Anda di halaman 1dari 21

MEDIA PEMBELAJARAN

ANALISIS MEDIA PEMBELAJARAN CD PEMBELAJARAN


INTERAKTIF SEBAGAI MULTI MEDIA INTERAKTIF

Disusun Dalam Rangka Memenuhi Tugas Mata Kuliah Media Pembelajaran


Dosen Pengampu : Ngatau Rohman, S.Pd., M.Pd.
Disusun oleh :

1
2
3
4
5

Hesti Setyaningrum
Hesti Tri Endraningsih
Nina Intan Saputri
Supriyadi
Yuniar Ratna Pratiwi

K2514034
K2514035
K2514047
K2514062
K2514072

PENDIDIKAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2016

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang melimpahkan


rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini dengan
Judul Analisis Media Pembelajaran CD Interaktif Sebagai Multi Media
Interaktif ini dengan lancar.
Penulis menyadari bahwa tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak,
penulis tidak dapat menyelesaikan tuga yang diberikan dengan baik. Kesempatan
ini penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada:
1

Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini dengan lancar
tanpa ada halangan.

Dosen pembimbing Mata Kuliah Media Pembelajaran, Bapak Ngatou


Rohman, S.Pd., M.Pd. yang telah membimbing dalam penyusunan
tugas ini.

Orang tua yang senantiasa memberikan dukungan sehingga penulis


dapat menyelesaikan tugas dengan sangat baik.

Teman-teman mahasiswa/mahasiswi lainnya yang telah memberikan


masukan demi kesempurnaan tugas yang diberikan.

Penulis menyadari bahwa tugas ini masih jauh dari sempurna, oleh karena
itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun. Semoga
tugas yang dikerjakan ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca
pada umumnya.
Surakarta, 27 April 2016

Penyusun

HALAMAN PENGESAHAN
Makalah ini disusun dan diajukan sebagai bukti pelaksanaan tugas
kelompok mata kuliah Media Pembelajaran.
Ditetapkan pada :
Hari

: .

Tanggal

: .

Mengetahui,
Dosen Pembimbing Mata Kuliah Media Pembelajaran

Ngatau Rohman, S.Pd., M.Pd.


NIP. 198007012005011001

HALAMAN PERSEMBAHAN
Analisis Media Pembelajaran yang membahas mengenai CD Interaktif
Sebagai Media Pembelajaran ini dipersembahkan untuk :
1. Bapak Ngatau Rohman, S.Pd., M.Pd. dosen pembimbing mata kuliah
Media Pembelajaran.
2. Orang tua yang senantiasa memberikan dorongan terhadap penulis untuk
tak jenuh dalam menuntut ilmu.
3. Teman-teman Pendidikan Teknik Mesin yang selalu memberikan masukan
dan saran demi kesempurnaan tugas yang diberikan oleh dosen.

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................................
i
KATA PENGANTAR...............................................................................................
ii
PENGESAHAN
iii
PERSEMBAHAN.....................................................................................................
iv
DAFTAR ISI.............................................................................................................
v
BAB I

