Anda di halaman 1dari 10

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.

id

1 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

Norma.web.id
Welcome To My BlogSite *~* Knowledge, Motivation and Skill ~*~

JENIS KECELAKAAN DAN P3K


Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
(P3K) adalah pertolongan sementara
yang diberikan kepada seseorang yang
menderita sakit atau kecelakaan
sebelum mendapat pertolongan dari
dokter.

P3K~

Sifat dari pertolongan pertama adalah


memberikan perasaan ketenangan
kepada korban, mencegah atau mengurangi rasa takut dan gelisah dan mengurangi
bahaya yang lebih besar
Cara untuk memberikan pertolongan pertama yaitu :
1. Memanggil dokter secepat mungkin,
2. Menahan pendarahan,
3. Mencegah shock dan infeksi,
4. Memperbaiki pernapasan.
JENIS KECELAKAAN DENGAN USAHA DALAM P3K

1.

SHOCK

Yaitu suatu keadaan yang timbul yang disebabkan oleh kehilangan darah, perasaan
sakit yang luar biasa, psikis yang terganggu.
Tanda-tanda umum dari Shock :
05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

2 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

1. Kulit dan muka korban pucat dan terasa dingin


2. Nadinya cepat
3. Pernafasan cepat
4. Korban tidak mengacuhkan keadaan sekeliling dan sering menguap
5. Korban merasa haus
6. Kesadarannya hilang atau berkurang
Usaha Pencegahan dan Perbaikan Shock :
1. Letakkan korban terlentang dengan kepala lebih tinggi dari kaki
2. Selimutilah tubuh korban dengan selimut yang tebal supaya hangat
3. Jika korban masih sadar berilah minuman yang hangat. Tapi kalau ada yang luka
dalam perut jangan sekali-kali diberi minum
4. Kalau korban pingsan, letakkan amoniak dibawah hidungnya
5. Sedapat mungkin hilangkan perasaan sakit
6. Pindahkan korban ke tempat yang aman dengan hati-hati

2. PENDARAHAN
Pendarahan arteri warnanya merah muda, darah keluar dengan memancar sesuai
dengan denyutan jantung,
Pendarahan vena warnanya merah tua, keluar cepat tidak ada pancaran
Tindakan Terhadap Pendarahan Luar :
a.

Menekan dengan Pembalut Tekan

Cara pelaksanaannya yaitu di atas luka diletakkan kain kasa, kemudian dibalut kuat
dengan kain pembalut. Kain kasa akan menutupi dan menekan darah yang keluar.
Pendarahan vena dan pendarahan yang tidak berat dapat dihentikan dengan cara
tersebut. Kalau tidak ada kain kasa, dapat juga dipergunakan sapu tangan yang
bersih. Jika terjadi pendarahan di tangan atau kaki harus diangkat ke atas.
b.

Menekan dari atas Tempat Tekanan

Caranya :

Pendarahan kepala diatas mata, tekan di depan telinga.


Pendarahan pipi, tekan pada lekuk rahang bawah, kira-kira 2-4 cm depan
05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

3 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

sudut tulang rahang.

Pendarahan pada leher atau tenggorokan, letakkan ibu jari dibelakang leher,
jari-jari tangan pada pinggir tenggorokan. Dengan satu jari disebelah atas luka dan
satu jari disebelah bawah, lalu tekanlah kedua jari ke arah ibu jari.

Pendarahan pada 2/3 bagian lengan bawah dan tangan. Letakkan jari-jari
tangan diantara siku dan ketiak pada lengan atas sebelah dalam, ibu jari disebelah
luar. Tekan ibu jari tangan dan jari-jari tangan pada tulang antara ibu jari dan
jari-jari tangan.

Pendarahan pada bahu, ketiak, dan lengan bagian atas. Letakkan ibu jari atau
jari-jari tangan dalam lekukan dibelakang tulang belikat korban, tekanlah diatas
permukaan tulang rusuk yang pertama.

