Anda di halaman 1dari 7

SEJARAH DUNIA

Nama : Syifa Aulia Ramadhona


Kelas : XI IPS 1

A. Revolusi Perancis
Sebab umum R.Perancis
1.pengaruh paham rasionalisme seperti ajaran Kedaulatan Rakyat oleh John
Locke,Trias Polilica oleh Montesquieu,dan kontrak sosial oleh JJ.Rousseau
2.Kepincangan dalam masyarakat
3.Adanya pengaruh Perang kemerdekaan Amerika
4.Adanya Pemerintahan Absolut yang buruk ( Ancien Regime )
Sebab Khusus Revolusi Perancis
Terjadinya krisis keuangan negara akibat pemborosan istana dan adanya
beban utang sejak masa Louis XIV.serta
sifat boros isteri Louis XVI yang
bernama Maria Antoinette sehingga dia mendapat julukan Madame defisit
Dampak Revolusi Perancis
Bagi Perancis
Bidang politik

Nasionalisme menjadi diperkuat dan mencapai puncak pada masa


pemerintahan
Kaisar Napoleon.
Undang-Undang Dasar merupakan kekuasaan tertinggi
Timbulnya pengertian republik. Mula-mula revolusi Perancis bersifat liberal
(1789-1792), kemudian bersifat radikal (1792-1795). Dalam masa radikal inilah
pemerintahan disusun secara republik. Pemerintahan raja dianggap dianggap
kurang tepat karena secara turun temurun. Timbullah ide republik yang kepala
negara
dipilih
oleh
rakyat.
Timbulnya ide tentang aksi revolusioner, yaitu penggunaan kekuatan rakyat
dalam
revolusi.
Bidang ekonomi
Kapitalisme berkembang karena yang berkuasa adalah golongan borjuis.
Petani menjadi pemilik tanah, bukan lagi penyewa tanah.
Penghapusan sistem pajak feodal.
Penghapusan gilde dan berkembang perdagangan bebas.
Timbulnya industri besar. Hal ini dimungkinkan karena Napoleon banyak
memberi subsidi pada industri-industri besar.
Bidang sosial
Dihapuskannya feodalisme.
Adanya susunan masyarakat yang baru, yakni petani, buruh, golongan
pertengahan, dan kapitalis.
Terciptanya bangsawan baru dalam masyarakat bukan karena keturunan, tapi
karena berjasa pada negara.
Pendidikan dan pengajaran yang merata untuk semua lapisan masyarakat.
Bagi Dunia
Akibat Politik
Tersebarnya paham liberalisme ke berbagai negara di Eropa.
Semboyan Revolusi Perancis Liberte, Egalite, Fraternite (Kebebasan,
Persamaan, Persaudaraan) menggema ke berbagai negara Eropa dan menjadi
spirit dalam melawan raja-raja absolut.
Tersebarnya paham demokrasi.
Nasionalisme di Eropa timbul sebagai akibat tindakan sewenang-wenang
Napoleon terhadap negara-negara Eropa yang hampir seluruhnya berhasil
dikuasai.
Aksi revolusioner di Perancis dalam masa revolusi ditiru oleh negara-negara
Eropa lainnya.
Akibat Ekonomi
Berkembangnya industri-industri di Eropa.
Kehidupan perdagangan baralih dari daerah pantai Eropa ke pedalaman.
Inggris kehilangan pasar di Eropa.
Akibat Sosial

