Anda di halaman 1dari 8

1.

Persyaratan menjadi Kepala Sekolah (Permendiknas no. 28 th. 2010)


Pertama: Persyaratan umum yang terdiri dari:
a. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setiap calon kepala sekolah
harus memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam
kesehariannya
b. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan surat keterangan dari dokter Pemerintah.
c. Tidak pernah dikenakan hukuman disiplin sedang dan/atau berat sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
d. Memperoleh nilai baik dalam penilaian prestasi kerja pegawai 1 tahun terakhir.
Kedua: Persyaratan khusus yang terdiri dari:
a. Kualifikasi akademik minimal tingkat sarjana (S1) atau diploma empat (DIV)
kependidikan atau non kependidikan dari perguruan tinggi yang terakreditasi.
b. Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun menurut jenis dan jenjang
sekolah masingmasing.
c. Berusia setinggitingginya 56 (lima puluh enam) tahun pada saat mengikuti seleksi.
d. Memiliki pangkat/golongan ruang paling rendah Penata (III/c).
e. Memiliki sertifikat pendidik

2.

Tingkatan dan Jenis hukuman Disiplin (PP no 53 th. 2010)

3.

8 Satndar Nasional Pendidikan (PP No. 19 tahun 2005)


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Standar Isi, [Permendiknas No. 22/2006]


Standar Proses, [Permendiknas No. 41/2007]
Standar Kompetensi Lulusan, [Permendiknas No. 23/2006]
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, [Permendiknas No. 13/2007 tentang Kepala
Sekolah, Permendiknas No. 16/2007 tentang Guru, Permendiknas No. 24/2008 tentang Tenaga
Administrasi]
Standar Sarana dan Prasarana [Permendiknas 24/2007]
Standar Pengelolaan, [Permendiknas 19/2007]
Standar Pembiayaan, [Peraturan Pemerintah. 48/2008]
Standar Penilaian Pendidikan. [Permendiknas 20/2007]

4.

5 KELOMPOK MAPEL DALAM STRUKTUR KURIKULUM (Permendiknas no. 22


tahun 2006)
a. agama dan akhlak mulia
b. kewarganegaraan dan kepribadian
c. ilmu pengetahuan dan teknologi
d. estetika
e. jasmani, olahraga dan kesehatan

5.

4 faktor dalam menentukan KKM


a. Kompleksitas
b. Daya dukung
c. Intake siswa

6.

SPM Pendidikan untuk satuan Pendidikan (Permendiknas No. 15 Tahun 2010):


1. Menyediakan buku teks dengan perbandingan 1:1
2. Menyediakan satu set peraga IPA dan bahan yang terdiri dari model kerangka manusia,
model tubuh manusia, bola dunia (globe),
3. Memiliki 100 judul buku pengayaan dan 10 buku referensi,
4. Setiap guru tetap bekerja 37,5 jam per minggu di satuan pendidikan, termasuk
merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran,
membimbing atau melatih peserta didik, dan melaksanakan tugas tambahan;
5. Satuan pendidikan menyelenggarakan proses pembelajaran selama 34 minggu per tahun
dengan kegiatan pembelajaran sebagai berikut :
a) Kelas I II : 18 jam per minggu;
b) Kelas III : 24 jam per minggu;
c) Kelas IV - VI : 27 jam per minggu; atau
6. Setiap guru menerapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang disusun berdasarkan
silabus untuk setiap mata pelajaran yang diampunya;
7. Setiap guru mengembangkan dan menerapkan program penilaian untuk membantu
meningkatkan kemampuan belajar peserta didik;
8. Supervisi kelas dan memberikan umpan balik kepada guru dua kali dalam setiap
semester;
9. Setiap guru menyampaikan laporan hasil evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap
peserta didik kepada kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil
prestasi belajar peserta didik;
10. Kepala sekolah atau madrasah menyampaikan laporan hasil ulangan akhir semester (UAS)
dan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) serta ujian akhir (US/UN) kepada orang tua peserta
didik dan menyampaikan rekapitulasinya kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota atau
Kantor Kementerian Agama di kabupaten/kota pada setiap akhir semester;
11.Setiap satuan pendidikan menerapkan prinsip-prinsip manajemen berbasis sekolah (MBS).

7.