Pendarahan pada paha, betis, dan kaki bawah. Letakkan telapak tangan
dibawah lipatan paha, tempat tekanan arteri untuk bagian bawah.
c.

Menahan Pendarahan dengan Tourniquet

Tanda pendarahan di paru-paru dapat diketahui bila korban batuk


mengeluarkan darah.

darah.

Pendarahan di perut dapat diketahui bila korban muntah mengeluarkan

Untuk mengetahui adanya pendarahan pada organ tubuh bagian dalam lainnya
dapat diketahui dari tanda-tanda umum pada diri penderita :

Perasaan takut dan gelisah

Perasaaan haus dan lemah

Muka pucat

Ingatan kurang

Nadi cepat
Pertolongan pertama yang dapat diberikan :
1. Memanggil dokter secepat mungkin
2. Menghindari dari shock
3. Jangan memberi rangsangan untuk terjadinya pendarahan yang lebih parah
4. Jika pendarahan terletak di perut, jangan memberi sesuatu lewat mulut

05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

4 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

3. PERNAPASAN BERHENTI (Asphyxia)


Sebab-sebabnya adalah :
1. Terhalangnya udara yang masuk ke dalam paru-paru, misalnya karena tercekik,
kemasukan benda asing ke dalam tenggorokan, atau kemasukan air karena
tenggelam.
2. Kelumpuhan pada pusat pernapasan di otak, misalnya karena pukulan keras di
kepala atau perut, udara yang terlalu dingin atau panas, terkena aliran listrik.
3. Sel-sel darah merah tidak dapat bekerja dengan baik.
4. Oksigen kurang dalam udara, misalnya di ruangan yang tertutup rapat.
Pertolongan Pertama yang Dilakukan :
1. Memindahkan korban ke tempat yang udaranya bersih.
2. Mengeluarkan segala benda yang menyumbat tenggorokan
3. Menutup badan korban dengan selimut supaya hangat
4. Melakukan
buatan

pernapasan

4. KENA ARUS LISTRIK


Tanda-tanda orang kena shock listrik :
1. Kesadaran hilang
2. Pernapasan berhenti, karena lumpuhnya pusat pernapasan
3. Kadang-kadang luka terbakar hebat
Terdapat pendarahan halus pada kulit
Pertolongan untuk Melepaskan dari Arus Listrik :
1. Pertama-pertama melepas kontak antara korban dengan pembawa arus listrik.
Sangat berbahaya melepaskan korban dengan tangan, atau memegang badan
05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

5 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

atau pakaiannya, terlebih-lebih jika badan atau pakaian korban basah karena
keringat.
2. Kalau sekering listrik dekat, putuskan sekering dengan segera. Kalau tidak ada
sekering lakukan hal-hal berikut :

Berdiri di atas papan yang kering, atau diatas pakaian kering

Balutlah tangan dengan pakaian kering dan tebal, atau memakai sarung
tangan karet

Tariklah korban pada pakaiannya yang kering untuk melepaskan korban dari
pembawa arus listrik
3. Tindakan berikutnya, kalau korban tidak bernapas, buatlah pernapasan buatan.
Pernapasan buatan harus dilakukan sampai korban dapat bernapas kembali. Setelah
korban bernapas kembali, balutlah lukanya.

