Anda di halaman 1dari 27

TUGAS MANDIRI

BLOK CLINICAL STUDY 1


ASUHAN KEPERAWATAN PADA JIWA

Oleh :
Rissa Devi Putri Karilia
125070218113038

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2015

ANALISA DATA
No
1.

Data

Diagnosa Keperawatan
Dx = Resiko Perilaku Kekerasan (00138)

DS =
-

Memiliki kekerasan dari ayahnya

sewaktu kecil
Pasien gagal masuk polwan
Ibu mengatakan bahwa

Domain 11 = Keamanan/Proteksi
klien

jarang keluar kamar dan bicara


-

Kelas 3 = Kekerasan

kasar
Klien suka membanting barang
Klien mengatakan kecewa dengan
teman laki-lakinya

DO =
-

Klien sesekali memukul keluarga

yang mendampinginya
Klien teriak-teriak saat di bawa ke

UDG
Kondisi klien wajah tegang dan
mata melotot

2.

DS =

Dx = Harga Diri Rendah Kronis (00119)

Klien malu dengan tetangga sekitar

karena gagal masuk polwan


Ibu mengatakan pasien sering
menangis

dan

lebih

banyak

menghabiskan waktu di kamar


Klien tidak mengikuti kegiatan

pemuda kampung
Klien tidak pernah sholat dan tidak

Domain 6 = Persepsi Diri


Kelas 2 = Harga Diri

pernah mengikuti pengajian


DO =
3.

DS =

Dx = Defisit Perawatan Diri

Klien mengatakan kecewa dengan

teman laki-lakinya
Klien tidak mau keluar rumah

DO =
-

Rambut klien tidak rapi


Kebutuhan klien perlu bantuan
parsial oleh keluarga

DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Resiko Perilaku Kekerasan (00138)
2. Harga Diri Rendah Kronis (00119)
3. Defisit Perawatan Diri
PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Resiko Perilaku Kekerasan (00138)
2. Harga Diri Rendah Kronis (00119)
3. Defisit Perawatan Diri

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE I (KLIEN)

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi klien:
Saat ini klien terlihat tegang, mata melotot dan sesekali memukul keluarga yang
mendampingi

2. Diagnosa keperawatan:
Resiko Perilaku Kekerasan
3. Tujuan khusus:
- Membina hubungan saling percaya
- Mengidentifikasi penyebab marah, tanda dan gejala, perilaku kekerasan yang
-

dilakukan, akibat perilaku kekerasan


Melatih cara pengontrolan perilaku kekerasan

4. Tindakan keperawatan:
a. Mengidentifikasi penyebab perilaku kekerasan
b. Mengidentifikasi tanda dan gejala perilaku kekerasan
c. Mengidentifikasi perilaku kekerasan yang dilakukan
d. Mengidentifikasi akibat perilaku kekerasan
e. Menyebutkan cara mengontrol perilaku kekerasan
f. Membantu klien mempraktekkan latihan cara mengontrol fisik 1
g. Mengajarkan klien memasukkan dalam jadwal kegiatan

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


ORIENTASI
1.

Salam Terapeutik:
Selamat pagi mbak
Perkenalkan nama saya Rissa. Saya perawat yang dinas diruangan ini. Nama mbak
siapa? Suka dipanggil siapa?

2.

Evaluasi/validasi:
Bagaimana perasaan mbak Y saat ini? Masih ada perasaan kesal atau marah?

3.

Kontrak: Topik, waktu dan tempat


Baik, sekarang kita akan berbincang-bincang tentang perasaann kesal
Mbak mau berapa lama? Bagaimana kalau 10 menit?
Mbak mau berbincang-bincang dimana? Sepertinya disini sudah cukup nyaman ya
mbak?

