Anda di halaman 1dari 15

TEMA

GERONTIK
LANSIA
DENGAN
PERMASALAHAN

DEPRESI
MENGATASI
DEPRESI
INDEPENDEN DAN
DEPENDEN

VARIABEL

TERAPI
MUSIK

DEPRESI

PROPOSAL
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP
PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA
LANSIA DI PPSLU MAPPAKASUNGGU PARE
PARE
OLEH
DWIPUTRI BAHARUDDIN
201201008

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


MUHAMMADIYAH SIDRAP
PROGRAM STUDI KEPERAWATAN
2016

Latar belakang
WHO mengidentifikasikan lansia sebagai
kelompok masyarakat yang mudah terserang
kemunduran fisik dan mental. Dilihat dari perspektif
keperawatan dikatakan ada empat besar penderita
getriatrik yaitu, immobilisasi, ketidakstabilan,
inkontinensia dan gangguan intelektual. sifat umum
dari empat besar tersebut adalah : mempunyai
masalah yang kompleks, tidak ada pengobatan
yang sederhana, hancur kemandirian, dan
membutuhkan bantuan orang lain yang berkaitan
erat dengan keperawatan (Isacc, 1981)

Rumusan masalah
Apakah ada pengaruh terapi musik terhadap
penurunan tingkat depresi pada lansia
Tujuan penelitian
1.Tujuan umum
Mengetahui pengaruh terapi musik terhadap
penuruan tingkat depresi pada lansia
2. Tujuan khusus
apakah ada pengaruh terapi musik terhadap
penurunan tingkat depresi pada lansia

Tinjauan Pustaka
Pengertian

Depresi menurut Wahyulingsih dan


Sukamto (2014) suatu jenis keadaan
perasaan atau emosi dengan komponen
psikologis seperti rasa sedih, susah,
merasa tidak berguna, gagal, putus asa
dan penyesalan atau berbentuk penarikan
diri, kegelisahan atau agitasi

Tanda dan gejala depresi pada lansia


menurut Greg Wilkinson :

Dampak depresi, menurut Mujaddid (2003)


depresi pada lansia dapat di jumpai hal-hal seperti :
1.Depresi dapat meningkatkan angka
kematian pada pasien dengan penyakit
kardiovaskuler
2.Perubahan suasana hati (mood) berhubungan
dengan gangguan respons imunitas termasuk
perubahan fungsi limfosit dan penurunan jumlah
limfosit
3.Pasien depresi menunjukkan kepatuhan yang
buruk pada program pengobatan maupun
rehabilitasi

Konsep terapi hiburan


Alat penyembuh yang bermanfaat serta
mudah ditemukan biasanya terlupakan
adalah kekuatan musik. Gabungan
antara jenis musik yang tepat dan
imajinasi yang terarah dan/atau meditasi,
pengaruhnya terhadap penderita depresi
sangat menakjubkan (Mucci, 2002 ).
Salah satu penanganan pada depresi yaitu
mencoba menerapkan terapi hiburan atau
terapi music kepada lansia itu sendiri

Konsep Lansia
Usia lanjut diartikan sebagai perubahan
biasa yang muncul pada pematangan genetik
yang mewakili kondisi-kondisi lingkungan
ketika mereka bertambah biologisnya. Jadi
usia lanjut adalah mereka yang mengalami
perubahan perubahan fisik secara wajar
antara lain: kulit sudah tidak kencang lagi,
otot-otot sudah mengendor, dan organ-organ
tubuh kurang berfungsi dengan baik
(Prawitasari, 1994)

Kerangka konsep
Kerangka tersebut di rangkum dalam
bentuk skema sebagai berikut :
VARIABEL
INDEPENDEN

TERAPI
HIBURAN

VARIABEL
DEPENDEN

DEPRES
I

Definisi Operasional
Terapi Hiburan
Terapi music adalah proses yang
dapat mempengaruhi kondisi
seseorang baik fisik maupun mental.
Music memberikan ransangan
pertumbuhan fungsi fungsi otak
seperti fungsi belajar, ingatan,
berbicara, mendengar dan fungsi
kesadaran (Satiadarma, 2004)

Definisi Operasional
Penurunan Tingkat Depresi Pada Lansia

Salah satu bentuk gangguan alam


perasaan yang ditandai dengan perasaan
sedih yang berlebihan, murung, tidak
bersemangat, perasaan tidak berharga,
putus harapan, selalu merasa dirinya gagal,
tidak berminat pada ADL sampai ada ide
bunuh diri. Dibagi dalam tiga tingkatan yaitu
depresi ringan, sedang dan berat

Metode Penelitian
Rancangan penelitian
Jenis penelitian ini yang digunakan
adalah jenis penelitian Cross-sectional,
yaitu jenis penelitian yang
menekankan pada waktu pengukuran
atau observasi dan variable dependen
serta variable independen hanya satu
kali pada satu saat

Hipotesis penelitian
Hipotesis alternative (Ha)
Ada pengaruh terapi hiburan/music
terhadap penurunan tingakat depresi
pada lansia
Hipotesis nol (H0)
Tidak ada pengaruh terapi
hiburan/music terhadap penurunan
tingkat depresi pada lansia

TERIMA KASIH