PENDAHULUAN
a. Latar

Belakang

1
b. Rumusan

Masalah

3
c. Tujuan
3
d. Manfaat
3
BAB II

PEMBAHASAN
A. Pengertian

Media

4
B. Fungsi

Media

pembelajaran

C. Tujuan

Penggunaan

Media

Pembelajaran

5
D. Alasan

Penggunaan

Media

Pembelajaran

6
E. Prinsip-prinsip

Pemilihan

8
F. Langkah-langkah

Menggunakan

9
G. CD

Interaktif

sebagai

10
BAB III

PENUTUP
A Kesimpulan
15
B Saran
15

16

Media

Media

Media

Pembelajaran

Pembelajaran

Pembelajaran

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan jaman yang semakin modern terutama pada era globalisasi
seperti sekarang ini menurut adanya sumber daya manusia yang semakin
berkualitas tinggi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan
prasyarat yang mutlak untuk mencapai tujuan pembangunan. Salah satu
wahana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut adalah
pendidikan. Diharapkan dalam pendidikan ini dapat menumbuhkembangkan
potensi sumber daya manusia melalui suatu kegiatan pembelajaran yang
efektif.
Perkembangan teknologi sekarang terjadi dengan pesat, baik teknologi
informasi maupun teknologi komunikasi. Teknologi ini akan sangat berguna
jika dalam perkembangannya yang sedang berjalan, di imbangi dengan
perkembangan dalam dunia pendidikan. Dimana pendidikan memanfaatkan
perkembangan teknologi tersebut dengan efektif. Tidak menutup kemungkinan
kalau pendidikan di Indonesia akan lebih maju jika menggunakan teknologi
canggih yang telah ada, salah satunya dalam pelajaran kimia.
Kenyataan menunjukkan bahwa kimia masih dianggap sebagai suatu mata
pelajaran yang sulit, sehingga hal ini dapat mengurangi minat siswa dalam
belajar kimia yang dapat berdampak pada hasil belajar yang diperoleh oleh
siswa itu sendiri.
Penggunaan media yang tepat merupakan suatu alternatif untuk mengatasi
rendahnya hasil belajar peserta didik khususnya pada mata pelajaran kimia.
Dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat dalam mengajar,
diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Dalam pemilihan media,
harus dipertimbangkan dari segi kecocokannya terhadap materi yang diajarkan
serta keadaan siswa yang meliputi kemampuan maupun waktu yang dimiliki.
Guru dalam proses belajar mengajar harus mempunyai kemampuan untuk
mengelola kelas dan menciptakan suasana yang menyenangkan bagi peserta
didik agar peserta didik dapat termotivasi untuk belajar lebih giat. Disamping

itu, hal yang perlu diperhatikan guru adalah penggunaan media yang sesuai dan
tepat untuk setiap materi pelajaran yang diberikan, karena penggunaan media
yang tepat dapat menunjang keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran
yang efesian dan efektif.
Keberhasilan pendidikan salah satunya ditunjukkan dengan semakin
meningkatnya hasil belajar anak didik. Faktor yang mempengaruhi tinggi
rendahnya hasil belajar siswa antara lain adalah media yang digunakan dalam
pembelajaran. Dengan demikian, salah satu tantangan yang dihadapi oleh guru
adalah menentukan media pembelajaran yang digunakan dalam mengajar agar
siswa dapat belajar lebih giat sehingga memperoleh hasil belajar yang tinggi.
Kamil (2004) mengemukakan bahwa peranan media pembelajaran
sangatlah penting dalam proses transformasi ilmu pengetahunan itu sendiri,
karena media pembelajaran ini sangat penting untuk diperadakan dimana
media pelajaran diperuntukkan untuk memotivasi siswa, memberikan
pengalaman serta mempermudah siswa dalam mencerna dan menganalisis
konsep-konsep kimia yang abstrak.
Dengan kemajuan teknologi, perpaduan komputer dan kepingan CD dapat
digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dan efisien dalam bentuk
CD pembelajaran interaktif. Apalagi di hampir setiap sekolah sudah
mempunyai komputer yang jumlahnya cukup memadai untuk digunakan dalam
proses pembelajaran serta siswa yang mempunyai keterampilan memadai juga
untuk mengoperasikan komputer.
CD Interaktif merupakan sebuah media yang menegaskan sebuah format
multimedia dapat dikemas dalam sebuah CD (Compact Disk) dengan tujuan
aplikasi interaktif di dalamnya. CD ROM (Read Only Memory) merupakan
satu-satunya dari beberapa kemungkinan yang dapat menyatukan suara, video,
teks, dan program dalam CD.
Sebagai sebuah produk, CD Interaktif merupakan hasil pemecahan suatu
masalah berdasarkan pendekatan komunikasi audio visual. Rancangan sebuah
CD Interaktif adalah sebuah desain komunikasi visual yang ditayangkan
melalui monitor yang dapat dihadirkan pada saat tertentu. Layar monitor
berfungsi sebagai media komunikasi visual yang tampilannya tidak berbeda