KERJA: Langkah-langkah Tindakan keperawatan


Apa yang menyebabkan mbak Y marah?
Pada saat ingat masalah itu, apa yang mbak Y rasakan?
Apakah mbak Y meraskan kesal kemudian dada mbak berdebar-debar, mata melotot,
rahang terkatup rapat dan tangan mengepal?
Setelah itu apa yang mbak lakukan?
Jadi mbak marah-marah, membanting barang dan berbicara kasar? Apakah dengan
cara seperti itu masalahmbak dengan teman mbak selesai? Tentu saja tidak. Apa
kerugian akibat cara yang mbak lakukan? Betul, ibu jadi takut barang-barang rusak
Bagaimana mbak saya ajarkan untuk mengendalikan marah tanpa menimbulkan
kerugian?

Yang pertama dengan cara tarik nafas dalam. Caranya dengan tarik nafas dari hidung,
tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan lewat mulut
Ayo dicoba mbak. Bagus ... tahan dan dikeluarkan lewat mulut. Bagus mbak, sekarang
kalau mbak ingin marah dan teriak-teriak lakukan latihan ini sebanyak 5x sampai
mbak Y merasa rilex
Bagaimana perasaanya sekarang setelah melakukan tarik nafas dalam?
TERMINASI:
1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan:
Subyektif:
Bagaimana perasaan mbak Y setelah berbincang-bincang?
Obyektif:
Iya, jadi penyebab mbak marah-marah, kesal dan membanting barang-barang
karena kecewa dengan teman laki-laki mbak Y
2. Tindakan lanjut klien (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan yang
telah dilakukan):
Coba mbak Y ingat-ingat lagi penyebab marah, apa yang mbak Y lakukan kalau
marah dan jangan lupa latihan nafas dalam seperti yag kita lakukan tadi ya mbak?
Sekarang kita buat jadwal latihan, berapa kali sehari mbak Y mau latihan nafas
dalam?
3. Kontrak yang akan datang (Topik, waktu dan tempat)
Baik, bagaimana kalau nanti sore saya datang lagi dan kita latihan cara yang lain
untuk mencegah/mengendalikan marah
Tempatnya disini ya mbak, jam 4 sore
Selamat pagi

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE V (KLIEN)

A.

PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi klien:
Saat ini klien terlihat tenang
2. Diagnosa keperawatan:
Resiko Perilaku Kekerasan
3. Tujuan khusus:
- Evaluasi jadwal kegiatan harian pasien untuk cara mencegah marah yang sudah
-

dilatih
Nilai kemampuan klien secara mandiri
Identifikasi apakah perilaku kekerasan terkontrol

4. Tindakan keperawatan:
a. Menilai kemampuan klien secara mandiri dalam pengontrolan perilaku
kekerasan
b. Mengidentifikasi perilaku kekerasan pada pasien sudah terkontrol

B.

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


ORIENTASI
1. Salam Terapeutik:
Selamat pagi mbak
Masih ingat dengan saya mbak?
Bagus mbak Y. Saya perawat Rissa yang akan merawat mbak Y diruangan ini
2. Evaluasi/validasi:
Bagaimana perasaan mbak Y saat ini? Masih ada perasaan kesal atau marah?

Sudah berkurang ya mbak Y perasaan kesal atau marahnya?


3. Kontrak: Topik, waktu dan tempat
Baik, sekarang kita akan berbincang-bincang tentang nilai kemampuan mbak Y
selama ini, apakah ada perkembangan atau tidak
Mbak mau berapa lama? Bagaimana kalau 10 menit?
Mbak mau berbincang-bincang dimana? Sepertinya disini sudah cukup nyaman ya
mbak?
KERJA: Langkah-langkah Tindakan keperawatan
Sebelum kita menilai kemampuan mbak Y dalam mengontrol perilaku kekerasan,
bagaimana kalau kita mengingat kembali apa saja yang sudah mbak Y pelajari
mengenai latihan untuk mengontrol perilaku kekerasan
Bagus mbak Y. Hampir semuanya sudah benar dengan latihan mengontrol perilaku
kekerasan
Tadi di bagian cara mengontrol perilaku kekerasan dengan obat masih ada yang lupa
ya mbak mengenai waktu minum obat
Mari kita buka lagi catatan jadwal kegiatan mbak Y
Nah untuk obat CPZ itu yang warna oranye dosisnya 1x100 mg untuk gejala psikosa
seperti agitasi, rasa takut, bingung
TERMINASI:
1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan:
Subyektif:
Bagaimana perasaan mbak Y setelah kita berdiskusi mengenai perkembangan
mbak Y dalam mengontrol perilaku kekerasan?
Obyektif:
Iya, untuk obat CPZ itu yang warna oranye dosisnya 1x100 mg untuk gejala
psikosa seperti agitasi, rasa takut, bingung
2. Tindakan lanjut klien (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan yang
telah dilakukan):
Coba mbak Y ingat-ingat kembali mengenai cara mengontrol perilaku kekerasan
dengan obat. Jika mbak Y lupa, bisa meilhat di catatan kegiatan mbak y
3. Kontrak yang akan datang (Topik, waktu dan tempat)
Baik, besok saya akan kembali lagi untuk melihat dan menilai mengenai
perkembangan mbak Y daalam pengontrolan perilaku kekerasan
Tempatnya disini ya mbak, jam 8 pagi
Selamat pagi

