Anda di halaman 1dari 19

ANATOMI OTAK

Sirkulasi darah otak

STROKE
suatu gangguan fungsional otak yang terjadi secara mendadak
dengan tanda dan gejala klinis baik fokal maupun global yang
berlangsung selama 24 jam atau lebih yang dapat
menyebabkan kematian yang disebabkan oleh gangguan
peredaran darah otak (GPDO)

Klasifikasi stroke Berdasarkan patologi


anatomi dan penyebabnya
STROKE

NON
HEMORAGIK
stroke yang
disebabkan
karena
adanya
penyumbata
n
pembuluh
darah

HEMORAGI
K
stroke yang
Disebabkan
karena
perdarahan
intrakranial

Berdasarkan perjalanan
klinis/stadium
TRANSIENT ISCHEMIC ATTACK (TIA)

REVERSIBLE
ISCHEMICNEUROLOGIC
DEFISIT (RIND)

STROKE IN-EVOLUTON

COMPLETED STROKE

DEFINISI
gangguan fungsi otak atau gangguan
neurologik yang merupakan akibat
dari berkurangnya aliran darah ke
otak untuk sementara waktu, timbul
mendadak dimana terjadi selama
beberapa menit sampai beberapa
jam saja, dalam waktu kurang dari
24 jam tanpa gejala sisa.

EPIDEMIOLOGI
15% pasien dengan stroke pertama
kali memiliki riwayat TIA.

ETIOLOGI
Serpihan kecil dari endapan lemak
dan kalsium pada dinding pembuluh
darah (ateroma) lepas

Faktor resiko
Hipertensi
Aterosklerosis
Penyakit jantung (terutama pada
kelainan katup atau irama jantung)
Diabetes

PATOFISIOLOGI

MANIFESTASI KLINIS
Gejala TIA karotid:
Hemiparesis
Hemihipastesi
Disfasia

Gejala TIA
vertebrobasiler:

Diplopia
Vertigo
Dysarthria
Hemi-hipaestesi
Ataxia
Dysphagia

DIAGNOSA DAN PEMERIKSAAN


PENUNJANG
Anamnesa
Pemeriksaan fisik
PEMERIKSAAN PENUNJANG:
Pemeriksaan darah rutin, LED
Glukosa darah dan kolesterol
CT-scan kranial
USG karotis atau angiografi

Penatalaksanaan
Tujuan dari penetalaksaan TIA adalah
mencegah stroke yang berat.
Farmakoterapi dari TIA:
Terapi Antiplatelet
(Aspirin,Dipiridamol,Tiklopidin,Silostazol),
Obat neuroprotektif (Statin,Piracetam),
Anti hipertensi, dan
Antikoagulan.

Prognosis
biasanya pada TIA prognosisnya baik
jika dapat segera di identifikasi TIA
untuk pencegahan stroke

KESIMPULAN
Serangan Iskemik Sesaat (Transient Ischemic
Attacks, TIA) adalah gangguan fungsi otak atau
gangguan neurologik yang merupakan akibat
dari berkurangnya aliran darah ke otak untuk
sementara waktu, timbul mendadak dimana
terjadi selama beberapa menit sampai beberapa
jam saja, dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa
gejala sisa.
Resiko terjadinya TIA meningkat pada: Hipertensi,
Aterosklerosis, Penyakit jantung (terutama pada
kelainan katup atau irama jantung), Diabetes.

Daftar Pustaka
Harsono. 2008. Buku Ajar Neurologi
Klinis. Yogyakarta : UGM Press
Lumbantobing, S,M.2008. Neurologi
Klinik. Jakarta : FKUI
Mardjono, Sidharta.2008.Neurologi
Klinis Dasar. Jakarta : Dian Rakyat
Snell, S, Richard. 2006.
Neuroanatomi Klinik. Jakarta : EGC