Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM

PELARUTAN DAN PENGECERAN LARUTAN

Di Susun Oleh :
Khoirul Umam
Prastyo Budi S
Hexxandria Abdullah M
Septian Dewa Putra Pratama
Ogik Aditya
Achmad Atho Al fauzi

UNIVERSITAS MUHAMMADYAH SIDOARJO


2016

PENDAHULUAN
Tujuan Percobaan
1. Membuat larutan dari padatan (garam dapur) NaCl
2. Membuat larutan dari cairan (asam klorida) HCL
Latar Belakang
Pengenceran adalah menurunkan atau memperkecil konsentrasi larutan dengan menambahkan
pelarut. Pada proses pengenceran, volume dan molaritas berubah sedangkan jumlah molnya tetap
Oleh karena itu berlaku rumus:
V1.M1=V2.M2

Keterangan:
V1 : volume larutan sebelum diencerkan (L atau ml)
M1 : molaritas larutan sebelum diencerkan
V2 : volume larutan setelah diencerkan (L atau ml)
M2 : molaritas setelah diencerkan

Pelarutan adalah membuat larutan dari padatan murni dengan mencampurkan zat terlarut dan
pelarut dalam jumlah tertentu, sehingga konsentrasinya tetap.
Pengenceran adalah mencampur larutan pekat (konsentrasi tinggi) dengan cara menambahkan
pelarut agar diperoleh volume akhir yang lebih besar. Jika suatu larutan senyawa kimia yang
pekat diencerkan, kadang-kadang sejumlah panas dilepaskan. Hal ini terutama dapat terjadi pada
pengenceran asam sulfat pekat. Agar panas ini dapat dihilangkan dengan aman, asam sulfat pekat
yang harus ditambahkan ke dalam air, tidak boleh sebaliknya. Jika air ditambahkan ke dalam
asam sulfat pekat, panas yang dilepaskan sedemikian besar yang dapat menyebabkan air
mendadak mendidih dan menyebabkan asam sulfat memercik. Jika kita berada di dekatnya,
percikan asam sulfat ini merusak kulit (Khopkar,1990).

Pengenceran yaitu suatu cara atau metode yang diterapkan pada suatu senyawa dengan jalan
menambahkan pelarut yang bersifat netral, lazim dipakai yaitu aquadest dalam jumlah tertentu.
Penambahan pelarut dalam suatu senyawa dan berakibat menurunnya kadar kepekatan atau
tingkat konsentrasi dari senyawa yang dilarutkan/diencerkan (Brady,1999).
Dalam pembuatan larutan dengan konsentrasi tertentu sering dihasilkan konsentrasi yang tidak
kita

inginkan.

Untuk

mengetahui

konsentrasi

yang

sebenarnya

perlu

dilakukan

standarisasi.standarisasi sering dilakukan dengan titrasi. Zat-zat yang didalam jumlah yang
relative besar disebut pelarut (Baroroh, 2004).
Dalam kimia, pengenceran diartikan pencampuran yang bersifat homogen antara zat terlarut dan
pelarut dalam larutan. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut
atau solut, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan
disebut pelarut atau solven (Gunawan, 2004.).

ALAT DAN BAHAN


Botol Semprot

Pipet

Tabung Erlenmeyer

Kaca A
Arloji

Timbangan Digital

Labu ukur

Spatula

Garam
HCL
Aquades
CARA KERJA
Pembuatan Larutan dari bahan padat (NACL)

Corong

Beaker Glass

Sampel

Di Timbang Sesuai Perhitungan

Aquades
Di Larutkan ke dalam Beaker Glass

Aquades

Di Masukkan Kedalam Labu Ukur 100 ml.

Di Gojog

Hasil

NaCL 0,1 M dalam 100 ml (0,1) L


M=

mol
L

0,1 M =

mol
0,1 L

Mol = 0,01 L
gram
Mol = berat molekul

0,01 mol =

gram
gr
58,59
mol

Gram = 0,01 mol . 58,59


Gram = 0,5859

gr
mol

gr
mol

Pembuatan Larutan dari bahan cair


Sampel

Di Pippet Sesuai Perhitungan

Di Masukkan Kedalam Labu ukur 100 ml

Aquades

Di encerkan

Di Gojog

Hasil

HCL 32% = 100 ml

32 ml
l = 1,187

gr
ml

V = 32 ml
gr
ml

M = 1,187
gr = 37,98 gr
Mol

gr
m
37,98 gr
gr
36,5
mol

= 1,0306 mol
N

= 1,0486.1
= 10.406 N

V1.X1 = V2.X2
V1. 10.306 = 100 ml . 0,1 N
=0.961 ml
Kesimpulan
1. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa, percobaan pembuatan larutan NaCl
dan pengenceran larutan HCL dapat dilakukan dengan menambahkan zat pelarut aquades.
2. Setelah melakukan pengamatan dari kegiatan praktikum yang dilaksanakan dapat diambil
beberapa kesimpulan yaitu:
a. Sesuai dengan prinsip dan langkah yang ditetapkan untuk membuat larutan NaCl 1 M
sebanyak 100 mL diperlukan padatan NaCl sebanyak 0,58 gram.
b. Sesuai dengan prinsip dan langkah yang ditetapkan untuk membuat larutan HCL 1 M
sebanyak 100 mL diperlukan padatan HCL sebanyak 0,96 ml.