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE I (KELUARGA)

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi keluarga:
Ibu klien menerima kondisi anaknya
2. Diagnosa keperawatan:
Resiko Perilaku Kekerasan
3. Tujuan khusus:
Keluarga dapat merawat klien dengan perilaku kekerasan
4. Tindakan keperawatan:
a. Menjelaskan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat klien
b. Menjelaskan pengertian perilaku kekerasan, tanda dan gejala perilaku
kekerasan serta proses terjadinya perilaku kekerasan
c. Menjelaskan cara merawat pasien dengan perilaku kekerasan
B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
ORIENTASI
1. Salam Terapeutik:
Selamat pagi ibu
Perkenalkan nama saya Rissa. Saya yang akan merawat mbak Y
Nama ibu siapa?
2. Evaluasi/validasi:
Bagaimana kabarnya hari ini ibu? Ibu kelihatanya tampak binggung, ibu bisa cerita
kepada saya?
3. Kontrak: Topik, waktu dan tempat
Berapa lama kita berceritanya? Bagaimana kalau 15 menit? Apakah ibu bersedia?
Sepertinya disini sudah cukup nyaman ya ibu?
KERJA: Langkah-langkah Tindakan keperawatan
TERMINASI:
1. Evaluasi respon keluarga terhadap tindakan keperawatan:
Subyektif:
Bagaimana perasaan mbak Y setelah berbincang-bincang?
Obyektif:
Iya, jadi penyebab mbak marah-marah, kesal dan membanting barang-barang
karena kecewa dengan teman laki-laki mbak Y
2. Tindakan lanjut keluarga (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan
yang telah dilakukan):
Coba mbak Y ingat-ingat lahi penyebab marah, apa yang mbak Y lakukan kalau
marah dan jangan lupa latihan nafas dalam seperti yag kita lakukan tadi ya mbak?
Sekarang kita buat jadwal latihan, berapa kali sehari mbak Y mau latihan nafas
dalam?
3. Kontrak yang akan datang (Topik, waktu dan tempat)

Baik. 2 hari lagi ketemu lagi ya bu kita latihan cara yang lain untuk
mencegah/mengendalikan marah
Tempatnya disini ya mbak, jam 4 sore
Selamat pagi

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE I (KLIEN)

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi klien:
Pasien merasa malu dengan orang lain (tetangga)
Klien tidak mau keluar rumah
2. Diagnosa keperawatan:
Harga diri rendah kronis
3. Tujuan khusus:
- Membina hubungan saling percaya
- Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien
- Membantu pasien menilai kemampuan yang masih dapat digunakan
- Membantu pasien memilih dan menetapkan kemampuan yang akan dilatih
- Melatih kemampuan yang sudah dipilih dan menyusun jadwal pelaksanaan
4. Tindakan keperawatan:
a. Identifikasi kemampuan melakukan kegiatan dan aspek positif pasien
b. Bantu pasien menilai kegiatan yang dapat dilakukan saat ini
c. Bantu pasien memilih salah satu kegiatan yang dapat dilakukan saat ini untuk
dilatih
d. Latih kegiatan yang dipilih
e. Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan 2 hari sekali

