Anda di halaman 1dari 16

ANALISIS SWOT

Strengths :
Nestle adalah sebagai perusahaan pelopor produsen susu formula di dunia.
Nestle sebagai produsen susu formula terbesar di dunia.
Nestle adalah perusahaan yang selalu ingin berupaya mengembangkan diri dan salah satu
upayanya dengan strategi pemasaran melalui promosi kampanye besar-besaran.s :
Penyusutan pasar merupakan pukulan berat untuk produsen susu formula salah satunya
nestle.
Strategi promosi melalui kampanye yang ditempuh oleh nestle mengabaikan etika promosi,
dan ini bertentangan dengan penelitian kesehatan tentang keunggulan asi dibanding susu
formula.rtunities :
Nestle dapat memanfaatkan nama besar sebagai perusahaan pelopor pembuat susu
formula dan merupakan perusahaan terbesar di dunia. Kepercayaan masyarakat terhadap
keunggulan atau mutu produknya harus senantiasa dipertahankan sehingga animo masyarakat
mengenai produk nestle adalah sebagai susu unggulan yang kedua untuk bayi setelah asi
(sebagai yang terbaik).
1.

Satu kesempatan yang dimiliki Nestle adalah bahwa produk berbasis kesehatan
menjadi makin populer di dunia, termasuk di Amerika Serikat. Konsumen menjadi lebih
sadar kesehatan, dan menyadari hidup dengan umur yang panjang tidak hanya dikarenakan
oleh keberuntungan dan genetika. LC1 sama sekali belum diperkenalkan di Amerika Serikat.
Nestle juga memiliki kesempatan untuk menjadi atau bahkan lebih besar dari pemimpin pasar
di Jerman dengan LC-1. Dalam waktu dua tahun peluncuran produk di Jerman, mereka telah
mendapatkan pasar sebanyak 60%. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa produk mereka yang
berbeda, dan masyarakat Jerman menyukai rasanya. Kesempatan lain LC1 adalah karena
mereka merupakan pemimpin pasar disana sehingga mereka dapat lebih memperkenalkan
produk-produknya yang berbasis kesehatan dan sesuai dengan selera konsumen.
2.
Menyediakan makanan yang bebas dari bahan alergen, seperti bebas gluten dan bebas
kacang.
3.
Mereka mengeluarkan premi baru yang mengandung coklat kakao lebih tinggi dan
diberi nama Nestle Treasures Gold, dalam rangka untuk menambah keuntungan pada saat
resesi ekonomi di mana konsumen memotong kembali barang-barang mewah mereka, tapi
memanjakan diri dengan permen dan cokelat secara teratur. Orang amerika ingin cokelat
yang mewah, dan coklat kualitas tinggi mereka merupakan produk yang dapat bertahan pada
kondisi resesi (sejauh ini), karena dipasarkan dengan harga yang terjangkau.
4.
Membuka Nestl Caf di kota-kota besar untuk menyediakan produk Nestl secara
khusus dan menjangkau seluruh pasar.

5.

Namun kesempatan lain yang mereka bagikan dengan Nestle adalah bahwa pasar
makanan berbasis kesehatan dan gizi tengah membludak. Secara terus-menerus meluncurkan
dan memasarkan produk baru di pasar-pasar dan mereka akan terus melakukannya karena
pasar terus memberikan keuntungan bagi mereka.
6.
Kekuatan lain yang General Mills adalah kenyataan bahwa konsumen hanya tahu
Yoplait menyehatkan. Yoplait adalah satu-satunya merek terkemuka yoghurt untuk
menawarkan vitamin D dan vitamin ini sangat penting bagi wanita dewasa (Yoplait.com) Ini
bukan hanya sebuah kebetulan bahwa Yoplait memiliki vitamin D, tetapi bahan vitamin
tersebut telah sengaja ditambahkan untuk menarik minat konsumen wanita.
Threats :
Pada Februari 2007 banyak pihak menggembar-gemborkan aksi boikot terhadap
perusahaan makanan nestle. Karena diperkirakan 1,5 juta anak di Negara berkembang
meninggal setiap tahunnya disebabkan kekurangan asupan asi. Disinyalir bahwa nestle adalah
salah satu produsen yang melakukan pelanggaran persyaratan pemasaran makanan bayi yang
dikeluarkan oleh Word Health Assembly.
1.