Administrasi Sekolah yang dikerjakan oleh kepala Sekolah

S-1
S-2
S-3
S-4
PS-5a
PS-5b
S-6
S-7
S-8

ADMINISTRASI KESISWAAN
FORMULIR PENDAFTARAN SISWA
BARU
DAFTAR CALON SISWA BARU

PEG.1
PEG. 2

ADMINISTRASI KEPEGAWAIAAN
RENCANAKEBUTUHAN GURU/PEGAWAI

DAFTAR SISWA BARU


BUKU INDUK SISWA
BUKU KLAPER
BUKU KUNCI INDUK

PEG.3b
PEG. 5
PEG.5a
PEG. 6

BUKU PEMBANTU INDUK


JUMLAH SISWA MENURUT KELAS,
ASAL, DAN JENIS KELAMIN
JUMLAH SISWA MENURUT USIA,
KELAS, DAN JENIS KELAMIN
PAPAN ABSEN HARIAN SISWA

PEG. 7
PEG. 8

USULAN PENGADAAN PENDIDIK DAN


TENAGA KEPENDIDIKAN
DRH/FORMULIR ISIAN PEGAWAI
DUPAK JAGUR
BUKU CATATAN KENAIKAN PANGKAT
BUKU CATATAN PENILAIAN/KINERJA
PNS
DP3
DAFTAR URUT KEPANGKATAN PNS

PEG. 9

BUKU CUTI GURU/KARYAWAN

PEG.10

SURAT PERMINTAAN BERHENTI DARI


PNS DENGAN HAK PENSIUN

S-9

BUKU REKAP ABSEN HARIAN


SISWA
BUKU ABSEN BULANAN SISWA

PEG.11 a

SURAT PERMINTAAN PENSIUN PNS

PEG.11 b

DAFTAR SUSUNAN KELUARGA

S-11

BUKU REKAP ABSEN BULANAN


SISWA

PEG.11 c

S-12

SURAT PERMOHONAN PINDAH


SEKOLAH
BUKU MUTASI SISWA SELAMA
SEMESTER
BUKU MUTASI SISWA (PER KELAS)

PEG.17 a

SURAT PERMINTAAN PEMBAYARAN


PENSIUN
PERTAMA
(SP4)
DAFTAR HASIR GURU/KARYAWAN

DAFTAR CALON PESERTA UAS


TANDA PESERTA UAS
DAFTAR PESERTA UAS DAN
PRESTASINYA
DAFTAR SISWA MASUK SMP/MTs
DAFTAR KENAIKAN KELAS
REKAP KENAIKAN KELAS DAN
KELULUSAN
DAFTAR PRESTASI SISWA (BIBIT
UNGGUL)
DAFTAR SISWA BERPRESTASI
PENC. TARGET KUR. DAN DAYA
SERAP

PEG.18
P.PEG.1
P.PEG.2

BUKU
RANGKUMAN
HADIR
GURU/KARYAWAN
BUKU RANGKUMAN TIDAK HADIR
GR./KYW
DATA KEPEGAWAIAN (FILE PEGAWAI)
BUKU TERTIB GURU/KARYAWAN
BUKU PEMBINAAN KHUSUS

P.PEG.3

BUKU PEMBINAAN UMUM

S-10

S-13
S-14
S-15
S-16
S-17
S-18
S-19
S-20
PS-21
PS-22
PS-23

PEG.17 b
PEG.17 c

8. Empat strategi pokok pembangunan pendidikan nasional


a. Peningkatan pemerataan kesempatan pendidikan..
b. Peningkatan relevansi pendidikan dengan pembangunan.
c. Peningkatan kualitas pendidikan.
d. Peningkatan efisiensi pengelolaan pendidikan.
9. Prinsip-Prinsip Penilaian an Jenisnya
1. Sahih, artinya penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur
2. Objektif, penilain didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi unsur
subjektifitas penilai.
3. Adil, artinya penilain tidak menguntungkan dan juga merugikan peserta didik.
4. Terpadu, penilain merupakan komponen yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.
5. Terbuka, berarti prosedur, kriteria penilaian dan dasar pengambilan keputusan dapat
diketahui oleh pihak-pihak berkepentingan.
6. Mennyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian mencakup semua aspek
kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik yang sesuai.
7. Sistematis, penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkahlangkah yang baku.
8. Menggunakan acuan Kriteria, penilaian didasarkan pad ukuran pencapaian kompetensi
yang ditetapkan. Penilaian harus merujuk pada SKL, SK, dn KD.
9. Akuntabel, penialan harus dapat di pertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur
maupun hasilnya.
-

Jenis Penilaian kelas


a.

Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian


kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran,
untuk memantau kemajuan, melakukan perbaikan pembelajaran, dan
menentukan keberhasilan belajar peserta didik.

b.

c.

d.

e.

f.

Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur
pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar
(KD) atau lebih.
Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk
mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 9 minggu
kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang
merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.
Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk
mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. Cakupan ulangan
meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut.
Ulangan kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di akhir
semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester
genap pada satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket. Cakupan ulangan
meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan KD pada semester tersebut.
Ujian sekolah/madrasah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta
didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi
belajar dan merupakan salah satu persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan.

10. Ciri rumusan visi dan misi yang baik


Rumusan Visi yang baik mempunyai kriteria (ciri-ciri) sebagai berikut :
a. Rumusannya singkat, padat dan mudah diingat;
b. Bersifat inspiratif dan menantang untuk mencapainya;
c. Sesuatu yang ideal yang ingin dicapai dimasa yang akan datang yang membawa
eksistensi/keberadaan suatu organisasi;
d. Menarik bagi seluruh anggota organisasi dan pihak-pihak yang terkait (stakeholders);
e. Memberikan arah dan fokus strategi yang jelas;
f. Mampu menjadi perekat dan menyatukan berbagai gagasan strategis yang terdapat dalam
suatu organisasi;
g. Memiliki orientasi terhadap masa depan, sehingga segenap jajaran organisasi ikut
berperan dalam pencapaiannya;
h. Mampu menumbuhkan komitmen seluruh anggota organisasi;
i. Menjamin kesinambungan kepemimpinan dan kebijakan organisasi serta menjembatani
keadaan masa sekarang dan masa yang akan datang;
j. Memungkinkan untuk perubahan atau penyesuaian dengan perkembangan/perubahan
tugas dan fungsi.
Rumusan misi yang baik mempunyai kriteria (ciri-ciri) sebagai berikut :
a. Rumusannya sejalan dengan visi satuan organisasi/satuan kerja;
b. Rumusannya jelas dengan bahasa yang lugas;
c. Rumusannya menggambarkan pekerjaan atau fungsi yang harus dilaksanakan;
d. Dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu;
e. Memungkinkan untuk perubahan/penyesuaian dengan perubahan visi.
11. Jenis Ruang dan Ukuran (Permendiknas no 24 tahun 2007)
a. Ruang kelas : ukuran minimal 30 m2
b. Ruang Perpustakaan : minimal luas sama dengan luas ruang kelas. Lebar minimal 5 m
c. Ruang Kepala sekolah : minimum Luas ruang pimpinan 12 m2 dan lebar minimum 3 m
d. Ruang guru: minimum luas ruang guru 4 m2 /pendidik dan luas minimum 32 m2 .
e. Tempat ibadah : dengan luas minimum 12 m2 .
f. Ruang UKS : Luas minimum ruang UKS 12 m2
g. Jamban : Luas minimum 1 unit jamban 2 m2 .
h. Gudang : Luas minimum gudang 18 m2 .
i. Ruang Sirkulasi : luas minimum 30% dari luas total seluruh ruang pada bangunan, lebar
minimum 1,8 m, dan tinggi minimum 2,5 m.

12. Jenis-Jenis Pedoman Pengelolaan Sekolah (Permendiknas No 19 Tahun 2007)


1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan (ktsp);
2) Kalender pendidikan/akademik;
3) Struktur organisasi sekolah
4) Pembagian tugas di antara guru;
5) Pembagian tugas di antara tenaga kependidikan;
6) Peraturan akademik;
7) Tata tertib sekolah
8) Kode etik sekolah
9) Biaya operasional sekolah
13. Akreditasi Sekolah itu
- Akreditasi sekolah kegiatan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah dan/atau lembaga
mandiri yang berwenang. untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan
pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non-formal pada setiap jenjang dan jenis
pendidikan., berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sebagai bentuk akuntabilitas publik
yang dilakukan dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan
menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan
- Tujuan Akreditasi Sekolah
1) Memberikan informasi tentang kelayakan Sekolah/Madrasah atau program yang
dilaksanakannya berdasarkan Standar Nasional Pendidikan.
2) Memberikan pengakuan peringkat kelayakan.
3) Memberikan rekomendasi tentang penjaminan mutu pendidikan kepada program
dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi dan pihak terkait.
- Komponen yang dinilai dalam kegiatan Akreditasi Sekolah
a. Standar Isi,
b. Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan,
c. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
d. Standar Sarana dan Prasarana
e. Standar Pengelolaan]
f. Standar Pembiayaan
g. Standar Penilaian Pendidikan.
14.

