

saja

berdasarkan

pengalamannya

dalam

menggunakan musik sebagai terapi. Sekarang di zaman modern, terapi musik banyak
digunakan oleh psikolog maupun psikiater untuk mengatasi berbagai macam gangguan
kejiwaan, gangguan mental atau gangguan psikologis.

7.

Mengurangi

Rasa

Sakit

Musik bekerja pada sistem saraf otonom yaitu bagian sistem saraf yang bertanggung
jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung dan fungsi otak, yang mengontrol
perasaan dan emosi. Menurut penelitian, kedua sistem tersebut bereaksi sensitif
terhadap musik. Ketika kita merasa sakit, kita menjadi takut, frustasi dan marah yang
membuat kita menegangkan otot-otot tubuh, hasilnya rasa sakit menjadi semakin parah.
Mendengarkan musik secara teratur membantu tubuh relaks secara fisik dan mental,

sehingga membantu menyembuhkan dan mencegah rasa sakit. Dalam proses persalinan,
terapi musik berfungsi mengatasi kecemasan dan mengurangi rasa sakit. Sedangkan
bagi para penderita nyeri kronis akibat suatu penyakit, terapi musik terbukti membantu
mengatasi rasa sakit.

8. Menyeimbangkan Tubuh
Menurut penelitian para ahli, stimulasi musik membantu menyeimbangkan organ
keseimbangan yang terdapat di telinga dan otak. Jika organ keseimbangan sehat, maka
kerja organ tubuh lainnya juga menjadi lebih seimbang dan lebih sehat.

9. Meningkatkan Kekebalan Tubuh


Dr John Diamond dan Dr David Nobel, telah melakukan riset mengenai efek dari musik
terhadap tubuh manusia dimana mereka menyimpulkan bahwa: Apabila jenis musik
yang kita dengar sesuai dan dapat diterima oleh tubuh manusia, maka tubuh akan
bereaksi dengan mengeluarkan sejenis hormon (serotonin ) yang dapat menimbulkan
rasa Nikmat dan senang sehingga tubuh akan menjadi lebih kuat (dengan meningkatnya
sistem

kekebalan

tubuh)

10.

dan

membuat

kita

Meningkatkan

menjadi

lebih

sehat.

Olahraga

Mendengarkan musik selama olahraga dapat memberikan olahraga yang lebih baik
dalam beberapa cara, di antaranya meningkatkan daya tahan, meningkatkan mood dan
mengalihkan Anda dari setiap pengalaman yang tidak nyaman selama olahraga.

Selain 10 manfaat utama yang kami sebutkan di atas, tentu saja masih ada ratusan
manfaat lain dari Terapi Musik. Di tempat kami saja, ada puluhan jenis CD Terapi Musik
yang berguna untuk mengatasi masalah-masalah tertentu. Silakan klik disini untuk
melihat daftar manfaatnya >>

Hasil riset kami menunjukkan bahwa terapi musik sangat efektif dalam meredakan
kegelisahan dan stress, mendorong perasaan rileks, meredakan depresi dan mengatasi
insomnia. Terapi musik membantu banyak orang yang memiliki masalah emosional,
membuat perubahan positif, menciptakan suasana hati yang damai, membantu
memecahkan masalah dan memperbaiki konflik internal.

Ternyata penyembuhan terapi musik tidak hanya terbatas pada kesehatan mental atau
untuk masalah psikologis saja. Telah dilakukan studi terhadap pasien-pasien penderita
luka bakar, penyakit jantung, hipertensi, stroke, nyeri kronis, alergi, maag, kanker dan
penyakit

lainnya,

terapi

musik

juga

bisa

digunakan

untuk

membantu

proses

penyembuhan.
Terapi musik dapat mengurangi kebutuhan pengobatan selama kelahiran dan melengkapi
fungsi mati rasa dalam operasi dan perawatan gigi, terutama jika yang dirawat anakanak serta pasien yang menjalani prosedur pembedahan. Musik juga berguna untuk
mengatasi trauma pada bayi yang lahir premature. Disamping situasi akut ini, terapi
musik juga membantu menghilangkan rasa sakit.
Terapi musik dapat juga memperbaiki kualitas bagi pasien yang mengalami sakit
berkepanjangan

dan

menambah

kesehatan

orang-orang

jompo,

termasuk

untuk

penderita alzheimer. Musik juga telah digunakan untuk melengkapi perawatan. Selain
itu,

terapi

musik

juga

berguna

untuk

mendukung

keharmonisan

keluarga

dan

memotivasi kinerja karyawan.

Bagaimana Musik Bisa Mempengaruhi Tubuh Dan Pikiran?


Pemahaman tentang aspek biologis suara berawal dengan pengertian bahwa perubahan
getaran udara sebenarnya adalah musik. Jauh sebelum pembentukan ontogenetik dan
filogenetik suara musik, fenomena akustik yang ditemukan sudah merupakan nilai-nilai
terapi musik. Fenomena akustik ini membuat orang dapat menghargai dan menemukan
kembali suara eksternal serta menerjemahkan suara tersebut ke dalam bahasa musik.
Akustik, suara, vibrasi, dan fenomena motorik sudah ditemukan sejak ovum dibuahi oleh
sperma untuk membentuk manusia baru. Pada saat itu terdapat berbagai proses yang
melingkupi telur dalam kandungan, berproduksi dengan gerakan dinamis, mempunyai
vibrasi, dan memiliki suara tersendiri. Misalnya, bunyi yang dihasilkan oleh dinding
rahim, denyut jantung, aliran darah, bisikan suara ibu, suara dan desah napas,
mekanisme gerakan dan gesekan tubuh bagian dalam, gerakan otot, proses kimiawi dan
enzim,

serta

banyak

kesempurnaan suara.

lainnya.

Semua

ini

dapat

dikelompokkan

sebagai

sebuah

Ilustrasi: Musik yang diterima oleh telinga disalurkan ke otak sebagai data digital sehingga otak
merespon sesuai dengan "isi data digital" tersebut.