Sebuah ancaman bagi Nestle adalah kenyataan bahwa beberapa pasar yang mereka
masuki sudah matang. Danone telah lebih dulu mendapatkan posisi sebagai pemimpin pasar
untuk yoghurt di Perancis. Sejak danone menjadi yang pertama kali tiba di pasar, mereka
selalu menjadi pemimpin pasar disana. Meskipun konsumen di Perancis menyukai rasa LC-1,
Namun para peneliti meyakini bahwa mereka tidak membeli kembali yoghurt karena mereka
lebih suka rasa produk Danone yang lebih baik. Ancaman lain terhadap Nestle adalah bahwa
ada persaingan yang ketat di pasar yoghurt di Amerika Serikat. General Mills divisi Yoplait
adalah pemimpin di pasar yoghurt di Amerika Serikat. Yoplait telah menjadi pemimpin
selama bertahun-tahun dan terus berinovasi produk-produk kesehatan yang baru.
2.
General Mills telah menjadi pesaing kuat Nestle dan mereka tidak kurang pengalaman
dan kekuatan. Salah satu kekuatan yang mereka miliki adalah pengakuan merek mereka oleh
konsumen. Salah satu dari tujuan utama mereka adalah untuk memberikan produk yang
konsumen percayai dan bernilai, dan ternyata mereka berhasil. Kekuatan lain yang mereka
miliki adalah distribusi mereka. Yoplait didistribusikan ke toko-toko di Amerika Serikat
dengan jumlah yang lebih banyak daripada yoghurt merek lain. Ini merupakan salah satu
alasan mengapa mereka telah menjadi pemimpin pasar yogurt untuk waktu begitu lama.
3.
Ancaman utama yang menantang General Mills adalah bahwa ada persaingan yang
ketat antara pemain kelas atas di pasar yogurt dan hal sejenis. Gizi dan kesehatan menjadi
begitu penting bagi konsumen di Amerika Serikat, dan di seluruh dunia. Seiring dengan
meningkatnya persaingan ini untuk mendapatkan pangsa pasar. Pasokan sederhana dan teori
permintaan yang lazim di pasar-pasar. Ancaman lain yang dimiliki oleh General Mills adalah
bahwa perusahaan-perusahaan kecil yang memproduksi produk serupa dengan manfaat gizi
yang sama ataupun lebih dari itu.

4.

5.

6.

7.

8.

General Mills juga memiliki beberapa kelemahan. Mereka menyatakan bahwa mereka
adalah pemimpin pasar di Amerika Serikat mungkin menghalangi mereka untuk berinovasi.
Mereka telah memproduksi yoghurt Yoplait selama bertahun-tahun, dan telah menawarkan
serangkaian produk baru dalam beberapa tahun terakhir di departemen gizi. Bagaimanapun
sebagian besar produk ini, sudah sangat umum, dan secara luas ditawarkan di Amerika
Serikat. Makanan industri kesehatan di Amerika Serikat telah berkembang pesat dan General
Mills tidak menawarkan produk yang cukup dalam ligkup pasar yang lebih kecil. Mereka
tidak masuk ke wilayah yang tidak banyak diketahui karena keberhasilan mereka di pasar
yogurt.
Terdapat kontaminasi terhadap pasokan untuk bahan makanan Nestle, khususnya ecoli. Merek adonan kue mereka,Toll House, ditarik dari pasar pada bulan Maret 2009 karena
e-coli. Wabah tersebut menyebar di 28 negara bagian dan produk harus ditarik dari pasaran
global. Nestl belum mengetahui penyebab ini terjadi, dan masih terus menyelidikinya.
Mereka terpengaruh oleh penarikan kembali produk makanan hewan mereka pada
tahun 2007, di mana 95 merek makanan kucing dan anjing yang berbeda ditarik kembali
karena terkontaminasi oleh racun tikus. Juga pada tahun 2007, FDA menyimpulkan bahwa
beberapa makanan hewan peliharaan menyakitkan dan membunuh kucing dan anjing. FDA
menemukan kontaminan dalam protein nabati yang diimpor ke Amerika Serikat dari China
dan digunakan sebagai bahan dalam makanan hewan peliharaan.
Harga bahan cokelat mentah yang melonjak; biaya susu murni naik 50% pada tahun
2008, ini memotong banyak margin keuntungan mereka dan efek ini berdampak pada
konsumen, dengan menyusutkan kemasan dengan cara yang hampir terang-terangan, namun
konsumen membayar dengan harga tetap untuk produk yang kurang.
Mereka memiliki pesaing utama, seperti Hershey, Cadbury-Schweppes (dimiliki oleh
Pepsi), Lindt dan Ghirardelli, Kelloggs, Pos, Starbucks, Beech-Nut, Quaker, Kraft Foods,
Dannon, Del-Monte, IAMS, eaths best, Heinz, Frito -Lay (dimiliki oleh Pepsi).
A. Kondisi
Internal
Perusahaan
Strategic
Advantage
Profile
PENCAPAIAN SASARAN
Produksi

+) Dalam
pengembangan
produk,
kami
mengaplikasikan
Nestl Nutritional Profiling System untuk memastikan bahwa produkproduk kami memberikan nilai gizi yang baik untuk konsumen. Dan
menciptakan produk yang terpercaya secara Nasional maupun
Internasional.
-) Disinyalir bahwa NESTLE adalah salah satu produsen yang melakukan
pelanggaran persyaratan pemasaran makanan bayi yang dikeluarkan oleh
Word Health Assembly. Saat terjadi kasus 1,5 juta anak di Negara
berkembang meninggal setiap tahunnya disebabkan kekurangan asupan
ASI. Oleh karena ingin menciptakan produk yang terpercaya secara

Nasional maupun Internasional, maka Sebagian produk nestle masih di


impor, dan menimbulkan kesan mahal pada faktor beli ke konsumen.