dengan desain sebuah majalah atau sebuah surat kabar. Selanjutnya akan
dibahas lebih lanjut CD Interaktif Sebagai Media Pembelajaran.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah media itu ?
2. Apakah fungsi media pembelajaran ?
3. Apakah tujuan penggunaan media pembelajaran ?
4. Apakah alasan penggunaan media pembelajarn ?
5. Apakah prinsip-prinsip pemilihan suatu media pembelajaran ?
6. Bagaimana langkah-langkah dalam menggunakan media pembelajarn ?
7. Apakah yang dimaksud dengan CD Interaktif dan bagaimana CD Interaktif
digunakan sebagai media pembelajaran ?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian media.
2. Untuk mengetahui fungsi media pembelajaran.
3. Untuk mengetahui tujuan penggunaan media pembelajaran.
4. Untuk mengetahui alasan penggunaan media pembelajaran.
5. Untuk mengetahui prinsip-prinsip pemilihan suatu media pembelajaran.
6. Untuk mengetahui langkah-langkah dalam menggunakan media
pembelajaran.
7. Untuk mengetahui pengertian CD Interaktif dan CD Interaktif sebagai
media pembelajaran.
D. Manfaat
Diharapkan dengan membaca makalah mengenai CD Interaktif sebagai
Media Pembelajaran pembaca akan lebih paham dan mengerti mengenai media
pembelajaran, fungsi, tujuan dan hal yang lainnya terutama pada media CD
Interaktif. Dalam makalah ini akan menggambarkan secara luas CD Interaktif
untuk menambah pengetahuan dan pemahaman pembaca.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Media
Media berasl dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari Medium
yang secara harfiah berarti Perantara atau Pengantar yaitu perantara atau
pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Beberapa ahli memberikan
definisi tentang media pembelajaran.
Schramm (Akhmad Sudrajat) mengemukakan bahwa media pembelajaran
3

adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan


pembelajaran.
Briggs (1977) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah sarana
fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video
dan sebagainya.
National Education Assosiation (1969) mengungkapkan bahwa media
pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandangdengar, termasuk teknologi perangkat keras.
Dari pendapat diatas disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah
segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang pikiran,
perasaan dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya
proses belajar pada diri peserta didik.
Brown (1973) mengungkapkan bahwa media pembelajaran yang
digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi terhadap
efektivitas pembelajaran.
Pada mulanya, media pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu
guru untuk mengajar yang digunakan adalah alat bantu visual. Sekitar
pertengahan abad ke-20 usaha pemanfaatan visual dilengkapi dengan
digunakannya alat audio, sehingga lahirlah alat bantu audio-visual. Sejalan
dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), khususnya
dalam bidang pendidikan, saat ini penggunaan alat bantu atau media
pembelajaran menjadi semakin luas dan interaktif, seperti adanya komputer
dan internet.
B. Fungsi Media Pembelajaran
Media pembelajaran memiliki beberapa fungsi diantaranya :
1. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang
dimiliki oleh para peserta didik. Jika peserta didik tidak mungkin dibawa
ke obyek angsung yang dipelajari, maka obyeknyalah yang dibawa ke
peserta didik. Obyek dimaksud bisa dalam bentuk nyata, miniatur, model,
maupun bentuk gambar-gambar yang dapat disajikan secara audio visual
2.

dan audial.
Model pembelajaran dapat melampaui batasan ruang kelas. Banyak hal
tidak mungkin dialami secara langsung di dalam kelas oleh para peserta
didik tentang suatu obyek, yang disebabkan karena :
a. Obyek terlalu besar
b. Obyek terlalu kecil

c.
d.
e.
f.
g.

Obyek terlalu lambat


Obyek bergerak terlalu cepat
Obyek yang terlalu kompleks
Obyek yag bunyinya terlalu halus
Obyek mengandung bahaya dan resiko tinggi. Melalui penggunaan
media yang tepat, maka semua onyek itu dapat disajikan kepada

3.

peserta didik.
Media pembelajaran memungkinkan adanya interaksi langsung antara

4.
5.
6.
7.
8.

peserta didik dengan lingkungannya.


Media menghasilkan keseragaman pengamatan
Media dapat menanamkan konsep dasar yang benar, konkrit, dan realistis.
Media membangkitkan keinginan dan minat baru.
Media membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar.
Media memberikan pengalaman yang integral/menyeluruh dari yang
konkrit sampai dengan abstrak.

