Anda di halaman 1dari 3

1. Berhenti merokok.

Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka


segera hentikan kebiasaan ini untuk mencegah penyakit jantung agar jantung tetap sehat.
2. Konsumsi antioksidan. Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok
menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan bisul
atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk
mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan
menangkap dan membuangnya. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buahbuahan dan sayuran untuk mencegah penyakit jantung.
3. Kenali tekanan darah anda, dan lakukan apapun, supaya mencapai angka 115/75. Tenakan
darah anda mungkin bahkan lebih penting daripada kolesterol anda. Dan, anda bisa
menurunkan tekanan ini sendiri. Cara terbaik? Olah raga teratur, dan kurangi lemak di perut.
Kenapa? karena lemak ini menutupi organ2 penting, sehingga, supaya organ2 ini bisa bekerja
lebih baik, dibutuhkan tekanan darah lebih. Jadi, ketika lemak perut berkurang, tekanan darah
yang dibutuhkan akan menurun drastis.
4. Makan 250gr kacang2an setiap hari. Kacang2an akan meningkatkan kadar kolesterol baik,
HDL, dan menurunkan radang. Kacang juga membantu menyehatkan jantung dengan alasan
yang belum jelas. Kacang memiliki kadar asam lemak Omega 3 tinggi, memiliki protein dan
serat tinggi.
5. Coba cari tahu kadar HDL anda dan coba tingkatkan sampai di nilai 50. Bagi wanita, nilai
HDL tinggi jauh lebih baik daripada LDL rendah. Entah kenapa, tapi yang jelas, makin tinggi
nilai HDL, makin bagus (50 sudah termasuk bagus). CAra termudah untuk meningkatkan
nilainya adalah olahraga, kurangi minuman keras, makan makanan dengan lemak sehat,
misalnya: zaitun, canola. Asam Pantotenat (vit. B5) juga bisa membantu.
6. Jangan makan minyak jenuh lebih dari 20 gram setuap hari, dan gunakan minyak trans
sesedikit mungkin. Lemak jenuh dan lemak trans akan menyebabkan radang arteri. Cinnamon
roll (roti kayu manis) memiliki 7 gram lemak jenuh. Minyak trans (misalnya dalam mentega
atau margarin), sering ditemukan dalam makanan yang diproses atau dipanggang dalam oven.
7. Minum alkohol? kurangi, sehari segelas aja. Kami sendiri masih belum jelas, tapi minuman
beralkohol seperti bir dan anggur memiliki efek anti radang. Tapi sering ditemukan bahwa
mereka yang tidak minum alkohol sama sekali, malah memiliki kemungkinan serangan
jantung lebih tinggi daripada mereka yang minum sedikit2. O yah! minum 7 gelas sehari
nggak sama efeknya dengna minum 1 gelas tiap hari!
8. Makan 9 porsi sayuran dan buah setiap hari. Buah dan sayuran penuh dengan serat. Coba
pelan2 tingkatkan jumlahnya dalam 2 6 minggu. karena jika jumlahnya meningkat drastis,
malah kurang ok hasilnya, dan mempengaruhi pencernaan anda sendiri!.
9. Jalan selama 30 menit setiap hari! Nggak ada alasan!, lalu setelah itu, coba telepon
seseorang. jalan setengah jam setiap hari, menurunkan resiko serangan jantung sekitar 30
persen. Ini semacam ujian bagi anda, Jika anda sukses melakukan hal ini, kemungkinan anda
mulai akan melakukan kompromi2 yang lain. Bertelepon dengan orang lain adalah langkah

yang sangat penting: karena akan memperkuat komitmen anda. O yah, coba telepon rekan
perempuan anda, karena mereka akan lebih mendukung anda.
10. Hindari Stres. Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta
yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya. Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya
akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku.
Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stres, yang akan
mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila Anda menghindari stres baik
di kantor atau di rumah.