Marketing

+) Kuatnya tim pemasaran yang terjun ke desa-desa serta aktifnya upaya


Nestl menjaga mutu, dengan mengganti kaleng- kaleng tua di toko-toko
dan warung-warung dengan produk baru, merebut kepercayaan dan
kesetiaan para konsumen. Karena permintaan konsumen Indonesia yang
semakin meningkat, maka Nestl secara resmi memulai berusaha di
Indonesia pada tahun 1971 atas nama PT Food Specialities
Indonesia.Nestl Indonesia sekarang memiliki tiga pabrik.
-) meskipun sudah adanya tim yang terjun ke desa-desa secara aktif untuk
menjaga mutu masyarakat, tetapi untuk kalangan masyarakat desa yang
sangat terpencil dan tidak mampu membeli produk Nestle tentunya
program penjaga mutu dari divisi marketing tidak bisa berbuat banyak,
karena tidak mungkin memaksakan mengkonsumsi produk Nestle tetapi
tidak mampu membeli dalam jangka waktu panjang.

Litbang

+) Dengan 29 fasilitas riset, pengembangan dan teknologi di seluruh dunia,


Nestl memiliki jaringan R&D terluas di kalangan perusahaan makanan.
Jaringan riset, pengembangan dan teknologi Nestl, bersama dengan
kelompok aplikasi pasar lokal.

Budaya
perusahaan

+) Corporate Business Principal Nestl merupakan pondasi dari budaya


perusahaan kami, yang telah berkembang selama 140 tahun. Corporate
Business Principal Nestl akan terus berevolusi dan beradaptasi dengan
perubahan dunia. Landasan dasar kita tidak berubah dari waktu dan asalusul Perusahaan kami, dan mencerminkan ide-ide dasar keadilan,
kejujuran, dan perhatian umum untuk kesejahteraan orang-orang. Nestl
berkomitmen untuk menganut Prinsip Bisnis di semua negara, disesuaikan
dengan undang-undang lokal, praktek-praktek budaya dan agama.

Struktur
Organisasi

+) PT Nestl Indonesia merupakan badan usaha Perseroan Terbatas (PT)


yang merupakan bentuk perusahaan untuk menjalankan perusahaan yang
mempunyai modal usaha terbagi atas saham-saham. Anggotanya memiliki
hak suara penuh dalam rapat anggota, sehingga pemegang saham atau
anggota turut menentukan jalannya perusahaan tersebut. Dengan demikian
akan jelas pembagian tugas pada masing-masing pemilik modal.
-) Struktur organisasi yang berlaku di PT Nestl Indonesia meliputi dua
bagian, yaitu struktur organisasi di kantor pusat dan struktur organisasi di
setiap pabrik. Pemegang jabatan tertinggi di PT Nestl Indonesia adalah

seorang Presiden Direktur yang mengepalai Divisi Teknikal, Divisi


Keuangan, Divisi Supply Chain, Divisi Sumber Daya Manusia,
Divisi Legal and Corporate Affairs, Divisi Penjualan, Divisi Infant
Nutrition, Divisi Dairy Products, Divisi Coffee and PPP (Popularly
Position
Products),
Divisi Confectionery, Divisi Nestl Profesional, Divisi Liquid Products,
Divisi Pelayanan Penjualan, serta Divisi Global. Presiden direktur bersama
masing masing pimpinan divisi disebut sebagai Management Committee
(Macom). dari uraian tersebut jelas bahwa Nestle terlalu banyak divisi di
dalam struktur organisasinya.
Manajeme
n

+) PT Nestl Indonesia sebagai salah satu produsen pangan terkemuka


memberikan perhatian yang sangat serius terhadap masalah keamanan
pangan dan produk yang dihasilkan. Dalam rangka pengelolaan masalah
keamanan
produk
yang
dihasilkan,
PT Nestl
Indonesia,
Kejayan Factory berencana mengimplementasikan standar ISO 22000.
Saat ini sistem manajemen keamanan pangan yang diterapkan PT Nestl
Indonesia, Kejayan Factory dinamakan Food Safety Management
system (FSMS),
yaitu sistem yang mengutamakan keamanan pangan, ketaatan terhadap
peraturan, dan komitmen manajemen terhadap keamanan produk yang
dihasilkan. Nestle menerapkan strategi manajemen kontrol sistem yang
terdesentralisasi, denagn mendelegasikan otoritas pengambilan keputusan
di masing-masing unit bisnis sehingga keputusan-keputusan yang diambil
sesuai
dengan
kondisi
di
masing-masing
negara.
Untuk
mengkoordinasikan seluruh unit bisnisnya di seluruh dunia maka
dibutuhkan peranan sistem teknologi informasi yang bisa
mengkoordinasikan seluruh aktivitas bisnis agar diperoleh competitive
advantage. Memilih atau membangun strategi yang tepat bagi perusahaan
pada suatu periode waktu menjadi kata kunci yang harus dilakukan oleh
manajer Nestle. Strategi perusahaan disesuaikan dengan ukuran dan
karakter perusahaan. Perusahaan seperti Nestle yang telah melakukan
diversifikasi bisnis, pada umumnya memiliki dua tingkatan strategi:
strategi unit bisnis (competitive strategy) yang menitik-beratkan pada
upaya membangun keunggulan di setiap bidang usaha yang digeluti, dan
strategi korporasi yang menentukan berbagai bisnis yang akan diusahakan
termasuk pengelolaan keseluruhan portofolio bisnis perusahaan tersebut.
Satu hal yang perlu dicermati, kompetisi terjadi pada level unit bisnis,