Penghapusan feodalisme.
Pendidikan dan pengajaran yang merata untuk semua lapisan masyarakat.
Code Napoleon digunakan oleh masyarakat Eropa. Belanda menerapkannya
hingga tahun 1838, Jerman sampai tahun 1910. Code Napoleon besar
pengaruhnya dalam hukum di negara-negara Eropa.
Semboyan :
Liberte ( kebebasan)
Egalite (persamaan)
Franernite (persaudaran)
B. Revolusi Amerika
Sebab Umum
1) Adanya Paham Kebebasan dalam Politik
2) Adanya Paham Kebebasan dalam Perdagangan
3) Adanya Berbagai Macam Pajak
Sebab Khusus
Peristiwa The Boston Tea Party pada tahun 1773. Pada saat
itu, pemerintah Inggris memasukkan teh ke Pelabuhan Boston, Amerika.
Pada malam harinya, muatan teh itu dibuangke laut oleh orang-orang
Amerika yang menyamar sebagai orang Indian suku Mohawk. Hal inilah
yang menimbulkan kemarahan pemerintah Inggris (Raja George III) sehingga
menuntut pertanggungjawaban. Namun penduduk koloni tidak ada yang
mau bertang-gung jawab sehingga menimbulkan pertempuran yang
menandai terjadinya Revolusi Amerika.
Tokoh :
James Locke (pengembang deklarasi kemerdekaan AS)
Thomas Jefferson (penulis deklarasi kemerdekaan-anggota Komite 5)
George Washington (komandan tertinggi perjuangan rakyat AS)
Benjamin Franklin (anggota Komite 5)
John Adams (anggota Komite 5)
c. Revolusi Rusia
Revolusi Rusia 1917 adalah sebuah gerakan politik di Rusia yang memuncak
pada 1917 dengan penggulingan pemerintahan provinsi yang telah mengganti
sistem Tsar Rusia, dan menuju ke pendirian Uni Soviet, yang berakhir sampai
keruntuhannya pada 1991
D. Perang Dunia 1
Sebab Umum
Timbulnya pertentangan antar negara Eropa karena saling bersaing untuk
mendapatkan tanah jajahan
Perlombaan senjata yang makin mempertajam pertentangan antar negara di
Eropa
Perebutan daerah Balkan

Timbulnya dua persekutuan Triple alliance (1882) dan triple entente (1907)
Sebab Khusus
Franz Ferdinand von Habsburg (18 Desember 1863 - 28 Juni 1914) ialah
archduke dari Austria-Hongaria dan pewaris Kekaisaran Austria-Hongaria. ia
dibunuh pada 1914 di Sarajevo oleh Gavrilo Princip yang merupakan anggota
Tangan Hitam, kelompok nasionalis Serbia . Yang kemudian meletuskan PD I.
Orang Austria menyatakan perang terhadap Serbia akibat pembunuhan itu.
Pihak yang terlibat Perang Dunia I
Kubu pertama disebut dengan Kubu Sentral (Blok Jerman) terdiri dari negaranegara : Jerman, Austria, Hongaria, Bulagaria, dan Turki
Kubu kedua adalah kubu Sekutu (Blok Perancis) terdiri dari 23 negara antara lain
Rusia, Perancis, Belgia, Inggris, Amerika Serikat, Italia, Jepang dan Lain-lain.
Secara rinci negara yang saling berperang adalah :
Rusia dengan Austria, karean memperebutkan pengaruh wilayah Balkan
Perancis dengan Italia, karena memperebutkan pengaruh di wilayah Tunisia
Perancis dengan jerman, karena memperebutkan daerah pusat Industri di
daerah
Ruhr
Inggris dengan Jerman karena memperebutkan daerah jajahan di Afrika, Timur
Tengah, dan Pasifik.
Perang Dunia 2
Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB)
Negara - negara maju saling berlomba memperkuat militer dan
persenjataannya.
Adanya politik aliansi (mencari kawan persekutuan). Kekhawatiran akan
adanya perang besar, maka negara-negara mencari kawan dan muncullah dua
blok besar yakni
1. Blok Fasis terdiri atas Jerman, Italia, dan Jepang
2. Blok Sekutu terdiri atas:
a) Blok demokrasi yaitu Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan Belanda
b) Blok komunis yaitu Rusia,Polandja, Hongaria, Bulgaria, Yugoslavia, Rumania,
dan Cekoslovalcia
Adanya pertentangan faham demokrasi, fasisme dan komunisme.
Adanya politik balas dendam (Revanche Idea) . Jerman terhadap Perancis,
karena Jerman merasa dihina dengan Perjanjian Versailles.
Sebab Khusus Perang Dunia II
Sebab khusus terjadi Perang dunia II adalah serbuan Jerman ke Kota Danzig,
Polandia pada tanggal 1 September 1939. Polandia merupakan negara di bawah
pengawasan liga Bangsa-Bangsa. Hitler menuntut Danzig karena penduduknya
adalah bahasa jerman, tetapi Polandia menolak tuntutan itu. Pada tanggal 3
September 1939 negara-negara pendukung LBB terutama Inggris dan Perancis
mengumumkan perang kepada Jerman, kemudian diikuti sekutu-sekutunya.

