Anda di halaman 1dari 1

1.

Strategi pengajaran dengan diskusi


Diskusi adalah proses pengajaran melalui interaksi kelompok. Setiap anggota
kelompok saling bertukar ide tentang suatu isi dengan tujuan untuk
memecahkan suata masalah, menjawab suatu pertanyaan, menambah
pengetahuan dan pemahaman, atau membuat suatu keputusan. Apabila
proses diskusi melibatkan seluruh anggota kelas, maka pengajaran dapat
terjadi secara langsung dan bersifat student centered (berpusat pada siswa).
Dikatakan langsung, oleh sebab guru menentukan tujuan yang harus dicapai
melalui diskusi, mengontrol aktivitas siswa serta menentukan focus dan
keberhasilan pengajaran. Dikatakan berpusat kepada siswa oleh sebab
sebagian besar input pengajaran berasal dari siswa, mereka secara aktif akan
meningkatkan belajar mereka, serta mereka dapat menentukan hasil belajar
mereka.
2. Strategi pengajaran cooperative learning
Cooperative learning adalah strategi pengajaran yang menekankan kepada
proses kerjasama dalam suatu kelompok yang bisa terdiri 3 sampai 5 orang
siswa untuk mempelajari suatu materi akademik yang spesifik sampai tuntas.
Melalui cooperative learning siswa didorong untuk bekerjasama secara
maksimal sesuai dengan keadaan kelompoknya. Kerjasama dimaksudkan
setiap anggota kelompok harus saling membantu. Yang cepat harus
membantu yang lemah, oleh karena itu peniliaian akhir ditentukan oleh
keberhasilan kelompok. Oleh karena itu, setiap anggota kelompok harus
memiliki tanggung jawab penuh terhadap kelompoknya

Ali, M. 2007. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung: PT. Imperial Bhakti Utama.