perusahaan induk tidak terlibat langsung dalam persaingan. Strategi


korporasi berpeluang sukses jika memberi perhatian utama pada
pemeliharaan keunggulan tiap tiap unit bisnis. Diversifikasi akan
menambah biaya dan hambatan bagi unit bisnis yang sudah ada. Hambatan
dan biaya tersembunyi (hidden costs) yang dibebankan kepada unit bisnis,
secara terencana harus dapat dikurangi. Pemegang saham memiliki
kesiapan untuk melakukan diversifikasi sendiri dengan memilih portofolio
bisnis yang resiko dan return-nya sesuai dengan preferensi mereka. Hal ini
menandakan strategi korporasi tidak dapat sukses kecuali ia dapat
memberikan tambahan nilai bagi shareholders, dan industri di mana unit
bisnis baru yang dibentuk memiliki struktur yang mendukung
dihasilkannya return yang lebih tinggi dari biaya modal.
KUESIONER INTERNAL FACTOR ANALYSIS STRATEGI
PT Nestl Indonesia
UNTUK MENGETAHUI KEKUATAN (STRENGTH)
Faktor strategis

Bobot

Rating

Skor

maupun 3

0,15

0.45

Kuatnya tim pemasaran untuk program menjaga mutu, 4


sampai ke plosok desa.

0,21

0,63

Nestl memiliki jaringan R&D terluas di kalangan


perusahaan makanan

0,15

0,6

Nestl berkomitmen untuk menganut Prinsip Bisnis di


semua negara, disesuaikan dengan undang-undang lokal,
praktek praktek budaya dan agama.

0,15

0,45

Pembagian tugas pada masing-masing pemilik modal sudah


terbagi dengan gamblang / jelas, dan adil sesuai kapasitas
jabatan.

0,15

0,45

Nestle menerapkan strategi manajemen kontrol sistem yang


terdesentralisasi,
denagn
mendelegasikan
otoritas
pengambilan keputusan di masing-masing unit bisnis

0,15

0,45

TOTAL

19

0,96

19

3,03

Produk yang
internasional.

Nilai
terpercaya

Ukuran pembobotan :
1 = Sedikit kuat
2 = Agak kuat
3 = kuat
4 = Sangat kuat

baik

nasional

Ukuran Rating Kekuatan :


1 = sedikit penting
2 = Agak penting
3 = penting
4 = sangat penting

UNTUK MENGETAHUI KELEMAHAN (WEAKNESS)


Faktor strategis

Nilai

Bobot

Rating

Skor

Harga relatif mahal

-3

0,3

-3

-0,9

Tidak bisanya memaksakan mengkonsumsi produk nestle -3


yang mahal, pada masyarakat kalangan bawah.

0,3

-4

-1,2

Terlalu banyak divisi yang mengurus perusahaan dan -4


menimbulkan kesan tidak efisien.

0,4

-2

-0,8

-9

-2,9

TOTAL

-10

Ukuran pembobotan :
Ukuran Rating Kelemahan :
1 = Sedikit penting
1 = Sedikit lemah
2 = Agak penting
2 = Agak lemah
3 = Penting
3 = lemah
4 = Sangat penting
4 = Sangat lemah
UNTUK MENGETAHUI PELUANG (OPPORTUNITIES)
Faktor strategis

Bobot

Rating

Skor

Nestle memiliki komitment yang akan mengembangkan


kualitas produk yang di hasilkannya sesuai dengan selera 4
konsumen, dan menciptakan kesan brand minded
konsumen.

0,28

1,12

Minded konsumen yang baik akan kualitas nestle terhadap


semua produk dan brandnya, sehingga tercipta slogan 3
Have a break have a Nestle.

0,21

0,84

Kesempatan yang dimiliki Nestle adalah bahwa produk


berbasis kesehatan menjadi makin populer di dunia,
termasuk di Amerika Serikat. Konsumen menjadi lebih
4
sadar
kesehatan, dan menyadari hidup dengan umur yang
panjang tidak hanya dikarenakan oleh keberuntungan dan
genetika.

0,28

1,12

Membuka Nestl Caf di kota-kota besar untuk


menyediakan produk Nestl secara khusus dan menjangkau 3
seluruh pasar.

0,21

0,63

0,98

15

3,71

TOTAL
Ukuran pembobotan :
1 = Sedikit penting

Nilai

14

Ukuran Rating Berpeluang :


1 = Sedikit berpeluang

2 = Agak penting
3 = Penting
4 = Sangat penting
UNTUK MENGETAHUI ANCAMAN (THREATS)
Faktor strategis

Bobot

Rating

Skor

Karena minded konsumen yang sudah ada, yang nantinya


tidak akan mudah untuk menaikkan omset, karena 3
timbulnya mindset ada kualitas bagus, tetapi harga pasti
mahal.