C. Tujuan Penggunaan Media Pembelajaran


Penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan dalam kaitannya
dengan peningkatan mutu pendidikan. menurut Achsin (1986:17-18)
menyatakan bahwa tujuan penggunaan media pembelajaran adalah (1) agar
proses belajar mengajar yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan tepat
guna dan berdaya guna, (2) untuk mempermudah bagi guru atau pendidik
dalam menyampaikan informasi materi kepada anak didik, (3) untuk
mempermudah bagi anak didik dalam menyetrap atau meneriman serta
memahami materi yang telah disampaikan oleh guru atau pendidik, (4) untuk
dapat mendorong keinginan anak didik untuk mengetahui lebih banyak dan
mendalam tentang materi atau pesan yang disampaikan oleh guru atau
pendidik, (5) untuk mnghindarkan salah pengertian atau salah paham antara
peserta didik yang satu dengan yang lain terhadap materi atau pesan yang
disampaikan guru atau pendidik.
Sedangkan Sudjana, dkk.

(2002:2)

menyatakan

tentang

tujuan

pemanfaatan media adalah (1) pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa
sehingga dapat menimbulkan motivasi, (2) bahan pelajaran akan lebih jelas
maknanya sehingga lebih dapat dipahami, (3) metode mengajar akan lebih
bervariasi, dan (4) siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar. Jadi
dapat disimpulkan bahwa tujuan penggunaan media adalah (1) efektivitas dan
efisiensi dalam kegiatan belajar mengajar, (2) meningkatkan motivasi belajar

siswa, (3) variasi metode pembelajaran, dan (4) peningkatan aktivasi siswa
dalam kegiatan belajar mengajar.
D. Alasan Penggunaan Media Pembelajaran
Media pembelajaran digunakan guru karena bertitik dari dua hal berikut,
yaitu :
1. Belajar merupakan perubahan tingkah laku
Belajar dipandang sebagai perubahan perilaku peserta didik.
Perubahan perilaku ini tidak terjadi dengan sendirinya melainkan melalui
suatu proses. Proses oerubahan perilaku ini dimulai dari adanya
rangsangan yaitu peserta didik menangkap rangsangan kemudian
mengolahnya sehingga membentuk suatu presepsi. Semakin baik
rangsangan yang diberikan semakin kuat presepsi peserta didik terhadap
rangsangan tersebut. Pembentukan presepsi harus diupayakan secara kuat
oleh guru agar terbentuk suatu pengalaman murid yang bermakna. Tetapi
ada kalanya pembentukan presepsi presepsi dapat terganggu karena
terdapat kekurangan atau hambatan dalam alat indera, minat, pengalaman,
kecerdasan, perhatian, xerta kejelasan objek yang dikenakan. Untuk
menangguangi kekurangan atau hambatan terbentuknya presepsi harus
diupayakan suatu bentuk alat bantu yang memudahkan atau mengurangi
hambatan penguasaan kempuan peserta didik. Oleh karena itu digunakan
media pembelajaran sebagai pemecahannya.
2. Belajar merupakan proses komunikasi
Proses belajar mengajar pada hakekatnya merupakan proses
komunikasi. Proses komunikasi adalah proses menyampaikan pesan dari
sumber pesan melalui saluran atau media tertentu ke penerima pesan.
Dalam proses penyampaian pesan tersebut tidak selamanya sukses, karena
terdapar beberapa hambatan, baik yang ditimbulkan dari pemberi pesan
atau pun dari penerima pesan. Hambatan atau gangguan dalam proses
komunikasi itu disebut noises.
Nois atau hambatan dalam peristiwa itu bisa bermacam-macam.
Dalam proses pengajaran, nois itu dapat berupaketerbatasan peserta didik
secara fisik, psikologis, cultural, maupun lingkungan. Keterbatasqan
secara fisik atau keterbatasan tubuh dapat berupa, keterbatasan daya
indera, sakit, kelelahan, dan lain sebagainya. Keterbatasan psikologis dapat

berupa minat, kecerdasan, kepercayaan, sikap, dan lain sebagainya.


Keterbatasan secara kultural misalnya adat yang berbeda, kebiasaan hidup,
sikap hidup, norma-norma, kepercayaan, bahasa, dan lain sebagainya.
Sedangkan keterbatasan dalam aspek lingkungan dapat berupa keadaan
mencekam atau menakutkan, bising, populasi dan sebagainya. Untuk
meredam,

memperkecil,

mengatasi,

atau

menghilangkan

beragam

keterbatasan dalam komunikasi itu, dapat digunakan alat perantara yang


disebut media pengajaran.