Ilustrasi: Bahwa otak adalah pengendali dan mempengaruhi kinerja seluruh organ di tubuh
Anda. Artinya, ketika otak distimulasi, organ-organ di tubuh Anda juga ikut terpengaruh.
Beberapa pendekatan dalam terapi musik meyakini bahwa tubuh kita adalah sumber
suara dan bahwa organ-organ tubuh sekaligus dapat dianalogikan sebagai seperangkat
alat musik. Tubuh manusia sebenarnya sarat dengan bunyi. Proses biologis yang
dilakukan oleh organ-organ tubuh misalnya lambung atau jantung menghasilkan
berbagai macam suara. Dokter dapat mendengarkan suara-suara tersebut dengan
menggunakan stetoskop. Tanpa alat bantu kita tidak dapat mendengar suara-suara tadi,
karena suara-suara yang terlalu tidak beraturan diredam oleh tulang-tulang rawan di
telinga bagian dalam.
Di sisi lain, jika setiap organ tubuh berfungsi dengan baik sebagaimana seperangkat alat
musik menghasilkan bunyi yang indah, maka seharusnya yang dihasilkan adalah musik
yang indah. Artinya tubuh kita sehat. Karena itu terapi musik dimaksudkan untuk

menyelaraskan kembali kinerja organ tubuh yang sedang terganggu, agar dapat
berfungsi normal kembali.
Sejak lebih dari seabad lalu, penelitian yang dilakukan sejumlah dokter, khususnya para
pakar di bidang Fisiologi menunjukkan keterkaitan antara aspek-aspek Biologi dan
musik. Bersama Hector Berlioz (seorang komponis Perancis), M. Getry melakukan
observasi mengenai kinerja musik pada nadi dan sirkulasi darah. Dilaporkan bahwa
dengan memainkan alat perkusi genderang, akan melipatgandakan cardiac output.
Dua orang pakar Fisiologi dari Perancis, La Salpetire dan Fr mengukur pengaruh
musik terhadap kapasitas kerja fisik manusia. Penemuan pertama menunjukkan bahwa
irama merupakan stimuli terkuat terhadap kinerja fisik, sementara dari penemuan kedua
ditemukan bahwa efek stimuli musik dipengaruhi oleh kebebasan irama dan intensitas
nada-nada musikal yang dimainkan. Nada-nada tinggi terbukti menghasilkan efek yang
lebih besar daripada nada-nada rendah.
Di

pusat

rehabilitasi

di

Amerika,

para

pasien

stroke

disuruh

berbaris

sambil

mendengarkan musik berirama march lewat walkman. Ternyata, jenis musik ini mampu
menstimulasi otak. Tujuan perawatan ini agar si pasien terbiasa dengan irama dan
kebutuhan telinga dalam bisa terpenuhi. Dengan ini, lama kelamaan mereka dapat
bergerak normal lagi walau tanpa musik. Hasil penyelidikan menunjukkan, kemampuan
koordinasi motorik otak yang terlatih tadi lama kelamaan akan menunjukkan perbaikan.
Concetta Tomaino, direktur program terapi musik pada rumah sakit Beth Abraham di
New York, bercerita tentang seorang pasien penderita Parkinson hebat, yang masih bisa
duduk berjam-jam di depan piano untuk memainkan lagu-lagu dari komponis favoritnya
(Chopin). Seolah-olah pasien ini lupa akan penyakitnya. Rupanya, saat dia bermain dan
terbuai oleh lagunya itu, tubuhnya bereaksi.
Berdasarkan pengamatan di kliniknya, Concetta Tomaino melihat musik mampu
menggali ingatan pasien-pasiennya. Ia juga pernah mencoba pada pasien Alzheimer
yang kemampuan berpikirnya hampir hilang sama sekali. Ketika ia memainkan musik
yang dikenal oleh pasien sewaktu masih muda, tiba-tiba pasien tersebut jadi ingat akan
tempat dan orang-orang yang pernah dikenalnya.
Contoh lain yang cukup mengejutkan adalah penelitian terhadap DNA. Melalui suara
yang diberikan, sangat mungkin untuk menghambat proses ulang-alik biosintesis
protein, purin, dan pirimidin dalam kehidupan sel, yang mengakibatkan perubahan DNA.
Meningkatnya polusi suara dalam kehidupan modern ini ditengarai berpengaruh juga

terhadap perubahan DNA sehingga penelitian terhadap perubahan DNA memperoleh


perhatian yang serius.
Beberapa hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa efek biologis dari suara dan musik
dapat mengakibatkan:

Energi otot akan meningkat atau menurun terkait dengan stimuli irama.

Tarikan napas dapat menjadi cepat atau berubah secara teratur.

Timbulnya berbagai efek pada denyut jantung, tekanan darah, dan fungsi
endokrin.

Berkurangnya stimulus sensorik dalam berbagai tahapan.

Kelelahan berkurang atau tertunda, tetapi ketegangan otot meningkat.

Perubahan yang meningkatkan elektrisitas tubuh.

Perubahan pada metabolisme dan biosintesis pada beberapa proses enzim.