Perang Dunia di Pasifik disebabkan oleh serbuan jepang terhadap Pangkalan


armada angkatan laut Amerika di Pearl Harbour , Hawai (7 Desember 1941)
E. Perjanjian setelah Perang Dunia 1
Perjanjian Versailles (28 Juni 1918, antara Jerman dan Sekutu) :
Jerman menyerahkan Alsace-Lorraine kepada Perancis dan Eupen-Malmedy
kepada Belgia.
Danzig dan sekitarnya menjadi kota merdeka di bawah LBB.
Jerman kehilangan semua tanah jajahannya yang diambil alih Inggris, Prancis,
dan Jepang.
Jerman harus membayar ganti rugi perang sebesar 132 milyar Mark emas.
Angkatan Perang Jerman diperkecil.
Kapal perang maupun kapal dagang Jerman diambil alaih Inggris. Wilayah
Jerman sebelah barat Sungai Rhijn (Rhein) diduduki oleh Sekutu selama 15
tahun.
Wilayah Saar diperintah oleh LBB selama 15 tahun.
Perjanjian St. Germain (10 November 1919, antara sekutu dan Austria):
Tidak diperkenankan adanya gabungan Jerman-Austria.
Austria harus menyerahkan daerah Tirol Selatan dan Istria kepada Italia, serta
daerah Bohemia dan Moravia kepada Cekoslowakia.
Perjanian Neuilly (27 November 1919, antara Sekutu dan Bulgaria): Bulgaria
menyerahkan daerah pantai Aegia kepada Yunani.
Perjanjian Trianon (4 Juni 1920, antara Sekutu dan Hongaria):
Daerah Hongaria diperkecil.
Keluarga Hapsburg tidak boleh menjadi raja di Austria-hongaria.
Perjanjian Sevres (20 Agustus 1920, antara Sekutu dan Turki):
Daerah Turki diperkecil, sehingga tinggal kota Konstantinopel dan sekitarnya.
Daerah yang penduduknya bukan orang Turki harus dilepaskan.
Smyrna dan Thracia diduduki oleh Yunani.
Dardenalla, Laut Marmora, Selat Bosporus harus dibuka untuk kapal-kapal dari
semua bangsa.
Armenia diberi status merdeka.
Kurdi merdeka.
Perang Dunia II
Perjanjian Potsdam pada Agustus 1945 yang dihadiri Truman (Amerika
Serikat), Stalin (RUsia), dan Winston Chusrcill ( Ingggris) untuk menentukan
nasib
Jerman.
Isi Perjanjian Potsdam, antara lain:
Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan.Jerman Timur yang diduduki
Rusia, dan Jerman Barat yang diduduki oleh Amerika Serikat, dan Prancis.

