Anda di halaman 1dari 28

FARMAKOLOGI

PADA KEDARURATAN
KLINIS

MANIFESTASI KEDARURATAN
KLINIS
1.
2.
3.
4.
5.

Kehilangan kesadaran (koma)


Syok
Peningkatan tekanan darah
Sesak nafas yang berat
Rasa sakit yang hebat

PRINSIP PENGGUNAAN OBAT


PADA KEDARURATAN KLINIS
1. Mula kerja yang cepat (Rapid onset
of action)
2. Reversibilitas yang cepat
3. Efek samping minimal
4. Tidak bersifat antigenik
5. Toksisitas yang rendah

OBAT-OBAT YANG LAZIM


DIGUNAKAN
1. Obat untuk mengatasi kondisi hilangnya
kesadaran sesuai dengan penyebabnya
2. Analgesik poten
3. Vasokonstriktor
4. Vasodilator
5. Stimulan jantung
6. Diuretikum
7. Anti inflamasi poten
8. Bronkodilator (mula kerja cepat)
9. Antidotum spesifik (pada keracunan)

Obat untuk mengatasi


hilangnya kesadaran(koma)
sesuai dengan penyebabnya

KOMA HIPERGLIKEMIKUM
INSULIN
- Regular insulin :
Short acting soluble insulin dapat
diberikan secara i.v atau dengan
infusion pump
Short acting solution crystaline zinc
insulin diberikan secara s.c, efek
terlihat dalam 15 menit dan berakhir
setelah 5-7 jam

KOMA HIPERGLIKEMIKUM
INSULIN
- Human insulin
Sama efektifnya dengan insulin dari
hewan & sifat antigeniknya < insulin
dari hewan
Insulin short acting, intermediate
acting, long acting

Komplikasi/efek samping
pemberian insulin

Hipoglikemi
Alergi
Resisten terhadap insulin
Atrofi jaringan lemak sub-kutan

KOMA HIPOGLIKEMIKUM
GLUCAGON
Meningkatkan G-protein linked pada
aktivitas adenylyl cyclase & produksi
cAMP memfasilitasi katabolisme
glikogen & glukoneogenesis dan
ketogenesis kadar gula darah
Aplikasi klinis:
-koma hipoglikemikum
- Keracunan obat penghambat reseptor

ANALGESIK POTEN

Analgesik poten (analgesik


narkotik)
MORPHINE
- Mempunyai kemampuan untuk
mengubah persepsi dan reaksi rasa
sakit
- Meningkatkan kadar ambang
terhadap rasa sakit

Aplikasi klinis morphine pada


kedaruratan medis
Mengatasi rasa sakit yang hebat yang tidak
dapat diatasi oleh analgesik non narkotik
nyeri pada infark miocard
Oklusi pembuluh darah yang akut
nyeri pada luka bakar, fraktur, dll
Efek samping morphine :
- toleransi
- ketergantungan
- pe tek intra kranial
- Depresi pernapasan, dll

VASOKONSTRIKTOR

Vasokonstriktor
pada kedaruratan medis
Dopamin dan Adrenalin
Vasokonstriktor yang poten dan
stimulan jantung
Bekerja melalui perangsangan
adrenoreseptor ,1 , 2

Aplikasi klinis adrenalin


pada kedaruratan medis
1. Cardiact arrest
2. Mengatasi syok anafilaksis
Merangsang kerja jantung
Vasokonstriksi pemb.darah perifer
Bronkodilatasi (memudahkan
ambilan oksigen)

Aplikasi klinis Dopamin


pada kedaruratan medis
1. Syok kardiogenik
2. Syok septik
3. Gagal jantung

VASODILATOR

Vasodilator
pada kedaruratan medis
NITROGLYCERIN
Diberikan secara sublingual
Meningkatkan aliran darah koroner
Menstimulasi enzim guanyl cyclase pada
trombosit sehingga agregasi trombosit
Mula kerja cepat
Diberikan bila tekanan darah sistolik > 100
mmHg
Aplikasi klinis : Infark miocard dan angina

Vasodilator
pada kedaruratan medis
NITROPRUSSID
Vasodilator yang poten
Menstimulasi enzim guanylyl cyclase shg
cGMP menyebabkan relaksasi otot polos
pemb.darah
Menyebabkan vasodilatasi arteri dan vena
Mula kerja cepat, lama kerja singkat
Diberikan dengan infus pump dan
diperlukan monitoring
Aplikasi klinis : Hipertensi krisis

STIMULAN JANTUNG

Stimulan jantung
pada kedaruratan medis
1. Adrenaline
2. Isoprenaline/Isoproterenol
3. Dobutamine
Aplikasi Klinis: Gagal jantung dan
infark miokard

DIURETIKUM

Diuretikum
pada kedaruratan medis
FUROSEMIDE
Loop diuretic yang sangat poten
Mula kerja cepat
Aplikasi klinis: Gagal jantung

ANTI-INFLAMASI POTEN

Anti-inflamasi
pada kedaruratan medis
KORTIKOSTEROID
Menginhibisi terbentuknya asam
arakhidonat (prekursor mediator
inflamasi)
Aplikasi klinis: Asma akut yang
berat, syok anafilaksis

BRONKODILATOR

Bronkodilator
pada kedaruratan medis
SHORT ACTING 2 AGONIS
(SALBUTAMOL)
Mula kerja cepat
Sinergisme potensiasi dengan
inhalasi corticosteroid (ICS)
Diberikan melalui nebulisasi
Aplikasi klinis: Asma akut yang berat