Selain

itu, setiap

musik yang

Anda

dengarkan,

meskipun

Anda

tidak

sengaja

mendengarkannya, akan berpengaruh pada otak Anda. Setidaknya ada tiga sistem saraf
dalam otak Anda yang akan terpengaruh oleh musik yang Anda dengarkan, yaitu:
1. Sistem Otak Yang Memproses Perasaan.
Musik adalah bahasa jiwa, ia mampu membawa perasan kearah mana saja. Musik yang
Anda dengar akan merangsang sistem saraf yang akan menghasilkan suatu perasaan.
Perangsangan sistem saraf ini mempunyai arti penting bagi pengobatan, karena sistem
saraf ambil bagian dalam proses fisiologis. Dalam ilmu kedokteran jiwa, jika emosi tidak
harmonis, maka akan mengganggu sistem lain dalam tubuh kita, misalnya sistem
pernapasan, sistem endokrin, sistem immune, sistem kardiovaskuler, sistem metabolik,
sistem motorik, sistem nyeri, sistem temperatur dan lain sebagainya. Semua sistem
tersebut dapat bereaksi positif jika mendengar musik yang tepat.
2. Sistem Otak Kognitif
Aktivasi sistem ini dapat terjadi walaupun seseorang tidak mendengarkan atau
memperhatikan musik yang sedang diputar. Musik akan merangsang sistem ini secara
otomatis, walaupun seseorang tidak menyimak atau memperhatikan musik yang sedang
diputar. Jika sistem ini dirangsang maka seseorang akan meningkatkan memori, daya
ingat, kemampuan belajar, kemampuan matematika, analisis, logika, inteligensi dan
kemampuan memilah, disamping itu juga adanya perasaan bahagia dan timbulnya
keseimbangan sosial.
3. Sistem Otak Yang Mengontrol Kerja Otot
Musik secara langsung bisa mempengaruhi kerja otot kita. Detak jantung dan
pernafasan bisa melambat atau cepat secara otomatis, tergantung alunan musik yang

didengar. Bahkan orang yang bayi dan orang tidak sadar pun tetap terpengaruh oleh
alunan musik. Bahkan ada suatu penelitian tentang efek terapi musik pada pasien dalam
keadaan koma. Ternyata denyut jantung bisa diturunkan dan tekanan darah pun turun,
kemudian begitu musik matikan, maka denyut jantung dan tekanan darah kembali naik.
Fakta ini juga bermanfaat untuk penderita hipertensi karena musik bisa mengontrol
tekanan darah.
Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, dunia kedokteran serta psikologi
membuktikan bahwa terapi musik berpengaruh dalam mengembangkan imajinasi dan
pikiran kreatif. Musik juga mempengaruhi sistem imun, sistem saraf, sistem endokrin,
sistem pernafasan, sistem metabolik, sistem kardiovaskuler dan beberapa sistem lainnya
dalam tubuh. Dari berbagai penelitian ilmiah tersebut, dinyatakan bahwa musik dapat
digunakan untuk membantu penyembuhan beberapa penyakit seperti insomnia, stress,
depresi, rasa nyeri, hipertensi, obesitas, parkinson, epilepsi, kelumpuhan, aritmia,
kanker, psikosomatis, mengurangi rasa nyeri saat melahirkan, dan rasa nyeri lainnya.
Namun perlu diingat, meskipun manfaat terapi musik sangat besar, terapi musik tidak
dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan medis. Terapi musik digunakan sebagai
terapi pengobatan pelengkap yang bisa mempercepat proses penyembuhan suatu
penyakit.
Dalam memproduksi CD Terapi Musik, kami menggabungkan terapi musik, terapi
gelombang otak dan terapi pemrograman pikiran untuk hasil maksimal. Jadi sebenarnya
yang kami sebut CD Terapi Musik tidak hanya berisi terapi musik saja, melainkan telah
diperkaya dengan jenis terapi lain yang bisa meningkatkan hasil terapi musik.
CATATAN: Artikel ini ditulis oleh Tim TerapiMusik.Com dan hak cipta dilindungi hukum.
Mohon

tidak

menyalin

sebagian

atau

seluruh

isi

artikel

ini

tanpa

izin

dari

TerapiMusik.Com

Terapi Muzik [G 5.3]


Pengenalan
Terapi muzik adalah alternatif dalam rawatan moden dan satu bidang profesional yang
menggunakan muzik bertujuan untuk pemulihan, pemeliharaan dan peningkatan taraf
kesihatan mental serta fizikal. Ia adalah satu teknik klinikal dan evidence -based yang
dijalankan oleh pakar dan berdasarkan kepada fakta-fakta hasil kajian.. Muzik adalah satu
getaran tenaga bunyi dimana getaran tenaga bunyi bergetar pada tahap-tahap berbeza.
Tenaga yang serupa juga wujud dalam tubuh dan minda kita. Sekiranya getaran tenaga

bunyi boleh bergetar seiringan dengan tenaga dalam badan kita, muzik boleh dianggap
sebagai ubat yang memulihkan.

Definisi:
Menurut The American Music Theraphy Association (Peters, 2000), terapi muzik bermaksud
a planned, goal-directed process of ineraction and intervention, bassed on assessment
evaluation of individual clients specific needs, strengths, and weakness, in which music or
music based experiences examples: (singing, playing music instruments, moving or listening
music) are specifically prescribed to be used by specially trained personnel to influence
positive changes in an individuals condition, skills, thoughts, feelings or behaviours.

Sejarah terapi muzik telah termaktub sejak zaman purba. Di mana sebuah buku ajaran
Cina I Ching menyatakan muzik mempunyai kuasa untuk menenangkan ketegangan
dalaman dan juga berupaya untuk mengurangkan gangguan emosi seseorang
(http://ms.shvoong.com/huminities/musicology).

Muzik boleh didefinisikan sebagai kumpulan nada yang dihasilkan oleh gabungan bunyibunyian daripada alat-alat yang disusun serta mengandungi irama dan harmoni. Muzik
merentasi sempadan negara, bangsa dan budaya. Muzik sebagai satu wahana komunikasi
mampu mengumpulkan pendengar daripada pelbagai bangsa, budaya, agama dan negara.
Nyanyian dan muzik mampu menukar tingkah-laku seseorang iaitu ia mampu menukar
emosi seseorang menjadi tenang, pilu, hiba, menangis, bermotivasi atau ke tahap yang
tidak boleh dikawal akhlaknya. Ianya mempunyai kaitan yang rapat dengan jiwa seseorang
insan.
Dalam Islam, muzik yang tidak membawa kepada perbuatan mungkar adalah dibenarkan.
Para ulama bersetuju muzik tidak dilarang Islam berdasarkan kepada firman Allah SWT
dalam Surah Luqman (31: 19) yang bermaksud: Dan sederhanakanlah langkahmu semasa
berjalan, juga rendahkanlah suaramu (semasa berkata-kata), sesungguhnya seburuk-buruk
suara ialah suara keldai.Menurut al-Ghazali dalam ayat yang berkaitan, Allah s.w.t. memuji
suara yang baik, sehingga tidak dilarang mendengarkan nyanyian yang baik.

