Anda di halaman 1dari 21

PSAK 2

LAPORAN ARUS KAS

Khairina Nur Izzaty, SE, M.Si, Akt


STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

ALLPPT.com _ Free PowerPoint Templates, Diagrams and Charts

Tujuan dan Ruang Lingkup PSAK 2


Tujuan pernyataan ini adalah memberikan pengaturan atas informasi mengenai perubahan historis
dalam kas dan setara kas dari suatu entitas melalui laporan arus kas yang mengklasifikasikan arus
kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan selama suatu periode.
PSAK 2 mensyaratkan semua entitas menyajikan laporan arus kas, terlepas dari aktivitas entitas
tersebut.
Entitas menyusun laporan arus kas sesuai persyaratan dalam pernyataan ini dan menyajikan lapora
n tersebut sebagai bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan untuk setiap periode penyajian
laporan keuangan.

Manfaat Informasi Arus Kas


Laporan arus kas dapat:
Memberikan informasi yang memungkinkan pengguna untuk mengevaluasi perubahan dalam
aset neto entitas, struktur keuangannya dan kemampuannya dalam mempengaruhi jumlah sert
a waktu arus kas dalam rangka penyesuaian terhadap keadaan dan peluang yang berubah
menilai kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas
memungkinkan para pengguna mengembangkan model untuk menilai dan membandingkan
nilai sekarang dari arus kas masa depan (future cash flows) dari berbagai entitas
Informasi arus kas historis sering digunakan sebagai indikator dari jumlah, waktu, dan kepastia
n arus kas masa depan.
Informasi arus kas historis juga berguna untuk meneliti kecermatan dari taksiran arus kas masa
depan yang telah dibuat sebelumnya
menentukan hubungan antara profitabilitas dan arus kas bersih serta dampak perubahan harg
a

Penyusunan dan Penyajian


Pendahuluan
PSAK 2 mensyaratkan bahwa laporan arus kas menyajikan arus kas selama periode akuntansi yang
relevan, yang diklasifikasikan menjadi tiga kategori: operasi, investasi, dan pendanaan.
Istilah arus kas didefinisikan sebagai arus masuk dan arus keluar kas serta setara kas.
Kas pada umumnya terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan rekening giro (cash in bank, termasuk
bank overdraft)
Setara kas adalah investasi yang bersifat likuid, berjangka pendek dan dapat dengan cepat diubah m
enjadi sejumlah tertentu kas tanpa risiko perubahan nilai yang signifikan.
Contoh: deposito tetap berjangka pendek, investasi dalam surat utang jangka pendek.

Arus Kas dari Aktivitas Operasi


Aktivitas Operasi didefinisikan sebagai aktivitas utama penghasil pendapatan pe
rusahaan (principal revenue -producing activities) dan aktivitas lain yang bukan
merupakan aktivitas investasi dan pendanaan.
Contoh arus kas dari aktivitas operasi:
Penerimaan kas dari penjualan barang/jasa
Penerimaan kas dari royalti, komisi, dan pendapatan lain
Pembayaran kas kepada pemasok barang
Pembayaran kas kepada karyawan
Pembayaran kas kepada pemasok jasa lain
Pembayaran atau restitusi PPh kecuali secara khusus merupakan bagian da
ri aktivitas pendanaan dan investasi
Penerimaan dan pembayaran kontrak yang dimiliki untuk tujuan diperdagang
kan atau diperjualbelikan

Metode Penyajian Arus Kas Operasi


Metode langsung
Dengan metode ini, PSAK 2 mensyaratkan pengungkapan kelompok utama p
enerimaan kas bruto dan pengeluaran kas bruto.
Contoh dari arus kas bruto misalnya berasal dari:
Tagihan kas dari pelanggan
Penerimaan bunga dan dividen
Pembayaran kas ke karyawan dan pemasok lain
Pembayaran bunga dan dividen
Penerimaan dan pembayaran kas operasi lain
Kelompok-kelompok utama penerimaan dan pengeluaran kas bruto ini dapat
diperoleh dari caatan akuntansi perusahaan atau dengan menyesuaikan pospos dalam laporan laba rugi komprehensif dari basis akrual menjadi basis kas.