Serangan jantung bisa datang kapan saja. Karena itu, langkah pencegahan lebih bijak sebelum
serangan itu datang.
SARAPAN BUBUR GANDUM
Gandum mengandung beta-glucan, serat yang dapat menurunkan kolesterol jahat penyebab
sakit jantung. Ini membentuk gel tebal seperti pasta yang mengikat kolesterol dalam usus dan
mencegah penyerapan ke dalam aliran darah.
Menurut ahli gizi Dr Sarah Schenker, hanya 3 gram beta-glucan per hari (setara semangkuk
berukuran rata-rata bubur) dapat menurunkan kolesterol sebesar 5 sampai 10 persen.
MEMBERSIHKAN GIGI SECARA TERATUR
Penyakit gusi telah dikaitkan dengan pengerasan arteri dan serangan jantung. Bakteri yang
menyebabkan kerusakan gigi diperkirakan memicu peradangan, yang telah dikaitkan dengan
penyakit jantung.
Para ahli merekomendasikan menyikat gigi secara teratur dan membersihkan dengan benang
gigi (ketika ada makanan yang terjebak di antara gigi Anda). Benang gigi juga memecah
biofilm yang memerangkap massa lengket bakteri).
PAKAILAH MASKER TIDUR
Kurang tidur terkait dengan risiko yang lebih besar terkena serangan jantung bahkan
kematian. Pastikan kamar tidur Anda gelap atau memakai masker tidur, karena cahaya
menekan produksi hormon tidur melatonin.
KURANGI KONSUMSI GULA
Studi di Amerika Serikat yang diterbitkan tahun lalu menunjukkan bahwa gula dapat menjadi
kontributor besar untuk tekanan darah tinggi. Dr James DiNicolantonio, seorang ilmuwan
penelitian kardiovaskular di St Luke Mid America Heart Institute, yang memimpin penelitian,
mengatakan: "Mendorong konsumen untuk mengatakan tidak pada gula, bukan garam,
mungkin strategi diet yang lebih baik untuk mencapai kontrol tekanan darah."
BERLIBUR KE TEMPAT YANG CERAH
Pergi berlibur secara teratur mengurangi sepertiga risiko kematian akibat penyakit jantung ,
kata para peneliti di University of Pittsburgh, Amerika. Dan liburan di suatu tempat yang
cerah bisa meningkatkan keuntungan. Tahun lalu, universitas-universitas di Southampton dan

Edinburgh menemukan bahwa sinar matahari mengubah kadar oksida nitrat, yang
merenggangkan pembuluh darah, membantu tekanan darah turun.
MAKAN SEMANGKUK YOGHURT
Menurut sebuah studi dari Institut Kesehatan Griffith dan School of Medicine di Australia,
dosis harian 'bakteri baik' atau probiotik dari yoghurt bisa membantu menurunkan tekanan
darah, terutama pada orang dengan tekanan darah tinggi. Satu teori mengatakan bahwa
bakteri 'baik' melawan proses inflamasi terkait dengan penyakit jantung.
MENONTON FILM KOMEDI DENGAN TEMAN
Tertawa dapat meningkatkan aliran darah dengan lebih dari 20 persen. Beberapa studi
menunjukkan, tertawa memiliki efek penghilang stres yang dapat mengurangi risiko penyakit
jantung.
JANGAN MENUNDA BUANG AIR KECIL
Sebuah studi terhadap orang dengan penyakit jantung dini di Taiwan menunjukkan bahwa
kandung kemih yang terlalu penuh dapat menyebabkan jantung Anda berdetak lebih cepat
dan menempatkan tekanan yang tidak perlu pada arteri koroner, memicu mereka untuk
berkontraksi.
JANGAN TERLALU LAMA DUDUK
Penelitian menyarankan duduk selama 8 jam sehari meningkatkan risiko penyakit jantung,
kanker, dan diabetes sebesar 40 persen. "Usahakan jangan duduk lebih dari 4 jam, cobalah
sekali-kali berdiri, kata John Buckley, profesor ilmu olahraga terapan di Chester University.
Maksimal duduk dua jam, selingi dengan berdiri 30 menit.