E. Prinsip-prinsip Pemilihan Suatu Media Pembelajaran


Penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajarn akan memberi
kontribusi terhadap efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran. Berbagai hasil
penelitian

pada

intinya

menyatakan

bahwa

berbagai

macam

media

pembelajaran memberikan bantuan besar kepada peserta didik dalam proses


pembelajaran. Namun demikian peran tenaga pengajar itu sendiri juga
menentukan efektivitas penggunaan media dalam pembelajaran. Peran tersebut
tercermin dari kemampuannya memilih media pembelajaran.
Penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran perlu
mempertimbangkan beberapa prinsip, yaitu :
1. Tidak ada satu media pun yang paling baik untuk semua tujuan. Suatu
media hanya cocok untuk tujuan pembelajaran tertentu, tetapi mungkin
tidak cocok untuk pembelajarn yang lain.
2. Media adalah bagian integral dari proses pembelajaran. Hal ini berarti
bahwa media bukan hanya sekedar alat bantu mengajar guru saja, tetapi
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran.
Penetapan suatu media haruslah sesuai dengan komponen lain dalam
perancangan pembelajarn. Tanpa alat bantu mengajar mungkin pembelajarn
tetap dapat berlangsung tetapi tanpa media itu tidak akan terjadi.
3. Media apapun yang hendak digunakan, sasaran akhirnya adalah untuk
memudahkan belajar peserta didik. Kemudahan belajar peserta didik
haruslah dijadikan acuan pemilihan dan penggunaan suatu media.
4. Penggunaan berbagai media dalam satu kegiatan pembelajaran bukan
hanya sekedar selingan atau pengisi waktu atau hiburan, melainkan
mempunyai tujuan yang menyatu dengan pembelajaran yang berlangsung.
7

5. Pemilihan metode hendaknya objektif, yaitu didasarkan pada tujuan


pembelajaran, tidak didasarkan pada kesenangan pribadi tenaga pengajar.
6. Penggunaan beberapa media sekaligus akan dapat membingungkan peserta
didik. Penggunaan multimedia tidak berarti menggunakan media yang
banyak sekaligus, tetapi media tertentu dipilih untuk tujuan tertentu dan
media yang lain untuk tujuan yang lain pula.
7. Kebaikan dan kekurangan media tidak tergantung pada kekonkritan dan
keabstrakannya saja. Media yang konkrit wujudnya, mungkin sukar untuk
dipahami karena rumitnya, tetapi media yang abstrak dapat pula
memberikan pengertian yang tepat.
Sedangkan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih
media adalah :
1. Objektivitas, artinya pemilihan media tidak didasarkan karena kesukaan
pribadi atau sekedar hiburan sehingga menghiraukan kegunaan dan
relevensinya dengan bahan dan karakteristik peserta didik.
2. Program pengajaran, artinya memilih media harus disesuaikan dngan
program pengajaran karena tidak semua media dapat digunakan untuk
semua program pengajaran.
3. Situasi dan kondisi, artinya pemilihan media harus disesuaikan dengan
situasi belajar mengajar artinya disesuaikan dengan metode mengajar,
materi pelajaran, serta lingkungan sekolah dan kelas.
4. Kualitas tenik, yaitu kesiapan operasional media sebelum digunakan,
misalnya tipe recorder apakah semua masih berjalan baik atau ada
kerusakaan.
5. Keefektifan dan efisiensi penggunaan artinya penggunaan media bukan
semata-mata karena melaksanakan salah satu komponen-komponen tetapi
apakah media itu betul-betul berguna untuk memudahkan penguasaan
peserta didik.
F. Langkah-langkah Dalam Menggunakan Media Pembelajaran
Menurut Maraobeni tahap-tahapan dalam menggunakan media CD
Interaktif dibagi menjadi 3 tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tindak
lanjut.
1. Tahap Persiapan, meliputi :
a. Meneliti kelengkapan media audio interaktifdan petunjuk pemanfaatan
b. Memeriksa peralatan penyaji, bahan belajar, dan saran penunjangnya.
c. Mempelajari isi program.
d. Mengatur ruangan, tempat dduduk siswa, dan peralatan penyaji.