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


ORIENTASI
1. Salam Terapeutik:
Selamat pagi mbak Y
Masih ingat dengan saya mbak?
Bagus mbak Y. Saya perawat Rissa yang akan merawat mbak Y diruangan ini
Bagaimana keadaan mbak Y hari ini? terlihat segar
2. Evaluasi/validasi:

Bagaimana kalau kita berbincang-bincang tentang kemampuan dan kegiatan yang


pernah mbak Y lakukan? Setelah itu kita menilainya kemudian pilih satu untuk kita
berlatih.
3. Kontrak: Topik, waktu dan tempat
Mbak mau berapa lama? Bagaimana kalau 10 menit?
Mbak mau berbincang-bincang dimana? Sepertinya disini sudah cukup nyaman ya
mbak?
KERJA: Langkah-langkah Tindakan keperawatan
Mbak Y, apa saja kemampuan yang mbak miliki?
Bagus ... apa lagi?
Saya buat daftarnya ya. Bagaimana dengan kegiatan di sekitar lingkungan rumah
mbak Y yang biasa mbak lakukan?
Bagaimana dengan merapikan kamar tempat tidur, menyapu lantai dan mencuci piring?
Apakah mbak Y bisa melakukannya?
Bagus mbak Y. Bagaimana kalau kegiatannya di mulai dari kamar tempat tidur,
menyapu lantai dan mencuci piring? Apakah mbak Y setuju?
Bagus mbak Y. Mari kita lihat, sudah rapikan tempat tidur mbak Y?
Nah, kalau kita mau merapikan tempat tidur
Mbak Y sudah bisa merapikan tempat tidur dengan baik sekali. Coba bedakan dengan
sebelum dirapikan. Lebih enak dan bagusan yang mana? Yang dirapikan kan?
Coba mbak lakukan dan jangan lupa memberi tanda di buku daftar kegiatan. Tulis M
(mandiri), B (bantuan), T (tidak melakukan)
TERMINASI:
1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan:
Subyektif:
Bagaimana perasaan mbak Y setelah berbincang-bincang? Dan latihan merapikan
tempat tidur?
Obyektif:
Iya, mbak Y ternyata banyak memiliki kemampuan yang dapat dilakukan di RS ini.
Salah satunya merapikan tempat tidur yang sudah mbak Y praktikkan dengan baik
sekali
2. Tindakan lanjut klien (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan yang
telah dilakukan):
Nah, kemampuan ini bisa dilakukan di rumah setelah pulang nanti. Mari kita
masukkan pada jadwal harian. Mbak Y mau berapa kali merapikan tempat tidur?
Bagus 2 kali. Pagi jam 7 dan sore jam 4?
3. Kontrak yang akan datang (Topik, waktu dan tempat)
Baik. Besok pagi kita latih kemampuan yang kedua. Masih ingat selain merapikan
tempat tidur? Ya bagus cuci piring
Kalau begitu kita akan latihan mencuci piring besok jam 8 pagi di dapur ruangan ini
sehabis sarapan pagi

Selamat pagi

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE I (KELUARGA)

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi keluarga:
- Ibu klien menerima kondisi anaknya
2. Diagnosa keperawatan:
Harga diri rendah kronis
3. Tujuan khusus:
- Keluarga bisa merawat pasien dengan harga diri rendah
4. Tindakan keperawatan:
a. Diskusikan masalah yang dirasakan dalam merawat pasien
b. Jelaskan pengertian, tanda dan gejala, proses terjadinya harga diri rendah
c. Jelaskan cara merawat harga diri rendah terutama memberi pujian semua hal
yang positif pada klien

