Anda di halaman 1dari 10

ALIENASI MENTAL TOKOH AKU

DALAM NOVEL NAPAS MAYAT KARYA


BAGUS DWI HANANTO (KAJIAN
DEKONSTRUKSI)
Oleh
Rizki Nursiyam Fitri

Apa itu Dekonstruksi ???

Alienasi mental yang dialami tokoh aku dalam


novel napas mayat
Faktor alienasi mental yang di alami tokoh Aku
1. Faktor kematian orang tua tokoh utama (hal.6 dan 8)
2. Kesepian (hal.7)
3. Lingkungan (hal.7)
4. Ayah bangkrut (hal.8)
5. Sifat bawaan

Alienasi mental
a. Alienasi mental
"...Pertarungan pertama dari dunia akan kuhadapi: keramaian.
Dancuk! Manusia bertebaran. Aku tersesat terus. Tidak ada
kebaikan setara dengan kejahatan ini. Asu!" (Hal.11)
" Aku benci semua ini setelah aku gagal di masa mudaku dulu."
(Hal.12)
"Kota-kota yang di mata orang sepertiku, begitu mengejutkan dan
menaakutkan. " (hal.15)

b. Penyimpangan yang dilakukan


1. Semenjak ibu meninggal, aku lebih suka menangkapi cicak atau laba
laba di semak belukar sekitar rumah. Tanpa siapapun menemani harihariku sebagai bocah. Membedah hewan itu untuk mengetahui, apa
bisa ia hidup kembali setelah kubedah dan kujahit menggunakan
benang yang biasa untuk menyulam kain.
2. Tokoh terlalu tempramen dalam menjalani kehidupannya
3. Membunuh dan memutilasi korban kemudian di konsumsi
a. Pembunuhan mama besar
b. Pembunuhan Marbun
c. Pembunuhan suami sarah

Dekonstruksi karakter tokoh utama

dalam novel napas mayat


Dekonstruksi berarti menggali makna yang
diabaikan.

Tokoh mengidap skizofrenia. Ada beberapa


subtipe kizofrenia yang mirip dengan keadaan
tokoh utama,yakni:
1. Paranoid
2. Katatonik
3. Tidak teratur

Bukti pendukung di dalam novel:


1. Halusinasi
2. Emosi berlebihan
. Hal.11 (Dancuk! Di sana sini banyak..)
. Hal.9 ( Asu! Anjing itu tiba tiba..)
. Hal. 11 ( Asu! Anjing sialan, Asu dia malah minta

lagi..)
. Hal.13 ( ..bekerja di keramaian asu ini)

3. Kutipan hal.37
4. Kutipan hal.102

SIMPULAN

TERIMA KASIH