Anda di halaman 1dari 35

FAMILY

ASSESSMENT
TOOLS

Knowledge of patients and


their families is not just good
public relations, it is an
efficient and responsible way
to provide health care.

Family assessment begins with the first visit

and is a continuous process. As in any medical


assessment, clinicians can assess the
anatomy, the development, and the
functioning of a family. The anatomy of a
family is the membership, which is easily
obtained through a genogram. Family
development is noted by the family members
ages and developmental stages, and
functioning is assessed through history and
observation of family process.

GENOGRAM
STRUKTUR/BENTUK KELUARGA

(Goldenberg/Sussman)
SIKLUS KELUARGA/ FAMILY LIFE CYCLE (Duvall)
FAMILY SPIRAL
APGAR KELUARGA/ FAMILY APGAR
FUNGSI KELUARGA

GENOGRAM
Genogram atau biasa disebut sebagi Family

anatomy atau Family treeadalah peta


skemavisual map berupa simbol-simbol dari
suatu keluarga yang dapat memperlihatkan
kualitas hubungan antar individu dalam
keluarga dan juga dapat memperlihatkan
sejarah hubungan di atara anggota keluarga
yang akan sangat membantu dalam
menangani masalah kesehatan dalam
keluarga

GENOGRAM
. Genogram yang awalnya hanya merupakan

genetics pedigree berkembang menjadi


tool/alat dalam mengukur kualitas
hubungan antar anggota keluarga dan pola
penyakit yg terjadi.

GENOGRAM
Informasi di dalam genogram meliputi :

nama, umur, status pernikahan, pernikahan


sebelumnya, anak-anak, anggota keluarga,
penyakit-penyakit penting, tanggal2 traumatik
misalnya kematian, kehilangan pekerjaan.

GENOGRAM
Informasi dari genogram juga dapat berisi

kedekatan/keakraban seseorang secara


emosional, konflik antar anggota keluarga,
hubungan yang erat dengan orang lain di
luarg keluarga, dan informasi penting lainnya

GENOGRAM
Konstruksi genogram dapat memperlihatkan

tentang keadaan suatu keluarga baik dalam


hal keharmonisan hubungan dan support
antar anggola keluarga, dan juga dapat
memperlihatkan pola penyakit yang terjadi

GENOGRAM
Bentuk symbol-simbol pada genogram, ini

akan membantu dalam mengingat kembali


keadaan keluarga/ nama2 anggota keluarga
yang dibina. Sehingga membantu saat akan
melakukan kunjungan ulang kepada keluarga.

GENOGRAM
Minimal 3 generasi
Anak pertama untu setiap generasi

terletak paling kiri pada sebuah


genogram

(Sumber : Susan H.McDaniel, Thomas L Campbell, Jeri Hepworth, Alan Lorenz, 2005. Family
Oriented Primary Care.

Veridiano Family
as of April 11, 2010

Constantino, 64 2006

1967

1964 1968 1970

Mila Fatima 47 1994

1965

1982

2007

Thess 42

Nel 45

Ruptured aneurysm
Heart failure
Hypertension
Bronchial Asthma

May 39

Jojo 44

1973

Chok 36

1971

2005

Ja 4

Tere 38

Peng

BENTUK / STRUKTUR KELUARGA


SIKLUS KELUARGA
FUNGSI KELUARGA

TAMBAHAN UNTUK SIKLUS


KELUARGA

FAMILY SPIRAL

Family Circle
Dex

Mama Pesh

Mama
chuchi

Arra

Rihanne
Me
Ja

Kuya
Nel
Chok

Erin

Ate Tere

FAMILY CIRCLE
Pasien membuat sebuah lingkaran

yang merepresentasikan
keluarganya
Di dalam lingkaran tersebut pasien
membuat lingkaran-lingkaran kecing
dan berpengaruh terhadap
kehidupannyal yang mewakili
pasien dan orang-orang yang dia
anggap penting

APGAR KELUARGA
APGAR keluarga terdiri dari 5 pertanyaan

untuk menilai fungsi dan disfungsi keluarga


dengan cepat.
APGAR keluarga mengukur tingkat kepuasan
individu tentang hubungan dalam keluarga.