Metode Penyajian Arus Kas Operasi


Metode Langsung
Penjualan + Saldo awal piutang dagang Saldo Akhir piutang
dagang = penerimaan kas dari pelanggan
Biaya penjualan + persediaan akhir persediaan awal = pembelian;
Pembelian + saldo awal utang dagang saldo akhir utang dagang =
pembayaran kas kepada pemasok barang
Beban operasi + saldo awal akrual beban saldo akhir akrual
beban + saldo awal beban dibayar dimuka saldo akhir beban
dibayar di muka beban nonkas lain (mis penyusutan) =
pembayaran kas untuk beban operasi

Metode Penyajian Arus Kas Operasi


Metode Tidak Langsung
Dengan metode ini, arus kas dari aktivitas operasi ditentukan dengan menyes
uaikan laba atau rugi neto dari pengaruh:
Pos-pos nonkas (misalnya penyusutan)
Pos-pos yang berkaitan dengan arus kas investasi atau pendanaan (misaln
ya laba penjualan aset tetap)
Perubahan modal kerja operasi (misal perubahan persediaan, piutang dag
aang, dan utang dagang)
Rumus perubahan laba dari operasi menjadi kas dari operasi dapat dinyataka
n sebagai berikut:

Laba sebelum pajak +/- pos-pos nonkas +/- pos-pos aktivitas nonoperasi +/- perubahan modal kerja operasi = arus kas dari
aktivitas operasi

Metode Penyajian Arus Kas Operasi


Whichs better?
PSAK 2 menganjurkan penggunaan metode langsung karena metode ini memberikan
informasi yang dapat bermanfaat untuk menentukan arus kas masa depan yang tidak di
berikan oleh metode tidak langsung.
Jika metode langsung digunakan, PSAK 2 tidak mensyaratkan pengungkapan rekonsilias
i penghasilan neto dengan arus kas dari aktivitas operasi.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi


Aktivitas investasi adalah perolehan (acquisition) dan pelepasan (disposal) aset jangka panjang da
n investasi non-setara kas.
Beberapa contoh arus kas dari aktivitas investasi adalah:
Pembayaran kas untuk pembelian dan penerimaan kas dari penjualan aset tetap
Pembayaran kas untuk pembelian dan penerimaan dari penjualan investasi jangka panjang
Uang muka dan pinjaman yang diberikan kepada pihak lain serta pelunasannya

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Aktivitas pendanaan adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan besaran


dan komposisi modal ekuitas dan pinjaman perusahaan.
Beberapa contoh aktivitas pendanaan:
Penerimaan kas dari emisi saham serta pembayaran kas untuk menebus
ekuitas (misal: saham), dan instrumen utang
Penerimaan kas dari pinjaman jangka pendek atau jangka panjang lain da
n pelunasan pinjaman

Bunga dan Dividen


Operasi
Bunga

Dividen

Dibayarkan

Diterima

Dibayarkan

Diterima

Investasi

Pendanaan
v

v
V
v

Pajak Penghasilan
PSAK 2 mengatur bahwa arus kas akibat pajak penghasilan harus diungkapka
n secara terpisah. Arus kas akibat pajak penghasilan harus diklasifikasikan seb
agai arus kas dari aktivitas operasi, kecuali jika secara spesifik dapat diidentifik
asikan sebagai aktivitas pendanaan dan investasi.
Bila arus kas pajak dialokasikan untuk lebih dari satu jenis aktivitas, PSAK 2 m
ensyaratkan bahwa jumlah pajak penghasilan harus diungkapkan.

Arus Kas Valuta Asing


PSAK 2 mengatur bahwa arus kas yang muncul akibat transaksi valas harus di
bukukan dalam mata uang pelaporan perusahaan dengan menerapkan kurs s
ebenarnya atau kurs yang mendekati kurs sebenarnya.
Terdapat dua aspek perlakuan selisih kurs dalam laporan arus kas:
Keuntungan /Kerugian kurs neto
Penyesuaian keuntungan/kerugian kurs untuk pos tersendiri

Transaksi Nonkas
Transaksi nonkas diantaranya:
Akuisisi perusahaan melalui emisi saham
Pertukaran aset nonkeuangan
Konversi obligasi tanpa agun menjadi saham
PSAK 2 mengatur bahwa transaksi nonkas harus dikeluarkan dari laporan aru
s kas. Namun, transaksi semacam itu harus diungkapkan sedemikian rupa dal
am laporan keuangan sehingga memberikan semua informasi mengenai aktiv
itas investasi dan pendanaan perusahaan.

