Anda di halaman 1dari 2

Bucket Wheel Excavator adalah alat gali untuk pemindahan tanah, alat ini

sesuai untuk digunakan pada material tanah penutup, baik itu berupa lapisan
tipis maupun lapisan yang tebal, terutama jika berupa tanah, lempung, pasir,
maupun material serpihan yang lunak. BWE merupakan salah satu alat gali yang
bekerja secara terus menerus, umumnya dapat digunakan dengan baik di atas,
di bawah, maupun pada lantai kerjanya, hasil penggalian kemudian dilimpahkan
ke belt conveyor.
BWE paling sering digunakan di tambang batubara. Perusahaan
Indonesia yang mengoperasikan BWE adalah PT Tambang Batubara Bukit Asam
(PTBA), digunakan untuk menambang cadangan batubara di Airlaya. Penggalian
oleh BWE dilakukan oleh sebuah boom yang pada ujungnya terdapat roda besar
yang sekelilingnya dipasang mangkuk-mangkuk. Boom beserta mangkukmangkuk yang berputar pada roda itu ditekan ke arah material yang digali.
Jumlah mangkuk berkisar antara enam sampai 12 buah, sehingga penggalian
dengan BWE dapat dilakukan secara terus menerus.
Pada umumnya penggalian mangkuk-mangkuk BWE dibedakan menjadi 3
macam yaitu :
Terrace cut : yaitu penggalian dengan cara pemotongan permuka kerja ke arah
depan, sehingga membentuk jenjang.
Dropping cut : yaitu suatu cara penggalian dengan memotong bagian permuka
kerja ke arah bawah.
Combination cut : suatu cara penggalian gabungan; artinya cara penggalian
permuka kerja secar terrace cut untuk bagian atas lapisan, dan secara dropping
cut untuk bagian bawahnya.

Sumber : http://mineritysriwijaya.blogspot.co.id/

Gambar 1

(a) Cara Penggalian Terrace Cut (b) Cara Penggalian Dropping Cut

Dari sistem kerja excavator buckets atau BWE ini jelas tidak hanya
memberi kemudahan tetapi juga keuntungan. Bagaimana tidak. Mineral hasil
tambang akan langsung dimuntahkan pada belt conveyor sehingga tingkat
produksi bisa dioptimalkan. Tidak diperlukannya alat pengangkut tambahan juga
sangat hemat dari segi biaya ataupun waktu pengerjaan proyek. Akan tetapi, alat
berat BWE juga masih memiliki beberapa kekurangan. Mengingat sistem kerja
BWE yang cukup rapi dan memudahkan tidak heran bila alat berat berukuran
besar ini dibandrol dengan harga cukup tinggi. Selain itu, karakteristik BWE yang
hanya cocok digunakan di area tanah pertambangan yang relatif lunak juga
menjadi kekurangan dari alat berat excavator buckets ini.
Sedangkan pada penggalian inti BWE dapat dibedakan menjadi 4 macam
yaitu :
1. Face or front working, pola penggalian BWE dengan cara menggali
material disepanjang permukaan kerja.
2. Full block working, pola penggalian dengan cara membagi material yang
akan digali menjadi blok per blok dengan ukuran tinggi 50 m dan lebar 90
m. Kemudian penggalian dilakukan dari tiap blok dengan membuat
jenjang-jenjangdari bagian atas ke bawah dengan urutan penggalian
dimulai dari lapisan paling atas untuk membentuk jenjang.
3. Face block or side block working, pola penggalian yang diterapkan pada
penambangan batubara dengan metoda strip mine

4. Deep cutting with the bucket wheel, pola penggalian yang letak
materialnya berada dibawah lantai tempat berdirinya BWE. BWE dengan
pola penggalian ini dirancang khusus dengan boom yang lebih panjang
dan memiliki produksi yang lebih kecil