0,21

-2

-0,42

Akan kalah dengan perusahaan lain yang lebih menojolkan


harga yang murah, tetapi kualitas tidak begitu buruk, 3
meskipun tidak dengan membawa brend.

0,21

-4

-0,84

Usaha kompetitor menyamakan brand membuat konsumen 4


terpengaruhi dan menjadikan kompetitor yang tidak sehat.

0,28

-4

-1,12

Terdapat kontaminasi terhadap pasokan untuk bahan 2


makanan Nestle, khususnya e-coli. Merek adonan kue

0,14

-2

-0,28

Harga bahan cokelat mentah yang melonjak; biaya susu 2


murni naik 50%

0,14

-2

-0,28

0,98

-14

-2,94

TOTAL
Ukuran pembobotan :
1 = Sedikit penting
2 = Agak penting
3 = Penting
4 = Sangat penting

1.
2.
3.
4.

2 = Agak berpeluang
3 = berpeluang
4 = Sangat berpeluang
Nilai

14

Ukuran Rating Ancaman :


-1 = Sedikit mengancam
-2 = Agak mengancam
-3 = Mengancam
-4 = Sangat mengancam

Dari data nilai SWOT di atas terdapat kesimpulan nilai sebagai berikut :
SKOR KEKUATAN (STRENGTH)
= 3,03
SKOR KELEMAHAN (WEAKNESS)
= -2,9
SKOR PELUANG (OPPORTUNITIES) = 3,71
SKOR ANCAMAN (THREATS)
= -2,94
Dari hasil perhitungan di atas, di dalam perhitungan strateginya memerlukan penegasan
dari adanya posisi dalam salib sumbu yaitu antara kekuatan dan kelemahan, maupun peluang
dan ancaman yang kesemuanya digambarkan dalam garis-garis positif dan negatif. Hal ini
mengakibatkan, skor total kekuatan tetap 3,03, skor total kelemahan menjadi -2,9 sedangkan
skor total peluang 3,71 dan skor total ancaman menjadi -2,94.

Dari analisis tersebut di atas bahwasanya faktor kekuatan lebih besar dari faktor
kelemahan dan pengaruh dari faktor peluang juga lebih besar dari faktor ancaman. Oleh
karena itu posisi PT. Nestl Indonesia, Tbk berada pada kwadran 1 yang berarti pada
posisi PERTUMBUHAN, dimana hal ini menunjukkan kondisi intern PT. Nestl Indonesia,
Tbk yang KUAT, dengan lingkungan yang sedikit MENGANCAM.
Untuk mencari koordinatnya, dapat dicari dengan cara sebagai berikut:
Koordinat Analisis Internal:
(Skor Total Kekuatan Skor Total Kelemahan) : 2 = (3,03-2,9): 2= 0,065
Koordinat Analisis Eksternal:
(Skor Total Peluang Skor Total Ancaman) : 2 = (3,71-2,94): 2 = 0,385
Jadi: titik koordinatnya terletak pada (0,065 : 0,385)

*Pada kuadran I ( S O Strategi )


Strategi umum yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah menggunakan kekuatan
perusahaan untuk mengambil setiap keunggulan pada kesempatan yang ada.
* Pada kuadran II ( W O Strategi )
Perusahaan dapat membuat keunggulan pada kesempatan sebagi acuan untuk memfokuskan
kegiatan dengan menghindari kelemahan.
* Pada kuadran III ( W T Strategi )

Meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi setiap ancaman.


* Pada kuadran IV ( S T Strategi )
Menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan menciptakan
diversifikasi untuk menciptakan peluang
Setelah diketahui titik pertemuan diagonal-diagonal tersebut (X), maka posisi unit
usaha diketahui pada kuadran I, hasil perhitungan dari masing-masing kuadran dapat
digambarkan pada tabel berikut ini
Tabel kuadran I

>
Kuadran

Posisi Titik

Luas Matrik

Rangking

Prioritas Strategi

(
S:O)

(
3,03 : 3,71 )

11,24

Growth

II

(
W:O)

(
2,9 : 3,71 )

10,76

Stabilitas

III

(W:T)

( 2,9 : 2,94 )

8,52

Penciutan

IV

(
S:T)

(
3,03 : 2,94 )

8,9

Kombinasi

yaitu kuadran Expansion (Growth) dimana strategi umum yang akan digunakan oleh
perusahaan ini adalah Menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan
menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.
Sasaran adalah hal yang ingin dicapai oleh individu, grup, atau seluruh organisasi.
Sasaran sering pula disebut tujuan. Sasaran memandu manajemen membuat keputusan dan
membuat kriteria untuk mengukur suatu pekerjaan.
Sasaran dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sasaran yang dinyatakan (stated
goals) dan sasaran riil. Stated goals adalah sasaran yang dinyatakan organisasi kepada
masyarakat luas. Sasaran seperti ini dapat dilihat di piagam perusahaan, laporan tahunan,
pengumuman humas, atau pernyataan publik yang dibuat oleh manajemen. Seringkali stated
goals ini bertentangan dengan kenyataan yang ada dan dibuat hanya untuk memenuhi
tuntutanstakeholder perusahaan. Sedangkan sasaran riil adalah sasaran yang benar-benar
dinginkan oleh perusahaan. Sasaran riil hanya dapat diketahui dari tindakan-tindakan
organisasi beserta anggotanya.
Contoh Sasaran Nestle :