5. PERNAPASAN BUATAN
Pedoman untuk orang yang melakukan pernapasan buatan :
1. Pernapasan harus dilakukan dengan segera karena waktu sangat berharga
2. Harus dilakukan dengan cara yang benar karena apabila dilakukan dengan cara
yang kurang sempurna maka pertolongan itu tidak ada gunanya sama sekali
3. Pernapasan buatan harus dilakukan terus sampai si korban bernapas kembali
4. Apabila pernapasan buatan sudah kelihatan berhasil, jangan dihentikan dulu
karena kadang-kadang pernapasan dapat berhenti lagi
5. Penderita harus terus diawasi dan diberi pertolongan sampai ia dapat bernapas
secara normal kembali
6. Yang menghalangi jalannya pernapasan hendaknya dihindarkan
Cara Melakukan Pernapasan Buatan
1. Cara Silvester, dapat segera dimulai dan hanya membutuhkan seorang penolong
:

Posisi Penderita : tidur terlentang, tangan direntangkan di samping badan

Posisi Penolong : duduk dibagian kepala korban, duduk diatas lutut dan kaki
ke arah belakang, bila lutut lelah dapat diganti dengan kaki

05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

6 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

Pelaksanaannya : peganglah lengan bawah si korban dekat siku. Angkatlah


kedua belah lengan ke atas dan ke belakang sampai menyentuh lantai. Kemudian
kedua lengan ditarik ke atas, ke muka sampai memberi tekanan diatas dada.
Penarikan dan pengeluaran napas dilakukan menurut irama yang tetap antara 10-12
kali per menit kelihatan bernapas.
2. Cara Schafer, dilakukan sebagai berikut :

Posisi Korban : korban direbahkan tengkurap. Kepala dimiringkan supaya


mulut dan hidung tidak kemasukan tanah. Tangan direntangkan ke atas.

Posisi Penolong : penolong berlutut sehingga badan si korban ada diantara


kedua lutut penolong. Muka diarahkan kepada korban.

Pelaksanaannya : letakkan kedua telapak tangan pada tulang rusuk sebelah


bawah dan kedua ibu jari sejajar dengan tulang punggung. Dengan lengan lurus
bungkukan ke depan sehingga kedua tangan menekan rongga dada secukupnya.
Dengan cara ini terjadi pengeluaran napas setelah itu tegakkan badan secara semula
sehingga tekanan dari dada lenyap.
3. Cara Holger Nielson (yang paling baik digunakan) :

Posisi Korban : korban ditengkurapkan dengan kedua tangannya untuk


bantal, juga untuk mencegah supaya kotoran tidak masuk ke dalam mulut.

Posisi Penolong : penolong berlutut atau berdiri diatas kaki dan lutut di
depan di depan kepala korban. Kedua belah telapak tangan diletakkan pada
punggung korban diatas tulang belikat kanan dan kiri.

Pelaksanaannya : tekanlah punggung korban dengan kedua belah tangan


selama dua detik (dengan menghitung satu, dua, tiga) dan pada hitungan keempat
tekanan tangan dilepas, dan tangan digeser ke siku korban. Tarik tangan ke atas dan
ke belakang selama dua detik sehingga rongga dada mengembang. Dua detik
berikutnya tangan penolong kembali bergerak ke punggung. Gerakan itu dilakukan
secara berganti dengan irama tetap sampai terlihat tanda-tanda muka merah dan
mulai bernapas.