e. Menjelaskan tujuan yang akan dicapai, topik yang akan dipelajari, dan
kegiatan yang akan dilakukan di kelas.
2. Tahap pelaksanaan
a. Guru berdiri di dekat peralatan pemanfaatanmedia dan tidak berjalan
kesana kemari yng dapat mengganggu perhatian siswa.
b. Memutar CD Interaktif dan mengatur volumenya.
c. Memperhatikan aktifitas siswa dan mengelola kelas sesuai rancangan
pembelajaran yang telah ditentukan.
d. Bila perlu hentikan CD Interaktif dan beri kesempatan siswa untuk
bertanya.
e. Hentikan CD Interaktif dan beri kesempatan siswa mengerjakan tugas
bila pada media tersebut terdapat tugas yang arus dikerjakan.
f. Bila perlu memutar ulang CD Interaktif pada bagian yang kurang jelas
bagi siswa.
3. Tahap Tindak Lanjut
a. Mengajukan pertanyaan tetang materi CD Interaktif
b. Memberikan penguatan, penjelasan tambahan, dan pengayaan
c.
d.
e.
f.

terhadap materi yang telah didengarkan.


Jika perlu memutar kembali media audio pada bagian-bagian tertentu.
Membimbing siswa untuk membuat kesimpulan isi program.
Memberi tugas atau latihan dan tes sesuai dengan topik.
Memeriksa jawaban siswa.

G. CD Interaktif
CD interaktif adalah suatu media interaktif yang terbilang baru. Media ini
sebenarnya merupakan perkembangan dari teknologi internet yang akhir-akhir
ini berkembang pesat. Sebagaimana dimaklumi bahwa teknologi internet saat
ini menjadi salah satu tolok ukur majunya suatu perusahaan. Dari data
disebutkan bahwa lebih dari 200 juta orang menggunakan media ini, termasuk
diantaranya penduduk Indonesia.
Nielsen (2000) menyatakan bahwa 3% dari penduduk Indonesia juga
merupakan

pengguna

internet

aktif

(Istanto,

2001).

Data

ini

juga

memungkinkan perubahan yang semakin besar seiring merakyatnya teknologi


di masyarakat. hal ini sebenarnya tidak mengherankan mengingat internet
memiliki keunggulan-keunggulan dibandingkan dengan media lain. Media ini
demikian mudah digunakan, memiliki kecepatan tinggi, dan yang paling
penting bahwa internet memiliki jaringan yang mendunia.

Berkembangnya internet ini tidak lepas dari perkembangan PC (Personal


Computer) dan software yang dari tahun ke tahun semakin canggih. Terlebih
lagi setelah diperkenalkan teknologi multimedia pada era tahun 80-an.
Versi online internet ini kemudian diadopsi dalam versi offline dalam
bentuk CD inteaktif dengan tampilan yang tetap menarik walau terbatas
penggunaannya pada lokal satu unit PC saja. Hal ini yang menjadikan adanya
korelasi antara internet dan CD interaktif.
CD interaktif merupakan sebuah media yang menegaskan sebuah format
multimedia dapat dikemas dalam sebuah CD (Compact Disk) dengan tujuan
aplikasi interaktif di dalamnya. CD ROM ( Read Only Memory) merupakan
satu-satunya dari beberapa kemungkinan untuk menyatukan suara, video, teks
dan program lain dalam CD (Tim Medikomp, 1994)
Kemudian dalam program talk show e-Lifestyle yang ditayangkan Metro
TV pada 9 Agustus 2003 pukul 09.00 WIB disebukan bahwa Cd interaktif
adalah sebuah Cd yag berisi menu-menu yang dapat diklik untuk menampilkan
sebuah informasi tertentu.
Dari sisni jelas bahwa sistem interaktif yang dipakai Cd Interaktif sama
persis dengan sistem navigasi pada internet, hanya yang berbeda di sini adalah
media yang dipakai keduanya. CD interaktif memakai media offline berupa CD
sementara internet memakai media online.
Menurut praktisi media Augus Savara , kelebihan dan kekuragan CD
Interaktif antara lain :
1. Kelebihan
a. Penggunanya bisa berinteraksi dengan program komputer.
b. Menambah pengetahuan. Pengetahuan yang dimaksud adalah materi
pelajaran yang disajikan CD Interaktif.
c. Tampilan audio visual yang menarik
2. Kekurangan
a. Medium yang digunakan hanya komputer
b. Membatasi target audience karena hanya pemakai komputer saja yang
dapat mengaksesnya.
c. Pemeliharaannya harus hati-hati dari pada buku (tidak boleh kena
panas, tergores berat, atau pecah).
Kelebihan pertama yang menyebutkan bahwa penggunanya bisa
berinteraksi dengan komputer adalah bahwa dalam CD Interaktif terdapat
menu-menu khusus yang dapat diklik oleh user untuk memunculkan informasi

