Anda di halaman 1dari 38

Langkah= lankah input.

1.
2.

Open Etabs
New File.

3.

Satuan
Input Material.
Define material properties

Muncul KD define materials.

Klik add new material, disebelah kanan atas,

Setelah itu, isikan isiannya beton, lalu kuat tekan beton, isi di

Untuk nilai damping isi di :

Trus OK
4.

Input dimensi elemen struktur


Klik define, section properties, frame properties

Lalu muncul KD Frame Properties.

Klik Add new Property. Dibagian section shape, pilih concrete Tee (untuk
definisi balok T)

Kemudian Klik OK di KD frame property shape type. Trus muncul KD Frame


section Property data :
Isikan dimensinya sesuai perencanaan :

Selanjutnya sama, untuk balok T2, T3 dan T4. Kemudian Untuk Balok L, di KD
frame property shape type, bagian section shape, tinggal ganti concrete L,
seperti ini :

Jangan lupa klik di modify/show modifier untuk mengurangi momen inersia


balok, seperti ini :

Kemudian, yang kolom juga sama caranya, tapi tipenya rectangle :

Adalagi namanya modify/show rebar. Untuk definisi ini kolom apa balok :

Kemudian, definisi plat. Caranya define-section properties, slab sections

Klik slab1 dan add new property pada KD slab properties :

Kemudian muncul KD slab property data, isikan definisi plat sesuai


perencanaan :

Di KD Slab property data, klik modify/show di bagian modify (currently user


specified), trus isi :

Trus OK

5.

Kemudian draw balok dan kolom yang sudah didefinisikan tadi ke gambar.
Yakni : dari mendu draw (dst.)

Kemudian muncul KD Properties of object dikiri bawah layar :

DIbagian property, isi balok L

Sampai kursor benbentuk tanta panah ke atas, klik kan pada line yang mau
dikasih balok. Begitu seterusnya sampai selesai. Kalau mau stop linenya, klik
kanan. INI UNTUK DIFINE BALOK TOK.
*eh tadi di kolom, dibalik yah, dimensinya jadi 400/600 bukan 600/400
*eh ada juga kesalahan balok L harus kyk gini, biar platnya kedalam bukan
keluar

Untuk lantai 7, jangan lupa pilih similar stories di kanan bawah. Biar cepet
Jadinya :

Selanjutnya definisi kolom.

Dibagian kanan bawah ada KD properties of object. Poloh Kolom di bagian


property

Trus klik 1x di node letak kolom

Selanjutnya gambar platnya :

Selanjutnya di KD properties of object pilih Plat 100 di bagian property

Jangan lupa sebelumnya aktifkan layar atap (pln) atap

Setelah itu, aktifkan pln base. kita akan definisi support. Lalu blok semua.

Di KD ini pilih jepit

Lalu OK
6.

Mengidentifikasi kekakuan sambungan joint (balok dan kolom)


Select seluruh balok dan kolom. Caranya :

Trus di KD ini pilih seluruh balok dan kolom

Trus close. Jadinya seperti ini :

Trus assign, caranya :

Trus muncul KD. . Isikan :

Lalu Apply lalu OK


7.

Selanjutnya pembebanan. Kita mulai dengan mendifinisi kan


A. Beban mati sendiri (selfmultiplyer)
B. Beban mati tambahan (berat plafin, keramik,spesi, pasir, ME, dll di excel)
C. Beban hidup (atap, lantai dan air hujan, dll di excel)

Setelah itu, muncul KD ini.isikan di bagian load dan selfweight baru di klik di
add new load.
Selanjutnya sampai seperti ini :

Trus klik di EQx atau EQy untuk mendefinisikan beban gempa. Trus klik modify
lateral load :
ISikan sepeti ini untuk EQx

Dan untuk EQy

Nilai Ca dan Cv adalah Fad an Fv, trus R untuk SRPMK adalah 8. Important
factor adalah factor keutamaan gempa yakni 1. nah untuk Ct, itu satuannya ft
bukan m. tapi kalau di pekerjaan saya satuannya m nilainya 0.0466. jadi harus
konfersi dulu nilai 0.0466 dari m ke ft. dengan kata lain, itu masih salah.
LALU OK
8.

Skarang input nilai beban mati dan hidup. Caranya :


Yang pertama beban plat atap :

Di KD dibawah ini, isi nilai beban plat atap, trus kembali ke layar kerja, slek
plat yang mau dikasih beban. lalu kembali ke KD, klik Apply lalu OK

Jadinya nanti ada tulisan nilai beban di platnya seperti ini :

Selanjutnya untuk beban plat sama caranya. Sampai lantai 1 seperti ini :

Trus OK lalu Apply.


Selanjutnya untuk beban balok. Di window kiri aktifkan elv 1

Isikan seperti ini pada KD :

Lalu klik pada balok yang mau dikasih beban, trus aaplly :

Jadinya seperti ini :

Selanjutnya caranya sama untuk balok balok yang lain : jadinya :

Selanjutnya definisi beban hidup. Caranya sama seperti beban mati atap. Tapi
pake Live.

Jangan lupa di Add, bukan replace existing load.


9.

Selanjutnya kita bikin diafraghma. Langka pertama, kita ke plat lt 1 trus block
semua

Trus

Di KD shel Klik D1

Trus apply lalu OK. Untuk lantai selanjutnya blok lagi lantai 2. Masuk menu
diapfragma yang tadi :

Klik modify. Trus muncul KD :

Trus klik Add new diagragma. Trus OK aja. Begitu seterusnya. Jangan lupa pilih
rigid yah di KD diagrafma data.

10.

Selanjutnya mendefinisikan respons spectrum. Dari menu define :

Selanjutnya pada KD Isiannya begini :

11.

LALU OK
Selanjutnya definisi modal case

Sampai muncul KD, klik add new case. Sebelumnya kosongkan modal case
yang sudah ada :

Isi kan seperti ini

Trus kli modify/show di bagian use preset p-delta setting, trus isi :

Lalu OK.
12.

Trus Define load case :

Lalu klik add

Sampai muncul KD. Trus isi :

Untuk scale factor isi, 9.81*1/8. Artinya 1 adalah factor keutamaan Ie dan 8
adalah reduksi beban gempa atau R.
Trus OK
Trus bikin lagi Specy dengan cara yang sama. Tapi pake U2.
13.

Selanjutnya, bikin mass source.

Trus :

Trus Isi :

LALU OK
14.

Skag, kombinasi pembebanan :

Trus isi :

15.

kjgheghlshd