6. PATAH TULANG
P3K
05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

7 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

Patah tulang tertutup, kalau tidak ada kerusakan pada kulit

Patah tulang terbuka, kalau ujung-ujung tulang yang patah menusuk kulit
sampai kelihatan keluar
Tanda-Tanda patah Tulang :
1. Terasa sakit pada tempat yang patah, lebih-lebih kalau digerakkan
2. Tidak mungkin dapat bergerak
3. Kalau ujung-ujung tulang yang patah mendorong ke dalam, lengan atau kaki
akan menjadi lebih pendek
4. Tempat patah tulang membengkak, terhadap patah tulang tertutup, penolong
harus bertindak harus lebuh berhati-hati, karena kalau salah bertindak, patah
tulang tertutup dapat menjadi patah tulang terbuka yang akan lebih berbahaya
karena dapat mengakibatkan infeksi
Tindakan Yang Harus Dilakukan :
Tidurkan korban dan berikan selimut. Jika ada pendarahan, segeralah hentikan
pendarahan itu kalau tidak sangat perlu korban jangan dipindahkan. Selanjutnya
pasanglah spalek. Jangan mencoba menarik untuk menempatkan ujung-ujung
tulang ke tempat asalnya, karena hanya dokter yang sanggup melakukan hal itu.
Tanda-Tanda Patah Tulang Selangka :
Kalau korban duduk tegak atau berdiri, bagian bahu yang patah tulang selangkanya
akan lebih rendah dari bahu lainnya.
Tindakan Yang Harus Dilakukan :
Meletakkan pengganjal dibawah ketiak. Lakukanlah pembalutan dengan kain
segitiga. Gunakanlah dua buah pembalut segitiga. Satu untuk merekatkan lengan
ke badan, dan satu lagi untuk menggendong lengan bawah. Balutan tidak boleh
terlalu kencang, supaya peredaran tidak terganggu.
Tanda-Tanda Patah Tulang Punggung :
1. Leher dan tulang belakang terasa sakit
2. Jika korban tidak dapat menggerakkan jari-jarinya kemungkinan tulang leher
yang patah
3. Jika korban tidak dapat menggerakkan kaki dan jari-jari kaki, kemungkinan ada
tulang belakang bagian bawah yang patah
Tindakan Yang Harus Dilakukan :

05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

8 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

1. Segera memanggil dokter


2. Kalau tidak perlu sekali, korban jangan dipindahkan
3. Hangatkan badannya dengan selimut tebal

7. PEMBALUTAN
Pada umumnya pembalutan digunakan sebagai :
1. Penutup luka, untuk menjaga penularan dan pengaruh dari luar yang berbahaya.
Pembalutan juga digunakan untuk menahan pendarahan kecil
2. Pikulan dan tahanan. Supaya anggota tubuh yang luka dan sakit dapat dipikul
dan ditahan
3. Pembalut tekan
4. Pembalut penarik dalam menangani patah tulang
Macam-Macam Pembalut :
1. Pembalut Cepat
2. Kain Segitiga (mitella)
3. Pembalut Gulung
Berikut penjelasannya :
1. Pembalut Cepat
Cara menggunakan pembalut cepat :
1. Pembalut dipegang dengan tangan kiri, kemudian tali yang terpanjang ditarik
2. Dekatkan pembalut diatas luka
3. Kedua tangan memegang pembalut luka
4. Renggangkan tangan sampai pembalut terbuka
5. Tekan kompres diatas luka kira-kira pembalut kasa ada diatas kompres. Balut
sampai selesai
2. Kain Segitiga (mitella)
Membalut dengan kain segitiga banyak sekali digunakan orang. Panjang sisi alas
segitiga 128 cm, dan panjang sisi miring 90 cm. biasanya kain segitiga dilipat
menjadi 6. Kain banyak dipergunakan untuk pembalut kepala, pembalut bahu,
pembalut panggul, pembalut seluruh tangan, pembalut kaki dan pembalut lutut.
05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

9 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

Kain segitiga juga digunakan untuk menggendong tangan. Kain segitiga untuk
menggendong tangan dan melekatkan lengan ke badan pada patah tulang
selangka.
3.

Pembalut Gulung

Pembalut gulung dapat dibuat dari kain kasa, kain anel dan kain biasa. Ukuran
pembalut
gulung
ada
yang
6
cm,
8
cm
dan
10
cm.
Cara Membalut Dengan Pembalut Gulung :
1. Luka di perut dilihat dari belakang
2. Luka di dada
3. Luka di perut dilihat dari depan
4. Luka pada bahu
5. Luka pada paha dan perut bagian bawah
6. Luka pada paha kanan

05/05/2016 16:46

JENIS KECELAKAAN DAN P3K | Norma.web.id

10 of 10

https://norma07dp.wordpress.com/jenis-kecelakaan-dan-p3k/

Blog di WordPress.com. Tema Koi.

05/05/2016 16:46