d. Latih keluarga memberi tanggung jawab kegiatan yang dipilih klien: bimbing dan
beri pujian
e. Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan cara memberikan pujian
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
ORIENTASI
1. Salam Terapeutik:
Selamat pagi ibu
Masih ingat dengan saya bu?
Baik bu
2. Evaluasi/validasi:
Bagaimana kalau kita berbincang-bincang tentang kemampuan dan kegiatan yang
dimiliki oleh mbak Y?
3. Kontrak: Topik, waktu dan tempat
Ibu mau berapa lama? Bagaimana kalau 10 menit?
Ibu mau berbincang-bincang dimana? Sepertinya disini sudah cukup nyaman ya
mbak?
KERJA: Langkah-langkah Tindakan keperawatan
Ibu pastinya sudah mengetahui apa masalah dari mbak Y. Ya memang benar mbak Y
memiliki harga diri rendah yang ditandai dengan munculanya pikiran-pikiran negatif
pada diri sendiri, malu berinteraksi dan keluar rumah
Sampai disini apa ibu sudah mengerti apa itu harga diri rendah? Setelah kita mengerti
masalah mbak Y, kita perlu memberikann perawatan yang baik untuk mbak Y
Apakah ibu tahu mengenai kemampuan yang dimiliki mbak Y?
Benar dia juag mengatakan hal yang sama. Mbak Y tealh berlatih 1 kegiatan yaitu
merapikan tempat tidur dan cuci piring
Mbak Y telah dibuatkan jadwal kegiatan. Untuk itu ibu bisa mengingatkan untuk
melakukan kegiatan tersebut sesuai jadwal. Jangan lupa beri pujian pada mbak Y
agar harga dirinya meningkat
Nah bagaimana kalau sekarang kita praktikan cara memberikan pujian kepada mbak Y.
Temui mbak Y dan tanyakan kegiatan yang sudah dia lakukan dan beri pujian
seperti: bagus sekali mbak Y, kamu sudah makin terampil merapikan tempat tidur
dan cuci piring. Coba ibu praktekkan
Bagus ibu
TERMINASI:
1. Evaluasi respon keluarga terhadap tindakan keperawatan:
Subyektif:
Bagaimana perasaan ibu setelah berbincang-bincang?
Obyektif:
Coba jelaskan kembali masalah yang dihadapi mbak Y dan bagaimana cara
merawatnya?

Bagus sekali ibu dapat menjelaskan dengan baik


2. Tindakan lanjut keluarga (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan
yang telah dilakukan):
Nah setiap kali ibu mengunjungi mbak Y lakukan seperti itu
3. Kontrak yang akan datang (Topik, waktu dan tempat)
Baik. 2 hari lagi ketemu lagi ya bu kita latih kemampuan yang kedua yaitu latihan
cara memberikan pujian langsung kepada mbak Y
Jam 8 ya ibu disini. Terimakasih
Selamat pagi

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE I (KLIEN)

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi klien:
Rambut terlihat acak-acakan
Makan, berhias, makan dan minum, BAK dan BAB dibantu parsial oleh keluarga
5. Diagnosa keperawatan:
Defisit perawatan diri
6. Tujuan khusus:
- Mendiskusikan pentingnya kebersihan diri
- Cara-cara merawat diri secara mandiri
7. Tindakan keperawatan:
a. Identifikasi masalah perawatan diri: kebersihan diri, berhias, makan dan minum,
BAK dan BAB
b. Jelaskan pentingnya kebersihan diri
c. Jelaskan cara dan alat kebersihan diri: mandi
d. Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan mandi secara mandiri, gosok gigi,
cuci rambut, potong kuku
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
ORIENTASI
1. Salam Terapeutik:
Selamat pagi mbak Y
Masih ingat dengan saya mbak?
Bagus mbak Y. Saya perawat Rissa yang akan merawat mbak Y diruangan ini
Bagaimana keadaan mbak Y hari ini?
4. Evaluasi/validasi:
Mbak Y terlihat rambutnya acak-acakan. Bagaimana kalau kita bicara mengenai
kebersihan diri, agar mbak Y terlihat rapi dan wangi
5. Kontrak: Topik, waktu dan tempat
Mbak Y mau berapa lama? Bagaimana kalau 10 menit?
Mbak mau berbincang-bincang dimana? Sepertinya disini sudah cukup nyaman ya
mbak?
KERJA: Langkah-langkah Tindakan keperawatan
Apa alasan mbak Y tidak bisa merawat diri dan selalu dibantu ibunya?
Menurut mbak Y apa manfaatnya kalau kita menjaga kebersihan diri secara teratur?
Kira-kira tanda-tanda orang yang tidak merawat diri dengan baik seperti apa?
Apa yang mbak Y lakukan untuk merawat rambut? Kapan saja mbak Y menyisir
rambut? Apa tujuan menyisir rambut dan berhias?
Baik bagaimana kalau sekarang kita ke kamar mandi, nanti saya akan membimbing
mbak Y melakukannya