10

berupa audio, visual, maupun filtur lain yang diinginkan oleh pengguna.
Kemudian yang kedua adalah menambah pengetahuan.
Pengetahuan di sini adalah materi pembelajaran yang dirancang
kemudahannya dalam CD Interaktif bagi pengguna. Kelebihan ketiga adalah
tampilan audio visual yang menarik. Menarik di sini tentu saja jika
dibandingkan dengan media konvensional seperti buku atau media dua dimensi
lainnya. Kemenarikan di sini utamanya karena sisterm interaksi yang tidak
dimiliki oleh media cetak maupun media elektronik lainnya.
Dari beberapa keunggulan CD Interaksi, dapat diketahui bahwa CD
Interaktif dapat membantu mempertajam pesan yang disampaikan dengan
kelebihannya menarik indera dan menarik minat, karena merupakan gabugan
antara pandangan, suara, dan gerakan (Suyanto, 2003:18).
Berikut adalah tampilan CD interaksi yang kami pilih yaitu mata pelajaran
Matematika di SMA/SMK.
1. Klik file CD interaktif Matematika kemudian akan terdapat tampilan
sebagai berikut.

Klik masuk untuk melanjutkan.


2. Selanjutnya tampilan akan menjadi seperti dibawah :

11

Didalam CD tersebut terdapat materi sistim bilangan real, aproksimasi dan


persamaan dan pertidaksamaan. Kita dapat memilih materi yang ada.
Tampilan tiap materi yaitu sebagai berikut :

12

Masing-masing bab akan terdapat sub bab dan latihan soal.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
13

media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan,


dapat merangsang pikiran, perasaan dan kemauan peserta didik sehingga dapat
mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.Media yang
digunakandalampembelajaraniniadalahCD interaktif.. CD interaktif merupakan
sebuah media yang menegaskan sebuah format multimedia dapat dikemas dalam
sebuah CD (Compact Disk) dengan tujuan aplikasi Interaktif di dalamnya. CD
ROM ( Read Only Memory) merupakan satu-satunya dari beberapa kemungkinan
untuk menyatukan suara, video, teks dan program lain dalam CD (Tim
Medikomp,

1994).

Kelebihandari

CD

interaktifadalahpenggunanya

bisa

berinteraksi dengan program komputer, menambah pengetahuanyaitumateri


pelajaran yang disajikan CD Interaktif dan tampilan audio visual yang menarik.
Sedangkankekurangandari CD Interaktifadalah medium yang digunakan hanya
komputer, membatasi target audience karena hanya pemakai komputer saja yang
dapat mengaksesnya, dan pemeliharaannya harus hati-hati dari pada buku (tidak
boleh kena panas, tergores berat, atau pecah).
B. Saran
Penggunaan media pembelajaran CD Interaktif dapat dijadikan sebagai
alternatif atau media pembelejaan yang digunakan dalam meningkatkan hasil
belajar ketika digunakan dalam proses belajar mandiri baik di rumah maupun di
sekolah saat proses pembelajaran berlangsung. Selain itu pihak sekolah juga
diharapkan dapat membekali kepada para guru dan siswa dengan berbagai
keterampilan mengajar dan belajar yaitu salah satunya dengan menggunakan
media pembelajaran CD Interaktif. Karena semakin berkembangnya kebutuhan
dalam pembelajaran hendaknya difasilitasi oleh pemanfaatan inovasi teknologi
agar proses belajar mengajar berlangsung dengan efektif dan efisien sehingga
diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

DAFTAR PUSTAKA
http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/935/3/T1_292008212_BAB
%20II.pdf
http://listpdf.com/pe/pengertian-cd-pembelajaran-pdf.html

14

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/MODUL%20MULTI%20MEDIA
%20CD%20INTERAKTIF.pdf
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/132304807/CD%20Pembelaran
%20Interaktif%20Sebagai%20Salah%20Satu%20Media
%20Pembelajaran.pdf
http://www.mediafire.com/download/w73a9o027nmbu9t/MAT_SMA_1.rar
http://udin-reskiwahyudi.blogspot.co.id/2011/06/pengaruh-penggunaan-media-cdinteraktif.html
https://belajarmultimedia.wordpress.com/2010/09/16/pengertian-cd-interaktif/

15