KOMPONEN

PENILAIAN

1. ADAPTATION
(Adaptasi)

DESKRIPSI

PERTANYAAN YANG BISA DIAJUKAN


UNTUK MENILAI

Penggunaan sumber-sumber -

Apakah/Bagaimana anggota keluarga yang

di dalam dan di luar

lain membantu ada bila dalam kesulitan

keluarga untuk

(kehamilan,)

menyelesaikan masalah

Apakah sanak keluarga lain, teman-teman,

pada saat keluarga berada

pemerintah memberikan bantuan jiaka anda

dalam krisis atau

berada dalam krisis/kesulitan ?

ketidakseimbangan
2. PARTNERSHIP
(Kemitraan)

Bekerjasama dalam

Bagaimana anggota keluarga membicarakan dan

mengambil keputusan serta

bekerjasama mengenai keuangan keluarga,

saling membantu dalam hal

pelayanan kesehatan bila sakit, pembelanjaan

pekerjaan sehari-hari dan

rumah tangga, dan masalah masalah pribadi

pengasuhan/penjagaan

setiap anggota keluarga?

anggota keluarga

N KOMPONEN
O

PENILAIAN

3.

GROWTH

DESKRIPSI

PERTANYAAN YANG BISA DIAJUKAN UNTUK


MENILAI

Perkembangan dan

(Pertumbuhan) kematangan fisik dan


psikis anggota

keluarga dalam tahun-tahun terakhir ini?


-

keluarga melalui
bimbingan dan

Bagaimana perkembangan/ perubahan anggota


Bagaimana perubahan tersebut disikapi oleh
anggota keluarga lain?

Bagaimana anggota keluarga memberi dukungan

support/dukungan

terhadap pertumbuhan dan perkembangan

anggota keluarga

anggota keluarga yang lain?

yang lain

Bagaimana anggota keluarga yang lain berekasi


terhadap perubahan yang ada pada anggota
keluarga yang lain?

N KOMPONEN

DESKRIPSI

PENILAIAN

4.

AFFECTION

Kasih sayang dan cinta

(Kasih-sayang)

kasih yang terjalin di

PERTANYAAN YANG BISA DIAJUKAN


UNTUK MENILAI

antara anggota keluarga

Bagaimana setiap anggota keluarga berespon


terhadap reaksi emotional anggota keluarga
yang lain seperti kegembiraan, kemarahan, dan
kesedihan?

RESOLVE
(Kebersamaan)

Kesediaan untuk

Bagaimana anggota keluarga membagi

menyediakan waktu untuk kebersamaan dalam hal waktu, tempat, dan


anggota keluarga berkaitan materi?
dengan kebersamaan
secara fisik dan emosional,
kebersamaan
menggunakan sumbersumber keuangan dan
material lainnya

PENILAIAN
KOMPONEN

PERNYATAAN
KADANG HAMPIR TIDAK
SELALU

1.ADAPTASI

Saya puas dengan bantuan yang


diberikan oleh KELUARGA*
saya jika saya berada dalam
kesulitan

2.KEMITRAAN

Saya puas dengan cara-cara


yang

dilakukan

KELUARGA*

saya

oleh
dalam

memdiskusikan/menyelesaikan
masalah-masalah/
kesenangan
dengan saya

terhadap

membagi
sesuatu

KADANG PERNAH

PENILAIAN
KOMPONEN PERNYATAAN
SELALU

KADANG-

HAMPIR

KADANG

TIDAK
PERNAH

3.PERTUMB

Saya

menemukan

UHAN

KELUARGA*

saya

bahwa
menerima

keinginan saya untuk bertumbuh dan


berkembang

atau

melakukan

perubahan pada diri saya


4.KASIH-

Saya

puas

SAYANG

KELUARGA*

dengan
saya

cara

menyatakan

kasih sayang kepada saya dan cara


KELUARAGA
perasaan

saya

merespon

(kegembiraa,

kesedihan,

dan kemarahan) saya.