Sekarang mbak Y buka pakaian nya dulu dan siram seluruh tubuh termasuk rambut
kepala lalu ambil shampo gosokkkan pada kepala mbakY sampau berbusa lalu bilas
sampai bersih
Bagus sekali. Selanjutnya ambil sabun, gosokkan di seluruh tubuh secara merata lalu
siram dengan air sampai bersih. Jangan lupa sikat gigi pakai odol, giginya disikat
mulai dari depan sampai belakang. Bagus lalu kumur-kumur sampo bersih.
Terakhir siram lagi seluruh tubuh sampai bersih lalu keringkan dengan handuk. Bagus
sekali melakukannya. Selanjutnya mbak Y pakai baju dan sisir rambutnya dengan
baik
TERMINASI:
1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan:
Subyektif:
Bagaimana perasaan mbak Y setelah mandi, gosok gigi, cuci rambut, berhias,
menyisir rambut?
Obyektif:
Sekarang coba ulangi lagi tanda-tanda bersih dan rapi?
2. Tindakan lanjut klien (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan yang
telah dilakukan):
Bagus sekali, mau berapa kali mbak Y mandi, sikat gigi, cuci rambut, berhias 2 kali
pagi dan sore
Bagus. Mari kita masukkan dalam jadwal aktivitas harian
3. Kontrak yang akan datang (Topik, waktu dan tempat)
Baik. Besok pagi kita latih kemampuan yang kedua
Kalau begitu kita akan latihan berdandan besok jam 8 pagi
Selamat pagi

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE I (KELUARGA)

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi keluarga:
- Ibu klien menerima kondisi anaknya
2. Diagnosa keperawatan:
Defisit keperawatan diri
3. Tujuan khusus:
- Keluarga bisa merawat pasien dengan defisit perawatan diri
4. Tindakan keperawatan:
a. Diskusikan masalah yang dirasakan dalam merawat pasien
b. Jelaskan pengertian, tanda dan gejala, proses terjadinya defisit perawatan diri
c. Jelaskan cara merawat defisit perawatan diri
d. Latih cara merawat kebersihan diri
e. Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan cara memberikan pujian
B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
ORIENTASI
1. Salam Terapeutik:
Selamat pagi ibu
Masih ingat dengan saya bu?
Baik bu
Apa pendapat ibu mengenai mbak Y?
2. Evaluasi/validasi:
Bagaimana kalau kita berdiskusi tentang masalah kebersihan diri dari mbak Y dan
bantuan apa yang dapat diberikan
3. Kontrak: Topik, waktu dan tempat

Ibu mau berapa lama? Bagaimana kalau 10 menit?


Ibu mau berbincang-bincang dimana? Sepertinya disini sudah cukup nyaman ya
mbak?
KERJA: Langkah-langkah Tindakan keperawatan
Apa saja masalah yang ibu rasakan dalam merawat mbak Y?
Perawatan diri yang utama adalah mandi, berhias, makan dan minum, BAK dan BAB
Perilaku yang ditunjukan oleh mbak Y itu dikarenakan gangguan jiwa yang membuat
mbak Y tidak memiliki minat untuk mengurus diri sendiri
Baik akan saya jelaskan untuk kebersihan diri, kami telah melatih mbak Y untuk mandi,
gosok gigi, cuci rambut
Kami harapkan ibu menyediakan peralatannya. Mbak Y juga telah memiliki jadwal
untuk berdandan. Kami harapkan dimotivasi sehabis mandi. Untuk sisiran yang rapi.
Sebaiknya makan bersama keluarga jika sudah dirumah.
Ibu perlu melihat pada saat merawat dii sehingga diketahui apakah mbak Y sudah
mandiri/mengalami hambatan dalam melakukannya. Jangan lupa memberi pujian
TERMINASI:
1. Evaluasi respon keluarga terhadap tindakan keperawatan:
Subyektif:
Bagaimana perasaan ibu setelah berbincang-bincang?
Obyektif:
Coba ibu sebutkan lagi apa saja yang harus diperhatikan dalam membantu ibu
dalam merawat diri mbak Y?
Bagus sekali ibu dapat menjelaskan dengan baik
2. Tindakan lanjut keluarga (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan
yang telah dilakukan):
Nah setiap kali ibu mengunjungi mbak Y lakukan seperti itu
3. Kontrak yang akan datang (Topik, waktu dan tempat)
Baik. 2 hari lagi ketemu lagi ya bu. Saya dampingi ibu untuk memotivasi mbak Y
dalam merawat diri
Jam 8 ya ibu disini. Terimakasih
Selamat pagi