Dalam ayat yang lain (Surah Ankabut 29: 64) , Allah s.w.t. berfirman yang maksudnya: "Dan
kehidupan dunia ini hanyalah LAHWUN dan permainan belaka."

Imam al-Ghazali berpandangan: Apabila diajukan kepada Imam al-Ghazali apakah


nyanyian termasuk al Lahwu? Beliau berkata:Ya begitulah sebenarnya. Sesungguhnya
seluruh dunia adalah al lahwu dan permainan, dan semua gurauan bersama isteri adalah al
lahwu melainkan jima' yang bertujuan melahirkan zuriat. Begitu juga setiap gurauan yang
tidak mengandungi kejahatan dan kemaksiatan, maka ia adalah halal. Sebab itulah ada
waktu-waktunya, makruh mengerjakan solat nawafil (sunat) untuk memberi kerehatan
kepada orang yang sering melakukannya. Kerehatan sebenarnya menolong untuk terus
beramal. Sedikit dalam al lahwu dapat menolong seseorang dalam situasi tegang oleh
kerana kita tidak akan mampu untuk sentiasa dalam keadaan serius dan kepahitan
sepanjang masa kecuali jiwa para Anbiya'.

Al-Kindi telah menulis buku berkenaan muzik dan telah dialih bahasa untuk kegunaan orang
Eropah di antaranya ialah The Essentials of Knowledge in Music (Pengetahuan Penting
dalam Muzik), On The Melodies (Melodi) dan The Necessary Book In The Composition of
Melodies (Buku Penting untuk Mencipta Melodi). Begitu juga al-Farabi yang hidup selepas
70 tahun era al-Kindi, beliau telah menulis tentang teori muzik iaitu Great Book on
Music (Buku Hebat tentang Muzik), Styles In Music (Gaya Muzik), On The Classification of
Rhythm (Klasifikasi Irama). Buku Great Book on Music telah diterjemah ke bahasa Hebrew
dan kemudian ke bahasa Latin pada abad ke-12 Masehi.

Banyak alat yang terdapat dalam muzik tradisional, rock dan okestra berasal daripada IslamArab, contohnya seperti lute yang berasal daripada al-ud, rebec daripada rababah, gitar
daripada qitara dan naker daripadanaqqara (dram kayu yang dilitupi kulit kambing).

Kajian-Kajian Lepas:

Kajian-kajian lepas menunjukkan bahawa muzik klasik karya Mozart misalnya boleh
digunakan untuk mengurangkan penderitaan pesakit (mengurangkan tekanan).
Perubahan dari segi kognitif, sosial dan emosi mampu dicapai melalui teknik muzik tertentu.
Malah kini terdapat seramai 6,000-10,000 pakar terapi muzik terlatih di seluruh dunia dan
sedia memberi perkhidmatan kepada masyarakat terutama yang menghadapi trauma,
gangguan emosi, terencat akal, ketegangan, penyakit kanser, juga AIDS.

Jenis Peralatan Muzik

Antara jenis-jenis peralatan muzik ini ialah:

1. Muzik Tradisional

Dipalu

-loceng, gong, kompang.

Digesek

-rebab, gambus, oud, kecapi.

Ditiup

-serunai, seruling,nafiri.

Digoncang -angklung.

2. Muzik Barat

Perkusi tidak berpic -loceng, tamborin, kerincing, dram bess.

Tiup dan bras

-rekoder, trompet, seksofon.

Bertali

-gitar, piano, biola, kecapi berkaki.

3. Langkah-langkah Bermain Peralatan Muzik

Memperkenalkan alat muzik.

Demonstrasi

Warming up.

Teknik bermain dengan betul.

Postur badan yang betul

Menyembunyikan corak/pola ritma.

Memainkan pola/corak ritma.

Bermain ikut giliran.

Membuat gerakan yang sesuai

Bermain secara keseluruhan.

Muzik Sebagai Satu Cara Rawatan

Muzik melibatkan tingkah-laku manusia yang universal.

Muzik adalah berdasarkan bentuk fizikal.

Muzik adalah fenomena yang boleh memberi kesan kepada manusia.

Muzik memberi interaksi antara sesama individu.

Muzik adalah suatu bentuk yang unik dalam komunikasi secara verbal.

Muzik mempunyai nilai estetikadan pengalaman kreatif.

Muzik merupakan sumber epada keseronokan.

Muzik adalah hubungan intergrasi kepada emosi seperti amalan dalam budaya,
biologikal dan neurogikal.
Matlamat Terapi Muzik
i) memulihkan kekuatan fizikal
ii) menyediakan pesakit dalam keadaan bersedia menanggung kesakitan akibat rawatan
iii) memberi sokongan emosi kepada pesakit dan keluarga
iv) memberi peluang kepada mereka meredakan ketegangan perasaan dan fikiran

Objektif terapi

Pengurusan T/L

Tingkatkn penglahiran perasaan

Tingkatkan harga diri

Tingkatkan keupayaan/kemajuan akademik

Kembangkan emosi

Mudahkan komunikasi interpersonal dan intrapersonal

Latih pertuturan

Aktiviti terapi muzik

Membuat pergerakan mengikut lagu

Menulis lirik lagu ( meluahkan perasaan )

Bermain berlatar belakangkan muzik

Mengenal dan membuat latihan guna/bunyikan alat muzik

Latihan praktikal guna alat bunyian

Teknik Terapi Muzik

Teknik Penafsiran Klinikal Khusus- melalui teknik ini, pakar terapi akan menjalankan
program muzik terapi membabitkan teknik mendengar pilihan muzik tertentu, memainkan
alat muzik, menyanyi, perbincangan lirik muzik, mengarang dan mengubah lagu, membuat
persembahan berkumpulan, hipnosis muzik, menari atau melukis menggunakan muzik.

