Anda di halaman 1dari 8

MINYAK BIJI BUNGA

MATAHARI
OLEH:
KELOMPOK 4

PENDAHULUAN
BUNGA MATAHARI

Termasuk famili Compositae. Tanaman


bunga matahari berasal dari Meksiko
dan Peru Amerika Latin.

Salah satu produk utama bunga


matahari adalah biji-bijinya yang diolah
sebagai bahan baku industri makanan
berupa kwaci dan penghasil minyak
nabati yang dibutuhkan dalam isdustri
minyak (Atjung, 1981)

MINYAK BIJI BUNGA


MATAHARI

Salah satu jenis minyak nabati


yang pegembangannya masih
terbatas di Indonesia.
Beberapa industri di Indonesia
masih
harus
mengimpor
minyak biji bunga matahari.

SEJARAH MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI


Tumbuhan ini telah dibudidayakan
oleh orang-orang Indian Amerika
Utara sejak ribuan tahun lalu.
Selanjutnya tersebar ke Amerika
Selatan dan menjadi salah satu
sumber pangan bagi warga Inka.
Setelah penaklukan oleh orang
Eropa,
bunga
matahari
diperkenalkan ke Eropa dan berbagai
penjuru dunia lainnya pada abad ke16. Semenjak abad ke-17 bijinya
digunakan dalam campuran roti atau
diolah sebagai pengganti kopi serta
cokelat. Penggunaannya sebagai
sumber minyak mulai dirintis pada
abad ke-19.

KOMPOSISI MINYAK BIJI BUNGA


MATAHARI
Dalam 100 g Minyak Biji Bunga Matahari (pangan)

Asam Lemak

Kadar (%)

Asam Lemak Jenuh


Asam Palmitat

6.8

Asam Stearat

Asam Lemak tak Jenuh


Asam Oleat

31.5

Asam Linoleat

55.4

Dalam 100 g Minyak Biji Bunga Matahari (Non


pangan)

Asam Lemak

Kadar (%)

Asam Lemak Jenuh


Asam Palmitat

Asam Stearat

Asam Lemak tak Jenuh


Asam Oleat

83

MANFAAT MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI


1. Anti

4.

7. Dapat mencegah serangan jantung dan stroke

10.

PENGOLAHAN MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI

Biji Bunga
Matahari

Pengeringan

Ekstraksi

Distilasi

Pengupasan

Pengayakan

Degumming

Sortasi

Penggilingan

Neutralization

Bleaching

SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH