Anda di halaman 1dari 14

HUJAN ASAM

Hujan merupakan proses alamiah yang


berguna untuk membersihkan polutan di
atmosfer.
Hujan asam merupakan indikator kondisi
atmosfer.
Pada kondisi alamiah pH hujan 5,6
dan tidak lebih besar dari 7.

Hujan asam, yaitu hujan dengan pH < 5,6


Pengaruh hujan asam terhadap
mahluk hidup dan lingkungan
1. Pengaruh terhadap tumbuhan
Secara langsung :
pengaruh terhadap daun dan komponen
tanaman lain (H2SO4, HNO3, F-1)
Secara tak langsung :
Pengaruh terhadap tanah
(periode waktu panjang)

tanaman

AS
Eropa
Kanada

Kerusakan hutan cemara

Jerman

kematian hutan

AS

kerusakan tembakau,
(cemaran S)

gandum

2. Pengaruh terhadap hewan dan manusia


Partikel
menurunkan visibilitas
SO4

SO2 dan SO4 di troposfer


mengubah pancaran radiasi matahari

H2SO4 iritan aktif terhadap pernapasan,


berakibat :
o Menaikkan denyut jantung
o Serangan jantung
o Peka terhadap iritasi
3. Pengaruh terhadap tanah
tanah mampu menahan pengaruh
tertentu
keseimbangan terjaga, buffering
system

Dampak air hujan terhadap tanah :


a. Meningkatkan kemasaman tanah
b. Meningkatkan pelapukan tanah
c. Mengubah biota dalam tanah
d. Menurunkan laju pembusukan bahan
organik
e. Menurunkan proses nitrifikasi
f. Menaikkan mobilitas Al dan zat toksik
lainnya.
g. Menurunkan ketersediaan P dalam tanah
h. Menaikkan mobilitas komponen organiik
tanah.

Proses jatuhnya air hujan di atas tanah,


mengakibatkan 3 kemungkinan :
a) Keasaman dinetralisir oleh CaCO3 dari
daerah vulkanis
b) Asam akan bereaksi memperbesar derajat
buffer tanah
c) Hujan asam meningkatkan keasaman
tanah

3. Pengaruh terhadap ekosistem akuatik


Air hujan jatuh ke ekosistem akuatik :
a. Langsung
b. Melalui limpasan (run off) dari
ekosistem terestrial

Kepekaan ekosistem perairan terhadap


hujan asam dipengaruhi oleh :
a. Kapasitas buffer tanah dan batuan DAS &
air perairan
b. Jumlah air
c. Morfometri danau atau sungai (laju, arah
arus)
d. Kedalaman air
zat pencemar mencapai dasar atau tidak
e. Pengaruh iklim
f. Rasio presipitasi/evaporasi

Peningkatan kemasaman berakibat :


Penurunan biomassa algae
Mematikan ikan
Penurunan laju produksi primer,
mempengaruhi produktifitas ikan
Meningkatkan korosifitas logam dalam air

Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ion


nitrat (NO3) lebih berpengaruh menurunkan
pH air hujan dibandingkan ion sulfat (SO 4)
Konsentrasi polutan dalam air hujan pada
awal musim hujan (Oktober-November)
lebih tinggi dibandingkan pertengahan
musim hujan (Desember-Februari).
pH air hujan pada awal musim hujan lebih
rendah dibandingkan dengan pH
pertengahan musim hujan.

Yang diukur :
1. pH
2. Amonia (NH3)
3. Nitrit (NO2)
4. Nitrat (NO3)
5. Klorida (Cl-)
6. Sulfat (SO42-)
7. Karbondioksida (CO2)

Nilai rata-rata pH dan konsentrasi polutan di


dalam air hujan
No.

Lokasi

Sampel

pH

CO2 NH3 NO3 SO4 Cl-

1.

Megamendung

6,53

7,53

1,10

0,31

5,11

2,06

2.

KRB

6,40

8,66

1,45

0,65

7,05

5,03

3.

Ciawi

5,88

34,96

1,42

0,39

8,37

2,91

Cibinong

5,56

8,85

1,62

0,73

9,95

2,73