Muzik adalah satu getaran tenaga bunyi. Gegaran tenaga bunyi bergetar pada tahap-tahap
yang berbeza. Tenaga yang serupa juga wujud dalam tubuh dan minda manusia. Sekiranya
getaran tenaga bunyi boleh bergetar seiringan dengan tenaga dalam badan kita, muzik
boleh dianggap sebagai ubat yang memulihkan.

Terdapat 7 sistem kalenjar dalam badan manusia, tujuh warna dalam spektrum dan tujuh
nota dalam skala muzik. Setiap warna dan setiap nota mempunyai satu getaran atau tahap
tenaga yang unik yang merangsang pusat tenaga pada minda dalam caranya yang unik,
rangsangan yang sama ini akan disusuli ke dalam tubuh kita. Apabila kita terdedah pada
getaran-getaran ini, neuroendokrin dan sistem imunasi kita akan diperkukuhkan dan
disucikan. Pusat keseronokan dalam otak kita juga memberikan rangsangan untuk
merembeskan endorfin, iaitu penenang kesakitan semulajadi badan.

Tekanan hidup selalunya akan menyebabkan himpitan antara kalenjar-kalenjar thymus dan
ini mengakibatkan pengurangan tenaga dalam tubuh seseorang. Dengan menggunakan
terapi warna dan muzik untuk merangsang dan meningkatkan fungsi kalenjar-kalenjar
thymus, kita akan mengalami sejenis kepuasan mengalir ke semua deria kita sekaligus
meringankan tekanan.

KEBAIKAN TERAPI MUZIK


Kebaikan terapi muzik dalam beberapa bahagian iaitu:

1. Murid Terencat Akal

Meningkatkan kemahiran berkmunikasi.


Meningkatkan kemahiran akademik.
Meningkatkan kemahiran psikomotor.
Meningkatkan kemahiran bersosial dan emosi.
Meningkatkan kemahiran hidup berdikari.

Meningkatkan kemahiran berseronok.

2. Murid Bermasalah Pembelajaran

Meningkatkan kemahiran kawalan tingkah-laku.


Meningkatkan kemahiran penglihatan dan pendengaran.
Meningkatkan kemahiran akedemik
Meningkatkan kemahiran berkomunikasi.
Meningkatkan kemahiran bermuzik.
Meningkatkan kemahiran berseronok.

3. Murid Bermasalah Kesihatan

Intervensi dapat mengurangkan kesakitan dan membantu pergerakan.


Intervensi mempunyai pengaruh positif pada otot
Intervensi menguatkan otot.
Intervensi mengawal pergerakan fizikal.
Menyediakan pengalaman berkomunikasi.
Meningkatkan penghargaan diri.
Sebagai peluang untuk meningkatkan kemahiran sosial.

4. Murid Bermasalah Komunikasi

Meningkatkan kemahiran pernafasan.


Meningkatkan kemahiran reseptif dan ekspresif.
Meningkatkan kemahiran artikulasi.
Meningkatkan kemahiran kelancaran pertuturan.
Meningkatkan kemahiran pembetulan suara.
Memulihkan pertuturan dan bahasa individu afasia.
Meningkatkan keyakinan diri, luahan emosi diri dan interaksi.

5. Murid Autistik

Menghasilkan komunikasi.
Meningkatkan kemahiran pertuturan dan bahasa.
Meningkatkan kemahiran interaksi sosial.
Meningkatkan kemahiran mengenal diri sendiri dan luahan emosi.
Meningkatkan kemahiran kognitif.

6. Nyanyian Lagu Kanak-Kanak

Nyayian lagu kanak-kanak boleh melibatkan pergerakan anggota badan, nyayian bertema,
nyayian tanpa muzik, nyanyian dengan iringan muzik. Unsur lagu nyayian kanak-kanak
adalah mudah difahami, tradisional, jenaka dan berpendidikan.

Gianna, ahli terapi muzik Josh menyatakan bahawa seseorang mempunyai berbagai cara
dan strategi yang berbeza untuk belajar, dan pakar juga tidak dapat menyatakan dengan
tepat bagaimana otak memproses maklumat. Tetapi muzik boleh menolong melahirkan
proses tersebut. Gianna merasakan bahawa cara yang paling baik untuk menolong Josh
Clark (down syndrom) mengingati nama akhirnya ialah melalui lagu yang disukainya iaitu
Twinkle, twinkle, twinkle little star. Gianna dapati bahawa Josh dengan mudah mengingati
rentak lagu tersebut dan menyanyikan huruf-huruf dalam nama akhirnya. Dalam satu
minggu Josh telah dapat mengeja Clark. Di sini, penulis menyatakan, tanpa terapi muzik
mungkin ia akan memakan masa yang lebih lama untuk Josh mengingat dan mengeja nama
akhir keluarganya. Mungkin beberapa minggu atau beberapa bulan.

Terapi muzik adalah berkesan untuk meningkatkan atau menyediakan suasana yang lebih
tenang. Selain itu, terapi muzik juga melegakan keresahan, kemurungan dan meringankan
stress. Terapi muzik membantu klien (pesakit ) yang mempunyai masalah berkaitan emosi
untuk meneroka serta menyelami perasaan mereka sendiri. Melalui cara ini mereka dapat
melakukan perubahan yang positif terhadap tingkah laku. Selain itu, klien juga dapat
mempraktikkan penyelesaian masalah yang secara tidak langsung merungkaikan dan
menyelesaikan konflik mereka.

Rawatan terapi muzik dapat memperkukuhkan kemahiran berkomunikasi dan juga


kemahiran koordinasi fizikal. Fungsi mental dan fizikal juga dapat dipertingkatkan dan
diperbaiki apabila kaedah rawatan ini digunakan kepada mereka yang mempunyai masalah
berkaitan saraf dan masalah pertumbuhan.

Muzik dapat mengalihkan kesakitan pesakit, menyedari hal itu penggunaan terapi muzik
digunakan secara lebih meluas di hospital-hospital dan klinik bersalin untuk mengurangkan
tekanan dan kesakitan ketika ibu ingin melahirkan bayi. Selain itu, terapi muzik juga
berkesan untuk mereka yang menderita sakit kepala atau migrain.

