Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MAKALAH

MIKROBIOLOGI
STERILISASI AUTOKLAF

Disusun oleh:
Nama

: DITYA FAHLEVI SAFITRI

NIM

: P07124214009

Kelas

: D-IV Kebidanan
POLITEKNIK KESEHATAN

KEMENTERIAN KESEHATAN YOGYAKARTA


TAHUN AJARAN 2014/ 2015

DAFTAR ISI
Judul

Daftar Isi

...

ii

1
2
3
4
5
6
7
8

Latar Belakang
Epidemiologi
1 Dunia
2 Indonesia
Gejala
Diagnostik
Pathogenesis
Pencegahan
Pengobatan
Kesimpulan

Daftar Pustaka

........

.
..
..
...
...

3
4
5
12
14
15
17
20

iii

STERILISASI AUTOKLAF
Latar Belakang
Sterilisasi adalah penghancuran atau pemusnahan seluruh
mikroorganisme,termasuk spora. Penguapan dengan
tekanan,gas etilen oksida (ETO),dan kimia merupakan
agens sterilisasi umum.(Potter & Perry,1999:949).
Perkembangan ilmu mikrobiologi telah memberikan
sumbangan yang besar bagi dunia kesehatan. Dengan
ditemukannya berbagai macam alat berkat penemuan
beberapa ilmuwan besar . terbukti untuk mencegah atau
mengendalikan infeksi,tenaga kesehatan dapat
menggunakan konsep steril atau bersih untuk membantu

proses penyembuhan pasiennya dan lebih spesifik lagi


untuk mengendalikan dan mencegah terjadinya infeksi
Pengertian Sterilisasi Autoklaf
Sterilisasi adalah penghancuran atau pemusnahan seluruh
mikroorganisme,termasuk spora. Penguapan dengan
tekanan,gas etilen oksida (ETO),dan kimia merupakan
agens sterilisasi umum.(Potter & Perry,1999:949)
Sterilisasi autoklaf adalah proses sterilisasi menggunakan
alat pemanas yang tertutup menggunakan uap bersuhu
dan bertekanan tinggi (121oc,15 lbs) selam kurang lebih 15
menit. Suhu yang tinggi inilah yang akan membunuh
mikroorganisme.
Tujuan sterilisasi autoklaf
Autoklaf terutama ditujukan untuk membunuh
endospora,yaitu sel resisten yang diproduksi oleh
bakteri,sel ini tahan terhadap pemanasan,kekeringan dan
antibiotik. Endospora dapat dibunuh pada suhu 100oc yang
merupakan titik didih air pada tekanan atmosfer normal.
Pada suhu 121oc,endospora dapat dibunuh hanya dalam
waktu 4-5 menit,sel vegetatif bakteri dapat dibunuh hanya
dalam waktu 6-30 detik pada suhu 65o.
Prinsip sterilisasi auotoklaf
Uap panas yang dihasilkan oleh autoklaf bersumber dari
uap panas yang dihasilkan oleh api. Strelisasi efektif bila
dilakukan pada lamanya waktu. Perhitungan waktu
sterilisasi autoklaf dimulai ketika suhu didalamnya
mencapai 121oc. Semakin tebal objek dan volume cairan
yang akan diautoklaf,maka semakin lama proses autoklaf
Jenis autoklaf
Perbedaan jenis autoklaf terletak pada bagaimana udara
dihilangkan dari dalam autoklaf selama sterilisasi
1. Gravity Displacement Autoclave
Udara dari dalam autoklaf dipindahkan hanya
berdasarkan gravitasi. Prinsipnya adalah
memanfaatkan keringanan uap dibandingkan dengan
udara,sehingga udara terletak dibawah uap. Cara
kerjanya dimulai dengan memasukkan uap melalui
bagian atas autoklaf sehingga udara tertekan ke
bawah. Secara perlahan,uap mulai semakin banyak
sehingga menekan udara semakin turun dan keluar
melalui saluran di bagian bawah autoklaf,selanjutnya
suhu meningkat dan terjadilah sterilisasi. Autoklaf ini

dapat bekerja dengan cakupan suhu antara 121134oc dengan waktu 10-30 menit
2. High Vacuum
Autoklaf ini dilengkapi dengan pompa yang
mengevakuasi hampir semua udara dari dalam
autoklaf. Cara kerjanya dimulai dengan pengeluaran
udara. Proses ini berlangsung selama 8-10 menit.
Ketika keadaan vakum tercipta,uap dimasukkan ke
dalam autoklaf. Akibat kevakuman udara,uap segera
berhubungan dengan seluruh permukaan
benda,kemudian terjadi peningkatan suhu sehingga
proses sterilisasi berlangsung. Autoklaf ini bekerja
pada suhu 132-135oc dengan waktu 3-4 menit
3. Steam-flush pressure-pulse
Autoklaf ini menggunakan aliran uap dan dorongan
tekanan atmosfer dengan rangkaina berulang. Waktu
siklus pada autoklaf ini tergantung pada benda yang
disterilisasi
Bagian dari autoklaf
1. Tombol pengatur waktu mundur
2. Katup pengeluaran uap
3. Pengukur tekanan
4. Klep pengaman
5. Tombol on-of
6. Termometer
7. Lempeng sumber panas
8. Aquades
9. Sekrup pengaman
10. Batas penambah air
Cara penggunaan
1. Sebelum melakukan sterilisasi cek dulu banyaknya air
dalam autoklaf
2. Jika air kurang dari batas yang ditentukan,maka dapat
ditambahkan air sampai batas tersebut. Gunakan air
hasil destilasi,untuk menghindari terbentuknya kerak
dan karat.
3. Masukkan peralatan dan bahan. Jika mensterilisasi botol
bertutup ulir,maka tutup harus dikendorkan.
4. Tutup autoklaf dengan rapat lalu kencangkan baut
pengaman agar tidak ada uap yang keluar dari bibir
autoklaf.
5. Klep pengaman jangan dikencangkan terlebuh dahulu
6. Nyalakan autoklaf,diatur timer dengan waktu minimal
15 menit pada suhu 121oc.

7. Tunggu sampai air mendidih sehingga uapnya


memenuhi kompartemen autoklaf dan terdesak keluar
dari klep pengaman. Kemudian klep pengaman
ditutup(dikencangkan) dan tunggu sampai selesai.
Penghitungan waktu 15 menit dimulai sejak tekanan
mencapai 2 atm.
8. Jika alarm tanda selesai berbunyi,maka tunggu tekanan
dalam kompartemen turun hingga sama dengan
tekanan udara di lingkungan (jarum pada pressure
gauge menunjuk angka nol).
9. Kemudian klep-klep pengaman dibuka dan keluarkan isi
autoklaf dengan hati-hati.
Cara pemeliharaan autoklaf
Apabila autoklaf telah selesai digunakan,maka air aquades
yang ada di dalam autoklaf sebaiknya dibersihkan atau
dikuras begian dalamnya menggunakan lap kering.
Selnjutnya simpan auotoklaf pada tempat yang kering dan
bersih