Nestle menerapkan strategi manajemen kontrol sistem yang terdesentralisasi, denagn


mendelegasikan otoritas pengambilan keputusan di masing-masing unit bisnis sehingga
keputusan-keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi di masing-masing negara. Untuk
mengkoordinasikan seluruh unit bisnisnya di seluruh dunia maka dibutuhkan peranan sistem
teknologi informasi yang bisa mengkoordinasikan seluruh aktivitas bisnis agar diperoleh
competitive advantage. Memilih atau membangun strategi yang tepat bagi perusahaan pada
suatu periode waktu menjadi kata kunci yang harus dilakukan oleh manajer Nestle. Strategi
perusahaan disesuaikan dengan ukuran dan karakter perusahaan. Perusahaan seperti Nestle
yang telah melakukan diversifikasi bisnis, pada umumnya memiliki dua tingkatan strategi:
strategi unit bisnis (competitive strategy) yang menitik-beratkan pada upaya membangun
keunggulan di setiap bidang usaha yang digeluti, dan strategi korporasi yang menentukan
berbagai bisnis yang akan diusahakan termasuk pengelolaan keseluruhan portofolio bisnis
perusahaan tersebut. Satu hal yang perlu dicermati, kompetisi terjadi pada level unit bisnis,
perusahaan induk tidak terlibat langsung dalam persaingan. Strategi korporasi berpeluang
sukses jika memberi perhatian utama pada pemeliharaan keunggulan tiap tiap unit bisnis.
Tujuan adalah mempunyai arti lebih spesifik ,merupakan pernyataan tentang apa yang
ingin di capai organisasi dalam jangka waktu tertentu ,dapat ditentukan dasar pengukur untuk
menilai pencapaian tujuan tujuan di gunakan untuk proses pengendalian manajemen.
Produk-produk Nestle dan strategi operasionalnya
Adapun produk-produk yang dihasilkan oleh Nestle adalah sebagai berikut :
1. Aneka kembang gula dan coklat
Yang terkenal dengan permen FOXS. PT. Nestle Indonesia yang berfokus pada penghasilan
kembang gula dan coklat terletak di kota Tangerang, Banten.
2.

Kopi dan Minuman

Salah satu produk kopi dan minuman Nestle yang terkenal di Indonesia adalah kopi dengan
jenis NESCAFE. Untuk produksi kopi sendiri terletak di kota Lampung, Panjang Factory.
Seperti yang kita ketahui bahwa komoditi kopi terbaik adalah salah satunya di kota Lampung.
Para penikmat kopi, kaum adam maupun hawa akan dimanjakan dengan hadirnya terobosan
inovasi terbaru dari NESCAF ini. Ya, berbicara di Jakarta (8/02/10), Arshad Chaudhry,
Presiden Direktur PT Nestl Indonesia mengatakan bahwa PT Nestl Indonesia
menghadirkan kopi NESCAF ke standar kualitas baru dengan sebuah terobosan inovasi
pada teknologi pengolahan kopi, yaitu ERA Enhanced Recovery Aroma. Lantas apa
kelebihan ERA? ERA bisa menghasilkan secangkir kopi yang lebih nikmat rasanya, ujar
Sebastien Joho, Business Executive Manager untuk Coffee & Beverages PT Nestl Indonesia.
Konsumen, lanjutnya, akan menikmati pengalaman minum kopi pada tingkat kualitas baru,

dengan rasa yang lebih nikmat dan aroma yang lebih mantap. Hal ini tidak saja memuaskan
konsumen setia NESCAF, namun kami yakin dapat memenangkan hati para penikmat kopi
lainnya. ERA merupakan sebuah teknologi yang dipatenkan dan dikembangkan oleh pusat
pengembangan produk Nestl di Swiss.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir Deddy Muchtadi, MS dari Fakultas Teknologi Pangan Institut
Pertanian Bogor mengemukakan bahwa rasa kopi dipengaruhi sebagian besar oleh aroma.
Aroma kopi kompleks dan sangat mudah menguap selama proses pengolahan. Aroma kopi
yang biasa tercium di sejumlah kedai kopi sebenarnya dilepaskan dari biji kopi dan tidak
dapat kita temukan lagi dalam secangkir kopi yang kita minum. Dengan teknologi ERA,
aroma dan rasa kopi dapat dipertahankan secara signifikan, ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa teknologi ERA mampu menangkap aroma kopi yang
menguap selama proses sangrai dan penggilingan, kemudian menyimpannya sampai akhir
proses pengolahan, lalu memasukkan kembali aroma kopi tersebut sebelum kopi cair dirubah
menjadi kopi bubuk. Pada kesempatan yang sama DR. Surip Mawardi, SU, dari peneliti dari
Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (ICCRI) mengatakan ERA sebagai sebuah
terobosan teknologi yang memungkinkan menghasilkan yang terbaik dari biji kopi Indonesia.
3.