Terapi muzik dapat meningkatkan kualiti hidup kepada pesakit-pesakit yang Alzheimer dan
penyakit yang hamper serupa. Cara ini sangat berguna kepada mereka yang mempunyai
masalah pembelajaran , masalah pertuturan dan komunikasi di mana terapi muzik amat
membantu golongan yang kurang bernasib baik ini.
Beberapa bukti kajian menujukkan bahawa muzik dapat merendahkan tekanan darah di
mana secara tidak langsungnya mengurangkan risiko angin ahmar (strok ), melegakan
ketegangan otot dan meningkatkan daya tahan badan.

KEKURANGAN TERAPI MUZIK

Terapi muzik yang berkesan membolehkan seseorang yang mempunyai masalah atau
tekanan berjaya keluar dari kongkongan yang datang dari dirinya sendiri, orang lain atau
persekitaran. Terapi muzik yang digunakan dalam sesi kaunseling memainkan peranan yang
penting dalam membantu seseorang klien meredakan keadaan yang mereka alami. Namun
terapi muzik dalam sesi kaunseling juga mempunyai kekurangan dari pelbagai segi
antaranya ialah terapi muzik memerlukan masa yang lama dalam proses rawatannya di
mana proses terapi muzik memerlukan klien mendapat rawatan dalam masa yang telah
ditetapkan oleh kaunselor.

Selain itu kekurangan terapi muzik ialah kaedah dan langkah yang digunakan dalam sesi
kaunseling berbeza dari seseorang ke seseorang di mana sesetengah klien memerlukan
muzik yang berbeza contohnya ada muzik yang memerlukan irama dan melodi yang lembut
dan ada yang lantang. Selain itu, ada juga klien memerlukan masa yang pendek dan
panjang dalam melakukan proses terapi muzik. Hal ini bergantung kepada diri individu dan
berapa besar masalah yang dihadapi oleh klien. Jadi, terapi ini terlalu sukar untuk diamalkan
di mana kaunselor perlu menyelidik dan mengkaji kesesuaian muzik yang akan di
perdengarkan untuk klien.

Di samping itu juga, terapi muzik tidak dapat menolong klien dengan sepenuhnya
menghilangkan tekanan yang mereka hadapi di mana terapi muzik ini hanya tertumpu dan
berfokus kepada sesetengah tekanan. Walaupun terapi muzik lebih tertumpu kepada
masalah yang ringan atau berat namun ia tidak memberi jaminan bahawa sesi terapi yang
dijalankan akan menyelesaikan masalah dan tekanan yang dihadapi oleh klien.

Sebagai tambahan, kekurangan terapi muzik ialah ada sesetengah orang tidak boleh terima
terapi muzik sebagai medium untuk meredakan dan menghilangkan tekanan yang mereka
hadapi contohnya mereka tidak berminat untuk mendengar muzik yang telah dipilih untuk
mereka. Hal ini mungkin berpunca dari lagu yang tidak sesuai dan tidak dapat
menenangkan jiwa mereka yang berada dalam kerisauan, dilema dan sebagainya. Muzik
yang tidak sesuai tidak akan memberi apa-apa perubahan dalam diri klien jika sesi terapi
dijalankan.

Tambahan lagi, kekurangan terapi muzik ialah terlalu bergantung kepada muzik setiap kali
sesi kaunseling dijalankan. Penggunaan terapi muzik yang berterusan membuatkan klien
akan terlalu bergantung kepada muzik jika mereka ingin meredakan dan menghilangkan
segala tekanan yang mereka hadapi. Hal ini mungkin menyebabkan mereka akan lalai
dalam melakukan tugas seharian jika terlalu bergantung kepada muzik dalam
menghilangkan tekanan. Sebagai contoh, pekerja pejabat yang mempunyai tekanan kerja
akan mendengar muzik sebagai terapi untuk menghilangkan tekanan mungkin akan lalai
dengan tugasnya apabila terlalu bergantung kepada muzik.

CADANGAN PENAMBAHBAIKAN TERAPI MUZIK

Bagi memurnikan lagi pelaksanaan terapi muzik dalam sesi kaunseling, kaunselor perlulah
memainkan peranan yang penting dalam mengkaji kesesuaian muzik dan instrument yang
digunakan dalam proses pemulihan dengan menggunakan terapi muzik di mana ia dapat
menghilangkan tekanan yang dihadapi oleh klien. Keberkesanan terapi muzik dalam
sesebuah sesi kaunseling memberi impak yang besar kepada klien dalam proses pemulihan
dan pengurusan tekanan yang mereka hadapi.

Cadangan yang paling utama dalam mengurangkan tekanan dan masalah yang telah
dihadapi oleh klien ialah membaca dan mendengar ayat-ayat suci Al-Quran di mana ia
adalah terapi muzik yang paling berkesan mengurangkan tekanan dan mendekatkan diri
kepada Allah SWT. Terapi yang paling sempurna ini memainkan peranan yang penting
dalam mengurangkan perasaan marah, sedih dan sebagainya yang dialami oleh klien. Di
samping mendengar ayat suci Al-Quran klien juga didedahkan dengan proses mendekatkan
diri kepada Allah SWT. Selalunya kaunselor Islam mempraktikkan terapi ini dalam sesi
kaunselingnya.

Selain itu cadangan bagi menambah baik terapi muzik ialah kita perlu menyediakan tempat
atau ruang yang sesuai bagi menyempurnakan terapi muzik dalam sesi kaunseling di antara
kaunselor dan klien. Tempat bagi melakukan terapi muzik ini mestilah selesa dan tenang di
mana ia dapat membantu klien untuk menghilangkan tekanan dan masalah yang mereka
hadapi. Tempat yang selesa ini membantu klien menghilangkan kecelaruan, konflik dan
masalah diri yang melanda mereka. Semasa sesi terapi muzik dijalankan, amatlah penting
dalam menyediakan segala kelengkapan yang sesuai bagi memudahkan urusan terapi
muzik dilaksanakan.