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

Nama Klien

: Ny. Y

No. Reg.

Tanggal

No. Dx

Diagnosa Keperawatan

8-10-2015

(00138)

Resiko Perilaku
Kekerasan

Intervensi

Tujuan Kriteria Standart


Pasien mampu:
-

Klien dalam kondisi

aman
Klien tidak
terganggu dengan
pemikiran dan

tindakan
Klien mampu

mengatasi stress
Klien dapat
mengekspresikan
emosi yang tidak
merugikan orang

Pasien
SP 1 :

Keluarga
SP 1 :

1. Identifikasi

1. Diskusikan

penyebab, tanda

masalah yang

dan gejala,

dirasakan

perilaku

dalam merawat

kekerasan yang
dilakukan, akibat
perilaku
kekerasan
2. Jelaskan cara

klien
2. Jelaskan
pengertian,
tanda dan
gejala dan

mengontrol

proses

perilaku

terjadinya

TT

lain
Klien mampu
memiliki komunitas
sebaga support

kekerasan: fisik,
obat, verbal,
spiritual
3. Latih cara

sistem

perilaku
kekerasan
3. Jelaskan cara
merawat

mengontrol
perilaku
kekerasan fisik 1

perilaku
kekerasan
4. Latih cara
merawat

(nafas dalam) dan

perilaku

fisik 2 (pukul kasur


atau bantal)
4. Masukkan pada
jadwal kegiatan

kekerasan: fisik
1 dan 2
5. Anjurkan
membantu

untuk latihan fisik

pasien sesuai

SP 2 :

jadwal dan

1. Evaluasi kegiatan

berikan pujian

latihan fisik 1 dan


fisik 2. Beri pujian
2. Latih cara

SP 2 :
1. Evaluasi

mengontrol

kegiatan

perilaku

keluarga dalam

kekerasan dengan

merawat/melati

obat (jelaskan 6

h pasien fisik 1,

benar: jenis, guna,

2 dan beri

dosis, frekuensi,
cara kontinuitas

pujian
2. Jelaskan 6

minum obat)
3. Masukkan pada
jadwal kegiatan
untuk latihan fisik

benar cara
memberikan
obat
3. Anjurkan

dan minum obat

membantu

SP 3 :

pasien sesuai

1. Evaluasi kegiatan

jadwal dan

latihan fisik 1, 2
dan obat. Beri
pujian
2. Latih cara
mengontrol
perilaku
kekerasan secara
verbal (3 cara
yaitu:
mengungkapkan,
meminta, menolak
dengan benar)
3. Masukkan pada
jadwal kegiatan

SP 3 :
1. Evaluasi
kegiatan
keluarga dalam
merawat/melati
h pasien fisik
1,2 dan
memberikan
obat. Beri pujian
2. Latih cara
membimbing
verbal/bicara
3. Latih cara

untuk latihan fisik,

membimbing

minum obat dan

kegiatan

verbal
SP 4 :

memberi pujian

spiritual
4. Anjurkan

1. Evaluasi kegiatan

membantu

latihan fisik 1 dan

pasien sesuai

2, obat, verbal dan

jadwal dan

beri pujian
2. Latih cara
mengontrol
perilaku
kekerasan secara
spiritual
3. Masukkan pada
jadwal kegiatan
untuk latihan fisik,
minum obat,
verbal dan
spiritual

memberi pujian
SP 4 :
1. Evaluasi
kegiatan
keluarga dalam
merawat/melati
h pasien fisik
1,2 dan
memberikan
obat, verbal dan
spiritual. Beri
pujian
2. Jelaskan follow