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar


- Kompetensi Dasar adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap minimal yang harus
dicapai oleh siswa untuk menunjukkan bahwa siswa telah menguasai standar kompetensi
yang telah ditetapkan, oleh karena itulah maka kompetensi dasar merupakan penjabaran
dari standar kompetensi
- Standar Kompetensi mata pelajaran adalah deskripsi pengetahuan, keterampilan, dan
sikap yang harus dikuasai setelah siswa mempelajari mata pelajaran tertentu pada jenjang
pendidikan tertentu

15.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah penelitian praktis yang dimaksudkan untuk
memperbaiki pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan salah satu upaya guru atau
praktisi dalam bentuk berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau
meningkatkan mutu pembelajaran di kelas.
- PTK merupakan tindakan perbaikan guru dalam mengorganisasi pembelajaran secara
sistematik untuk memperoleh hasil yang lebih baik.

16. Manfaat Media Pembelajaran


a. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata
tertulis atau lisan belaka).
b. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti misalnya:

17.

(MBS) merupakan pemberian otonomi penuh kepada sekolah untuk secara aktif-kreatif serta
mendiri dalam mengembangkan dan melakukan inovasi dalam berbagai program untuk
meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan kebutuhan sekolah sendiri yang tidak terlepas
dari kerangka tujuan pendidikan nasional dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan
(stakeholder),
- Ada 3 Tujuan (MBS) yaitu:
1) Mengembangkan kemampuan kepala sekolah bersama guru dan unsur komite sekolah dalam
aspek Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk meningkatkan mutu sekolah
2) Mengembangkan kemampuan kepala sekolah bersama guru dan unsur komite sekolah dalam
pelaksanaan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, baik disekolah maupun
dilingkungan masyarakat setempat.
3) Mengembangkan peran serta masyarakat yang lebih aktif dalam masalah umum
persekolahan dan unsur komite sekolah dalam membantu peningkatan mutu sekolah

18. Fungsi Organisasi Profesi (UU no 14 tahun 2005)


a. Memajukan profesi,
b. Meningkatkan kompetensi,
c. Meningkatkan karier,
d. Meningkatkan Wawasan kependidikan,
e. Meningkatkan perlindungan profesi,
f. Meningkatkan kesejahteraan, dan pengabdian kepada masyarakat.
19. Manfaat PKKS
a. Mengetahui profil kenerja
b. Sebagai dasar untuk peningkatan Keprofesian
c. Sebagai dasar untuk merencanakan dan melaksanakan PKB
20. PKKS adalah serangkaian proses penilaian untuk menentukan derajat mutu kinerja terhadap
target kegiatan Kepala Sekolah dalam melaksanakan tgs-nya
- Komponen PKKS

1. Kepribadian dan Sosial


2. Kepemimpinan Pembelajaran
3. Pengembangan Sekolah
4. Manajemen Sumber Daya
5. Kewirausahaan
6. Supervisi Pembelajaran
21. Komponen RPP:
1) IDENTITAS (SP,KELAS, SMT,MAPEL,JML PERTEMUAN)
2) SK
3) KD
4) INDIKATOR
5) TUJUAN
6) MATERI AJAR
7) ALOKASI WAKYU
8) METODE PEMBELAJARAN
9) KEGIATAN PEMBELAJARAN(PENDAHULUAN, INTI, PENUTUP)
10) PENILAIAN HASIL BELAJAR
11) SUMBER BELAJAR

- Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah proses dan kegiatan yang dirancang


untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional
kepala
sekolah/madrasah yang dilaksanakan berjenjang, bertahap, dan berkesinambungan dalam
rangka meningkatkan manajemen dan kepemimpinan sekolah/madrasah
- Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan
pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
- KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing
satuan pendidikan.

- Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur


pencapaian hasil belajar peserta didik
- Akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dan/atau satuan pendidikan
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
- Visi
adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode
perencanaan;
- Misi adalah rumusan umum mengenai tindakan (upaya-upaya) yang akan dilaksanakan untuk
mewujudkan visi;
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Permendiknas No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi


Permendiknas No. 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan
Permendiknas No. 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses
Permendiknas No. 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana Dan Prasarana
Permendiknas No. 20 Tahun 2007 Tentang Standar Penilaian
Permendiknas No. 69 Tahun 2009 Tentang Standar Biaya Operasi Nonpersonalia
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
a. Permendiknas No 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah
b. Permendiknas No 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi
Guru.
c. Permendiknas No 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah.
d. Permendiknas No 25 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah.

8.
9.
10.
11.

PP No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan


PP No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil
PP No. 48 Tahun 2008 Tentang Pendanaan Pendidikan
Permenpan Dan Rb No. 16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Fungsional Guru Dan Angka
Kreditnya
Permendiknas No. 28 Tahun 2010 Tentang Penugasan Guru Sebagai Ks
Permendiknas No. 15 Tahun 2010 Tentang SPM Pendidikan Dasar Di Kabupaten/Kot
Permendikbud Nomor 23 Tahun 2013 Tentang (SPM)
Permendiknas nomor 35 tahun 2010 Tentang Penilaian Kinerja Kepala Sekolah

12.
13.
14.
15.

DEMENSI
1. KEPRIBADIA
N

2.
MANAJERIAL

KOMPETENSI
1.1 Berakhlak mulia, mengembang-kan budaya dan tradisi akhlak
mulia, dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di
sekolah/madrasah.
1.2 Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin.
1.3 Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah/madrasah.
1.4 Bersikap terbuka dalam melak-sanakan tugas pokok dan fungsi.
1.5 Mengendalikan diri dalam meng-hadapi masalah dalam
pekerjaan sebagai kepala sekolah/ madra-sah.
1.6 Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan.
2.1 Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai
tingkatan perencanaan.
2.2 Mengembangkan organisasi se-kolah/madrasah sesuai dengan
kebutuhan.
2.3 Memimpin sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan
sumber daya sekolah/ madrasah secara optimal.
2.4 Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah/madra-sah
menuju organisasi pembela-jar yang efektif.
2.5. Menciptakan budaya dan iklim sekolah/ madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembela-jaran peserta didik.
2.6 Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber
daya manusia secara optimal.
2.7 Mengelola sarana dan prasarana sekolah/ madrasah dalam
rangka pendayagunaan secara optimal.
2.8 Mengelola hubungan sekolah/ madrasah dan masyarakat da-lam
rangka pencarian dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan sekolah/ madrasah.
2.9 Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan peserta di-dik

3.
KEWIRAUSAH
AAN

4. SUPERVISI

5. SOSIAL

baru, dan penempatan dan pengembangan kapasitas pe-serta


didik.
2.10 Mengelola pengembangan kuri-kulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional.
2.11 Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip
pengelolaan yang akuntabel, transparan, dan efisien.
2.12 Mengelola ketatausahaan seko-lah/madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah.
2.13 Mengelola unit layanan khusus sekolah/ madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di
sekolah/madrasah.
2.14 Mengelola sistem informasi se-kolah/madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan.
2.15 Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi pe-ningkatan
pembelajaran dan manajemen sekolah/madra-sah.
2.16 Melakukan monitoring, eva-luasi, dan pelaporan pelaksa-naan
program kegiatan seko-lah/ madrasah dengan prose-dur yang
tepat, serta meren-canakan tindak lanjutnya.
3.1 Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan
sekolah/madrasah.
3.2 Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madra-sah
sebagai organisasi pem-belajar yang efektif.
3.3 Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksa-nakan
tugas pokok dan fung-sinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah.
3.4 Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam
menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah
3.5 Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sekolah/madrasah sebagai sumber belajar peserta
didik.
4.1 Merencanakan program super-visi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.
4.2 Melaksanakan supervisi akade-mik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat.
4.3 Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam
rangka peningkatan profesio-nalisme guru
5.1 Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/madrasah
5.2 Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
5.3 Memiliki kepekaan sosial terha-dap orang atau kelompok lain.