Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KEGIATAN USAHA KESEHATAN MASYARAKAT (UKM)

F4. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat

SUPLEMENTASI VITAMIN A PADA BALITA

Diajukan Untuk Melengkapi Tugas Program Internship

USAHA KESEHATAN MASYARAKAT


DOKTER INTERNSHIP INDONESIA

Disusun oleh :
dr. Ricky Trinugroho Yuliantoro

Pusat Kesehatan Masyarakat Kapuan


Kabupaten Blora Jawa Tengah
Periode 31 Januari 2016 4 Juni 2016

LATAR
BELAKANG

Vitamin A merupakan zat gizi essensial karena tidak dapat


dibuat oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari sumber di luar
luar. Vitamin A penting untuk kesehatan mata dan mencegah
kebutaan, dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pada anak
yang tercukupi kebutuhan vitamin A-nya, apabila mereka terkena
diare, campak atau penyakit infeksi lainnya, maka penyakitpenyakit tersebut tidak akan mudah bertambah parah.
Program penanggulangan Vitamin A di Indonesia telah
dilaksanakan sejak tahun 1995 dengan suplementasi kapsul
Vitamin A dosis tinggi, untuk mencegah masalah kebutaan karena
kekurangan Vitamin A, dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Pemberian kapsul Vitamin A membantu menurunkan angka
kesakitan dan angka kematian anak (30-50%). Maka selain untuk
mencegah kebutaan, pentingnya vitamin A saat ini lebih dikaitkan
dengan kelangsungan hidup anak, kesehatan dan pertumbuhan
anak.

PERMASALAHA
N

Meski kekurangan vitamin A yang berat sudah jarang


ditemui, namun kasus kekurangan vitamin A tingkat subklinis,
yaitu tingkat yang belum menampakkan gejala nyata, masih
didapatkan di lapangan, terutama pada kelompok usia balita.
Padahal kekurangan vitamin A tingkat subklinis ini hanya dapat

PERENCANAAN
DAN PEMILIHAN
INTERVENSI

diketahui dengan memeriksakan kadar vitamin A dalam darah.


Berdasarkan permasalahan di atas, dan untuk mencegah
bertambahnya angka defisiensi vitamin A, maka intervensi yang
diberikan

adalah

dengan

tetap

melaksanakan

program

Suplementasi Vitamin A untuk balita yang dilakukan setiap bulan


PELAKSANAAN

Februari dan Agustus (Bulan Kapsul Vitamin A).


Kegiatan suplementasi vitamin A yang penulis ikuti
dilakukan pada tanggal 10 Februari 2016. Untuk memudahkan
proses pelaksanaan, suplementasi dilakukan bersamaan dengan
jadwal posyandu balita. Posyandu yang penulis kunjungi adalah
posyandu Sekar Arum, RW VIII, Kelurahan Balun dan Posyandu
Srikandi di Perumahan Balun Graha Permai Cepu.
A. Kapsul Suplementasi Vitamin A

Kapsul vitamin A yang digunakan dalam kegiatan


suplementasi vitamin A adalah kapsul yang mengandung
vitamin A dosis tinggi.
o Kapsul biru, untuk bayi usia 6-11 bulan.
o Kapsul merah untuk balita usia 12-59 bulan.
B. Sasaran Suplementasi Vitamin A

C. Waktu Pemberian
Suplementasi Vitamin A diberikan kepada seluruh anak
balita umur 6-59 bulan secara serentak: Untuk bayi umur 6-11
bulan, diberikan pada bulan Februari atau Agustus. Untuk anak
balita umur 12-59 bulan pada bulan Februari dan Agustus.
D. Tenaga yang memberikan suplementasi Vitamin A
o Tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat, tenaga gizi dll)
o Kader terlatih
E. Cara Pemberian
Sebelum dilakukan pemberian kapsul, tanyakan pada
ibu balita apakah pernah menerima kapsul Vitamin A dalam
satu bulan terakhir. Cara pemberian kapsul pada bayi dan anak
balita:
o Berikan kapsul biru (100.000 SI) untuk bayi dan kapsul
merah (200.000 SI) untuk balita
o Potong ujung kapsul dengan menggunakan gunting bersih
o Pencet kapsul dan pastikan anak menelan semua isi kapsul
(dan tidak membuang sedikitpun isi kapsul)
o Untuk anak yang sudah bisa menelan dapat diberikan
langsung satu kapsul untuk diminum
o Untuk balita yang tidak datang ke Posyandu, vitamin
MONITORING
DAN
EVALUASI

diantar langsung oleh kader ke rumah balita tersebut.


Pemantauan dan evaluasi dilakukan dengan pencatatan
kasus xeroftalmia dan gangguan mata lain akibat defisiensi dan jika
memungkinkan dilakukan pemeriksaan dan indeks serum retinol

dalam darah.
Komentar / Umpan Balik:

Cepu, Mei 2016


Peserta,

Dokter Pendamping,

dr. Ricky T.Y.

dr. Bowo Luhur S.

LAMPIRAN