Anda di halaman 1dari 10

CBD

DM TYPE 1
Untuk memenuhi sebagian syarat kelulusan kepanitraan Klinik Bagian Ilmu
Kesehatan Anak
RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi

Disusun Oleh:
Pipit Suandari
01.211.6485
Pembimbing:
dr. Kurnia Dwi Astuti, Sp.A

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
2016

LAPORAN KASUS
I.

II.

IDENTITAS PASIEN
a. Nama
b. Usia
c. Jenis Kelamin
d. Pekerjaan Orangtua
e. Alamat
f. Tanggal Masuk
g. Ruang Perawatan

: An. SW
: 13 tahun
: Perempuan
: Petani
: Jangkungharjo 5/3 Brati, Grobogan
: 24 Februari 2016
: Bougenvile

ANAMNESIS
Anamnesis dilakukan secara autoanamnesis dengan pasien dan didukung
dengan catatan medis.
a. Keluhan Utama
Kepala Pusing
b. Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang ke poli anak RSUD purwodadi dengan keluhan kepala
pusing dan seperti ingin pingsan. Pasien mengaku sering pingsan dan
sering mengalami hal seperti ini sejak kecil. Pasien mengaku selalu
merasa haus dan cepat lapar, sehingga membuat pasien banyak makan,
minum, dan sering buang air kecil. Pasien merasa enakan jika keluahan di
buat istirahat. Pasien juga mengeluh demam naik turun yang sudah
dirasakannya 2 bulan ini. Pasien sudah memeriksakannya ke dokter tapi
belum ada perubahan. Tiga minggu yang lalu pasien cek GDS hasilnya
380 mg/dl.
c. Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat penyakit serupa : diakaui
Diere
: disangkal
Batuk
: disangkal
Pilek
: disangkal
Demam
: diakui
d. Riwayat Penyakit Keluarga
Keluarga tidak ada yang memiliki keluhan serupa. Keluarga tidak ada
yang memiliki riwayat penyakit Diabetes Mellitus dan hipertensi.

e. Riwayat Kehamilan dan Pemeliharaan Prenatal


Ibu mengaku rutin melakukan pemeriksaan selama kehamilan 4x pada
bidan. Ibu menjelaskan tidak pernah menderita penyakit selama
kehamilan, riwayat perdarahan selama kehamilan disangkal, riwayat
trauma selama kehamilan disangkal, riwayat minum obat tanpa resep
dokter dan jamu disangkal. Obatobatan yang diminum selama masa
kehamilan adalah vitamin dan obat penambah darah.
Kesan: riwayat kehamilan dan pemeliharaan prenatal baik.
f. Riwayat Persalinan
Anak perempuan lahir secara spontan dari ibu G4P3A hamil 39
minggu, berat badan lahir 2500 gram.
Kesan : Noenates aterm.
g. Riwayat Pertumbuhan Anak
BB lahir
: 2500 gram
BB sekarang
: 36 kg
Tinggi Badan
: 138 cm
BMI
: 36/(1,38)2 = 18,90
Kesan : status gizi baik

Kesan : Status Gizi Baik


h. Riwayat Imunisasi
0-7 hari : Hepatitis B (HB) 0
1 bulan
: BCG, Polio 1
2 bulan
: DPT/HB1, Polio 2
3 bulan
: DPT/HB2, Polio 3
4 bulan
: DPT/HB3, Polio 4
9 bulan
: campak
Kesan : imunisasi dasar sudah lengkap

i. Riwayat Sosial Ekonomi


Ayah pasien bekerja sebagai petani dan ibu sebagai ibu rumah tangga.
Pengobatan pasien menggunakan JAMKESDA.
Kesan : keadaan sosial ekonomi kurang.
III.

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum : Lemas, nampak sakit.
a. Tanda Vital
i. Nadi
: 90 x/menit
ii. Suhu
: 37,4 0C
iii. Pernapasan
: 24 x/menit
b. Status Generalis
i. Kepala : Normochepal
ii. Mata
: konjungtiva anemis (-), sklera ikterik (-),
refleks cahaya (+)
iii. Telinga : discharge (-)
iv. Hidung : secret (-), napas cuping hidung (-)
v. Mulut
: pucat (-), kering (-)
vi. Leher
: pembesaran KGB (-)
vii. Thorax
- Cor :
Inspeksi
: iktus kordis tak terlihat
Palpasi
: iktus kordis teraba linea midcalvicularis sinistra ICS V
Perkusi
:
Batas kiri bawah : ICS V linea midclvicula kiri, 2 cm ke medial.
Batas kiri atas : ICS II linea parasternal kiri.
Batas kanan atas : ICS II linea parasternal kanan.
Batas kanan bawah : ICS III-IV linea parasternalis dextra.
Auskultasi : suara jantung I dan II reguler, bising(-)
- Pulmo :
Inspeksi
: gerak nafas simetris/ tidak ada nafas tertinggal,
retraksi costa (-)
Palpasi
: krepitasi (-), massa (-)
Perkusi
: sonor diseluruh lapang paru.
Auskultasi : vesikuler seluruh lapang paru dextra et sinistra
viii.
Abdomen
Inspeksi
: datar
Auskultasi : bising usus (+) normal
Perkusi
: timpani (+), pekak alih (-), pekak sisi (-)
Palpasi
: massa (-), supel, defance muskular (-)
ix. Extremitas :
Superior

Inferior
5

Sianosis
Edema
Akral dingin
Capillary refill time
Pitting edema
Kesan : normal

IV.