Nutrisi untuk anak

Dalam bidang ini, adalah salah satu sumber profit terbesar perusahaan Nestle. Hampir
mencapai 40% dari seluruh jenis produk yang dihasilkan, adalah susu. Untuk produksi susu
sendiri, Nestle mencari lokasi di Pasuruan, Jawa Timur, Kejayan Factory. Karena petani susu
terbaik dan terbesar terletak di kota tersebut. Produk susu DANCOW pun menjadi pilihan
sebagian besar masyarakat Indonesia, dibandingkan dengan produk susu lainnya.
Dancow pun diproduksi dengan berbagai macam variasi, sesuai dengan permintaan
pasar. Mulai dari untuk usia bayi, balita, anak-anak, remaja bahkan hingga ibu menyusui.
Untuk strategi operasionalnya sendiri, mulai dari perencanaan hingga pemasarannya,
Nestle menggunakan strategi line extension. Proses line extension yang terjadi pada Nestle
DANCOW pertama-tama ialah melihat apakah perluasan lini tersebut sesuai dengan citra dari
Nestle DANCOW itu sendiri yaitu sebagai expert dalam nutrisi khususnya dalam susu, dan
sebagai partner orang tua. Langkah selanjutnya adalah melihat opportunity bagi Nestle
DANCOW. Kemudian mencari tahu bagaimana rasa yang tepat untuk masyarakat Indonesia.
Setelah itu harga juga harus diperhatikan agar sesuai dengan segmentasi yang ingin dituju.
Langkah selanjutnya bagaimana dengan packaging produk perluasan lini tersebut. Dan yang
terakhir bagaimana memasarkan produk perluasan lini tersebut agar sampai kepada
segmentasi yang dituju. Nestle DANCOW melakukan strategi line extension agar dapat terus
berkembang dan untuk terus memberikan apa yang konsumen inginkan. Selain agar bisnis
DANCOW terus berkembang, strategi ini juga diharapkan dapat mempertahankan Nestle

DANCOW sebagai market leader. Terakhir, berdasarkan hasil penelitian, Pemasaran yang
dilakukan Nestle DANCOW terhadap produk lininya bermacam-macam seperti mengadakan
kompetisi jingle, lalu caravan gizi DANCOW, hingga ke posyandu tergantung dengan
segmentasi yang dituju oleh produk tersebut karena segmentasi dari produk-produk
DANCOW berbeda-beda setiap sub-brandnya hal ini yang membuat Nestle DANCOW
membedakan strategi pemasarannya ke tiap-tiap sub-brandnya. Jadi Nestle DANCOW terjun
langsung ke segmen yang ingin dituju sesuai dengan sub-brandnya.
Saat ini, Nestle memang terus meningkatkan investasinya dan memperluas pabrik
maupun fasilitas bisnis lainnya di Asia Tenggara. Bahkan, dalam tiga tahun terakhir, kurang
lebih
Rp
5
triliun
nilai
investasi
Nestle
di
kawasan
ASEAN.
Khusus di Indonesia, Nestle akan menginvestasikan tambahan sekitar Rp 270 miliar tahun
2009 ini, menyusul investasi sebelumnya sebesar Rp 1,2 triliun untuk perluasan pabrik susu
di Kejayan, Pasuruan.
Dari kalangan Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Jatim diperoleh data bahwa
Nestle telah menguasai pasar pasokan susu segar Jatim. Dari 950 ribu liter produksi susu
segar Jatim Nestle mampu menyerap 532.000 liter per hari. Sementara PT Indolacto sekitar
45.000 liter, PT Greenfields Indonesia 35.000 liter, PKIS Sekar Tanjung 18.000 liter. Serapan
susu Nestle sehari-hari dipasok sekitar 28 koperasi susu.
Tterpisah H Koesnan, Direktur PKIS Sekar Tanjung menyebutkan, selain membuka
peluang bagi peternak untuk mengembangkan peternakannya, penambahan kapasitas
tampung yang dimiliki PT Nestle membuka peluang monopsoni pasar pasokan susu oleh
Nestle menjadi semakin besar.
Semakin banyak pabrik susu yang berkembang di Jatim dampaknya akan semakin baik
untuk kehidupan petani susu di Jatim. Apalagi sekarang di Jatim ada gerakan pembibitan sapi
perah untuk mengangkat derajat warga miskin, tutur Ketua Koperasi Susu Nongkojajar.
4.

Makanan Pendamping ASI

Banyak jenis produk Nestle yang berupa makanan pendamping ASI, dan salah satu yang
menjadi favorit konsumen Indonesia adalah nestle CERELAC.
5.

Sereal Sarapan

Nestle KOKO KRUNCH adalah salah satu produk makanan nestle yang mendapat perhatian
besar konsumen Indonesia.
6.

