Anda di halaman 1dari 2

TUGAS REMAJA

- Masa remaja akhir (16-19 tahun) :


Menampakkan pengungkapan kebebasan diri,
Dalam mencari teman sebaya lebih selektif.
Memiliki citra (gambaran, keadaan, peranan) terhadap dirinya,
Dapat mewujudkan perasaan cinta, dan
Memiliki kemampuan berpikir khayal atau abstrak (Widyastuti dkk, 2009).
C. Tugas-tugas Perkembangan Remaja
Menurut Mappiare (1982) mengemukakan tugas-tugas perkembangan remaja:
- Menerima keadaan fisiknya
- Menjalin hubungan baru dengan teman-teman sebaya baik sesama atau lawan jenis
- Memperoleh kebebasan secara emosional dari orang tuanya dan orang dewasa lainnya
- Memperoleh kepastian dalam hal kebebasan pengaturan ekonomis
- Memilih dan mempersiapkan diri ke arah suatu pekerjaan
- Mengembangkan ketrampilan-ketrampilan dan konsep-konsep intelektual yang diperlukan dalam
hidup sebagai warga negara yang terpuji
- Menginginkan dan dapat berperilaku yang diperbolehkan oleh masyarakat
- Mempersiapkan diri untuk pernikahan dan hidup berkeluarga
- Menyusun nilai-nilai kata hati yang sesuai dengan gambaran dunia, yang diperoleh dari ilmu
pengetahuan yang memadai
William Kay mengemukakan tugas-tugas perkembangan remaja itu sebagai berikut:
- Menerima fisiknya sendiri berikut keragaman kualitasnya.
- Mencapai kemandirian emosional dari orang tua atau figur-figur yang mempunyaiotoritas.
- Mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal dan belajar bergaul denganteman sebaya
atau orang lain, baik secara individual maupin kelompok.
- Menemukan manusia model yang dijadikan identiasnya.
- Menerima dirinya sendiri dan memilki kepercayaan terhadap kemampuannya sendiri.
- Memperkuat self-control (kemampuan mengendalikan diri) atas dasar skala nilai,prinsip-prinsip atau
falsafah hidup (Weltanschauung)
- Mampu meninggalkan reaksi dan penyesuaian diri (sikap/perilaku) kekanak-kanakan.
Menurut Havighurs, menjelaskan tugas-tugas perkembangan sebagai berikut :
- Mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebaya
- Mencapai peran sosial sebagai pria atau wanita
- Menerima keadaan fisik dan menggunakanya secara efektif
- Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang dewasa lainya.
- Mencapai jaminan kemandirian ekonomi.
- Memilih dan mempersiapkan karier
- Mempersiapkan pernikahan dan hidup berkeluarga
- Mengembangkan keterampilan intelektual dan konsep-konsep yang diperlukan bagiwarga Negara
- Mencapai tingkah laku yang bertanggung jawab secara social
Munculnya tugas-tugas perkembangan, bersumber pada faktor-faktor berikut:
- kematangan fisik, misalnya (a) belajar berjalan karena kematangan otot-otot kaki (b)belajar
bertingkah laku, bergaul dengan jenis kelamin yang berbeda pada masa remajakarena kematangan
organ-organ seksual
- tuntutan masyarakat secara kultural; misalnya (a) belajar membaca (b) belajarmenulis, berhitung,

berorganisasi
- tuntutan dari dorongan dan cita-cita individu sendiri, mis (a) memilih pekerjaan danmemilih teman
hidup
- tuntutan norma agama, mis (a) taat beribadah kepada Allah, (b) berbuat baik kepadasesama
manusiamasa remaja ditandai dengan
Seorang remaja dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya dapat dipisahkan ke dalam tiga tahap
secara berurutan (Kimmel, 1995: 16). Tahap yang pertama adalah remaja awal, di mana tugas-tugas
perkembangan yang harus diselesaikannya sebagai remaja adalah pada penerimaan terhadap keadaan
fisik dirinya dan menggunakan tubuhnya secara lebih efektif. Hal ini karena remaja pada usia tersebut
mengalami perubahan-perubahan fisik yang sangat drastis, seperti pertumbuhan tubuh yang meliputi
tinggi badan, berat badan, panjang organ-organ tubuh, dan perubahan bentuk fisik seperti tumbuhnya
rambut, payudara, panggul, dan sebagainya.
Tahapan yang kedua adalah remaja madya, di mana tugas perkembangan yang utama adalah
mencapai kemandirian dan otonomi dari orang tua, terlibat dalam perluasan hubungan dengan
kelompok baya dan mencapai kapasitas keintiman hubungan pertemanan; dan belajar menangani
hubungan heteroseksual, pacaran dan masalah seksualitas.
Tahapan yang ketiga adalah remaja akhir, di mana tugas perkembangan utama bagi individu adalah
mencapai kemandirian seperti yang dicapai pada remaja madya, namun berfokus pada persiapan diri
untuk benar-benar terlepas dari orang tua, membentuk pribadi yang bertanggung jawab,
mempersiapkan karir ekonomi, dan membentuk ideologi pribadi yang di dalamnya juga meliputi
penerimaan terhadap nilai dan sistem etik.