PENILAIAN
KOMPONEN

PERNYATAAN

KADANG- HAMPIR
SELALU

KADANG

TIDAK
PERNAH

5.KEBERSAM

Saya merasa puas dengan jumlah waktu

AAN

luang yang kami habiskan bersamasama dengan KELUARGA* saya

PENILAIAN : Responden mengisi salah satu kolom untuk setiap item penilaian. Nilai 2 jika menilai
SELALU, nilai 1 jika menilai KADNG-KADANG, dan nilai 0 jika meniliai HAMPIR TIDAK
PERNAH. Total skor 7-10 berarti keluarga berfungsi dengan baik, 4-6 berarti terjadi disfungsi keluarga
yang moderate, skor 0-3 berarti terjadi disfungsi berat pada keluarga. Namun setiap penilai harus
memperhatikan komponen mana yang mengalami disfungsi. *KELUARGA bisa diganti dengan
:SUAMI, ANAK 1, ANAK 2, IBU, AYAH, dst, sehingga bisa dinilai pada hubungan antara anggota
keluarga yang mengalami disfungsi.

Assessment fungsi keluarga menggunakan


APGAR keluarga diperlukan:
Jika keluarga secara langsung terlibat
dalam pengobatan terhadap pasien.
Jika menangani pasien baru , untuk
mendapat informasi secara umum
mengenai fungsi keluarga.
Jika menangani pasien yang keluarga
sedang berada dalam suatu krisis /
goncangan
Jika perilaku pasien yang ditangani
menunjukkan gangguan psikologi yang
berkaitan dengan disfungsi keluarga

THE MANDALA OF HEALTH


The Mandala of Health
A model of human ecosystem

culture
community
lifestyle
family

Personal
behavior
Sick
care
system

spirit
body

Human
biology

Psycho-socioEconomic
Environment

mind

work

Physical
environment

Human-Made Environment
biosphere

DIAGNOSIS HOLISTIK

DIAGNOSIS HOLISTIK
Merupakan salah satu standar dalam

pelayanan dokter keluarga dimana dokter


melihat pasien sebagai bagian dari
komunitasnya yaitu keluarga, tempat kerja,
budaya, dan negara, serta memahami bahwa
pasien merupakan makhluk yang utuh yang
terdiri dari fisik, psikis , dan jiwa (soul)

DIAGNOSIS HOLISTIK
Diagnosis holistik terdiri dari 5 aspek:

1. Aspek Personal : meliputi alasan


kedatangan pasien (keluahan utama),
harapan , kekhawatiran, dan persepsi pasien.
2. Aspek Klinis : Meliputi masalah medis,
diagnosis
kerja berdasarkan gejala
dan tanda
3. Aspek Resiko Internal : Meliputi faktor resiko
genetik, pola hidup, kepribadian, usia, dan
gender

DIAGNOSIS HOLISTIK
4. Aspek Resiko Eksternal : meliputi lingkungan
keluarga, tempat kerja, budaya,
lingkungan fisik dll
5. Derajat Fungsional Pasien: Meliputi kualitas
hidup pasien yang dinilai berdasarkan skala
disabilitas/fungsional

Skala Fungsional
AKTIVITAS KESEHARIAN

SKOR

KETERANGAN

Mampu melakukan pekerjaan


seperti sebelum sakit

Mandiri dalam perawatan


diri , bekerja di dalam dan
di luar rumah

Mampu melakukan pekerjaan


sehari-hari di dalam dan di luar
rumah

Mulai mengurangi
aktivitas kantor

Mampu melakukan perawatan


diri namun tidak mampu
melakukan perkerjaan ringan

Mandiri dalam perawatan


diri, tidak mampu
melakukan pekerjaan
ringan

Masih mampu merawat diri,


namun sebagian besar aktivitas
berupa duduk dan berbaring

Tidak melakukan aktivitas


kerja, tergantung kepada
anggota keluarga

Perawatan diri oleh orang lain,


hanya pasif berbaring

Tergantung pada pelaku


perawat

PEMBINAAN KELUARGA_CONTOH

SUMBER
Sumber : Susan H.McDaniel, Thomas L

Campbell, Jeri Hepworth, Alan Lorenz,


2005. Family Oriented Primary Care.