Anda di halaman 1dari 1

BULETINDAKWAH

AL ISLAM

HIZBUT TAHRIR INDON ESIA

Melanj utkan Kehid upan I sl am

Wahai Kaum Muslim:


Menyelesaikan masalah Papua adalah dengan menghilangkan kezaliman dan
ketidakadilan yang terjadi, mengelola kekayaan negeri demi kemakmuran dan
kesejahteraan rakyat, serta mendistribusikan kekayaan itu secara merata dan
berkeadilan.
Walhasil, hal mendasar dan sangat penting bahkan vital adalah sesegera mungkin
mewujudkan penegakan Khilafah Rasyidah yang akan menerapkan seluruh syariah
Islam. Syariah Islam, ketika diterapkan secara total, pasti akan memberikan kebaikan
kepada siapapun, termasuk non-Muslim. Syariah Islam inilah yang akan memberikan
kebaikan kepada kita di dunia dan di akhirat. Dengan syariah dan Khilafah, Islam
sebagai rahmatan lil alamin akan bisa nyata-nyata diwujudkan.
WalLh alam bi ash-shawb. []

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menilai fenomena kemunculan lesbian, gay,


biseksual, dan transjender (LGBT) di Indonesia adalah bagian dari proxy war atau
perang proksi untuk menguasai suatu bangsa tanpa perlu mengirim pasukan militer
(Kompas.com, 23/2).
1. Buktinya, pihak asing menggelontorkan jutan dolar untuk mendukung LGBT.
2. Perang proxy yang paling berbahaya adalah saat penguasa justru menjadi
proxy (baca: boneka) pihak asing yang bekerja menjadi operator kepentingan
asing. Jangan-jangan ini sedang terjadi di negeri ini.

Edisi 795, 26 Februari 2016 M


http://www.al-islam.or.id
17 Jumadul Awal 1437 H
http://www.hizbuttahrir.or.id

Waspadai Upaya Pemisahan Papua!


Organisasi Papua
Merdeka meresmikan
kantor United Liberation Movement for West Papua (ULMWP)
KOMENTAR
AL-ISLAM
pada Senin (15/2/2016) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Peresmian kantor ULMWP ini
dilakukan secara tertutup. Kehadiran lembaga ini bersama perkumpulan negara-negara di kawasan
Melanesia berperan untuk mendorong referendum Papua ke Dewan PBB (Kompas.com, 15/2). ULMWP
sebelumnya telah mendirikan kantor di Port Vila, ibukota Vanuatu, dan di Honiara, Kepulauan Solomon.
Pembukaan kantor ULMWP itu dibantah oleh Pemerintah. Meski demikian, pihak Kepolisian Resort
Jayawijaya menyita papan Kantor ULMWP milik OPM di Jalan Trikora, Wamena Papua, pada Selasa
(16/2/2016) sore (Kompas.com, 17/2).
Strategi Umum Pemisahan Papua
Upaya pemisahan (separatisme) Papua dilakukan melalui tiga strategi. Pertama, terus melakukan
perlawanan di dalam negeri melalui sayap militer OPM dan melalui aksi-aksi non-kekerasan, semisal
demonstrasi oleh mahasiswa, yang jelas menyuarakan kemerdekaan Papua. Kemerdekaan Papua terus
disuarakan melalui berbagai organisasi termasuk LSM.
Kedua, melalui jalur politik dan internasionalisasi isu Papua. Babak baru internasionalisasi itu dimulai
ketika Benny Wenda membuka kantor organisasi Free West Papua di Oxfort Inggris pada April 2013;
diikuti pembukaan kantor di Belanda, Australia dan negara Melanesia; lalu pembukaan kantor ULMWP
di Vanuatu
Solomon
klaim HIZBUT
peresmianTAHRIR
kantor ULMWP
di Wamena. Semua itu
BULETIN DAKWAH
ALdan
ISLAM
terbitIsland;
setiap kemudian
Jum'at. Penerbit
INDONESIA
merupakan
isuNo.
Papua.
yang selalu
diangkat adalah pelanggaran
Alamat
: Crownbagian
Palacedari
A25,internasionalisasi
Jl Prof. Soepomo
231,Kampanye
Jakarta Selatan
12390
penindasan
ketidakadilan
yang
diderita rakyat Papua; juga terus disuarakan bahwa integrasi
Telp/Fax:HAM,
(62-21)
83787370dan
/ 83787372
Email:
info@hizbut-tahrir.or.id
Papua ke Indonesia tidak sah.
terus mendesakkan
penentuan
nasib:sendiri
untuk rakyat Papua. Internasionalisasi
Contact Ketiga,
Person Denpasar
: Mahmudreferendum
- 08124662370,
Singaraja
Yosi - 087857704945,
isu Papua adalah upaya untuk mendesakkan referendum ini. Strategi referendum Papua melalui Dewan
Negara : Abu Jidan - 085737449976
PBB itu sama seperti strategi pemisahan Timor Timur dari Indonesia.
HARAP DISIMPAN KARENA MENGANDUNG AYAT-AYAT AL-QURAN

TIDAK DIBACA SAAT