Kota Berlin di Jerman Timur dibagi menjadi 4 wilayah pendudukan. Berlin


Timur dikuasai oleh Rusia, sedangkan Berlin Barat diduduki Amerika Serikat,
Inggris,
dan
Prancis.
Jerman harus mengurangi angkatan perangnya.
Pengadilan bagi penjahat perang.
Jerman harus membayar ganti rugi perang.
Danzig dan daerah Jerman sebelah Timur sungai Order dan Niesse diberikan
kepada Polandia.
Perjanjian antara Sekutu dengan Jepang, di sahkan di San Frasisco pada tanggal
08 September 1945, sebagai berikut:
Untuk sementara kepulauan Jepang di pemerintah oleh tentara pendudukan
Amerika Serikat.
Pulau Kurile dan Shakalin diserahkan kepada Rusia
Manchuria dan Taiwan diserahkan kepada Tiongkok.
Pengadilan terhadap penjahat perang
Jepangdiharuskan membayar kerugian perang
Perjanjian di Paris tahun 1947 menetukan nasib Italia. Isi perjanjian :
Daerah Italia dipersempit
Etriest menjadi daerah merdeka dibawah pemerintahan PBB
Ethiopa dan Albania bebas dari kekuasaan Italia
Semua jajahan Italia di Afrika Utara diambil alih oleh INggris
Italia harus membayar kerugian perang.
Perjanjian Sekutu-Austria dilaksanakan di Austria pada tahun 1945 dengan
berbagai keputusan, sebagai berikut:
Kota Wina dibagi menjadi empat wilayah pendudukan dan dikuasai oleh
Amerika Serikat, Inggris, Prancil, dan Uni soviet.
Persyaratan lain menyusun karena belum ada keputusan dan persetujuan dari
ke 4 negara pemenang Perang Dunia II di Wina.
Perjanjian Sekutu dengan Hingaria, Rumania, Bulgaria, Finlandia ditentukan di
Paris tahun 1945 dengan beberapa keputusan yang pada intinya sama , yaitu:
Setiap negara wilayahnya diperkecil
Setiap negar harus mengganti biaya perang.
Perjanjian perdamaian di atas kapal Missouri
2 September 1945: Jepang menandatangani perjanjian perdamaian di atas
kapal Missouri milik Amerika Serikat, dan Perang Dunia II di kawasan Asia Pasifik
berakhir. Menyerahnya Jepang pada bulan Agustus 1945 menandai akhir Perang
Dunia II.
F. Periode Interbellum
Periode Antarperang / Interbellum (Inter= Antar + Bellum= Perang) adalah
periode antara akhir Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Dimulai dengan
gencatan senjata dengan Jerman

G. Tokoh The Big Four


David Lioyd George dari Inggris
Georges Clemenceu dari Perancis
Woodrow Wilson dari Amerika Serikat
Vittorio Orlando dari Italia.
H. Revolusi Industri
Latar Belakang
Faktor-faktornya yang menyebabkannya adalah sebagai berikut:
Situasi politik yang stabil.
Inggris kaya bahan tambang, seperti batu bara, biji besi, timah, dan kaolin. Di
samping itu, wol juga yang sangat menunjang industri tekstil.
Adanya penemuan baru di bidang teknologi yang dapat mempermudah cara
kerja dan meningkatkan hasil produksi, misalnya alat-alat pemintal, mesin tenun,
mesin uap, dan sebagainya.
Kemakmuran Inggris akibat majunya pelayaran dan perdagangan sehingga
dapat menyediakan modal yang besar untuk bidang usaha. Di samping itu, di
Inggris juga tersedia bahan mentah yang cukup karena Inggris mempunyai
banyak daerah jajahan yang menghasilkan bahan mentah tersebut.
Pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap hasil-hasil penemuan
baru (hak paten) sehingga mendorong kegiatan penelitian ilmiah. Lebih-lebih
setelah dibentuknya lembaga ilmiah Royal Society for Improving Natural
Knowledge maka perkembangan teknologi dan industri bertambah maju.
Arus urbanisasi yang besar akibat Revolusi Agraria di pedesaan mendorong
pemerintah Inggris untuk membuka industri yang lebih banyak agar dapat
menampung mereka.
Dampak revolusi industri, yaitu :
Munculnya industri secara besar-besaran.
Peningkatan mutu hidup, hidup menjadi lebih dinamis, manusia
bisamenciptakan berbagai produksi untuk memenuhi kebutuhannya.
Harga barang menjadi murah.Karena segala produksi suadah menggunakan
mesin.
Meningkatnya urbanisasi ke kota-kota industri.
Berkembangnya kapitalisme modern.
Munculnya kecemburuan sosila antara kaum proletar dengan kaum borjois