SP 5:
1. Evaluasi kegiatan
latihan fisik 1, 2,
minum obat,
verbal, spiritual
dan beri pujian
2. Nilai kemampuan
yang telah mandiri
3. Nilai apakah
perilaku

up ke PKM,
tanda kambuh,
rujukan
3. Anjurkan
membantu
pasien sesuai
jaddwal dan
memberi pujian

kekerasan
terkontrol

SP 5 :
1. Evaluasi
kegiatan
keluarga dalam
merawat/melati
h pasien fisik 1,
2 dan
memberikan
obat, verbal dan
spiritual dan
follow up. Beri
pujian
2. Nilai
kemampuan
merawat pasien
3. Nilai
kemampuan
keluarga
melakukan
kontrol ke PKM

08-10-2015

(00119)

Harga Diri Rendah Kronis

Pasien mampu:
-

Membina hubungan

saling percaya
Mengidentifikasi
kemampuan dan

SP 1:

SP 1:

1. Identifikasi

1. Diskusikan

kemampuan

masalah yang

melakukan

dirasakan

kegiatan dan

dalam merawat

aspek positif yang

aspek positif

dimiliki
Menilai

pasien (buat daftar

kemampuan yang
-

dapat digunakan
Menetapkan/memili
ki kegiatan yang

sesuai kemampuan
Malatih kegiatan
yang telag dipilih

sesuai kemampuan
Merencanakan
kegiatan yang telah
dilatihnya

kegiatan)
2. Bantu pasien

klien
2. Jelaskan
pengertian,
tanda dan

menilai kegiatan

gejala, dan

yang dapat

proses

dilakukan saat ini

terjadinya harga

(pilih dari daftar


kegiatan): buat
daftar kegiatan
yang dapat
dilakukan saat ini
3. Bantu pasien

diri rendah
3. Jelaskan cara
merawat harga
diri rendah
terutama
memberian

memilih salah satu

pujian semua

kegiatan yang

hal yang positif

dapat dilakukan
saat ini untuk
dilatih
4. Latih kegiatan

pada pasien
4. Latih keluarga
memberi
tanggung jawab

yang dipilih (alat

kegiatan yang

dan cara

dipilih pasien:

melakukannya)
5. Masukkan pada
jadwal kegiatan
untuk latihan dua

bimbing dan
beri pujian
5. Anjurkan
membantu

kali per hari

pasien sesuai
jadwal dan cara
memberikan
pujian

08-10-2015

Defisit Perawatan Diri

Pasien mampu:
-

Melakukan

1. Diskusikan
masalah yang

secara mandiri
Klien mampu

perawatan diri:

dirasakan

kebersihan diri,

dalam merawat

secara mandiri
Klien mampu
dengan baik
Klien mampu
melakukan makan
dan minum secara

1. Identifikasi
masalah

melakukan berhias
-

SP 1:

kebersihan diri

melakukan mandi
-

SP 1:

mandiri
Klien mampu
melakukan BAK
dan BAB secara
mandiri

berdandan,
makan/minum,
BAB/BAK
2. Jelaskan
pentingnya
kebersihan diri
3. Jelaskan cara dan
alat kebersihan
diri
4. Latih cara
menjaga
kebersihan diri:
mandi dan ganti
pakaian, sikat gigi,
cucii rambut,
potong kuku

pasien
2. Jelaskan
pengertian,
tanda dan
gejala, dan
proses
terjadinya defisit
perawatan diri
3. Jelaskan cara
merawat defisit
perawatan diri
4. Latih cara
merawat
kebersihan diri
5. Anjurkan
membantu

5. Masukkan pada

pasien sesuai

jadwal kegaiatn

jadwal dan

untuk latihan

memberikan

mandi, sikat gigi

pujian

(2x per hari), cuci


rambut (2x per
minggu), potong
kuku (1x per
minggu)