Anda di halaman 1dari 3

NAMA:

ZAILAMI
NIM

MUHAMMAD

: 140602018

RANGKUMAN:

Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh Sebagai Bagian Wilayah NKRI


Aceh merupakan provinsi paling barat di pulau sumatera. Ini sedang
menerapkan pelaksanaan syariat islam. Pelaksanaan syariat islam ini di
berlakukan dan mendapat legalitas karena di dukung sosio-kultural dan
historis masyarakat, seperti aceh dulunya di kenal sebagai pusat
penyebaran agama islam di nusantara.
Syariat berarti peraturan atau ketetapan yang allah perintahkan kepada
hamba hambanya umatnya seperti puasa, shalat, haji, dan seluruh
kebajikan. Syariat islam di bangun untuk kemaslahatan manusia,
mencegah kerusakan dan mewujudkan kebaikan utama. (ALLAH SW.
Mengutus muhammad saw, sebagai rahmat bagi seluruh alam(terdapat
dalam Qs.21:107).
Saat penyusun UUD, ada 3 periode yang secara jelas dikemukakan oleh
irfan idris menyangkut kontribusi umat islam dalam penyusun dasar
negara yaitu:
1. Dalam penyusunan UUD dimasa kemerdekaan dan revolusi,partaipartai islam dikehendaki diberlakukannya Piagam jakarta 22 juni
1945 dengan mencantumkam 7 kata dengan kewajiban
menjalankan syariat islam bagi pemeluknya.
2. Majelis konstituante blog islam kebali bertarung dengan blog
pancasila dalam perdebatan dasar-dasar negara sampai dekrit
presiden
3. Pada amandemen UUD 1945, partai islam kembali menuntut agar
memasukkan 7 kata dari piagam jakarta.
Masuknya islam pertama kali di nusantara pada abad 1 H di bumi Aceh.
Islam dibawa oleh pedagang arab yang diikuti oleh orang-orang persia
dan gujarat kepesisir sumatera(perlak atau samudra pasai).
Penyebarannya melalui metode penettrasi damai, toleran, membangun
dan berbaur dengan tradisi yang ada. Hukum islam pada masa iskandar
Muda di terapkan secara kaffah dengan mazhab syafii yang meliputi
bidang ibadah
Ditinjau dari historisnya , ada beberapa periode tentang perjalanan islam
di Aceh. Rusdji mengklasifikasikannya 5 periode yaitu:

1.
2.
3.
4.
5.

Syariat islam dimasa kesultanan aceh


Di masa penjajahan belanda
Di masaawalkemerdekaan
Di masa orde baru
Di masa reformasi

Pelaksanaan islam di provinsi aceh sebagai bagian NKRI


adat bak poe teumeureuhom
hukom bak syiah kuala
qanun bak putroe phang
resam lbak laksamana
adat ngoen hukom lagee zat ngoen sifeut

artinya:
adat budaya diurus oleh raja
hukum syara dikelola oleh ulama(syiah kuala)
qanun diurus oleh permaisuri raja(putri phang)
reusam(tatacara kehidupan) dikelola oleh panglima
adat dengan hukum seperti zat dengan sifat
cara mengadopsi hukum islam kedalam hukum negara, hal ini dapat
dilihat dengan adanya UU NO 1 tahun 1974 tentang perkawinan yang
secara umum oleh sebagian orang di pandang sebagai hukum munakahat
Indonesia, karena menurut UU tersebut, seorang muslim tidak mungkin
menikah diluar hukum pernikahan islam.
Mencermati keberadaan hukum islam dalamperundang-undangan yang
berlaku di Indonesia Ali Imron mengklasifikasikan menjadi 3 bentuk
1. Hukum islam menjadi hukum nasional dalam bentuknya yang utuh
seperti dalam kita-kitab fiqh.
2. Hukumislam dalam bentuk yang sudah ada modifikasi atau
penyesuaain perkembangan dinamika sosial masyarakat Indonesia.
3. Materi dapat diterima sebagai fiqh bila terdapat banyak nilai
kemaslahatan dan tidak ada benturan dengan dalil yang ada.

Aceh kembali menerapkan hukum cambuk bagi mereka yang kedapatan


melakukan penjudian, pemabukan dan melakukan khalwat, yang
ditangkap dan yang telah diproses oleh petugas syariat direkomendasikan
masuk dalam RUUHP, paling tidak sebagai hukuman alternatif disamakan
dengan penjara atau denda. Pandangan ini didasari bahwa hukuman
cambuk dianggap relatif sesuai dengan budaya dan rasa keadilan
masyarakat.
Pemberlakuan dan penerapan syariat islam di Aceh dalam kerangka
wilaya republik indonesia merupakan satu contoh yang dijadikan patokan
oleh wilayah lainnya di Indoneia yang juga menginginkan berlakunya
hukum islam di Indonesia. Oleh sebab itu wajar jika semua mata
mengarah dalam mengamati Aceh dengan praktek hukum islam yang
diterapkannya.diantara sorotan yang menjadi alasan perdebatan yaitu
karna adanya pluralitas keagamaan di Indonesia tertuang dalam sila
pertama pancasila.
Pelaksanaan diNegara Kesatuan Republik Indonesia bukan sesuatu yang
baru hal ini beranjak dari praktek-praktek keseharian masyarakat
Indonesia yang mayoritasnya beragama islam. Meskipun dalam
kesehariannya, penduduk indonesia menerapkan ajaran islam secara
individuallistis namun dalam beberapa aspek yang berkaitan dengan
kolektifitas masyarakat seperti bindabg hukum, kenegaraan dan lainnya,
negara Indonesia memiliki falsfah tersendiri yaitu pancasila, sebab
penduduk di Indonesia yang tersebar di berbagai pulau memiliki beragam
etnis dan budaya serta agama yang berbeda-beda. Salah satu
diantaranya adalah daerah Aceh yang hampir seluruh penduduknya
beragama muslim dan bahkan dalam praktek keseharianya menerapkan
ajaran islam dalam seluruh aspek kehidupan.