Anda di halaman 1dari 3

BAB II

PEMBAHASAN
A. Konsep Dasar Medis
1. Definisi
Tersedak adalah kejadian yang sangat serius dan mengancam kehidupan. Bila bayi mulai
tersedak atau mengalami kesulitan bernafas, diperlukan tindakan yang segera. Tersedak
menyebabkan jalan nafas tersumbat, bayi tidak dapat menangis atau bersuara. Bila bayi
batuk, tampak merah muda dan dapat bersuara maka tidak ada tindakan yang perlu
dilakukan (Wong, 2003)
Tersedak adalah tersumbatnya trakea seseorang oleh benda asing, muntah, darah, atau
cairan lain. Tersedak merupakan keadaan darurat medis (www.wikipedia.com)
2. Etiologi
Penyebab bayi atau anak tersedak antara lain: makanan/ minuman (seperti: permen,
kacang, anggur, hot dogs, jagung, susu), benda-benda kecil (seperti: kacang, biji-bijian),
mainan kecil (seperti: koin, kelereng), dan bedak tebur (wong, 1999), serta Aspirasi
benda asing.
Benda-benda tersebut bisa saja tersangkut pada
a) Laring
Secara progresif akan terjadi stridor, dispneu, apneu, penggunaan otot bantu nafas,
sianois ketika terjadinya tersedak
b) Saluran nafas
1) Trakea
Benda asing didalam trachea tidak dapat dikeluarkan karena tersangkut didalam
rimaglotis dan akhirnya tersangkut dilarink dan akhirnya dapat menimbulkan
gejala obstruksi laring
2) Bronkus
Biasanya tersangkut pada bronkus kanan, benda asing ini kemudian dilapisi
sekresi bronkus sehingga menjadi besar.

3. Manifestasi klinis
Gejala yang paling sering muncul saat tersedak adalah batuk-batuk, hal ini normal
karena batuk adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari
tenggorokan. Akan tetapi semakin besar benda yang masuk maka gejala yang muncul
lebih mirip orang yang tercekik ( choking) seperti : sesak nafas, tidak ada suara atau suara
serak, mengi, hingga tidak nafas dan ini perlu tindakan medis yang segera untuk
menghindari gawat nafas.

Pada usia balita, maka balita tersebut akan memegang lehernya yang merasa seperti
tercekik. Apabila tersedak dalam kategori ringan maka ditandai dengan batuk-batuk
hingga muntah. Apabila tersedak dengan kategori berat maka ditandai dengan batukbatuk yang semakin lama semakin jarang dan akhirnya tidak dapat batuk sama sekali.
Wajah membiru dan kemudian pingsan
4. Penatalaksanaan/penanganan
Manajemen yang dilakukan ketika terdapat seseorang yang tersedak :
a. Berikan 5 pukulan pada punggung diantara tulang belikat (Scapula) dengan
menggunakan tumit tangan
b. Lakukan 5kali tekanan pada perut (maneuver Heimlich)
c. Lakukan kedua hal diatas bergantian sampai benda asing keluar. American Heart
Association tidak menyarankan dilakukan pukulan di punggung, hanya menyarankan
Heimlich maneuver
Manuver Heimlich untuk bayi kurang dari 1 tahun
Baringkan bayi dengan wajah menghadap ke bawah dan jari-jari tangan kanan Anda
menahannya di bahu dan leher bayi, dengan lengan bawah kiri sebagai landasan. Lalu
berilah lima kali tepukan di punggungnya dengan tangan yang satunya. Jika ini gagal,
balikkan badannya hingga wajahnya menghadap Anda, lalu dengan dua jari Anda, tekan
sebanyak lima kali di tulang dada bagian bawah, kurang lebih satu jari dari garis yang
dibentuk oleh kedua puting susu bayi. Periksa mulut dan ambil semua benda yang dapat
Anda lihat. Ulangi sesering mungkin jika diperlukan. Bila bayi tidak sadar, mulailah
resusitasi dan bawalah ke rumah sakit
Manuver Heimlich untuk anak lebih dari 1 tahun dan dewasa
Berdiri di belakang anak, carilah bagian bawah iganya. Letakkan telapak anda di
perut anak di atas pusarnya dan buat kepalan. Bagian jempol berada pada perut anak.
Letakkan telapak tangan sisi lain di atas kepalan. Tekan perut ke arah atas sampai benda
terpental ke luar. Perhatikan kekuatan tekanan sesuai keadaan fisik anak.

5.
B. Konsep Asuhan Keperawatan Pada Bayi dan Anak Tersedak