Anda di halaman 1dari 27

TEKNIK PEMBENTUKAN

LOGAM
KELOMPOK 5

SPINNING &
IRONING

KELOMPOK 5
Dzaka Triputra P
141910101061
Ira Halimatus S
141910101063
Gita Kusumastuti
141910101068
Rakhmat Fajar P
141910101070
Mochamad Syaifulloh
141910101075
Boma Rari Diwangkara 141910101077

Click icon to add picture

SPINNING

DEFINISI SPINNING

Spinning adalah proses pembentukan logam dengan


cara memberikan gaya dorong pada material yang
berputar
pada
mandrel
spinning.
Dengan
memanfaatkan sebuah roller pada sisi kiri mesin
spinning, diharapkan dapat membantu meringankan
gaya yang bekerja pada tangan kita. Sehingga gaya
yang dibutuhkan oleh tangan kita tidak sebesar jika
menggunakan tuas.

Selain itu, dengan membubuhkan magnet pada


mandril diharapkan dapat membantu proses
pencekaman atau clamping saat proses dilakukan,
sehingga benda kerja dapat dicekam dengan maksimal
dan posisi benda kerja saat proses berlangsung tidak
berubah.

PROSES PEMBENTUKAN

1. Logam plat diklem pada blok pembentuk


2. Diputar dengan kecepatan tinggi
3. Roller menekan plat
4. Plat terbentuk mengikuti bentuk mandrel
5. Melepaskan benda kerja

JENIS-JENIS SPINNING
1. Conventional Spinning
2. Shear Spinning
3. Tube Spinning

JENIS JENIS SPINNING


Conventional Spinning

Click icon to add picture

Conventional Spinning
(1) Persiapan awal
(2) Proses berlangsung
(3) Penyelesaian proses

JENIS JENIS SPINNING


a.

Shear Spinning

b,c. Tube Spinning

GAYA PEMBENTUKAN

GAYA PEMBENTUKAN
Gaya pembentukan meningkat ketika feed dan
ketebalan awal sheet meningkat

Gaya axial dan radial dipengaruhi oleh spinning


proportion and curvature radius W dari roll yang
berputar tanpa pengurangan ketebalan sheet

CACAT PADA PROSES SPINNING

Retak
Tangensial

Retak Radial

CACAT PADA PROSES SPINNING

Retak Radial

Pembentukan
Kerutan

PRODUK PROSES SPINNING

Rocket Tank
Bottom

Aluminium car
rim

Aluminium
Reflectors

Click icon to add picture

IRONING

DEFINISI IRONING
Proses Ironing merupakan
bagian
dari
proses
pembentukan material
dingin ( Plastic Cold
Deformation)
yang
digunakan
untuk
melakukan
proses
pengerutan
dan
pemanjangan
material
berbentuk silinder.

Click icon to
add picture

PROSES PEMBENTUKAN
IRONING

Bahan pembuat kaleng adalah plat


timah dan aluminium dengan ketebalan
masing - masing 0.3 dan 0.42 mm

Sekeliling lembaran ditekan ke dalam


berbentuk cetakan atau lekukan untuk
memperoleh lekukan yang dangkal.

Lekukan dilewatkan pada lingkaran logam


(annular rings) untuk mengurangi ketebalan
dinding lekukan sampai kira-kira 1/3 dari
ketebalan awal dan tingginya tiga kali tinggi
semula. Proses ini disebut dengan Wall Ironed.

Setelah bentuk dasar terbentuk, maka


kaleng dipotong sesuai dengan ukuran
yang diinginkan.

Penutupan dengan cara double


seaming setelah pengisian.

KELEBIHAN IRONING
- tebal dinding cawan yang dihasilkan lebih seragam
(uniform)

- penggunaan material lebih efisien


- tahan terhadap beban kejut
- kekasaran permukaan luar silinder yang bagus

sehingga mampu untuk menghilangkan proses


finishing

GAYA PEMBENTUKAN

SUMBER

http://
digilib.its.ac.id/public/ITS-NonDegree-15299-2106030055-Presentation.pdf
http://www.teknikmesin.org/proses-spinning/
http://slideplayer.info/slide/4878750/
http://www.slideshare.net/mahrosdarsin/kerja-pelat

TERIMAKASIH