Pelaporan Arus Kas atas Dasar Arus


Kas Neto
Arus kas yang berasal dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan berikut ini
dapat dilaporkan dengan dasar arus kas neto:
a. Penerimaan dan pengeluaran kas untuk kepentingan pelanggan jika arus kas
tersebut lebih mencerminkan aktivitas pelangan daripada aktivitas entitas.
b. Penerimaan dan pengeluaran kas untuk pos-pos dengan perputaran cepat,
jumlah yang besar, dan dengan jangka waktu yang singkat.
Contoh transaksi (a):
. Penerimaan dan pembayaran rekening giro
. Dana pelanggan yang dikelola oleh entitas investasi
. Rental yang ditagih oleh pengelola untuk kepentingan pemilik properti dan
selanjutnya disetor kepada pemilik properti.
Contoh transaksi (b):
. Jumlah pokok transaksi kartu kredit nasabah
. Pembelian dan penjualan investasi
. Pinjaman jangka pendek lain

Investasi pada Entitas Anak, Entitas Asosiasi, dan


Ventura Bersama
Jika akuntansi untuk investasi pada entitas asosiasi atau entitas anak d
ibukukan dengan menggunakan metode ekuitas atau metode biaya, m
aka investor membatasi pelaporannya dalam laporan arus kas hanya pa
da arus kas yang terjadi antara investor dan investee, misalnya
jum
lah dividen dan uang muka yang diterima.

Perubahan Kepemilikan dalam Entitas Anak dan


Bisnis Lain
Keseluruhan arus kas yang berasal dari perolehan dan kehilangan pengendalian atas entita
s anak atau bisnis lain disajikan secara terpisah dan diklasifikasikan sebagai aktivitas invest
asi.
Entitas mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan peroleha
n dan kehilangan pengendalian atas entitas anak dan bisnis lain selama suatu periode:
a. Jumlah imbalan yang dibayarkan atau diterima
b. Porsi imbalan yang merupakan kas dan setara kas
c. Jumlah kas dan setara kas pada entitas anak atau bisnis lain dimana pengendalian
diperoleh atau hilang
d. Jumlah aset dan liabilitas selain kas atau setara kas pada entitas anak atau bisnis lain
dimana pengendalian diperoleh atau hilang, diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Laporan Arus Kas Konsolidasi


Pendahuluan
Laporan arus kas konsolidasi dibuat dari laporan posisi keuangan konsolidasi dan laporan laba
rugi komprehensif konsolidasi, dan tidak dengan mengonsolidasikan laporan arus kas perusahaa
n-perusahaan dalam grup.
Dengan demikian, penyusunan dan penyajian laporan arus kas konsolidasi tidak berbeda dengan
masing-masing laporan arus kas.

Persyaratan Pengungkapan

Laporan arus kas harus melaporkan arus kas selama periode yang diklasifikasikan menjadi aktivita
s operasi, investasi, dan pendanaan.
Adanya rekonsiliasi antara jumlah kas dan setara kas dalam laporan arus kas dengan jumlah yang
dilaporkan dalam laporan posisi keuangan. Rekonsiliasi ini umumnya disajikan sebagai bagian dar
i laporan arus kas.
PSAK 2 mensyaratkan pengungkapan:
Kebijakan yang diterapkan perusahaan dalam menentukan komposisi kas dan setara kas
Jika signifikan, saldo kas dan setara kas yang dimilii oleh perusahaan yang tidak tersedia
untuk digunakan oleh grup. Jumlah itu harus diungkapkan, disertai komentar dari
manajemen

Persyaratan Pengungkapan

PSAK 2 juga menganjurkan pengungkapan:


Jumlah fasilitas pinjaman yang tidak ditarik yang dapat tersedia di masa depan, berikut segala
pembatasan penggunaannya
Jumlah agregat arus kas yang mencerminkan peningkatan kapasitas operasi secara terpisah dar
i arus kas yang diperlukan untuk mempertahankan kapasitas operasi
Jumlah arus kas yang timbul dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan dari setiap segmen
usaha dan geografis yang dilaporkan