Produk Kuliner

Bear Brand yang terkemas dalam satuan kaleng juga kini telah menjadi produk andalan
nestle.

7.

Minuman Siap Minum

Minuman susu kaleng Milo adalah salah satu produk minuman siap minum nestle yang juga
sudah mendapat perhatian masyarakat. Selain itu terdapat juga produk susu bantal yang
diproduksi siap untuk diminum.
8.

Health Care

Nestle juga berinovasi dengan produk-produk untuk menjaga kesehatan maupun perawatan.
Produk tersebut antara lain adalah :

Nutren Diabetes
Nutren Optimum
Nutren Fibre
Nutren Junior
Nestle Peptamen
Nestle peptamen Junior

3 strategy generic yang biasanya digunakan pleh perusahaan menurut Michael potter ,
yaitu :

Strategi cost leadership


Strategi pembedaan produk (differentiation)
Strategi focus
Strategi yang digunakan saat ini adalah strategy focus
Strategi fokus digunakan untuk membangun keunggulan bersaing dalam suatu segmen
pasar yang lebih sempit. Strategi jenis ini ditujukan untuk melayani kebutuhan konsumen
yang jumlahnya relatif kecil dan dalam pengambilan keputusannya untuk membeli relatif
tidak dipengaruhi oleh harga. Dalam pelaksanaannya terutama pada perusahaan skala
menengah dan besar , strategi fokus diintegrasikan dengan salah satu dari dua strategi
generik lainnya: strategi biaya rendah atau strategi pembedaan karakteristik produk. Strategi
ini biasa digunakan oleh pemasok niche market (segmen khusus/khas dalam suatu pasar
tertentu; disebut pula sebagai ceruk pasar) untuk memenuhi kebutuhan suatu produk
barang dan jasa khusus.
Syarat bagi penerapan strategi ini adalah adanya besaran pasar yang cukup (market
size), terdapat potensi pertumbuhan yang baik, dan tidak terlalu diperhatikan oleh pesaing
dalam rangka mencapai keberhasilannya (pesaing tidak tertarik untuk bergerak pada ceruk
tersebut). Strategi ini akan menjadi lebih efektif jika konsumen membutuhkan suatu kekhasan
tertentu yang tidak diminati oleh perusahaan pesaing. Biasanya perusahaan yang bergerak
dengan strategi ini lebih berkonsentrasi pada suatu kelompok pasar tertentu (niche market),

wilayah geografis tertentu, atau produk barang atau jasa tertentu dengan kemampuan
memenuhi kebutuhan konsumen secara baik, excellent delivery.
Strategi Bisnis Unit
Langkah selanjutnya untuk pembahasan ini yaitu menentukan alternatif strategi bisnis unit
berdasarkan letak posisi kuadran. berdasarkan pada diagram matrik swot diatas, PT. Nestle
Indonesia, Tbk terletak pada posisi Kuadran I. Masing-masing jenis strategi perkembangan
bisnis unit dapat digambarkan pada Diagram Matrik Strategi Umum berikut ini:

Diagram matriks

Posisi PT. Nestle Indonesia, Tbk terletak pada kuadran I dan menggunakan strategi
umum Diversifikasi Konsentrik,yaitu Menambah produk-produk baru yang saling
berhubungan untuk pasar yang sama. Penjelasan alternatif strategi yang dipilih adalah sebagai
berikut :
Prioritas
Selalu berinovasi dengan melihat kebutuhan pasar dan perkembangan gizi anak bangsa untuk
membuat produk susu dari tinjauan dewasa ini masyarakat terutama Indonesia banyak yang
kekurangan gizi para anak-anaknya, tetapi karena kebutuhan dan pendapatan yang kurang
memadai yang menjadikan para masyarakat tidak bisa membelikan para anak-anak mereka
susu, meskipun penting sekali untuk pertumbuhan anak. dan inovasi Nestle yang terbaru ini
yaitu ingin menciptakan sebuah produk susu yang harganya terjangkau, tetapi manfaatnya
hampir sama dengan susu yang mahal. Sehingga tujuannya agar kebutuhan akan asupan gizi
para anak bangsa kedepanya dapat tercukupi.
Faktor Penentu Keberhasilan

Inovasi Produk Baru Nestle yang variatif dan beragam.


Tercapainya pemerataan kebutuhan gizi terutama di Indonesia.
Kualitas Pelayanan yang baik yang dibarengi dengan pertumbuhan jumlah pelanggan.
Output
gambar

Nestle sudah menyiapkan susu yang bisa di konsumsi setiap harinya oleh masyarakat karena
kualitas dan harganya juga sanggat terjangkau. Dan memberikan banyak pengetahuan yang
bisa didapat dengan mudah dan gratis lewat penyuluhan di desa dan iklan lainnya, yang
tentunya di sertai dengan sampling produk.

Outcame

Meningkatnya Jumlah volume Penjualan


pengetahuan tentang gizi semakin merata
Tingkat Loyalitas Pelanggan semakin baik
Impact
Citra Perusahaan yang semakin baik di mata pelanggan
Meningkatnya laba perusahaan