Bagi menjayakan lagi sesi kaunseling, dicadangkan supaya mengintegrasikan muzik dengan
terapi yang lain contohnya integrasikan terapi muzik dan terapi seni. Melalui proses integrasi
terapi ini di dalam sesi kaunseling, proses penyembuhan tekanan dapat dilakukan dalam

masa yang singkat. Integrasi terapi ini sangat penting dilakukan di mana proses
pengintegrasian boleh dilakukan dengan teratur dimana terapi ini boleh dilakukan pada hari
yang sama atau sebaliknya. Semasa terapi muzik dijalankan, klien akan didedahkan supaya
menggunakan terapi seni dalam menyalurkan masalah dan tekanan yang mereka ada
melalui lukisan, kraf tangan dan sebagainya.

Di samping itu juga, antara cadangannya ialah perbanyakan bengkel-bengkel terapi muzik
untuk kesedaran umum dalam pentingnya terapi muzik dalam kehidupan seharian mereka
jika mereka mempunyai masalah dan tekanan yang tidak dapat disalurkan melalui alternatif
lain selain dari terapi muzik. Melalui bengkel terapi muzik ini, ia akan menimbulkan
kesedaran kepada orang ramai bahawa terapi muzik bukan sahaja untuk orang yang
bermasalah tapi untuk mereka yang mementingkan kesihatan melalui proses terapi muzik.

Di samping itu juga antara cadangannya ialah melalui terapi muzik ini, kaunselor hendaklah
memberi rangsangan sebelum, semasa dan selepas sesuatu sesi terapi muzik dijalankan.
Melalui kaedah ini, ia mampu membuat minda klien berfikir dan menilai sendiri baik buruk
masalah yang melanda melalui muzik yang bersesuaian. Selepas sesi terapi muzik selesai,
kaunselor perlulah memainkan peranan yang penting dalam memberi bimbingan kepada
klien untuk membuat dan memilih jalan yang sesuai sebagai pilihan mereka justeru itu klien
dapat menilai sejauh mana kebaikan dan keburukan masalah yang mereka hadapi.

Selain itu, antara cadangannya ialah menggalakkan klien mengarang dan mengubah lagu
dimana melalui aktiviti ini klien dapat meluahkan perasaan mereka justeru itu ia dapat
mengurangkan tekanan yang dialami oleh klien. Apabila klien melakukan aktiviti ini mereka
dapat menyalurkan tekanan dan masalah yang mereka hadapi melalui lagu dan sebagainya.
Gubahan lagu oleh klien akan menggambarkan masalah dan tekanan yang mereka hadapi
dan melaluinya juga klien akan mendapat ketenangan jiwa dan perasaan yang baik.

Cadangan yang terakhir ialah melakukan terapi muzik secara kumpulan dimanja mereka
boleh melakukan aktiviti bersama dan berbincang sambil meluahkan perasaan mereka.
Melalui terapi muzik secara berkumpulan klien dapat berkongsi masalah dan pandangan
dengan mereka yang mempunyai masalah yang sama. Ini akan mempercepatkan lagi klien
dalam mempelajari cara pengurusan tekanan yang baik dari ahli kumpulan mereka justeru ia
dapat menghilangkan tekanan dan masalah.

KAEDAH PELAKSANAAN TERAPI MUZIK


Strategi Umum Terapi Muzik

1.Struktur
Jadual waktu terancang yang menarik minat dan perhatian klien untuk menggalakkan
kehadiran klien pada setiap sesi terapi.

2. Hubungan terapeutik.
Hubungan baik antara kaunselor dan klien. Kaunselor memahami kehendak klien serta
masalah yang dihadapi klien, memastikan komunikasi berkesan setiap kali rawatan.

3.Interaksi muzik
Kaunselor atau ahli terapi harus menguasai kemahiran pengekalan interaksi muzik supaya
kliennya mengambil bahagian hingga tamat sesi rawatan.

4.Kawalan emosi
Ahli terapi menggunakan kaedah ataupun memilih cara dan muzik yang sesuai untuk
menggalakkan klien meluahkan perasaan dan emosi secara baik.

5.Integrasi sensori
Ahli terapi harus mempunyai pendekatan yang berbeza mengikut keadaan klien untuk
mengelakkan kehilangan fokus dan kegagalan dalam berkomunikasi
Kaedah Perancangan dan Pelaksanaan Terapi Muzik
Sebelum rawatan terapi muzik dijalankan, kaunselor terlebih dahulu perlu mendapatkan
persetujuan dengan klien mengenai rawatan dan etika-etika ketika sesi rawatan atau
kaunseling dijalankan. Antara perkara yang boleh dibincangkan adalah seperti tentang
kerahsiaan masalah klien. Seterusnya, kaunselor perlu mengatur pertemuan dengan klien
sebelum sesi rawatan sebenar dijalankan. Sesi ini bertujuan untuk membenarkan klien
menyelesakan diri dengan keadaan bilik persekitaran seperti membiasakan diri dengan
keadaan bilik rawatan dan juga kemudahan-kemudahan yang disediakan.

Kaunselor perlu menentukan tempoh masa untuk melakukan penilaian supaya strategi dan
struktur dan terapi yang sesuai dapat dirancang. Contohnya kaunselor perlu merancang
waktu yang sesuai untuk rawatan, peralatan yang perlu disediakan, dan juga pilihan muzik
yang akan digunakan. Selain itu, aktiviti-aktiviti yang sesuai ketika menjalankan rawatan
dapat dirancang dengan teliti. Perancangan yang terperinci dan sesuai akan menghasilkan
kesan rawatan yang optimum.