-/-/-/< 2/ < 2
-/-

-/-/-/< 2/ < 2
-/-

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pada tanggal 22/02/2016 didapatkan hasil laboratorium
Kimia Klinis
GDS

: 383 (74 110 mg/dl)

Pada tanggal 24/02/2016 didapatkan hasil laboratorium


Darah rutin
Hb

: 12 g/dl

(12 - 16)

Leukosit

: 6.600 /mm3 (4.000 rb 10.000)

BBS I/II

: 11/30

Trombosit

: 172.000/mm3 (150.000 500.000)

Eritrosit

: 4.230.000

(10 20 mm3)
(4,5 5,5 juta)

Kimia Klinis
GDS

: 464 (74 110 mg/dl)

Kesan : GDS tinggi (hiperglikemi)


Urine
Protein

:-

Reduksi

: ++

Ephitel

: Gepeng 1-2

Erythrosit

: 2-3

(0 -1 /Lpk)

Leukosit

: 2-3

(0 -1 /Lpk)

Kristal

: ca oksalat

Silinder

:-

Lain-lain

: bakteri +, jamur +

Kesan : glukosuria, hematuri mikroskopis.


Pada tanggal 25/02/2016 didapatkan hasil laboratorium
Urine
Protein

:-

Reduksi

: +++

Ephitel

: Gepeng 3-5

Erythrosit

: 5-7

(0 -1 /Lpk)

Leukosit

: 1-2

(0 -1 /Lpk)

Kristal

:-

Silinder

:-

Lain-lain

: bakteri +.

PH

: 6,0

(4,8 7,8)

Kimia Klinis
GDS

: 473 (74 110 mg/dl)

GD 2 jam PP

: 531 (74 110 mg/dl)

GDS ulang

: 291 (74 110 mg/dl) pkl 16.30

Kesan : glukosuria, hiperglikemi, hematuria mikroskopis.


Pada tanggal 26/03/2016 didapatkan hasil laboratorium
Kimia Klinis
GDS

: 438 (74 110 mg/dl)

GDS ulang

: 348 (74 110 mg/dl)

Kesan : hiperglikemi
Pada tanggal 27/03/2016 didapatkan hasil laboratorium
Kimia Klinis
GDS

: 282 (74 110 mg/dl) pkl 08.80

GDS ulang

: 308 (74 110 mg/dl) pkl 16.30

Kesan : hiperglikemi
7

Pada tanggal 28/03/2016 didapatkan hasil laboratorium


Kimia Klinis
GDS

: 288 (74 110 mg/dl) pkl 07.30

Kesan : hiperglikemi
Pada tanggal 29/03/2016 didapatkan hasil laboratorium
Kimia Klinis
GDS

: 320 (74 110 mg/dl) pkl 07.30

GDS ulang

: 270 (74 110 mg/dl) pkl 16.30

Kesan : hiperglikemi
Pada tanggal 01/04/2016 didapatkan hasil laboratorium
Kimia Klinis
GDS

: 210 (74 110 mg/dl) pkl 07.30

Kesan : hiperglikemi
V.
-

DAFTAR MASALAH
Kepala pusing
Demam naik turun
Sering pingsan
Poliuria
Polidipsia
polifagia
GDS tinggi (hiperglikemi)
Glukosuria.

VI.

DIAGNOSIS BANDING
I.
Hiperglikemi
Diabetes Mellitus Tipe 1
Glikosuria Renal
Diabetes insipidus
II.
Observasi Febris
ISK
Demam Typhoid

III.

DIAGNOSIS KERJA
Diabetes Mellitus Tipe 1 dengan obs. febris
8

IV.

INISIAL PLAN
I.
Initial plan diagnosis hiperglikemi
Kimia klinis ( GDS, GD 2 jam PP, puasa)
Urine reduksi
TTGO
HbA1C
HOMA-IR & C- peptide
II.
Initial plan diagnosis Obs. Febris
Darah tepi
Kultur urine
Elektrolit
Serologi (widal, IG M, IG G)

Initial plan terapi hiperglikemi


Infus RL 10 tpm
konsul gizi
diet DM
Novorapid 10-10-10
Lantus 10 unit
Initial plan terapi Obs. Febris
Paracetamol 3x125 mg (bila perlu)
Ceftriaxon 1 gr/hr
Initial plan monitoring
Monitoring Ku, suhu, HR, RR
Pantau frekuensi BAB, BAK.
Pantau hasil laboratorium GDS
Initial plan edukasi
Menjelaskan keluarga pasien tentang kondisi pasien dan tindakan yang

dilakukan
Menjelaskan pada pasien dan keluarga bagaimana cara penyuntikan
dan tempat penyuntikan untuk insulin.

V.
PROGNOSIS
Qua ad vitam
: ad bonam
Qua ad sanam
: ad bonam
Qua ad fungsional
: ad bonam

10