Anda di halaman 1dari 4

A.

PRAKTIKUM IV
1. Judul Praktek
Pengukuran Luas Bidang Polar dengan Alat Leveling
2.

Tujuan
Setelah melakukan praktikum dilapangan mahasiswa diharapkan dapat :
i. Mengetahui luas suatu daerah yang disurvey
ii. Menentukan panjang, arah, dan posisi dari suatu garis yang terdapat diatas permukaan bumiyang
merupakan batas dari suatu areal tertentu

3.
a.
b.
c.

Waktu dan Tempat


hari, tanggal : Selasa, 6 April 2015
waktu
: 14.20-17.00
lokasi
: Lapangan Perpustakaan UNP

4.

Teori Dasar
Pada saat ini peran pengukuran dan pemantauan lingkungan kita menjadi semakin penting, hal itu
disebabkan semakin bertambahnya populasi manusia, semakin tingginya harga sebidang tanah, sumber
daya alam kita semakin berkurang, dan aktivitas manusia yang menyebabkan menurunnya kualitas
tanah, air, dan udara kita. Di zaman modern seperti saat ini, dengan bantuan komputer dan teknologi
satelit surveyor dapat mengukur, memantau bumi dan sumber daya alam secara global. Begitu banyak
informasi yang telah tersedia untuk seperti; membuat keputusan perencanaan, dan perumusan
kebijakan dalam berbagai penggunaan lahan pengembangan sumber daya,
dan aplikasi pelestarian lingkungan.
Pengukuran dibagi-bagi dalam pengukuran mendatar dari titik titik yang terletak
diatas permukaaan bumi, dan pengukuran tegak guna mendapatkan beda tinggi antara titi
k-titik yangdiukur diatas permukaan bumi yang tidak beraturan ,yang pada akhirnya dapat digambar
diatas bidang datar (Peta).
Manfaat pekerjaan survei dan pemetaan salah satunya yaitu pengukuran untuk
mencari luas tanah. Luas tanah sangat diperlukan untuk keperluan jual-beli, penentuan
pajak, dan untuk perencanaan pengembangan daerah, rencana jalan, rencana pengairan
dan rencana transmigrasi. Maka dari itu dilakukan praktik di lapangan untuk mengukur
luas suatu area.

5.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Alat dan Bahan


Bak Ukur
: 1 buah
Leveling
: 1 buah
Kompas
: 1 buah
Tripod
: 1 buah
Pitameter
: 1 buah
Yalon
: 3 buah
Pen Ukur
: 4 buah

6.

Prosedur Kerja
a) Pertama kali hal yang dilakukan adalah tentukan titik untuk letak tripod dan alat leveling
b) Lalu tentukan 6 titik yang akan diukur luas areanya.

c) Setelah itu letakkan pen-ukur atau yalon di tiap-tiap titik yang telah ditentukan tadi, yaitu titik (1, 2, 3,
4, 5, dan 6).
d) Selanjutnya gunakan kompas untuk mengetahui dimana arah utara ( )
e) Lalu putar leveling ke titik 1 untuk mengetahui sudut azimutnya, catat sudut yang didapat
f) Setelah itu kembalikan nilai sudut menjadi

kembali

g) Ulangi langkah e dan f untuk titik 2, 3, 4, 5, dan 6


h) Setelah didapat semua nilai sudut dari jarak setiap titik, hitung luas bidang dengan menggunakan
rumus segitiga
i) Kemudian untuk menghitung luas keseluruhan dari area maka seluruh bidang bidang yang telah
dihitung luasnya dijumlahkan.
7.

Gambar Kerja

8.

Data Lapangan

Nama Titik

Titik 1
Titik 2
Titik 3
Titik 4

Batas
Atas

Batas
Tengah

Batas
Bawah

Jarak

Sudut

(Ba)

(Bt)

(Bb)

(s)

1,430 m

1,403 m

1,375 m

1,470 m

1,440 m

1,410 m

1,460 m

1,415 m

1,378 m

1,442 m

1,415 m

1,385 m

5,62
m
5,96
m
7,76
m
5,77
m

55,5
66,5
69
60

Titik 5
Titik 6

9.

1,465 m

1,425 m

1,385 m

1,472 m

1,430 m

1,390 m

Analisis Data
a. Luas 1

b. Luas 2

c. Luas 3

d. Luas 4

e. Luas 5

f. Luas 6

8,18
m
8,93
m

84
25

g. Luas bidang polar