Anda di halaman 1dari 2

TEKNIK RADIOGRAFI DASAR

22.22 Radiologi No comments


Radiografi ialah cabang radiologi yang menggunakan/memanfaatkan radiasi sinar x untuk
Diagnostik ataupun Radioterapi.
Faktor eksposi ialah faktor-faktor yang mempengaruhi hasil suatu eksposi dengan
menggunakan sinar x dalam sebuah film rontgen (film radiografi), antara lain :
1. kV
Berpenagruh dengan kualitas dari sinar x, dengan kata lain semakin tinggi kV maka
daya tembus sinar x semakin tinggi/kuat.
2. mA
Berpengaruh dengan kuantitas sinar x. jadi semakin tinggi/besar mA yang diberikan,
maka semakin banyak jumlah sinar x yang akan dibagkitkan.
3. Jarak
Jarak terbagi atas 3, yaitu :
1. FFD (Focus Film Distance) ialah jarak dari Fokus (target) sampai Film radiografi.
2. FOD (Focus Objek Distance) ialah jarak dari Fokus (target) samapai target yang di
foto.
3. OFD (Objek Film Distance) ialah jarak Objek ke film radiografi.
Istilah-istilah dalam Radiografi :
1. Densitas ialah derajat kehitman dari hasil radiografi.
2. Contras ialah perbedaan dari dua derajat kehitaman.
3. Fleksio ialah pergerakan objek dalam melipat sendi.
4. Ekstensio ialah pergerakan objek menjauhi sendi
5. Endorotasi ialah pergerakan objek memutar kedalam.
6. Eksorotasi ialah pergerakan objek memutar keluar.
7. Adduksi ialah pergerakan objek mendekati tubuh.
8. Abbduksi ialah pergerakan objek menjauhi tubuh.
Pengaturan Sinar X (Central Ray)
- AP (Antero-Posterior), arah sinar dari depan ke belakang.
- PA (Postero-Anterior), arah sinar dari belakang kedepan.
- Ventro-Dorsal, arah sinar dari telapak tangan kepunggung telapak tangan (AP).
- Dorso-Ventral, arah sinar dari punggung telapak tangan ke telapak tangan (PA).
- Dorso-Plantar, arah sinar dari punggung telapak kaki ke telapak kaki (AP)
- Planto-Dorsal, arah sinar dari telapak kaki ke arah sinar dari punggung telapak kaki
(PA).
- Supro-Inferior, arah sinar dengan penyudutan dari ekstremitas Superior ke akstremitas
Inferior.

- Infero-Superior, arah sinar dengan penyudutan dari ekstremitas Inferior ke ekstremitas


Superior.
- Latero-Medial, arah sinar dari sisi tepi ke sisi tengah tubuh.
- Medio-Lateral, arah sinar dari sisi tengah ke sisi tepi tubuh.
- Trans Lateral, arah sinar dari tepi ketepi.
- Caodo-Cranial, arah sinar dengan penyudutan dari ekor (bawah) ke kepala (atas).
- Cranio-Caudal, arah sinar dengan penyudutan dari kepala (atas) keekor.
- Tangensial, arah sinar dengan membentuk garis singgung terhadap objek