Ketika sesi rawatan dijalankan, selain menjalankan rawatan terdapat beberapa perkara yang
perlu diberi perhatian oleh kaunselor. Antaranya adalah merekod secara terperinci setiap
aktiviti-aktiviti atau perkara yang berlaku sepanjang sesi rawatan. Kaunselor boleh merekod
dengan menggunakan kaedah rekod anekdot atau catatan. Segala tingkah laku, maklum
balas , pergerakan, luahan oleh klien perlu dicatatkan supaya mudah untuk kaunselor
membuat analisa.
Selepas setiap kali sesi terapi muzik dijalankan, kaunselor harus mengadakan sesi refleksi.
Kaunselor dapat mengenal pasti masalah-masalah yang dihadapi ketika rawatan. Dengan
cara ini, pengubahsuaian kaedah yang digunakan dapat dilakukan untuk mempertingkatkan
lagi rawatan pada sesi berikutnya. Sebarang penambahbaikan dapat dilakukan setelah
kaunselor membuat refleksi terhadap rawatannya. Kaunselor bertanggungjawab untuk
memaklumkan klien dan penjaganya tentang rancangan serta sesi rawatan yang berikutnya.

Sejurus tamatnya sesi terapi muzik, kaunselor perlu memastikan sesi tersebut diakhiri
dengan pendekatan dan teknik yang sesuai. Klien juga perlu diberikan masa yang
mencukupi supaya mereka dapat memahami serta menerima kaedah terapi muzik.

Terapi muzik mempunyai teknik rawatan tertentu yang memerlukan seseorang pesakit itu
melalui pentafsiran klinikal khusus. Melalui teknik itu, pakar terapi akan menjalankan
program muzik terapi membabitkan teknik mendengar pilihan muzik tertentu, memainkan
alat muzik, menyanyi, perbincangan lirik muzik, mengarang dan mengubah lagu, membuat
persembahan berkumpulan, hipnosis muzik, menari atau melukis menggunakan muzik.

Kesimpulan
Muzik mengidentifikasikan kewujudannya dengan gelombang-gelombang tenaga dalam
badan dan persekitaran kita. Seringkali apabila kita mendengar sebuah lagu walau apapun
genrenya, tidak kira sama ada ia klasikal, melodik, atau rock sekalipun, ia mencipta satu
perubahan secara tiba-tiba dalam tahap emosi kita. Beberapa lagu yang kita anggapkan
nostalgik mempunyai sejenis kuasa magnetik yang hebat berjalinan dengan ingatan kita dan
ia selalu membawa kita kembali pada satu masa yang telah hilang selamanya, ia juga
melahirkan sejenis perasaan yang kita merasakan kita telah kehilangan sesuatu, jadi tak
hairanlah kadangkala kita menitiskan air mata apabila terkenangkan saat-saat tersebut.

TERAPI MUZIK & NYANYIAN

Terapi muzik dan nyanyian adalah 1 profesion kesihatan


bersekutu dan salah satu terapi ekspresif yang terdiri daripada
proses

interpersonal

di

mana

ahli

terapi

muzik

terlatih

menggunakan muzik bagi memulihkan dari aspek fizikal,


emosi, mental, sosial, estetik, dan rohani untuk membantu
memperbaiki atau mengekalkan kesihatan. Dengan terapi
muzik juga dapat meningkatkan kesihatan dari segi kognitif,
kemahiran motor, pembangunan emosi dan afektif, tingkah
laku dan kemahiran sosial dan kualiti hidup.
Terapi muzik adalah berkesan untuk meningkatkan atau
menyediakan suasana yang lebih tenang. Selain itu, terapi
muzik

juga

melegakan

keresahan,

kemurungan

dan

meringankan stress. Terapi muzik membantu murid pendidikan


khas

yang

mempunyai

masalah

berkaitan

emosi

untuk

meneroka serta menyelami perasaan mereka sendiri. Melalui


cara ini mereka dapat
terhadap

tingkah

mempraktikkan

laku.

melakukan perubahan yang positif


Selain

penyelesaian

itu,

masalah

murid

juga

dapat

yang

secara

tidak

langsung merungkaikan dan menyelesaikan konflik mereka.


Rawatan terapi muzik dapat memperkukuhkan kemahiran
berkomunikasi dan juga kemahiran koordinasi fizikal. Fungsi

mental dan fizikal juga dapat dipertingkatkan dan diperbaiki


apabila terapi ini digunakan kepada murid khas.
Nyayian lagu kanak-kanak boleh melibatkan pergerakan
anggota badan, nyayian bertema, nyayian tanpa muzik,
nyanyian dengan iringan muzik. Unsur lagu nyayian kanakkanak

adalah

mudah

difahami,

tradisional,

jenaka

dan

berpendidikan.

Kebaikan terapi muzik dan nyanyian kepada murid bermasalah


pembelajaran

Meningkatkan kemahiran kawalan tingkah-laku.

Meningkatkan kemahiran penglihatan dan pendengaran.

Meningkatkan kemahiran akedemik

Meningkatkan kemahiran berkomunikasi.

Meningkatkan kemahiran bermuzik.

Meningkatkan kemahiran berseronok.

Kekurangan terapi muzik


Terapi muzik yang berkesan membolehkan murid khas yang
mempunyai

masalah

atau

tekanan

berjaya

keluar

dari

kongkongan yang datang dari dirinya sendiri, orang lain atau

persekitaran.
pengajaran

Terapi
dan

muzik

yang

pembelajaran

digunakan

memainkan

dalam

peranan

sesi
yang

penting dalam membantu murid meredakan keadaan yang


mereka alami.
Walaubagaimana pun, terdapat kekurangan dalam terapi
muzik dan nyanyian ini iaitu perbezaan individu murid yang
mempunyai cita rasa muzik yang berbeza. Contohnya dalam
satu kelas, terdapat murid menyukai irama dan melodi yang
lembut dan ada yang menyukai muzik lantang. Perkara ini
sedikit

sebanyak

menggangu

proses

pengajaran

dan

pembelajaran dalam kelas dan berkemungkinan besar objektif


tidak pengajaran tidak akan tercapai.
Terapi muzik

juga

tidak

dapat

menolong

murid

sepenuhnya menghilangkan tekanan yang mereka hadapi di


mana terapi muzik ini hanya tertumpu dan berfokus kepada
sesetengah tekanan. Walaupun terapi muzik lebih tertumpu
kepada masalah yang ringan atau berat namun ia tidak
memberi jaminan bahawa sesi terapi yang dijalankan akan
menyelesaikan masalah dan tekanan yang dihadapi oleh
murid.